gays cerita ini bakal ku revisi nantik, setelah tamat cerita yang baru ku tulis, bisa di cek di profil aku.
so, kalau mau baca ya baca, kalau gamau baca juga gapapa. maaf cerita nya ambru radul.
gara gara dikhianati pacarnya yang sudah menjalin hubungan cukup lama membuat syara patah hati dan sangat kecewa. akibat kejadian yang menimpanya, syara ke club malam untuk minum-mimum.
tampa sadar seorang pria memeluk pinggang syara, syara yang di perlakukan tidak sopan langsung mempar pria itu dan menghinanya. dengan keadaan setengah sadar.
akibat perlakuan dan perbuatan syara pada pria itu, pria itu itu menjadi murka dan berakibat fatal.
apa yang dimaksud dengan akibat fatal?
apa yang akan terjadi pada syara?
ayo,,,,, ikuti cerita syara😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nasya_nrfdila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 29
mereka berjalan menaiki lift mansion dan sampai di atap mansion paling tinggi, seberna arikc kasian pada daddy nya itu. dia hanya ingin mencoba daddy nya itu jika kelak tidak pernah menyakiti mommy nya lagi.
"ayo loncat lah" kata arikc dengan nada sinis
"arikc apakah harus seperti ini" kata audrikc dengan cemas
"ya" jawab nya singkat
"sebelum daddy melompat boleh kah daddy memeluk kalian untuk pertama kalinya, dan mungkin akan menjadi yang terakhir kali nya juga. daddy tidak tau jika daddy melompat akan hidup atau mati, walaupun hidup mungkin daddy sudah tidak pantas lagi bersama kalian. mungkin saja mommy tidak ingin merawat suami yang sudah lumpuh seperti daddy" pinta alex dengan tersenyum namun nada suara sedih
audrikc berlari ke arah alex dan langsung memeluk nya dengan erat, tiba tiba tangis nya pecah didalam pelukan daddy nya. pelukan yang selama ini dia harapkan kini dia dapat kan di situasi seperti ini.
"kau tau daddy hiks..., aku sangat merindukan mu hiks.... aku ingin di peluk seperti ini hiks.... aku ingin menceritakan sosok daddy ku kepada teman teman di sekolah hiks...... walaupun aku sering di peluk daddy radit tapi aku ingin sekali di peluk oleh daddy ku hiks...." tangis audrikc sambil memanggil alex dengan sebutan daddy
"tenang lah sayang, kau akan baik baik saja jika daddy pergi bukan kah ada mommy bersama kalian" kata alex sambil mengelus kepala audrikc
"tapi aku ingin daddy" kata audrikc yang masih menangis
"daddy juga ingin bersama kalian sayang, tapi keadaan yang memaksa daddy harus begini" kata alex, arikc yang mendengar percakapan daddy dan adik nya itu meresa bersalah dan memalingkan wajah nya
"arikc sayang, kau tidak ingin memeluk daddy" tanya alex pada arikc, sebenar nya dia sangat ingin memeluk dan menceritakan kisah hidup nya pada alex. arikc berjalan dengan gontai dan memeluk alex, tampa dia sadari air mata nya metenes namun segera di hapus agar tidak kelihatan oleh alex
"kau tau sayang setidak nya aku bisa memeluk kalian, sebelum aku pergi jauh. setelah ini akan ku pastikan kalian hidup dengan tenang dan nyaman, dengan aset milik daddy sayang. kau merawat anak kita dengan baik syara mereka sangat menyayangimu, bahkan menginginkan nyawa ku untuk membuktikan ketulusan ku kepada kalian. setelah aku pergi tolong jaga mereka dengan lebih baik, semoga kita bertemu kembali di kehidupan selanjutnya dengan kondisi dan keadaan yang berbed" gumam alex dalam hati dengan air mata yang mengalir sambil memeluk erat tubuh dua putra nya.
"udah cukup peluk nya" kata arikc sambil melepaskan tubuh nya, dia tidak ingin semakin sayang pada daddy nya dan tidak rela melepaskan kepergian daddy nya. walaupun belum tau jelas dia akan hidup atau mati
alex berjalan ke arah pembatas balkon di atap dan melihat sekilas ke wajah anak anak nya itu untuk terakhir kali nya.
"tuan apa anda lakukan" tanya dion pada alex
"tolong pastikan anak anak ku mendapat kan sebagian aset yang ku punya dan pastikan mereka hidup dengan nyaman" pinta alex sambil tersenyum
"tuan anda jangan becanda, ini menyangkut nyawa" kata dion dengar suara meninggi, dia khawatir pada ilon bukan hanya sebagai sekretaris tapi juga sebagai sahabat nya
"tolong urus perusahaan ku sampai anak anak ku siap mengurusnya" kata alex lagi
"tuan jangan becanda, aku siap di kirim ke amerika asal tuan urungkan niat anda ini tuan" kata dion dengan penuh yakin, alex hanya tersenyum mendengar ucapan sekretaris nya itu.
kemudian dia menatap ke bawah dan melihat sekitar, mungkin untuk terakhir kali nya.
"see you nyonya syara amelia margadana, tolong jaga anak anak kita dengan baik. semoga kalian hidup dengan nyaman dan damai setelah kepergian ku" gumam nya dalam hati sambil netapa sekeliking
visual alexander margadana (MD)