Mengkisahkan seorang wanita bernama Naura yang di jodohkan orangtuanya dengan seorang pria duda yang memiliki anak. Meski ia hanya seorang ibu pengganti, tapi ia mencintai mereka dengan tulus.
Di awal menikah ia harus berjuang untuk mendapatkan hati anak-anak tirinya, akankah ia bisa?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti san, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
29 - Di Jodohkan
Menjelang Malam.
Pak Alex mengajak semua keluarga untuk ke lantai 2,dimana letak nya sangat luas dan juga terbuka,menjadi tempat santai yang menyenangkan.
Mereka membakar jagung dan juga sosis,bercengkrama dan bercanda menikmati malam di Tempat yang benar - benar sejuk.
"Ma,aku mau ke bawah dulu ya,aku santai di teras saja." Ucap Naura pada Bu Sisil.
Bu Sisil pun menatap Putri nya,mengelus rambut panjang putri nya itu,ia mengerti kalau Naura masih sedih dan butuh waktu untuk menikmati hari nya setelah sakit hati karena Kevin.
"Iya nak,pergi lah." Balas Bu Sisil.
Naura pun pergi ke bawah setelah mendapatkan izin dari ibu nya,Rian yang duduk di sebuah kursi dan menatap layar laptop nya,melihat Naura pergi dari hadapan nya. sejenak ia melihat namun kembali ia fokuskan ke layar komputer nya.
Naura duduk di teras rumah,meneteskan air mata ketika ia menghapus foto - foto kebersamaan nya dengan Kevin. tak pernah terbayangkan ini akan terjadi pada nya,kesetiaan nya di balas dengan penghianatan dari Kevin.
Saat sedang menghapus foto mantan nya itu,Naura mendapatkan notif pesan dari Kevin,Naura pun membuka nya.
"Sayang,i love u." Pesan entah sudah ke berapa dari Kevin yang tak pernah mau Naura balas,tak lagi ingin di ganggu Kevin,Naura mendaftar hitam kan nomor Kevin agar tak lagi bisa menghubungi nya.
Rian yang baru datang dan berdiri dibelakang Naura ,membawa jagung bakar yang di minta Ibu nya untuk memberikan pada Naura,Bu Lily ingin Rian berbicara dengan Naura agar mereka bisa semakin dekat dan perjodohan yang di bicarakan ayah dan ibu ny bisa berjalan dengan lancar.
"Ini jagung mu." Rian memberikan jagung pada Naura dan duduk di samping wanita itu.
Naura menengadahkan kepala nya,melihat Rian lalu mengambil jagung dari tangan Rian.
"Terima kasih."Balas Naura.
"Kau kenapa disini?." Tanya Rian dengan suara Maco nya.
"Hanya ingin sendiri saja."Balas Naura.
"Aku tidak tahu,kenapa kau begitu baik dengan anak ku,apa karena perjodohan dari orang tua kita atau kau memang orang yang baik dan sayang pada anak - anak,tapi aku harap itu bukan pura - pura." Ucap Rian,mata nya memandang ke depan,sementara Naura yang mendengar sangat terkejut dan menoleh ke arah Rian.
"Perjodohan?." Tanya Naura. mendapatkan pertanyaan itu,Rian menoleh ke arah Naura yang ke binggungan dan kaget.
"Apa dia belum tahu soal perjodohan ini?." Gumam Rian dalam hati.
"Aku tak mengerti apa yang kau maksud,tapi asal kau tahu,aku menyayangi anak mu sama seperti aku menyayangi anak orang lain,tidak perlu berfikir terlalu keras,pikirkan saja kenapa anak mu lebih dekat dengan ku dari pada diri mu." Ucap Naura,suasana hati nya berubah saat mendengar ucapan Rian,ia lekas berdiri untuk mencari Ibu nya dan meminta penjelasan pada orang tua nya,tentang apa yang di kata kan Rian soal perjodohan.
"Apa dia benar - benar belum tahu?." Ucap Rian berbicara sendiri.
Di kamar.
Naura mengajak Ibu nya ke dalam kamar nya.
"Ada apa sih Naura?." Tanya Bu Sisil heran.
"Ma,kata Rian Papa dan Mama menjodohkan aku dengan dia?." Tanya Naura dengan wajah khawatir.
"Jadi Rian sudah beritahu kamu?." Tanya Bu Sisil.
"Sudah?,maksudnya apa ma,Naura benar - benar tidak mengerti." Ucap Naura dengan wajah yang sudah sangat terkejut. ia masih berdiri di hadapan ibu nya yang duduk di sofa.
"Mama dan Papa sebenarnya baru saja,mau memberitahu tahu mu setelah kita pulang dari sini,tapi karena Kamu sudah tahu,Mama akan jelaskan,Duduk sini dulu nak!." Ucap Bu Sisil. Naura pun menurut walau ia benar - benar tidak senang,serasa tulang - tulang nya mengilu saat mendengar hal semacam ini.