Halo guys👋
Novel ini adalah karya pertama aku jadi maap ya,kalo banyak yg typo .
Truss alur ceritanya masih berantakan🙏
Regan Hartawan ,anak di luar nikah Rayn Hartawan yang sejak kecil sudah di asingkan oleh papanya sendiri dan di asuh oleh ibu asuhnya sedangkan ibu kandungnya meninggal saat dia baru berusia 5 tahun . Tidak pernah ada kehangatan atau pun kasih sayang dalam hidupnya hanya kehampaan serta kebencian dari mama tirinya dan kakaknya .
Tapi ,hidupnya berubah sejak mulai dari hari pernikahan.
Elsa Keana anak angkat keluarga Keanan ,ayahnya menjodohkan dirinya dengan keluarga konglomerat demi membalas budi kedua orangtuanya Elsa menerima permintaan ayahnya.
siapa sangka ketika Regan dan Elsa menjalani sebuah pernikahan Karna paksaan malah menjadi sebuah kebahagiaan yang tidak pernah mereka rasakan dalam hidupnya.
Next,langsung baca aja......
Jangan lupa Like,Vote&komen🙏🥺👉👈
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HamidahAjj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 29
Suasana balkon tempat mereka berkumpul untuk mengenang masa ber Almamater mereka menjadi sangat ricuh akibat ketidak tahu malunya Mia berteriak Hamil pada Eden . Ada yang bergosip buruk , mencela , menghina dan ada juga yang tidak peduli.
"Mas aku kejar Claudia dulu ya mas. Aku tau sekarang perasaan nya ngk baik baik aja dia butuh teman ". Ucap yang melihat Claudia keluar dengan wajah masam.
"Ya udh sana nanti pulang jangan lupa telpon mas . Nanti mas jemput ". Ucap Regan mengizinkan sang istri menyusul sahabatnya.
Di kamar .......
"Orang tua Mia udh tau Om !!! Mia udh ngk tau harus gimana mereka mencecar aku agar memberi tahuku siapa ayah anakku dan mereka tidak akan pernah membiarkan aku mengaborsi bayiku Karna bagaimana pun juga ini cucu mereka". Ucap Mia terbaring di kasur menangis tersedu .
"Apa Om masih tega menyuruhku Aborsi ? Ini darah daging Om" Ucap Mia memelas sambil mengelus perut ratanya agar Eden luluh dengan nya.
Dia pikir Eden akan masuk ke perangkap nya . Ternyata tidak , selama ini Eden selalu menggunakan pengaman saat bermain dengan wanita mana pun termasuk Mia . Gadis kecil genit yang selalu menggodanya demi uang.
"Apa lo pikir Om bodoh ? Lebih baik cari pria itu untuk meminta pertanggungjawaban atas anak di kandunganmu itu . Kau sendiri tau kan aku selalu menggunakan pengaman ketika bermain". Ucap Eden mengintimidasi gadis di depannya.
"Ta......tapi bisa saja itu bocor" elak Mia tergugup takut rencana terbongkar dengan mudah.
"Heh ternyata cuman tubuh Lo yang ngk polos tapi otak Lo polos . Gw tau Lo selama ini berhubungan dengan dua pria , tapi lo lebih milih gw ketimbang pria itu karna uang yang beri lebih dari uang pria itu kan?" Ucap Eden dengan santainya duduk di kursi sambil menyilangkan kakinya.
Deg
Jantung Mia seolah berhenti berdetak ketika Eden tau dirinya yang sebenarnya . Terlalu polos memang Mia merencanakan hal busuk tanpa tau orang di hadapannya.
"Lebih Lo pergi sekarang sebelum keluarga Lo hancur!!!" Ucap Eden menusuk gendang telinga Mia.
Mia bergetar ketakutan mendengar suara Eden . Gadis nakal dan penggoda itu sekarang lemah tanpa daya akibat ulahnya sendiri .
"Keluar!!!"
Tanpa satu katapun Mia langsung beranjak pergi dengan air mata membasahi pipi .
Disisi lain......
"Udah sa lo mending balik ke Apartemen , gw ngk baik baik aja ". Ucap Claudia tanpa memandang wajah Elsa yang mengajak nya bicara.
"Tapi ......"
"Udah sih sana balik ke suami Lo . Tadi gw liat ada cabe yang mulai gatel ke suami Lo ,jadi sekarang Lo mending susul Kak Regan ".
Ucap Claudia langsung masuk ke mobil hitam milik David.
"Udah Nyonya , turuti saja kata Nona. Saya pit dulu" Ucap David berpamit pergi.
Elsa hanya membuang nafas kasar dan kembali ke Balkon Apartemen milik Eden. Dia melirik kanan kiri mencari keberadaan Regan .
"Kemana Mas Regan kok ngk ada?"
batin Elsa yang masih mencari keberadaan Regan . Dan sampai matanya tertuju pada sosok suaminya yang di tempeli Cabe gatel.
"Huhh bener Kata Claudia tadi , baru di tinggal sebentar udh di gas sama cewek lain" Ucap Elsa berjalan dengan kasih terhentak hentak kesal menghampiri Regan.
"Mas !!!" Pekik Elsa di hadapan Regan.
"Sa...sayang" Ucap Regan terkejut dengan kedatangan istrinya . Apalagi saat wanita yang tidak terlalu dia kenal tiba tiba bergelayut padanya.
"Ohh gitu jadi kamu mulai ketularan temanmu si Eden itu , bagus bagus". Ucap Elsa menatap sinis Sera , wanita yang sedari tadi menatap suaminya tanpa berkedip dan sekarang malah menepel di tangan suaminya . Benar benar membuat Elsa kesal.
"Lepas !!!" bentak Regan mendorong tubuh Sera yang bergelayut menempelkan benda kenyalnya pada lengan miliknya.
"Tidak, ini hanya salah paham sayang". Ucap Regan takut jika istrinya akan marah padanya .
"Terserah mu lah mas" . Ucap Elsa langsung pergi dengan tangisan yang terdengar oleh Regan.
Harusnya Elsa percaya dengan Regan dan bertanya baik baik padanya. Tapi dia juga tidak tau tiba tiba saja perasaan nya begitu sensitif saat melihat suaminya di gandeng wanita lain .
Regan pun langsung mendorong Sera yang seakan menghalangi jalanya mengejar Elsa.
"Dasar wanita tidak tau malu" . Ucap Regan melewati Sera.
"Aduh ngomong pedes gitu aja makin ganteng suami orang . Jadi pengen di angetin deh". Ucap Sera dengan kata kata Vulgarnya dan tidak sengaja di dengar oleh Eden .
"Kalo cuman masalah menghangatkan gw lebih jago ".Bisik Eden di telinga Sera .
🍀🍀🍀🍀
Elsa pulang ke Villa dan langsung masuk ke kamar . Sedangkan Regan yang keteteran mengejarnya langsung mengetuk pintu kamar yang sudah di kunci oleh Elsa dari dalam. Tapi Elsa sama sekali tidak menggubris nya.
"Elsa buka ya Mas jelasin dulu , jangan langsung marah gini ". Ucap Regan dengan nada selembut mungkin pada istrinya.
"Ngk mau kamu jahat hiks" Ucap Elsa dalam tangisannya.
kenapa dia sedikit berbeda dari biasanya. Pikir Regan.
"Pliss sayang Mas mohon buka sebentar ya . Biar Mas Regan jelaskan habis itu kau bisa marah dan kunci pintunya lagi." Bujuk Regan dan pada akhirnya Elsa membuka kan pintu secara perlahan .
"Masuk!!!". Ucap Elsa ketus . Regan pun tersenyum dan masuk ke kamar.
"Sini duduk dulu ya . Biar enak ngomongnya". Ucap Regan menepuk sisi pojok ranjang sampingnya. Elsa pun begitu menurut langsung duduk di samping Regan dengan wajah sembabnya.
"Tadi Mas lagi ngobrol sama salah satu kolega bisnis Mas yang ada di sana dan tanpa Mas juga tiba tiba Wanita itu memeluk lenganku . Belum sempat aku menghindar kamu tiba tiba datang, gitu ngk terjadi apa apa kok".
"Bener?" tanya Elsa meyakinkan .
"Bener , sini Mas peluk" .Ucap Regan melentangkan kedua tangannya. Elsa pun memeluk tubuh Regan dengan erat . Regan menghapus sisa buliran air mata Elsa dengan begitu lembut .
"Mas aku mau kamu". Ucap Elsa menggosok gosokkan kepala nya di dada Regan.
"Hah tadi kamu bilang apa?".Ucap Regan yang tidak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar .
"Aku mau kamu!!!" Ucap Elsa meninggikan pita suaranya.
Elsa hari ini agak aneh , selain perasaan nya yang lebih sensitif dia jadi lebih manja dari biasanya. Batin Regan.
"Mas, ayok " Ucap Elsa mendorong tubuh Regan ke kasur dan menaikinya tanpa permisi . Elsa melepas satu persatu pakaian nya .
Sedangkan Regan masih terdiam mencerna tingkah agresif istrinya yang tidak biasa. Saat Elsa mulai membuka kancing Regan , Regan pun membalikkan tubuh Elsa secara perlahan . Saat ini Regan lah yang memimpin di atas.
"Biar aku saja kamu cukup nikmati ". Ucap Regan membuka seluruh pakaiannya hingga tanpa sehelai benang pun pada tubuhnya.
Jlebb
"Ahhh" Des**h Elsa saat Regan memasukkan miliknya dengan pelan agar lebih terasa sensasi nya.
Regan mulai memaju mundurkan pinggulnya sedangkan Elsa di bawahnya mende****h tak karuan . Sampai pada akhirnya meminta agar Regan mempercepat gerakan nya dan sama sama mencapai puncak kenikmatan.
🍀🍀🍀🍀
Kondisi Rosie semakin hari bukannya semakin baik tapi malah lebih buruk . Membuat Dean yang selalu menjaganya tidak tahan melihat kondisi adiknya saat ini . Hingga sampai saat dinding kesabaran nya telah habis, runtuh Karna adiknya di katakan Depresi saat mengandung .
Dean sudah tanpa berpikir panjang mengutus anak buahnya untuk membunuh Revan tanpa jejak sedikit pun agar adik nya kelak tidak akan curiga . Meski dengan cara melenyapkan adik iparnya itu tidak akan mengembalikan kondisi adik kesayangannya.
.......
"Bagaimana apa kah rencana mu sudah mulai berjalan sayang?". Tanya Lena duduk di Sofa ruang inap Rayn .
"Udah mah tenang aja kita tinggal tunggu kehancuran nya "Ucap Revan tersenyum Devil dan penuh percaya diri bahwa rencananya akan berhasil.
"Mama sudah tidak sabar melihat anak haram itu hancur kebahagiaan yang dia miliki" . Ucap Lena sinis .
Mereka berbincang tanpa peduli dengan Rayn yang mulai menyadarkan diri . Dan tanpa sengaja mendengar rencana busuk anak dan istri kesayangannya itu.
"Le....Lena".Ucap Lemah Rayn yang mulai sadar dari tidur panjangnya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Bersambung
Jangan lupa untuk mendukung Author dengan cara Like komen Vote 🙏🥰
Biasakan untuk selalu meninggalkan jejak 😚
Thanks buat yang udh mampir 😘***
di adopsi adiknya lahir, itu artinya Elsa dan Mia selisih 7 tahun, berarti usia Elsa 24 tahun. apa iya usia 24 tahun masih sekolah???