NovelToon NovelToon
Istri Yang Tidak Di Anggap

Istri Yang Tidak Di Anggap

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:33M
Nilai: 4.9
Nama Author: Adriana Niandra

Karya ini Aku tulis dari beberapa sebuah pengalaman yang pernah terjadi namun aku kemas dengan versi ku sendiri.

Berkisah tentang seorang pengusaha muda yang terkenal Satya Wijaya, pemilik perusahan Wijaya group, Satya terlahir dari keluarga yang Agama nya bagus, Satya juga memiliki 1 Kakak dan 2 Adik mereka sangat kompak dan harmonis. Sampai suatu kejadian Satya sedang menginap di luar kota karena ada acara meeting, dan ternyata dia di jebak oleh seseorang, sampai dia menghamili seorang perempuan yang bernama Sandra Viola gadis Cantik dan Alim dia juga merupakan pembisnis muda yang memiliki beberapa bisnis di usia mudanya, walaupun begitu hidup nya tidak seberuntuk Satya, karena Sandra Adalah Anak yatim piatu yang diurus oleh Asisten rumah tangganya, yang sudah sandra anggap sebagai orangtua asuh nya.

Dan kesedihan tidak sampai disitu saja, Sandra masih di perlakukan tidak Adil oleh suami nya sendiri.

Mau tau kisah nyaa..??
Ikutin terua yaakk..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adriana Niandra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

Sandra sedang sibuk memeriksa beberapa laporan, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu ruangannya.

Tokk... Tok.. Tok.. (Suara pintu di ketuk)

"Masuk.. " jawab Sandra.

"Mau Teh atau Jus mba?? " jawab seorang perempuan

"Engga usah terima.. Ehh??? " ucap Sandra menggantung karena merasa mengenal suara perempuan tersebut. Sandra pun menoleh kearah suara tersebut.

"Raayyaa???? " Teriak Sandra langsung bangun dari duduk nya dan berlari menghampiri Raya..

"Rayaa... Aku kangen" ucap Sandra memeluk Raya. Sambil meneteskan air matanya

"Eh.. Eh.. Jangan lari-lari gitu Sandra, kasian ponakan gue, gue juga kangen sama lo" ucap Raya memeluk Sandra

"Kamu kapan dateng?? Ko ga kabarin aku?? " ucap Sandra melepas pelukannya.

"Ko lo nangis sih?? Gue baru aja sampe, udah ah jangan lebay gitu nangis-nangisan segala, biasanya juga lo paling anti nunjukin air mata lo?? " ucap Raya.

"Itu karena aku kangen banget sama kamu tau" ucap Sandra.

"Duduk dulu yuk, kamu udah makan?? Atau mau minum apa?? " ucap Sandra.

"Gue udah pesen ko tadi di bawah, gimana kabar lo Sand? Satya perlakukan lo dengan baik kan? Dan keluarganya gimana? " ucap Raya.

"Nanya satu-satu dong, keluarga Satya baik banget sama aku, kabar aku juga baik" ucap Sandra.

"Kalau Satya?? Apa dia baik sama lo? " ucap Raya.

"Satyaa.. Dia baik kok sama aku " ucap Sandra namun seketika raut muka Sandra berubah menjadi sedih. Sekilas Raya pun mengetahui itu.

"Syukurlah kalau gitu, kalau kabar ponakan aku ini gimana?? " ucap Raya mengelus perut Sandra.

"Aku baik tante " ucap Sandra menirukan suara anak kecil.

"Hemm.. Perut lo udah mulai keliatan ya Sand? Lo udah periksa ke dokter?? " ucap Raya

"Iyaa, kalau engga salah ngitung usia kandungan ku sudah masuk 4bulan, aku belum sempat periksa lagi Ray" ucap Raya.

"Lo harus periksa dong, suruh Satya anterin lo periksa?? Apa dia engga pernah nyuruh lo periksa? " ucap Raya

"Satya masih sibuk Ray, aku juga sudah berencana memeriksa kan kandungan ku, mungkin besok siang" ucap Sandra.

"Bagus lah, bareng Satya kan? " ucap Raya.

"Emm iya Ray.. " ucap Sandra

"Maaf Ray aku bohong sama kamu, aku engga mau kamu khawatir tentang aku" batin Sandra.

"Kalau besok gue sempet, gue susulin lo yaa" ucap Raya.

"Ah.. Emm iyaa Ray.. " ucap Sandra gugup

"Sebenarnya apa yang lagi lo sembunyiin dari gue Sand? " Batin Raya.

------------

#Di kantor Satya

Setelah kepergian Bella, Satya duduk di kursi kebesarannya, terlihat sedang memikirkan sesuatu.

"Ada apa Tuan? Tuan memanggil saya? " tanya Andika menghampiri Satya.

"Apa Kamu mengantarkan Sandra tadi? " tanya Satya.

"Iya Tuan, karena di daerah sini kan susah kendaraan umum masuk" ucap Andika.

"Apa Sandra mengatakan sesuatu? " tanya Satya

"Tidak Tuan, nona hanya diam saja, namun terlihat di wajah nya kalau dia sedang sedih" ucap Andika.

"Sedih yaa?? " ucap Satya

"Maaf kalau saya lancang, tapi kenapa tadi Tuan tidak memberitahu status nona pada nona Bella? " ucap Andika

"Emm itu karena... Saya tidak enak kalau Saya menyinggung Bella, nanti saya harus jelaskan apa pada Bara kamu tahukan kalau Saya dan Bara sangat dekat, dan kamu juga tahu kan kalau Bella itu bagaimana pada Saya? " ucap Satya.

"Saya tahu Tuan, tapi mau sampai kapan Tuan seperti ini? Harusnya Tuan bisa menjelaskan pada Bella, lagi pun harusnya Tuan juga tidak memberi harapan pada Bella, katakan pada nya kalau Tuan hanya menganggapnya sebagai Adik saja tidak lebih" ucap Andika sedikit kesal

"Mau nya saya memang seperti itu, tapi saya harus menunggu waktu yang tepat" ucap Satya

"Baik lah kalau begitu" ucap Andika.

-----------

#Malam hari di Rumah Satya.

Sandra masuk ke dalam kamar, dan ternyata lampu dikamar nya mati.

"Tumben lampunya mati? Apa dia juga belum pulang ya?? " ucap Sandra sambil mencari saklar untuk menghidupkan lampu kamar.

Saat Sandra menemukan Saklar nya Sandra pub langsung menghidupkan lampunya dan...

"Aaaa... Kamu?? " teriak Sandra terkejut karena melihat sosok Satya yang sedang duduk sambil menatapnya.

"Kamu ngapain disitu? " ucap Sandra.

"Dari mana kamu jam segini baru dateng? saya mau dimana pun terserah saya, ini kamar saya " ucap Satya

"Kalau gitu kemana pun saya pergi itu urusan Saya" ucap Sandra.

Mendengar perkataan Sandra, Satya pun terpancing emosinya berjalan mendekati Sandra.

"Kamu mau apa?? " ucap Sandra yang terus melangkah mundur karena Satya menghampirinya dengan tatapan tajam

"Aw.. " ucap Sandra yang tidak bisa bergerak lagi karena tubuhnya sudah terbentur pintu

"Kamu mau apa?? " ucap Sandra ketakutan.

Satya terus mendekati Sandra sampai posisi mereka hampir berdekatan, hanya tangan Satya yang menjadi penopang di pintu kamar

"Kamu sudah berani melawan kata-kata ku hem?? " ucap Satya, tubuh mereka sangat dekat bahkan Sandra bisa merasakan hembusan nafas Satya.

"Aku.. Aku tidak berani" ucap Sandra memalingkan wajahnya.

"Tatap aku!! Jawab dari mana kamu baru pulang jam segini? " bentak Satya

"Aku.. Aku.. Dari Restauran, aku mengerjakan beberapa laporan yang menumpuk karena aku mengambil Cuti lama, di sana aku bertemu Raya dan kami mengobrol" ucap Sandra gugup.

"Kalau sampai kamu bohong kamu akan terima akibatnya.. Harus nya kamu sadar posisi kamu sebagai menantu dari keluarga Wijaya.. Dan kamu sedang mengandung cucu pertama keluarga Wijaya, jadi seharus nya kamu paham dengan posisi itu!!! " ucap Satya.

"Aku hanya pergi untuk bekerja " ucap Sandra

"Saya kan sudah bilang, untuk apa kamu bekerja apa kamu kekurangan uang?? Kamu tinggal sebut berapa aku bisa kasih, lebih baik kamu di rumah saja, fokus pada kehamilan mu!! " ucap Satya. Sambil memegang pundak Sandra keras.

"Saya bekerja di Restauran milik keluarga Saya, Saya bertanggung jawab akan hal itu!! Dan satu lagi kamu kan sering bilang kalau saya hanya istri di atas kertas, dalam perjanjian itu kita tidak berhak mencampuri urusan pribadi masing-masing, saya harap kamu masih mengingat tulisan mu sendiri" ucap Sandra melepaskan tangan Satya di pundak nya.

"Saya tahu itu!! Saya hanya ingin menjaga dan melindungi calon anak saya dengan baik!! " ucap Satya

"Kalau kamu memang ingin menjaga anak kamu, lebih baik besok kamu ikut dengan saya untuk memeriksa kan kandungan anak kamu" ucap Sandra.

"Saya tunggu kamu jam 2siang, saya sudah ada janji datang dengan dokter untuk memeriksa kandungan saya! " ucap Sandra

"Besok saya, ada meeting, hari lain saja " ucap Satya menyender di balik pintu.

"Kalau gitu lebih baik kamu tidak terlalu memperdulikan aku, aku takut terbiasa dan saat nanti kontrak kita habis aku takut tidak bisa melepaskan status sebagai Istri Satya wijaya!! " ucap Sandra meninggalkan Satya kedalam kamar mandi.

"Arrrggghhhh (memukul tembok keras) kenapa hati saya sakit saat dia bicara seperti itu!!! " ucap Satya emosi.

Sedangkan di dalam kamar mandi Sandra sedang menangis duduk di lantai sambil memeluk lututnya.

"Ya Allah.. Apa Hamba bisa berharap untuk sekali saja??? " ucap Sandra menangis.

Bersambung..

1
Suherni Erni
penasaran akhir raya SM arka
Sutrisno Sutrisno
Buruk
Susanti
🤣🤭🤭
Susanti
😭😭😭😭
m͠in ho 🍌
:)
Juni Arbi Sahfitri
sempat lupa waktu lihat judulnya, tp gt baca ceritanya, jd ingat lg hehehehe...
ditunggu up nya Thor...
Lin Ramadan
orang yang tidak bersyukur itu akibat ny
Irtahani Irtahani
lanjut kk
aliaaa diraaa
lanjuttt
aliaaa diraaa
lanjuttttttt
Nurul Nistiati
lupa2 ingat thor,udh sekian purnama gk nongol,tp tetep di tunggu up nya 😘
ᴋᴀɴɪᴀ☘︎||💞JFF🌈
kerenn
Istiani Ani
semangat tor
Laura Septifanny Putrianasari
Biasa
Rita Mahyuni
satrya egois
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, atau Caraku Menemukanmu.

Yang (Siapa) Aku Tanpamu searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng😶
mbak i
masihlah say,,,ditunggguin terus depan pintu😁
Tati Tati
aku mh baru baca lagi thor
Osnida Os
msh ingat lanjut thor...
Esti Restianti
maaf baru kebuka kak,tp msh sllu nungguin kelanjutannya kok,yuk semangat up nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!