penghianat cinta yang di lakukan oleh sang ayah membuat dista engan membuka hati untuk para lelaki manapun, kekecewaan itu terus terbawa hingga dewasa bagi dista tak ada lelaki yang baik dan setia lagi di dunia ini
hingga akhirnya dista harus menikah dengan kekasih sang kakak bagaimana kehidupan dista seteleh menikah, akankah ia mulai membuka hati dan melupakan masa lalunya yang kelam
yuk simak ceritanya
By : Ayu kasuma
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Kasuma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 29
Setelah pulang dari rumah sakit keanu langsung pergi untuk menemui klayen sedangkan karisma dan mirna yang menjadi mengawasi dista, entah dista sedang makan , nonton atau apapun kegiatan dista keduanya bagaikan detektif yang mengintai mangsanya bahkan adam yang biasanya makan apa apa minta pada istrinya kini harus mandiri
“ apa dia ngak bertingkah aneh hari ini .?” tanya adam pada keduanya
Karisma mengeleng “ aman kayaknya pa “
“ iya ngak ada yang aneh untuk saat ini “ sahut mirna lagi
Mereka bertiga melihat dista yang sedang asik di depan tv bahkan tak sadar jika ketiga orang itu tengah memperhatikan kegiatan nya
“ ma mama “ panggilan dari dista langsung membuat mereka mendekati dista begitu juga adam
“ eh papa udah pulang .?” ucap dista yang sadar dengan kehadiran adam
Adam mengangguk “ iya kenapa kamu manggil mama ada perlu .?” tanya adam
“ mas keanu belum pulang ya.? “
“ iya belum dista mau sesuatu apa biar mba yang beli “ tawar karisma dengan cemas
Dista mengeleng “ ngak ada tapi dista mau ke salon boleh ngak ya “
“ boleh “ sahit ketiga nya serentak hingga membuat dista kaget
“ bener boleh .?” tanya dista lagi
“ iya boleh sama mba biar mba temenin “
“ mama juga ikut ya biar sekalian kita nyalon bersama iya kan pa “ sahut mirna
“ iya papa juga akan antar, mau sekarang.?” tanya adam
Dista mengangguk “ iya tapi dista ganti baju sama minum obat dulu mama sama mba siap siap ya “
Mereka mengangguk mendengar araha dista
“ alhamdulillah, kali ini ngak aneh ma “ ucap karisma dengan mengusap dadanya
“ iya ris padahal mama udah deg degan lo ini “
“ udah sana cepet ganti baju nanti dista keburu ngambek “ pinta adam pada keduanya
Setelah selesai berganti baju dista langsung meminum obat yang mereka ambil tadi serta mempersiapkan dompet hp dan lainnya di tas
Namun ketika akan keluar kamar dista merasa perutnya keram
“ ma mama ma “ panggilan dista membuat mirna karisma dan adam yang memang menunggunya langsung menuju ke kamar
“ ya ampun dis kamu kenapa “ ucap mirna dengan berjongkok di depan dista
“ ma perut dista sakit “ ucap dista dengan memegangi perutnya
“ kita ke rumah sakit “ ajak adam yang langsung mengendong dista
Karisma dan mirna langsung mengikuti adam
Setibanya di rumah sakit dista langsung mendapat penangan di ugd tak lama ia langsung di pindahkan ke ruang rawat
“ bagaimana keadaan anak saya dok .?” tanya mirna ketika dokter dan suster membawa dista keluar
“ bapak ibu tenang pasien akan kami pindahkan ke ruang rawat untuk penanganan selanjutnya tapi maaf suami pasien di mana ya .?” tanya dokter tersebut
“ suaminya sedang kerja dok “ jawab adam
“ baik bapak sama ibu yang akan ikut biar saya jelaskan di ruangan, bisa .?”
Keduanya saling pandang hingga mengangguk
“ ris kamu hubungi keanu ya “ ucap adam lantas mengikuti dokter tersebut
sedangkan karisma langsung mengikuti di mana ruangan dista di rawat
“ silahkan pak buk “ ucap dokter tersebut mempersilahkan keduanya masuk
Adam dan mirna merasa cemas ketika masuk ke ruangan yang bertuliskan wira.Sp.OG tersebut
“ silahkan duduk pak buk “ ucapnya lagi
“ baik maaf sebelumnya bapak ibu pasien ini hari ini makan apa ya kalau boleh tau .?” tanya wira
Keduanya saling pandang
“ tadi cuma makan roti dok ngak ada yang lain “ jawab mirna
“ baik mohon maaf sebelumnya kami tadi sempat mengambil sempel darah dari pasien dan sedang mengujinya di lab, mohon maaf sebelunya apa pasien ini ada masalah ?” tanya dokter wira lagi
Keduanya mengeleng
“ begini tadi kami sempat mengambil sempel air liur untuk pemeriksaan sementara sepertinya pasien ini mengkonsumsi obat pengugur kandungan, tapi ini hanya dugaan sementara kami masih menunggu hasil sempel darah pak buk “ jelas dokter wira
“ ngak mungkin dok ini pasti ada yang salah “ jawab adam
“ begini saja coba bapak sama ibu periksa kediaman pasien sekitar kamar atau apa siapa tau pasien ini ada meminum obat atau apa “ saran dokter wira
“ iya dok akan kami periksa “ jawab mirna dengan cemas
“ baikla nanti hika hasil nya sudah keluar akan kami beritahu bapak ibu “
“ baikk dok terimakasih, kami permisi “ sahut adam
“ baik pak buk , sama sama “
Setelah keduanya keluar adam langsung menghubungi karisma untuk menanyakan kamar dista
“ jadi bagaimana pa .?” tanya karisma setelah kedua orang tuanya duduk
“ nanti kita tanya sama keanu saja “ sahut mirna
Dan benar saja keanu bagaikan orang di kejar anjing berlari dengan napas ngos ngosan ia membuka pintu kamar dista
“ bagaimana keadaan dista pa .?” tanya keanu yang masih mengatur napasnya
“ apa kamu berantem dengan dista .?” tanya adam
Keanu binggung mendengar pertanyaan adam
“ ngak pa “
“ serius kamu nu “ tanya mirna lagi
“ bener ngak emang ini kenapa .?” tanya keanu dengan ikut duduk di dekat mirna
Lantas adam menceritakan semua apa yang di baritahukan oleh dokter wira, sontak hal itu membuat keanu dan karisma kaget
“ bener ini tadi kita masih chat chatan pa “ ucap keanu dengan memberikan bukti chat dista yang izin mau ke salon
“ tadi dia izin mau ke salon sama mama dan kita baik baik aja” jelasnya lagi
“ apa dista minum sesuatu atau makan .?” tanya keanu
“ kayaknya ada karna tadi dista pamit minum obat nu” sahut karisma
Adam dan keanu langsung berdiri
“ kita periksa obat apa yang diminum dista “ ucap adam
Keduanya langsung pamit untuk pulang ke rumah, setibanya rumah keduanya langsung menuju kamar dista mana dista di temukan keanu dan adam langsung mencari namun yang ada hanyala obat yang tadi pagi di tebus oleh keanu
“ ngak ada “
“ itu obat apa .?” tanya adam
“ obat tadi pagi di tebus resep dari dokter febri “ jawab keanu
“ apa mungkin dari obat ini “
“ ngak la pa masa dokter febri ngasih yang aneh aneh “
Adam merampas obat yang berada di tanggan keanu “ kita periksa “
Keanu mengangguk lantas keduanya membawa senua obat pemberian dokter febri untuk di periksa
.
.
Gian berulang kali menghela napasnya melihat kemacetan jalan di depannya
Entah kenapa dari tadi ia gelisa mengingat dista behkan berulang kali ia menghubungi dista namun tak di angkat sedangkan nomor keanu tak aktif, akhirnya ia putuskan untuk ke rumah keanu langsung namun ia terjebak kemacetan jalan
“ ayo dis angkat kamu kemana .?” tanya gian pada dirinya sendiri
Hingga panggilan ke sekian kalinya telepon di angkat
“ hallo dis “
“ oh keanu, nu dista mana dia baik baik aja kan .?” tanya gian
Seketika badan keanu lesu ketika mendengar kabar dari keanu
“ tapi bayinya baik baik aja kan .?” tanya gian dengan cemas
Dista