NovelToon NovelToon
Married With Sosiopath

Married With Sosiopath

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Action / Misteri
Popularitas:151.8k
Nilai: 5
Nama Author: Gege Hanum

𝐇𝐞❜𝐬 𝐜𝐫𝐮𝐞𝐥 𝐚𝐧𝐝 𝐇𝐞❜𝐬 𝐜𝐫𝐚𝐳𝐲.
𝐁𝐮𝐭 ... 𝐒𝐡𝐞 𝐥𝐨𝐯𝐞𝐬 𝐡𝐢𝐦.

Bagaimana perasaanmu ketika dipaksa menjadi istri dari pria yang tidak dikenal?

Diperlakukan kejam, diklaim sebagai miliknya, dan dihina dengan kalimat-kalimat sarkas.

Elva mengalami semua hal itu setelah menikah dengan CEO sosiopat bernama Zeyan Kai.

Awalnya Elva berpikir akan segera bebas dari belenggu pria itu jika ia memberitahukan hal yang sebenarnya---kalau dia bukan lah perempuan yang seharusnya menikah dengan Zeyan.

Akan tetapi semua ucapannya selalu dianggap omong kosong belaka di mata pria tersebut. Elva menerima kenyataan jika identitasnya dianggap sebagai orang lain oleh Zeyan. Tapi kenyataannya ... pria itu sudah mengetahuinya segalanya tentangnya.

Zeyan berbohong dengan alasan kalau pria itu menyukai Elva setelah beberapa bulan tinggal bersama.

Di satu sisi Elva merasa kecewa dan marah, namun di sisi lain dia juga merasakan perasaan tabu padanya. Terlebih lagi masalah selalu berdatangan dan menentang mereka untuk hidup bersama.

Kesalahpahaman, ego, dan latar belakang menjadi tembok pemisah di antara mereka berdua.

(JUDUL AWAL ISTRI TAWANAN)

Genre : Romance, Young adult, Action.


copyright©2020
By : Kadewa Gregoria Hanum/Gege Hanum
Ig @i_kadewa

#KARYA HANYA ADA DI NOVELTOON/MANGATOON!!
#TIDAK MENOLERANSI SEGALA BENTUK PLAGIARISME
#JADWAL UP SESUAI MOOD PENULIS!!
[ KALO MAU CEPET UPDATE, VOTE+HADIAH DAN KOMEN BANYAK-BANYAK 🐣🐥 ]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gege Hanum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MWS : PART XXVIII

...AKU LEBIH SUKA KOMEN DARIPADA LIKE😅...

...JADI TOLONG AKTIF TANGANNYA YA YEOROBUN😃...

...KALO ADA TYPO KASIH TAU YAPS😚...

...๑˙🦋˙๑...

Zeyan dan Orion saling melayangkan tatapan tajam satu sama lain. Sedangkan Elva, gadis itu menelan ludahnya sendiri melihat ekspresi Zeyan yang sama seperti saat lelaki itu kembali akan meledakkan amarahnya.

“Aku tak percaya kau sangat perhatian pada perempuan, Zeyan.” Orion melirik tangan Zeyan yang masih setia merengkuh pinggang ramping Elva dengan posesif.

Mendengar hal itu, sontak Elva buru-buru melepaskan rangkulan Zeyan. Sementara pria itu sama sekali tidak bergeming dan malah memberikan tatapan lebih tajam kepada Orion. Zeyan pasti sangat marah melihat mereka berdua berbicara tadi. Bukannya Elva memandang tinggi dirinya, hanya saja Zeyan itu pernah bilang sesuatu yang menjadi miliknya tidak boleh disentuh orang lain.

Tapi … kenapa Elva merasa harus menjelaskan kesalahpahaman ini ke Zeyan?

Kenapa Elva mendadak cemas jika Zeyan berpikir yang bukan-bukan tentangnya dan juga Orion?

“Tuan, tadi aku dan dia—”

“Masuk ke dalam!” titah lelaki itu.

Zeyan menyeret lengannya untuk masuk ke dalam rumah. Meninggalkan Orion yang mengembuskan napasnya melihat kepergian dua manusia berbeda gender itu dengan tatapan malas.

“Dasar tsundere!” cibirnya pelan.

Orion kemudian berjalan menuju motornya. Tidak apa-apa rencana kali ini gagal untuk membawa Elva bersamanya. Masih ada banyak waktu, dan masih ada banyak kesempatan untuk bermain-main dengan Zeyan ke depannya.

Karena Zeyan pernah membuatnya kehilangan orang yang ia sayang. Orion juga ingin Zeyan merasakan hal yang sama. Merasakan bagaimana rasanya ditinggal oleh orang yang ia sayangi.

Di sisi lain, Elva yang didorong ke sudut meja oleh Zeyan melotot melihat lelaki itu yang tengah membuka jasnya lalu melemparkannya secara asal. Elva bergerak mundur, rambutnya berantakan saat ia mencoba mencari tempat perlindungan dengan terburu-buru.

“Tidak, aku tidak melakukan kesalahan apapun!” Elva menggelengkan kepalanya. Mengibaskan tangannya ke depan supaya Zeyan berhenti untuk semakin dekat ke arahnya. “Jangan mendekat! Jika kamu mendekat lagi aku akan berteriak minta tolong!!”

Zeyan tertawa singkat mendengar ancaman gadis cantik itu. Kemudian lelaki itupun maju dan mengurung pergerakan Elva dengan kedua tangan kekar miliknya. Elva mendadak menangis ketika tubuhnya diapit Zeyan ke pojokan sampai punggung gadis itu mentok di tembok. Gadis itu menutup wajahnya dengan kedua tangannya sambil menangis sesenggukan.

“Kau—!” Zeyan berdecak sebal melihat gadis itu tiba-tiba menetes air mata. Hal yang paling Zeyan tidak sukai karena sifat Elva yang cengeng.“Kenapa kau malah menangis bodoh?!”

“Wajahmu menakutkan!” balas Elva berteriak.

Zeyan merutuki dirinya sendiri karena menyukai gadis cengeng sepertinya. Jujur, Zeyan memang marah tadi melihat Orion dekat-dekat dengannya. Beruntung karena Katie dan Jhony menggigiti ujung celananya seolah-olah kedua binatang itu hendak memberitahunya sesuatu.

Tetapi Zeyan sama sekali tidak marah kepadanya. Zeyan hanya kesal, kesal karena Elva berdekatan dengan Orion yang memiliki motif aneh atas kelakuannya itu.

“Aku belum berbicara apapun dan kenapa kamu langsung menangis begitu?” tanya Zeyan. Ia mencoba melepaskan kedua tangan gadis itu dari wajahnya. Lalu mengetuk keningnya pelan. “Apa wajahku sangat menakutkan bagimu, hm?”

Elva menepis tangan pria itu lalu berkata. “Aku tidak melakukan apapun. Tapi kamu malah mendorongku seperti tadi. Kau pikir aku tidak ketakutan melihat ekspresimu yang galak seperti itu tadi?”

“Tapi aku kan tidak melakukan apa-apa padamu.” Zeyan sok-sokan merasa tak bersalah. “Kau juga tidak perlu menangis seperti itu bukan? Dasar childish!” ledek Zeyan.

“Aku menangis juga karena dirimu tahu!” balas Elva memanyunkan bibirnya ke depan, “suruh siapa kamu dilahirkan dengan wajah yang menakutkan?”

“Bilang apa tadi?” Zeyan kembali berdiri seraya berkacak pinggang.

Dan entah keberanian dari mana Elva menjawabnya lantang. “Aku bilang wajahmu menakutkan! Kenapa? Kamu tidak terima? Mau memukulku lagi?” ujar Elva sok-sokan berani.

“Oh, kau sudah mulai berani terhadapku?” Zeyan menyentil dahinya sampai membekas. Lelaki itu mengigit bagian dalam pipinya melihat keberanian Elva yang kembali menciut. Meringkuk takut sambil meremas jari-jarinya gelisah.

“Baru saja kau berani menantangku tadi. Lalu di mana keberanianmu itu, eh?” Tangan Zeyan menyentuh bahu Elva yang terbuka. Perlu diingat, Elva ini masih menjadi pelayan pribadi Zeyan saat ini. Dan tentunya baju yang dikenakan Elva sedikit terbuka.

Mungkin, jika Zeyan membiarkan gadis itu kelayapan di luar, pasti akan ada banyak pasang mata yang menatap lapar menatap ke arahnya.

Zeyan saja mati-matian untuk menahan diri. Lalu bagaimana dengan para baj*ngan di luaran sana yang mata ker*njang? Fabian contohnya.

Lagi dan lagi Fabian yang jauh dari mereka bersin. Zeyan menyuruh lelaki itu tetap tinggal di kantor untuk menggantikan Zeyan mengurus pekerjaan. Lagian Fabian di rumahnya juga hanya menambah beban saja.

“Maaf,” suara Elva mencicit.

“Untuk?”

“Karena aku mulai berani padamu.”

Zeyan tersenyum,“Dan?”

“Karena aku juga cengeng,”

“Dan?”

“Sudah!” Elva mendorong tubuh Zeyan pelan. Gadis manis dengan tahi lalat di pipi kanannya itu mencoba kabur. Namun Zeyan lebih cepat menggapai tangannya hingga Elva menubruk dada bidangnya.

“Apa lagi?” tanya Elva sewot.

“Mulai besok kau tidak perlu keluar untuk menyiram tanaman,” ujar Zeyan. Lelakiitu duduk di meja makan, tangan satunya merengkuh pinggang Elva lalu mengimbuhkan, “aku tidak suka ada orang asing yang berbicara padamu. Biarkan pelayan lain yang melakukannya. Tugasmu hanya untuk melayaniku seorang.”

Zeyan menatap manik berwarna cokelat terang milik gadis itu. Elva merasa sesuatu di dalam perutnya menggelitik. Kedua pipinya juga tiba-tiba menghangat seketika.

‘Apa yang dibicarakan pria gila ini?’ Rasanya Elva ingin masuk ke dalam lubang untuk menyembunyikan ekspresinya yang sekarang.

Buru-buru Elva melepaskan dirinya dan mengambil minuman dalam botol yang ada di meja. Seakan sadar, Zeyan juga memalingkan wajahnya ke samping. Apa-apaan tadi itu? Kenapa Zeyan merasa jijik dengan ucapannya tadi!

“Hoek! Minuman ini pahit,” Elva melepehkan lidahnya sembari mengerutkan kening.

Mata Zeyan melotot mengetahui minuman yang ditegak gadis itu ternyata bir yang tingkat alkoholnya lumayan tinggi. Ini pasti ulah si kuny*k Fabian! Awas saja saat pria itu kembali pulang nanti!

“Si ber*ngsek Fabian!" desis Zeyan merampas botol berisi cairan merah kecoklatan itu. Lelaki itu melirik Elva yang mulai megipas-ngipasi lehernya. Zeyan berdecak lalu membawa gadis itu ke kamar mandi.

Belum sempat mereka sampai, Zeyan malah mengumpat karena listrik di rumahnya mendadak padam. Sialan memang!

“Tunggu di sini oke?” Elva menahan lengan Zeyan saat lelaki itu hendak pergi meninggalkannya.

“Tunggu sebentar di sini. Aku akan mencari pelayan untuk menyalakan lentera.” ucap Zeyan mengusap wajah Elva yang keringatan.

“Panas. Tubuhku terasa tidak nyaman.” lirih Elva membuka kedua kancing bagian atas miliknya. Zeyan menggeram samar melihat penampilan Elva yang sedikit berantakan namun mengundang percikan api dari dalam tubuhnya.

Disaat seperti ini, mengapa para pelayan yang Zeyan pekerjakan tidak muncul satupun?

“Tanganmu dingin,” Elva tersenyum meraih lengan kekar Zeyan supaya menyentuh lehernya. Alam bawah sadarnya menginginkan sentuhan lain untuk membuat tubuhnya merasa nikmat.

Zeyan sendiri menelan ludah susah payah. Apalagi saat lenguhan gadis itu yang membuat urat-urat di lehernya menegang.

“Cukup! Kau sedang tidak sadar sekarang.” Zeyan melepaskan lengannya. Namun detik itu juga matanya melotot disaat Elva memeluk tubuhnya sambil mengendus-endus perpotongan ceruk lehernya.

“Tanganmu dingin. Tapi kenapa di sini hangat, eumh?” Elva menggosok-gosokan hidungnya di area sensitif Zeyan yang lain. Jari-jemarinya mulai mengikuti naluri dengan membuka kancing baju Zeyan satu persatu. Menampilkan perut Zeyan yang atletis terpampang jelas di depan matanya.

“Ah roti sobek?” racau Elva mulai melantur.

Zeyan mulai kehilangan kendali ketika Elva meraba-raba perutnya. Tangan lelaki itu mengepal kuat di samping, mendongakkan kepalanya ke atas menikmati sentuhan di bagian tubuhnya. Namun Zeyan langsung menggeleng cepat. Dia tahu kalau Elva sedang dalam keadaaan mabuk. Dan apa yang dia lakukan tidaklah benar.

“Kubilang cukup!” Zeyan mencekal lengan Elva ke atas. Membuat Elva meringis disertai isakan pelan.

“Sakit,”

“Sakit 'kan? Maka dari itu patuh sebentar!” ujar Zeyan galak.

Seolah tuli, Elva tak mendengarkan ancaman pria itu. Elva versi mabuk benar-benar membuat Zeyan kewalahan. Di satu sisi dia tidak mau mengambil kesempatan dari ketidakberdayaan Elva. Namun di sisi lain Zeyan juga menyukainya. Kapan lagi coba Zeyan bisa merasakan inisiatif gadis itu yang ingin melekat dengannya?

“Tubuhku tidak nyaman. Tolong~” Elva melenguh. Meraba otot-otot perut Zeyan dan tanpa sadar mengecupi lehernya.

“Kau—!” Zeyan berdecak.

Tanpa pikir panjang lagi ia menyudutkan Elva ke arah dinding. Menggenggam kedua tangan gadis itu ke atas lalu mel*mat bibirnya yang sejak tadi mengeluarkan suara semacam des*ahan.

“Hmmpphh …”

Elva merasa pasokan udara dalam dirinya menipis. Gadis itu melenguh saat Zeyan memasukkan lidahnya dan mengobrak-abrik bagian dalam mulutnya. Si kecil Zeyan di bawah mengangguk sekilas. Tangannya mulai membuka kancing Elva dengan buru-buru.

Manik pria itu menggelap melihat raut wajah Elva yang ngos-ngosan. Dadanya naik turun setelah Zeyan melepaskan ciuman panas mereka. Elva yang mendambakan sentuhan lebih, menarik tengkuk Zeyan kembali. Mengajaknya berciuman meskipun gerakan gadis itu masih belum pro.

“Kau tahu apa yang telah kau lakukan?” ucap Zeyan setelah ciuman mereka terlepas. Ia menatap tepat ke dalam manik Elva yang berubah sayu.

“Lihat yang benar siapa diriku!” titah lelaki itu.

Elva mengerjapkan matanya. Tanpa menjawab pertanyaannya, ia malah melingkarkan kedua tangannya di leher Zeyan. Tubuhnya seolah menginginkan sentuhan yang lebih dan lebih.

“Akh!” Elva menjerit merasakan bagian paling sensitifnya diremas dengan kuat.

Karena sama-sama dalam keadaan panas. Zeyan membuka kemejanya dan membuangnya sembarangan. Lelaki itu menggendong Elva ala bridal style tanpa melepaskan pagutan bibirnya.

“Kuharap kau akan ingat kejadian malam ini,” desis Zeyan membaringkan tubuh Elva di atas ranjang miliknya. Lalu kemudian terdengar suara ikat pinggang yang dilepas. Zeyan menindih tubuh mungil Elva sambil menempatkan dirinya di tengah-tengah paha gadis itu.

...••🦋••...

“KYAAAA!!!!”

Teriakan bernada nyaring itu membuat seisi pelayan di bawah menoleh ke arah atas. Elva menegang melihat sosok Zeyan yang tidur di sampingnya. Perasaannya campur aduk dikala dia menengok ke arah tubuhnya yang sudah berganti pakaian dengan piyama.

“A-apa yang terjadi semalam?” tanya Elva cemas. Perempuan itu mencoba mengingat-ingat kembali apa yang telah terjadi antaranya dan juga Zeyan.

“Ya Tuhan apa yang sudah kulakukan?” Elva memukuli kepalanya berulang kali. Sekuat apapun ia mengingatnya, tidak ada sepotong pun memori yang ia tangkap. Yang ada kepalanya malah tambah pusing cenut-cenut.

“Bodoh. Bodoh. Bodoh.”

“Apa yang kau lakukan?!” Zeyan melotot seraya menahan tangan gadis itu yang mencoba melukai dirinya sendiri. “Kenapa kau melukai kepalamu?”

“Hikss …” Tangisan Elva membuatnya terpaksa beringsut duduk. Zeyan menangkup kedua pipinya lalu menyibakkan poni yang menghalangi wajah Elva.

“Ada apa? Kenapa kau menangis, hm?” tanya Zeyan lembut.

Elva terisak-isak. Dia mengusap ingusnya lalu berkata, “Aphah … kamu mempherkosaku, hikss?”

...BERSAMBUNG...

YO WASAP-WASAP🦋

GIMANA SAMA PART INI YEOROBUN?😴 MAAPKEUN KALO TELAT UPDATE😫 SEPERTI YANG YEOROBUN TAHU, CERITA INI PASARAN DAN ABAL-ABAL. SO, KALO BIKIN MUAL AKU MINTA MAAP🙏 KALO GASUKA ALURNYA SILAHKEUN PINDAH LAPAK YAPS?😃

AKU PALING BENCI ORANG YANG NGEJUDGE TANPA TAU PERJUANGAN CARI KOSA KATA YANG BAGUS❤️

DITUNGGU KOMENNYA YA CANTIK🦋❤️

1
Muhamad Abin Zakaria
bagus banget ceritanya
Wiski zoe
apa cuma aku yg masih setia dgn novel.ini😭..??
Wiski zoe
kenapa blm update jg thor..???😢😢 ini sdh berbulan2 blm update lg,, sdh setahun novel ini blm tamat jg dan lama sekali updatenya😭😭😭😭😭
Wiski zoe
terima kasih sdh update walau lama sekali..
Wiski zoe
segera lanjut kembali thor..
Preh Asih
lah blm lanjot to😅😅😅 tiwas ngintip🤭
no name
sama thor aq jg suka novel yg bergenre gore tp udah jrg sekali di temuin mungkin krn mengandung kekerasan ya maka nya di larang krn yg baca jg bnyk yg msh bocil..
Afdy
aku maunya zeyan DTG nolong
Wiski zoe
thank ya thor sdh update,, aku sdh lama sekali menunggu updatenya..

semoga makin seru dan tx ad pelakor..!! yaa aku berharap alur di novel ini sedikit berbeda dr novel lainnya..!!🙏
INDRI: Makasih banget ya. Dengan komen kamu kek gini, bikin aku semangat lagi buat namatin nih novel💙🦋
total 1 replies
marine gadiza
ditemuinlah sama Zeyan jgn diperkaos ma si botak ...
Lina Herlina Hardjati
hayu atuuhhh....terusannya mana 🤩
INDRI: Akunya lagi ujian sekolah kak. nanti kalo update janji deh bakal crazy up😆😅
total 1 replies
-
Ya Tuhan masih belum up juga
vhie vie
kok kaya cerita kartun bos sombong
-
up donggg
🌻 y_alcalief 🌻: hai kak mampir yuk ke karya terbaru ku yang berjudul MENCINTAI IBU SAMBUNG 🙏🥰🤗
total 1 replies
-
Kyknya si elva adiknya orion yh kak.. soalnya kan si elva katanya diasuh bukan sama ibu kandung. kalo mamanya si orion itu mati di kapal laut, kemungkinan si elva hilang atau kecebur gitu di laut terus hilang ingata. mungkin wkwkw. kan si elva katanya suka familier sama orion. menurutku sih, karena cuma author yg tau
🌻 y_alcalief 🌻: hai kak mampir yuk ke karya terbaru ku yang berjudul MENCINTAI IBU SAMBUNG 🙏🥰🤗
total 1 replies
marine gadiza
sehari 1 bab Thor up-nya,biar nga kangen aku...semangat y Thor....
🌻 y_alcalief 🌻: hai kak mampir yuk ke karya terbaru ku yang berjudul MENCINTAI IBU SAMBUNG 🙏🥰🤗
total 1 replies
FeVey
ternyata author nya masih sekolah....
senangnya liat anak muda yg berprestasi...
kutunggu up nya thor....
🌻 y_alcalief 🌻: hai kak mampir yuk ke karya terbaru ku yang berjudul MENCINTAI IBU SAMBUNG 🙏🥰🤗
total 1 replies
Charlotte
g
Charlotte: ditandain, soalnya novelnya seru
total 2 replies
Charlotte
j
Preh Asih
selalu suka kisahnya thor,ttp semangattt💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!