Reina Yusa Anggara seorang mahasiswi semester akhir yang dijodohkan dengan dosennya sewaktu masih kuliah.
Daren Putra Danendra yang dijodohkan dengan mahasiswinya. Sedangkan dirinya masih mempunyai kekasih. Hubungan Daren dengan kekasihnya sangat ditentang oleh keluarga Danendra, karena dia bukan wanita yang baik.
Suatu hari Daren melihat kekasihnya sedang bersama pria lain di sebuah restoran, tapi Reina melarang Daren untuk menghampirinya. Daren dan Reina menyiapkan misi untuk menjebak kekasih Daren, namun mereka gagal karena Daren sudah percaya dengan kekasihnya.
Akankah Daren akan memilih Reina atau kekasihnya?
Simak kelanjutannya di novel I LOVE YOU PAK DOSEN
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ssabila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dinner
"Rein hari ini ga usah masak ya" ucap Daren sambil meletakkan kepalannya di paha Reina.
"Kenapa?" tanya Reina
"Nanti malam kita dinner aja, kan kita belum pernah" ucap Daren sambil memegang tangan Reina.
"Iya, kita belum pernah dinner, kan Mas Daren seringnya diner sama Clara" ucap Reina, Daren tidak mejawabnya ia hanya mencium tangan Reina dengan sangat lama.
"Mas udah ih cium tangannya, itu tangan kiri loh, dan Reina tadi habis cebok" ucap Reina
"Biarin yang penting wangi" ucap Daren.
"Rein besok kamu mau kan jadi sekertaris saya?" tanya Daren sambil menatap wajah istrinya.
"Tapi cafe gimana mas?" tanya Reina
"Kan ada asisten kamu, Mas ga mau kamu kerja Rein" ucap Daren
"Kalau Reina ga boleh kerja, terus mas ngapain minta Reina jadi sekertaris Mas Daren?" tanya Reina
"Kan kamu di kantor cuma nemenin mas." ucap Daren
"Hemmmm" jawab Reina
"Rein mas ngantuk" ucap Reina
"Ya udah tidur aja nanti Reina biar bukin mie instan aja" ucap Reina
"Enggak deng mas ga jadi tidur, mandi yuk" ajak Daren
"Mas duluan aja, nanti Reina mandi di kamar bawah" ucap Reina
"Ya udah mas mandi dulu ya" ucap Daren
"Rein nanti Mang udin mau ke mindahin barang kamu" ucap Daren
"Di pindah ke mana mas?" tanya Reina
"Ke kamar mas, mulai hari ini kamu tidur sama mas" ucap Daren kemudian melanjutkan jalannya.
Reina kemudian masuk ke kamarnya dan segera mandi. Ia menggantikan bajunya dengan dress model sabrina warna navy.
"Rein" panggil Daren
"Iya mas sebentar" ucap Reina
Reina kemudian keluar dari kamarnya dan Daren terus memandangi istrinya.
"Kenapa mas?" tanya Reina
"Ga ada baju lain ya?" tanya Daren
"Kenapa? ga cocok ya?" tanya Reina
"Bukan begitu, tapi lihat dada kamu kelihatan" ucap Daren sambil memegang dada Reina yang tidak tertutup.
"Ganti" ucap Daren.
Reina kembali masuk ke kamarnya dan diikuti oleh Daren. Daren memilih baju yang sedikit tertutup dengan lengan yang agak panjang.
"Mas keluar dulu Reina mau ganti baju" perintah Reina
"Kenapa harus keluar?" tanya Daren
"Reina malu mas" ucap Reina
"Mas udah tau setiap lekuk tubuh kamu Rein, bahkan mas juga udah pernah ngerasain" ucap Daren yang membuat wajah Reina memerah.
"Dihh istri mas yang sexy ini lagi malu ya?" goda Daren sambil mencubit hidung Reina.
"Mas keluar dulu" ucap Reina sambil mendorong tubuh Daren hingga keluar dari kamar.
Reina segera mengganti bajunya karena sudah hampir malam.
"Berangkat yuk" ucap Reina
"Ayo" jawab Daren sambil menggandeng tangan Reina.
Daren melajukan mobilnya ke sebuah restoran bintang 5 di kotanya.
"Mas kok sepi sih?" tanya Reina
"Mungkin lagi ga ada pengunjung" ucap Daren dengan santai.
"Ga mungkin mas restoran bintang 5 sepi pengunjung?" tanya Reina
"Dengan Bapak Daren?" tanya pelayan
"Iya" ucap Daren
"Silahkan masuk pak, tempat anda sudah disiapkan" ucap pelayan.
"Ayo Rein" ajak Daren
Reina kemudian mengikuti Daren. Daren terus menggandeng tangan Reina.
Daren menyiapkan kursi untuk duduk Reina.
"Mas ada apa sih?" tanya Reina
"Ada apa?" tanya Daren balik
Kemudian satu persatu pelayan datang membawakan makanan.
"Mas kok banyak sih?" tanya Reina
"Biar kenyang" jawab Daren
"Mas ihhh" ucap Reina sedikit kesal.
"Kamu mau makan apa?" tanya Daren
"Ikan bakar sama kangkung" ucap Reina.
Daren kemudian mengambilkan makanan untuk Reina.
"Biar Reina aja mas" ucap Reina
"Sttttt kamu diam ya" ucap Daren.
Reina menuruti ucapan Daren. Kemudian Daren mengambil makannya kemudian memakannya tanpa suara. Setelah selesai makan Daren menarik tangan Reina dan membawanya ke luar restoran. Di sana terdapat lilin yang berbentuk love. Daren kemudian mengajak Reina berjalan ke tengah-tengah lilin tersebut. Reina terkejut saat Daren berjongkok di depannya.
"I love you Reina Yusa Anggara" ucap Daren sambil mencium tangan Reina.
"I love you more Daren Putra Danendra" balas Reina.
Daren kemudian mengambil cincin di saku jasnya dan memasangkan ke jari Reina. Daren kemudian berdiri dan memeluk Reina.
"Maafin mas ya Rein" ucap Daren sambil memeluk Reina.
"Iya mas" ucap Reina.
Berhubung hari sudah malam dan sedikit gerimis, Daren mengajak Reina untuk pulang. Karena kelelahan Reina tertidur di dalam mobil. Daren terus memandangi wajah istrinya yang sudah terlelap.
Sesampainya di rumah, Daren memakirkan mobilnya dan menggendong Reina ke kamarnya. Sesampainya di kamar Reina terbangun.
"Sudah sampai ya mas?" tanya Reina
"Udah Rein, kamu tidur lagi aja" jawab Daren
"Reina mau ganti baju dulu mas, dimana baju Reina?" tanya Reina
"Itu di almari yang paling pojok" tunjuk Daren.
Reina kemudian berjalan ke Almari yang ditunjuk oleh Daren dan mengganti pakaiannya dengan baju tidur yang sexy, ia lupa jika malem ini ia tidur bersama suaminya. Saat Reina keluar, Daren terus memandangi Reina dan menarik Reina hingga terjatuh di pengakuannya.
"Kamu mau mau menggoda mas ya?" tanya Daren
"Enggak" jawab Daren
"Kamu mau mas makan sekarang?" tanya Daren
"Tadi kan udah makan" jawab Reina
Daren kemudian menarik Reina agar tertidur, kemudian Daren mengikutinya dan tidur di samping Reina sambil memeluknya.
Pagi harinya Reina terbangun dan melihat Daren masih memejamkan matanya. Reina terus memandangi wajah suaminya, ia memegang pipi Daren kemudian mencium bibir Daren. Daren yang mendapat ciuman oleh istrinya kemudian membalasnya hingga Reina kehabisan napas.
"Mas Daren udah bangun?" tanya Reina
"Udah" jawab Reina
"Sejak kapan?" tanya Reina lagi
"Sejak istri mas ini memegang pipi mas" jawab Daren kemudian memeluk Reina.
"Mas udah pagi ayo bangun" ajak Reina
"Lima menit lagi" ucap Daren.
Sudah lebih dari lima menit Daren belum bangun juga. Reina melepaskan dekapan Daren kemudian berjalan ke kamar mandi kemudian mencuci muka dan menggosok gigi. Reina kemudian berjalan keluar menuju dapur untuk membuat sarapan.
Setelah selesai memasak Reina masuk ke kamarnya dan segera mandi, namun setelah Reina selesai mandi Daren belum juga bangun.
"Mas buruan bangun" ucap Reina sambil menggoyangkan tubuh Daren.
Daren membuka matanya dan langsung mencium Reina.
"Morning kiss" ucap Daren
"Tadi kan udah" ucap Reina
"Itukan dari kamu, sekarang dari saya" ucap Daren
Daren kemudian berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan diri, dan Reina menyiapkan pakaian yang akan di pakai oleh Daren hari ini. Setelah selesai Reina kemudian memoles wajahnya dengan make up.
"Mas hari ini mau kemana?" tanya Reina
"Mas pagi ini mau ke kampus, dan nanti siang ke kantor. Kamu berangkat siang aja bareng mas" ucap Daren sambil membakai bajunya.
"Reina pagi ke cafe dulu ya mas, nanti siang mas jemput Reina aja" ucap Reina
"Iya deh terserah istri mas" ucap Daren sambil mencium kepala Reina.
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, DAN VOTE💟💟💟