NovelToon NovelToon
Figuran Yang Polos

Figuran Yang Polos

Status: tamat
Genre:Transmigrasi / Mafia / Tamat
Popularitas:107.6k
Nilai: 5
Nama Author: mejiku

Raisa adalah definisi "gadis di dalam botol". Hidupnya hanya seputar dinding rumah, perpustakaan pribadi, dan petuah-petuah manis ibundanya. Dunia luar yang kejam? Raisa tidak kenal. Dunia Dark Romance yang penuh darah dan obsesi? Raisa bahkan tidak bisa mengeja kata "toksik".
​Semua berubah saat ia meminjam sebuah novel bersampul hitam pekat milik temannya. Baru membaca bab pertama, Raisa sudah pusing tujuh keliling. Namun, saat ia memejamkan mata untuk tidur, dunianya berputar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mejiku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29

Ezkiel perlahan menjauhkan wajahnya dari ceruk leher Anna, matanya menatap bibir Anna dengan tatapan yang sarat akan hasrat yang tiba-tiba. Perlahan tapi pasti, ia memajukan wajahnya, memangkas jarak yang tersisa. Anna memejamkan mata erat-erat, tubuhnya menegang, jantungnya berpacu dalam ketakutan karena ia tahu dia tak bisa melarikan diri dari ciuman paksa ini.

​Namun, tepat saat bibir Ezkiel hampir bersentuhan dengan bibir Anna, sebuah tarikan kuat yang mendadak pada kerah belakang jaketnya membuat tubuh Ezkiel tersentak mundur dengan kasar hingga ia nyaris kehilangan keseimbangan.

​"Berani-beraninya kau menyentuh apa yang bukan milikmu," sebuah suara berat yang sedingin es dan penuh penekanan memecah suasana taman yang sibuk itu.

​Ezkiel berbalik dengan murka, siap melayangkan tinju pada siapa pun yang berani mengganggunya. Namun, amarahnya seketika tertahan saat ia melihat siapa yang berdiri di belakangnya.

​Axel berdiri di sana dengan pakaian santai—sebuah turtleneck hitam ketat yang mencetak otot lengannya dengan jelas, dipadukan dengan celana kain gelap. Meski pakaiannya tampak santai, aura yang memancar dari dirinya begitu mengintimidasi, seolah-olah suhu di sekitar mereka turun drastis dalam sekejap. Tatapan mata Axel setajam belati, menatap Ezkiel dengan tatapan yang menjanjikan kematian bagi siapa pun yang berani melanggar batas.

​"P-Paman Axel?" gumam Anna dengan suara yang hampir tidak terdengar, tubuhnya gemetar melihat aura mengerikan yang dikeluarkan pria itu.

​Ezkiel menyeka sudut bibirnya yang kasar akibat tarikan tadi, rahangnya mengeras. "Lepaskan tangan lo dari gue! Siapa lo berani ikut campur urusan gue?!"

​Axel tidak menjawab. Ia melangkah maju dengan tenang namun dominan, setiap langkah kakinya membuat orang-orang di sekitar taman perlahan menyingkir karena takut. Tanpa mempedulikan teriakan Ezkiel, Axel berdiri tepat di samping Anna, lalu menarik pinggang gadis itu untuk mendekat ke arahnya.

​Posisi itu mempertegas kepemilikan. Axel menatap Ezkiel dari atas ke bawah dengan tatapan merendahkan yang sangat tajam, seolah sedang menatap serangga kecil yang mengganggu kenyamanannya.

​"Kau berani menyentuh milikku di depan mataku?" suara Axel sangat rendah, namun gema kemarahannya membuat udara di sekitar mereka seolah berhenti bergetar. "Aku tidak peduli siapa kau, anak kecil. Jika kau berani menyentuh Anna sekali lagi... aku akan memastikan kau tidak akan pernah bisa melihat dunia ini lagi."

Ezkiel mengepalkan tangannya kuat-kuat, rahangnya mengeras mendengar ucapan arogan dari pria di depannya. Ia mengalihkan pandangannya yang tajam kepada Anna, menuntut jawaban.

​"Anna! Siapa dia sebenarnya?! Kenapa dia bisa bicara lancang seolah-olah lo itu punya dia?!" tanya Ezkiel dengan nada cemburu dan frustrasi yang kentara.

​Anna yang berada di tengah-tengah dua pria dominan ini merasa sangat bingung dan tertekan. Mengingat jawaban Axel malam itu di dalam mobil—bahwa hubungan mereka hanya sebatas nafsu dan obsesi—rasa kesal dan kecewa di hati Anna kembali membumbung tinggi. Ia tidak sudi diakui sebagai "milik" jika hanya untuk memuaskan ego dan hasrat pria itu saja.

​Dengan nekat, Anna membuang muka dari Axel dan menatap Ezkiel. "Dia... dia cuma Paman dari temen gue!" jawab Anna dengan ketus dan penuh penekanan pada kata 'Paman temen'.

​Mendengar jawaban telak dari bibir ranum Anna, cengkeraman tangan Axel di pinggang gadis itu seketika mengerat hingga membuat Anna sedikit meringis. Axel menahan amarahnya yang mendidih. Berani-beraninya gadis kecil ini menurunkannya statusnya menjadi sekadar "Paman teman" di depan cowok lain, setelah semua hal intim yang telah mereka lakukan. Tatapan Axel kepada Anna berubah menjadi luar biasa dingin dan pekat, menjanjikan hukuman yang setimpal nanti.

​Namun, Axel memilih untuk membereskan pengganggu di depannya terlebih dahulu. Ia melepaskan rangkulannya di pinggang Anna, lalu melangkah satu kali ke depan, mengikis jarak dengan Ezkiel. Tinggi badannya yang tegap membuat Ezkiel yang masih remaja tampak terintimidasi.

​"Aku rasa kau harus segera pulang, Bocah," ucap Axel dengan suara rendah yang sangat tenang, namun dipenuhi ancaman yang mutlak. "Aku rasa Marco akan sangat marah padamu jika kau berani mengusikku, atau mengusik bisnis keluarga kalian karena kebodohanmu ini."

​Mendengar nama 'Marco'—yang merupakan sosok penting atau kepala keluarga di dunianya—disebut dengan begitu santai oleh Axel, mata Ezkiel langsung membelalak kaget. Ia menyadari bahwa pria di hadapannya ini bukanlah orang sembarangan. Skala kekuatan mereka sangat jauh berbeda.

​"Sialan kau!" umpat Ezkiel dengan napas memburu, menahan malu dan amarah yang meledak di dadanya.

​Dengan berat hati dan perasaan kalah telak, Ezkiel akhirnya berbalik dan melangkah pergi meninggalkan taman dengan terburu-buru, melepaskan mangsanya untuk kali ini.

​Setelah punggung Ezkiel benar-benar menghilang dari pandangan, suasana di sekitar kedai minuman itu mendadak terasa mencekam. Axel membalikkan tubuhnya perlahan, lalu menatap tajam ke arah Anna. Sorot matanya mengunci pergerakan gadis itu sepenuhnya, menuntut pertanggungjawaban atas ucapan nekatnya tadi.

​"Paman teman, huh?" desis Axel dengan suara yang sangat rendah, melangkah mendekat hingga Anna terpaksa mundur beberapa langkah. "Ikut aku ke mobil sekarang, Anna. Aku minta penjelasan atas apa yang baru saja keluar dari mulut manis milikmu itu."

1
Suci Uci
ending terkecewaaa si 🤣Axel pemeran utama dan ana jadi tidak jodoh gara2 Naya sakit banget jadi pembacaa
safitriindahh
ini awalya bgus ko tiba tiba ganti pu?
Liza Chilra
yeyy ceritanya mau selesai, transmigrasi cmn mau nyatuin benang kusut axel dan nayara aja🗿, mnding ga ush transmigrasi 😭🗿
tapi senang nya anna (raisa) bisa pulang kedunia dia, walau msih bnyak yang blum di bahas🗿, reygan bagaimana keadaannya dan sahabat anna (raisa) pas SMA 😭🗿
Liza Chilra
singkat saja kk thor, kapan anna (raisa) pulang kedunia dia??
dari pada msih di transmigrasi, yang sinopsis siapa yang bahagia siapa??
sebenarnya kak author baca ga sih komenan kami?
tentang endingnya anna (raisa)?
tokoh tambahan diksih ending bahagia!
saya baca cerita ini dari awal cuman ngikutin perjalanan anna (raisa), malah di buat kek gni kisah anna.
singkat saja lhh, kapan anna (raisa) pulang ke dunia dia??
Satria Hadi pranata
ciiii yg iyanya Axel yg murahan abis Anna, di embat, sekarang Naya, cinta murahan, bilangnya cinta sejati
Liza Chilra
Udah cukup kak. Jangan makin ngancurin Anna. Dari awal ceritanya tentang Anna transmigrasi, kok endingnya malah Nayara yg jadi sorotan? Ga adil banget. Anna juga berhak bahagia dan pulang ke dunianya!
Liza Chilra
balikin aja lh kak author anna (Raisa) ke dunia asal dia, ceritanya ga sinkron , sinopsis tentang anna (raisa), yang malh dpat bahagia nayara, klo seandainya nayara yang di sinopsis dari awal mngkin aku akan berpihak ke nayara!
ini yang berjuang dari awal siapa, yang bahagia siapa, masih penasaran baca novel ini cmn mau baca dialog anna (raisa).
singkat saja, kapan anna (raisa) pulang ke dunia dia?
Satria Hadi pranata
abis itu Anna kyk mn balik ke asalnya atau tetap, sekarang ini menceritakan figuran siapa lah 🤷🤔🧐
Psyche 01
jujur aja awalnya aku suka banget sama cerita ini , karna di bab 90an alurnya udah mulai gak enak . jadi aku langsung ke part ini . dan ini agak mengecewakan sih kak
Satria Hadi pranata
🤭
Shela Pereira
aduuuh menurutku ceritanya lumqyqn ga bagus karna tookoh nya kan anna kenapa jadi naya harus nya nay itu gaada gaa menaariik
Liza Chilra: iya kak benar pendapat kakak, klo seandainya sinopsis ceritanya tentang naya itu bru pas dan cocok, ini yang transmigrasi raisa ke tokoh anna, malah dijadiin antagonis, sedangkan penambahan tokoh dijadiin tokoh utama / disebut protagonis.
kakak author nya ga mau bals komenan kita, bagi aku yang buat smngat bacanya karena tokoh anna (raisa), tapi malah dibuat kek gni jalan ceritanya, huftt!😮‍💨
total 1 replies
Satria Hadi pranata
axel sama Naya Anna sama siapa, sementara dia ud GK perawan, kasian Anna nya
Liza Chilra: anna nya sama aku aja kak, kita merenung nasib dia dipojokan😭
total 1 replies
olenlmie olen
sdh tidak minat...lari dri tajuk sdh... makin ke sini, makin lain alur critanya... katanya polos, aikkk ....makin pelik jadinya... sorry thor sdh ilang minat dgn alurnya
Din Din Dinda
ijin gak lanjut baca lagi thour am so sorry
dari awal aku udah berekspektasi kalo si ana yg bakal hidup bahagia orang mahkota berharganya juga udah di ambil eeh tbtb kok jari nayara tokoh utamannya 😭
Liza Chilra: kk ga sendiri pendapat kek gitu.
excited baca novel ini karena tokoh anna (raisa), tapi malah di buat seolah-olah antagonis, naya penambahan tokoh di jadiin protagonis / pu (pameran utama), kalau cerita ini awal tentang naya kenapa ga dari awal aja ceritain tentang naya?
ini yang transmigrasi siapa?
naya apa anna?
ga espek anna (raisa) tokoh favorit yang aku tunggu muncul kapan ceritanya dijadiin antagonis!
padahal yang buat smangat bacanya dan yang paling tunggu muncul adalah tokoh anna (raisa).
bagi aku ga adil buat tokoh anna, kalo emg cerita ini hanya untuk naya?
kenapa harus buat sinopsis tentang anna?
maaf yah kak author, ini aku cmn berpendapat aja yah, soalnya aku excited baca pas pertama kali cmn nngu scane anna (raisa) aja.
kirain pu nya anna, malah penambahan tokoh (nayara) yang jadi tokoh utamanya ga espek pas tau kek gitu dan ga smngt baca lagi:(
total 1 replies
Satria Hadi pranata
di sini Anna bisa mengorbankan cintanya untuk Naya sama Axel dan kembali ke dunianya sendiri
Liza Chilra
maaf kak, keknya ga baca lagi deh🙏
soalnya aku dari awal dukung anna sama axel dan sekarang malah naya yang jdi pu nya, dan alurnya ga sesuai yang di deskripsi dari awal novel ini.
soalnya aku lebih suka anna yang dulu, tapi malah dijadiin antagonis, malah naya yang protagonis
Liza Chilra
maaf yah kak, jdi greget bacanya! soalnya ceritanya menyimpang dari alur awal.
selama baca novel, novel ini yang buat greget dan ga sesuai ekspektasi dah dukung anna dari awal malah dibuat kek gni, terus raisa (anna) pulang ke dunia nyatanya kapan?
malah anna yang ppb, huftt 😮‍💨
Forta Wahyuni
apaan nich thor, koq jd menyimpang gini critanya n maaf ya thor jd males bacanya krn anna jd antagonisnya. 🙏🙏🙏🙏
Liza Chilra
kok bisa yah tiba" anna jdi antagonis kek gni, kan dia yang ajak naya ikut serta liburan meraka. makin kesini malah anna yang ppb, yang transmigrasi dari awal raisa ke tubuh anna makin kesini malah anna yang jdi antagonis. hufttt😭
Liza Chilra
anna dh diambil kesucian sama axel yang malah pu malah naya, dari awalkan tentang raisa yang transmigrasi didunia novel jadi (anna) ini malah yang jdi antagonis, pusing + greget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!