NovelToon NovelToon
My Wife, My Boss

My Wife, My Boss

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:7.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: RizkiTa

Senjata makan tuan, mungkin adalah istilah yang cocok untuk seorang laki-laki playboy bernama Satrya Tama Fadillah. Niat balas dendam kepada seniornya yang bernama Nabila Mariska Setyarini, malah menjadi boomerang untuknya. Laki-laki yang akrab di sapa Tama itu malah tergila-gila dan jatuh cinta pada Nabila. Bagaimana cara Tama mendapatkan hati Nabila?

Cerita ini hanyalah fiktif belaka, mohon maaf apabila terdapat kesamaan nama, wilayah dan profesi.

selamat membaca. 😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RizkiTa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecewa

Sepanjang perjalanan menuju rumah Nabila, pikiran Tama tak bisa tenang. Sungguh ia sangat merasa bersalah pada Nabila. Tidak memberi kabar, terlebih ia telah merasa mengkhianati Nabila kala terbuai dan membalas ciuman Citra.

Tama merasa menjadi lelaki paling bodoh, saat itu. Ia tak bisa fokus menyetir, dan masih mencoba beberapa kali untuk menghubungi Nabila.

----------------------------

Nabila sedang asyik bercengkrama dengan Dhea, bercanda tawa. Mereka benar-benar melepas kangen. Banyak cerita yang mereka bagi hari ini. Nabila sudah membaca pesan dari Tama. Rasa khawatirnya terhadap lelaki itu juga menghilang pergi kala mengetahui ternyata tidak terjadi apa-apa padanya.

Nabila, maaf. Tiba-tiba aku harus menemani Mama ke suatu tempat. Maaf aku telat mengabarimu. Sekarang aku jemput kamu, ya?

Nabila sengaja mengabaikan pesan dari lelaki itu. Untuk memberi pelajaran padanya. Biarlah dia terlihat kekanak-kanakan, pikirnya. Yang penting ia sudah merasa puas agar lelaki itu merasakan apa yang ia rasakan. Pesan dan panggilan yang terabaikan.

Sebenarnya, Nabila sudah malas menanggapi, ia benar-benar kecewa pada Tama saat ini. Walaupun mereka batal pergi karena Tama harus menemani Mamanya, kenapa tidak mengabari sebelumnya, setidaknya Nabila tidak merasa digantung dan diabaikan seperti ini.

Dan lagi sebenarnya Nabila juga belum bisa mempercayai Tama sepenuhnya. Ia mengingat bagaimana tingkah laku Tama di masa lalu. Yang terkenal suka mempermainkan wanita.

--------------------------------------

Tama sudah tiba didepan rumah Nabila. Sebelum turun dari mobil, ia menghela nafasnya pelan. Sedang memikirkan bagaimana caranya agar Nabila tidak marah padanya. Lelaki itu tak tahu jika Nabila sudah tidak berada dirumah.

Setelah yakin, barulah ia melangkah masuk. Mengetuk pintu dan tak lupa mengucapkan salam, saat pintu terbuka, "Nabila, sorry banget..."

"Tama? Nabilanya nggak ada dirumah." Tama salah mengira, ternyata Bu Devi lah yang membuka pintu.

"Ehm, maaf Tante. Tapi Nabila bilang nggak dia kemana?" Tama mengubah nada bicaranya selembut mungkin.

"Enggak bilang, tapi katanya mau ketemuan sama Dhea." jelas Bu Devi.

"Dhea?" Tama ingat, Dhea juga salah satu seniornya dikampus.

"Iya, tapi nggak bilang ketemuan nya dimana." lanjut Bu Devi.

"Baiklah Tante, saya permisi."

"Iya Nak Tama, hati-hati."

Tama kembali masuk ke dalam mobil, ia tak tahu harus kemana mencari Nabila? Hari ini ia benar-benar merasa gusar, dua wanita yang ia cintai marah dan kecewa padanya.

"Nabila please jawab aku!" gerutu nya sambil memukul stir dengan kesal. Kala mencoba melakukan panggilan lagi ke Nabila.

Sementara wanita itu sedang asyik mengantri membeli tiket bioskop bersama Dhea, getaran ponsel di dalam tas selempangnya sengaja ia abaikan. emang enak? batinnya dalam hati.

Nabila memang berencana menghabiskan waktu bersama Dhea hari ini, bahkan ia ingin pulang malam sekalian. Karena jarang-jarang ia punya waktu seperti ini. Ketemu dan bermain dengan Tama? tidak terlalu penting lagi baginya, toh setiap hari mereka juga bertemu di kantor.

Akhirnya Tama melajukan mobilnya tanpa arah tujuan, ia akan menghabiskan waktu di jalan mengelilingi kota Jogja, berharap ada jawaban dari Nabila, jadi ia bisa langsung menemui wanita itu. Namun setelah dua jam menunggu, tak juga Nabila memberi jawaban. Bahkan sore harinya Tama kembali kerumah Nabila, namun hasilnya sama. Ia tak dapat menemui wanita itu karena belum kembali kerumah.

Akhirnya Tama menyerah, ia pulang kerumah, namun sebelumnya ia mengirimkan pesan pada Nabila.

Nabila please maafin aku, kamu boleh marah. Tapi setidaknya kabari aku kalau kamu udah dirumah. Aku khawatir. Pesan terkirim namun Nabila belum membacanya.

-------------------------------------

Sekitar jam sembilan malam, Nabila tiba dirumah. "Ngapain Ma?" Nabila masuk keruang tamu mendapati Mamanya yang sedang duduk di sofa.

"Ya nunggu kamu lah. Kalian berantem?"

"Berantem?" Nabila mengerutkan dahinya, bagaimana Mama bisa tahu. "Nggak berantem sih Ma, cuma lagi malas aja." sahut Nabila enteng sambil melangkahkan kaki ke kamarnya.

"Kamu tahu Tama dua kali datang kesini nyariin kamu, kamu nggak jawab telepon dan pesan dari dia?"

Nabila mengangkat alisnya heran, benarkah sepert itu. Lalu kemudian mengangguk pelan. "Iya, Ma. Siapa sih yang nggak kesal, udah ngajak jalan. Dianya malah pergi ketempat lain. Ya... meski sama Mamanya sih." Jelas Nabila.

"Kamu jangan kekanakan seperti itu Nabila, komunikasi adalah yang paling penting untuk suatu hubungan."

"Mama benar tapi dianya yang duluan begitu Ma, nggak ngabarin kalau nggak jadi pergi, dua jam Nabila nungguin Ma," jawab Nabila kini tangan kirinya sudah memegang gagang pintu, hendak masuk ke kamarnya.

"Terserah kamulah Nab, yang penting Mama udah ngasih tau."

Nabila mengangguk, "Iya Ma, Nabila masuk ya, capek."

Nabila merebahkan tubuhnya, sebelum ia menggantung tasnya di balik pintu, ia mengambil ponselnya. Membaca banyak sekali pesan dari Tama. Lelaki itu tampak giat berjuang demi mendapat maaf dari Nabila. Hingga Nabila tak tega kala membaca pesan terakhir yang ia kirim, dan mulai membalasnya.

Aku udah dirumah. Pesan terkirim, tak perlu menunggu lama, langsung bercentang biru.

Lelaki diseberang sana bernafas lega dan melengkungkan bibirnya membentuk senyum. Makasih udah mau ngabarin, aku mohon maafin aku. Boleh aku telpon?

---------------------------------

Makasih buat yang masih menunggu kelanjutan cerita ini, kalau ada yang lupa jalan ceritanya karena upnya kelamaan, boleh tuh diulang lagi sedikit ehehe..☺

1
juwita
mampir
Evi Nopianti
Selalu suka karya mu thor 😘😘😘
mrsdohkyungsoo
thankyouuu
mrsdohkyungsoo
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Fina Fitriani
nice....
Sartini Nickynina
Ceritanya bagus, simple, dan konfliknya juga enggak banyak
Nur Khikmah
Luar biasa
Nur Khikmah
tama plimplan
Ari_nurin
harusnya cari asisten cowok .. biar menjaga perasaan istri juga
dan ga timbul fitnah
Ari_nurin
aku sih sebenernya ga suka dg Tama jd ya aku jengkel aja. baru kali ini aku ga suka dg karakter tokoh utama nya ..
Ari_nurin
wah kecewa aku . gampang banget Nabila memaafkan Tama. ..
Ari_nurin
Halah gampang banget Nabila menerima Tama lagi. syarat kamu itu belum nikah aja Tama sdh tergoda dan gampang khilaf apalagi nanti. klu bosan pasti cari khilaf lagi
Ari_nurin
gpp .. Nabila Ama Leo aja ..
Ari_nurin
baru jg se minggu kamu sdh ga bs jaga kepercayaan Nabila .. Tama Tama .. katanya susah dapat nya tp kok gampang bgt tergelincir godaan spt ciuman. apalagi yg satu itu pasti lebih gampang lagi kamu tergoda .. haddeww 😏😏
Ari_nurin
udah Ama Abang arsitek aja Nabila ...ngapain Ama Tama laki laki plin plan gt
Ari_nurin
mampus loe Tama .. ayo Nabila cari laki laki lain yg bisa jaga perasaan pasangan dan tegas dg orang lain.geram bgt aku Ama Tama .. plin plan
Ari_nurin
aku benci Tama yg ga tegas .. Nabila ga usah ama Tama aja .. Eman Eman .. ga bs jaga perasaan pasangan dan jaga diri ..
Ari_nurin
aduh Tama harusnya kamu selesaikan dulu urusan mu dg cewek kamu itu. pasti runyam nanti klu Nabila tau
Ari_nurin
yg pertama kamu selesai kan dg urusan mu dg citra ...ga tanggung jawab bgt dh punya pacar mau mendekati Nabila .. yg ada nanti justru Nabila dituduh merusak hubungan kamu dh citra. dasar playboy cap rambak si Tama🤨😏
far~Hidayu❤️😘🇵🇸
kasihan Nabila gara2 ayah yg selingkuh sudah susah mau percaya Sama laki2
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!