NovelToon NovelToon
Pengkhianatan Dalam Pernikahan

Pengkhianatan Dalam Pernikahan

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Selingkuh / Pelakor / Penyesalan Suami
Popularitas:217.9k
Nilai: 5
Nama Author: Gadisti

Sebuah pengkhianatan seorang suami, dan balas dendam seorang istri tersakiti. Perselingkuhan sang suami serta cinta yang belum selesai di masa lalu datang bersamaan dalam hidup Gladis.

Balas dendam adalah jalan Gladis ambil di bandingkan perceraian. Lantas, balas dendam seperti apa yang akan di lakukan oleh Gladis? Yuk di baca langsung.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gadisti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

menunggu pesan

Perusahaan Pradipta Group.

"Permisi pak Darren. Ada beberapa berkas yang harus anda periksa dan di tanda tangani." Iris menyerahkan beberapa berkas yang berada di tangannya pada Darren. Pria tampan itu langsung meraihnya tanpa mengucapkan sepatah kata pun.

Iris menunggu dengan sabar, sambil memandang keindahan Tuhan yang tidak bisa ia sentuh sedikit pun. Sudah dari lama Iris menyimpan perasaan terhadap bos tampannya itu, namun sampai saat ini, ia masih tidak berani untuk mengungkapkannya. Terlebih lagi, Darren sudah memiliki seorang tunangan, membuat Iris di paksa untuk mundur secara perlahan. Iris hanya bisa mengkhayal, memiliki pria itu sepenuhnya. Membina rumah tangga dan memiliki dua orang anak yang lucu.

"Bagaimana pertemuan dengan pak Ricard? Kau sudah mengaturnya bukan?" tanya Darren menyadarkan Iris dari khayalan tingkat tingginya.

"Sudah pak Dareen. Pukul tujuh malam di Oakroom Restaurant." Jawab Iris dengan lembut. Tatapan matanya terus tertuju pada Darren yang saat ini sedang fokus memeriksa berkas yang Iris serahkan tadi.

"Baiklah, kau bisa pergi ke ruanganmu. Setelah selesai, aku akan memanggilmu," ucap Darren tanpa melihat sekertaris pribadinya tersebut.

"Baik, pak Darren. Kalau begitu saya permisi, dulu." Pamit Iris sedikit tidak rela untuk pergi meninggalkan ruangan bosnya tersebut. Namun, apa boleh buat, sang bos menyuruhnya untuk kembali ke dalam ruangannya. Mau tidak mau Iris pun harus mengikuti perintahnya, atau ia akan di pecat dan dia tidak akan pernah lagi melihat ketampanan Darren, pria yang selama ini Iris kagumi.

"Aku sarankan! Jangan selalu menatapku seperti itu, sungguh itu membuatku muak," kata Darren sebelum sekertarisnya itu melangkah pergi.

Iris tersentak kaget, ia berpikir Darren tidak mengetahui bahwa sedari tadi ia selalu menatapnya, tetapi ternyata ia salah. Meskipun Darren fokus dengan berkas di hadapannya, tetapi dia menyadari akan tatapan yang di berikan oleh Iris kepadanya. Jika bukan karena kinerja Iris yang bagus, sudah pasti Darren akan memecat Iris secara langsung.

"Ah, maafkan saya, pak Darren. Saya tidak akan melakukannya lagi," ucap Iris seraya menundukkan kepalanya. Tidak lagi berani menatap ke arah bos tampannya.

"Keluarlah," perintah Darren dengan dingin.

Iris menurut, ia pun langsung berjalan pergi meninggalkan ruangan sang bos. "Sial! Kenapa dia selalu bersikap dingin kepadaku? Aaarggh kenapa aku sangat sulit untuk mendekatinya? Jangankan mendekatinya, menatapnya saja dia sudah marah. Brengsek!" batin Iris sambil mempercepat langkah kakinya. Tangannya mengepal, menahan amarah yang terasa mau meledak.

Darren masih fokus dengan berkas yang berada di tangannya. Memeriksa berkas itu dengan seksama, tidak ingin ada yang terlewatkan walau pun itu hanya satu kata, atau dia akan rugi besar karena yang ia periksa saat ini adalah berkas kerja sama dengan perusahaan Letter Group. Perusahaan yang terkenal dengan kecerdikan pemimpinnya, juga kelicikannya. Namun, perusahaan Letter group termasuk ke dalam salah satu perusahaan yang paling menguntungkan, jika di bandingkan dengan perusahaan lainnya yang bekerja sama dengan Pradipta Group.

Sepuluh menit berlalu, akhrinya Darren pun mulai menandatangani berkas tersebut setelah ia melihat tidak ada yang salah dengan berkas itu. Semuanya sama-sama menguntungkan bagi kedua perusahaan besar tersebut. Tidak ada kerugian, jika sewaktu-waktu kerja sama mereka terputus di tengah jalan.

Menghembuskan nafasnya kasar, Darren pun meletakkan berkas itu di samping. Meraih benda pipih miliknya yang sengaja ia letakkan di atas meja sebelah kanan.

Membuka aplikasi whatsapp, ketika ia melihat ada pesan masuk dari aplikasi tersebut.

Bella.

Malam ini tante Saras menyuruh kita untuk makan malam. Jangan sampai tidak datang.

Darren mendengus kesal ketika ia membaca pesan yang di kirim oleh Bella, tunangannya. Sementara pesan yang ia tunggu-tunggu dari seseorang tidak kunjung datang juga. Sungguh menyebalkan.

Darren tidak berniat untuk membalas pesan dari tunangannya. Baginya itu sama sekali tidak penting. Menghembuskan nafasnya kembali, Darren pun mulai mengetik sebuah pesan lalu ia kirimkan pada seseorang. Setelah selesai, ia meletakkan kembali benda pipih itu di atas meja. Ia kembali memeriksa beberapa berkas yang di bawa oleh Iris tadi.

Ting...

Sebuah pesan masuk terdengar nyaring di telinga Darren. Dengan segera Darren pun mengambil ponsel genggamnya dengan raut wajah yang terlihat sumringah, berpikir jika yang mengirimi pesan itu adalah gadis pujaannya. Namun, ternyata bukan. Raut wajah Darren langsung berubah kesal ketika ia membawa pesan yang di kirimkan oleh tunangannya, Bella.

Bella.

Aku sedang bersama mamamu di mall Taman Anggrek. Mamamu memintamu untuk datang kesini, sekarang.

Darren mendengus kesal, ia pun segera mengetik beberapa kata, untuk membalas pesan yang di kirimkan oleh Bella kepada dirinya.

Aku sibuk. Tidak bisa datang.

Segera Darren mengirimkan pesan itu kepada Bella, kemudian ia pun meletakkan kembali ponsel genggamnya di atas meja kerja. Ia kembali fokus memeriksa berkas-berkasnya. Ia sama sekali tidak memperdulikan ponselnya lagi, meski pun ia mendengar sebuah nada pesan masuk di ponselnya. Darren sangat yakin jika pesan masuk itu berasal dari tunangan yang tidak ia akui.

1
Nur Syamsi
Lanjut Thor, terlambat Evan Gladys hanya bicara SMA Darren kamu sdah terbakar tp kamu sdah celap celup dasar Tdk introsfeksi diri
Nur Syamsi
Langsung cerai saja Gladys, itu sudah membuat suamimu hancur klaw kamu balas dg perselingkuhan jga berarti kamu sama sprti suamimu Krn kamu masih Isti sah, walaupun masih taraf ada batasannya ...🙏🙏
Nur Syamsi
Langsung saja urus ceraimu Gladis Krn alasanmu kuat, TDK usah lanjutkan rencanamu Krn kamu sudah membongkar kebusukan suamimu,
Nur Syamsi
Dasar laki Tdk ada pekah pekahnya
Nur Syamsi
Mama Saras kok maksa" terus cinta Tdk bisa dipaksakan mama Saras..
Nur Syamsi
Ya gitu Daren Tampa berdebat snam mama Saras sudah ada jawabannya...
Nur Syamsi
Dasar laki buaya tdak pekah,
Nur Syamsi
Sekedar saran jgn lakukan hal yg sama dg suamimu Gladys, ikuti permainannya atau kirimkan wa mrk yg crinsut...
Nur Syamsi
Semangat Daren tp jgn jdi pebinor biar Gladys benar" cerai baru kami nikahin
Nur Syamsi
Kalawmang Daren tau klaw Bella sukan menjajakan tubuhnya PD pria Lain ya selidiki kemudian kado liat mama Saras buktinya...
Nur Syamsi
Tidak usah dibalas dg perseli ngkuhan jg gladis biarkanlah suamimu yg berdosa mintalah cerai sebagai ancaman pertama, klaw masih Tdk berhenti yg cerai bebaran untuk apa kita hidup dgn pasangan yg Tdk menghargai kita sebagai istri dan menyakiti hatinkita, masalah anak nti jga terbiasa
Nur Syamsi
Ayo Gladis jgn dipendam sendiri bicaralah ma sahabatmu ttg perselingkuhan suamimu spy beban hatimu ringan
Nur Syamsi
Daren kau hrn ngertiin Gladis, kamu yg ninggalin dia, kamus introfeksi diri jgn marah" mulu
Nur Syamsi
Ikuti Gladis suamimu, pas jam pulang kantor
Nur Syamsi
Bagud Gladis kamu jgn buru buru bisrvdia trus mengelak, bermainlah secara halus to ada waktunya kamu meledakkan bom yg kamu simpan, jgn beri ampun biarkan dia menyesal seumur hidup bersama wanita ularnya
Nur Syamsi
Kalau syetan sudah bekerja maka tunggulah azabmu
Nur Syamsi
Huu syetan....
Nur Syamsi
Dasar ulat, katanya suaminya selingkuhi eeh malah dia yg godain suami orang ap benar ya dia diselingkuhi at hanya modus aja, dasar ulat
Nur Syamsi
Hati hati pak suami klaw wanita sudah merasa disakiti mrk tdak mikir dua kali langsung mundur demi harga diri
Endang Supriati
hati2 gladys.mudah2an yg celaka si anelia. rabeak dgn jeras hingga gegar otak koma lalu mati. dgn membawa dosa2 perzinahan.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!