NovelToon NovelToon
SETELAH AKU BERCERAI

SETELAH AKU BERCERAI

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / POV Pelakor / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:120.3k
Nilai: 5
Nama Author: L-viie Ann

Menikah sekali seumur hidup, itulah impian setiap orang. Tidak ada yang menginginkan perceraian. Namun manusia hanya bisa berencana, tapi Tuhan lah yang menentukan jodoh serta kematian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon L-viie Ann, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SETELAH AKU BERCERAI

Aku Olivia , Hari ini memiliki skejul untuk menawarkan kopi hasil panen ku di Jember untuk pabrik yang ditangani oleh Mas Al.

Tapi aku tidak berminat untuk menemui nya secara pribadi, biar Cantika dan Ayu yang melakukannya. Aku akan menunggu di luar sambil ngopi.

Diluar perkiraan ku , justru aku melihat Saras masuk ke dalam restoran yang ku tempati untuk ngopi.

Ah ternyata tidak, dia sama sekali tidak mencari tempat duduk. Dia hanya lewat saja. Aku jadi penasaran, ngapain Saras di sini tanpa Mas Al.

Iseng-iseng ku buntuti dia, rupanya dia masuk ke hotel. Insting ku mengatakan jika ada yang tidak beres, terus ku pantau. Hingga akhirnya ada seorang pria menghampiri Saras . Mereka cipika cipiki kemudian masuk ke dalam.

Astaga, aku lupa mengabadikan momen ini. Tapi tidak masalah, aku akan membuat bukti sendiri. Sepertinya ini adalah kesempatan ku untuk membalas perlakuan mereka, Mas Al yang sudah mengkhianati ku dan Saras yang merebut suami ku.

Hem... Rasa sakit ini tidak hilang meskipun kejadian itu sudah sangat lama. Aku berusaha terlihat baik-baik saja di depan semua orang, tapi bila aku sendiri di dalam kamar. Rasa sakit itu mengoyak jiwa hingga menerbitkan rasa dendam kesumat.

Tapi karena aku ingin hidup tenang, dendam itu ku kubur dalam-dalam.

Dan sekarang, kesempatan ini datang sendiri. Bod-oh jika aku membiarkan nya begitu saja.

Ku cari tempat yang strategis untuk terus memantau pergerakan Saras . Disaat tengah fokus, telfon ku berdering. Ku angkat sambungan telepon tanpa sedikitpun mengalihkan perhatian ku.

" Hallo ??"

" Mbak, kamu dimana ?" Suara Ayu bertanya.

" Aku udah pulang, ada sesuatu yang mendesak. Kamu pulang aja sama Cantika. Mobil masih disitu, tadi aku naik taxi " Alibiku terdengar meyakinkan.

" Oh baiklah Mbak"

Ayu memutuskan sambungan, sekitar tiga jam barulah terlihat pergerakan Saras dan laki-laki itu.

Aku langsung menghubungi nomor Mas Al melalui nomor interkom di kantor nya.

" Hallo Vin, boleh sambung kan ke nomor Pak Al Segaf " Pintaku kepada sekretaris nya Mas Al.

" Baik Mbak "

Setelah Tutt yang ketiga talian tersambung.

" Oliv, ini benar kamu?" Rupanya Mas Al tidak percaya aku menghubungi nya.

" Iya Mas, aku ingin kita bicara sebentar. Sekarang aku ada di bawah "

" Apa? Baiklah.. Tunggu sebentar ya, nggak lama lima menit aja " Jawab Mas Al terdengar buru-buru.

Aku belum menjawab telfon sudah terputus. Dan benar saja tidak kurang dari lima menit, sosok tubuh yang pernah menjadi sandaran ternyaman bagiku menampakkan diri.

Aku melambaikan tangan biar dia melihat ku, ia tersenyum kemudian berjalan setengah berlari menghampiri.

" Yuk, kita sambil makan " Ajakku tanpa basa-basi, Mas Al tidak menolak. Dengan sengaja ku buat Saras melihat kami berdua.

Semua sesuai prediksi ku, dia datang melabrak kami. Dan disaat Mas Al menyadari ada tanda merah di leher Saras, pria yang tadi tiba-tiba muncul.

" Permisi Pak "

Kami semua menoleh.

" Eh Yusuf, Ada apa ?"

" Kata Mbak Vina, Bapak mencari saya?"

Saras dan pria itu saling berpandangan dengan sedikit gerakan di alis, aku bisa paham mereka memberi kode satu sama lain.

" Tidak... " Jawab Mas Al, aku dapat menyimpulkan jika itu hanya pengalihan saja.

" Oh ya ?? Apa Mbak Vina ngerjain saya??"

Mas Al menoleh kepada Saras kemudian beralih menatap ku.

Aku berpikir lebih baik serangan ku sampai disini saja. Tentang laki-laki ini, aku masih belum tahu siapa dia. Jadi akan lebih bagus jika ku cari tahu lebih dahulu.

" Aku pulang dulu Mas " Ucapku seraya bangkit. Mas Al pun turut bangkit untuk mencegah. Saras bangun dan menahan lengan Mas Al agar tidak bersentuhan dengan ku.

" Loh mau kemana Liv?? Katanya ada sesuatu yang ingin kamu bicarakan ?"

Ku untai senyuman yang pasti dapat membakar kecemburuan di hati Saras .

" Nanti ajalah, kalau punya kesempatan datang lah ke rumah "

Saras nampak terkejut.

" Ngapain musti kesana? Bicara disini aja" Cetusnya.

" Nggak asyik, banyak nyamuk "

" Kamu sengaja ya Liv" Mata Saras memicing ke arah ku.

" Sengaja apa?" Tanyaku pura-pura naif. Bibirnya tersenyum miring.

" Apa maksud kamu Liv?? Kamu pengen merebut Mas Al dari aku?"

" Saras kamu bicara apa?" Mas mencoba menengahi.

" Mas, anak-anak aja bisa ngerti arah tujuan dia kemana ??" Saras membela diri.

" Kalau iya kenapa ?" Aku menyela diantara mereka, sontak hal itu membuat Mas Al terpana dan menciptakan radang kemarahan bagi Saras .

" Dia Papa anakku, nggak salah kan kalau aku ingin Tasyi mendapatkan kasih sayang dari Papanya"

Mas Al tersenyum namun langsung lenyap begitu sadar jika Saras melihat nya.

" Kau gila !! Kalau kamu hanya ingin Tasyi mendapatkan kasih sayang dari Mas Al ? Aku nggak apa-apa kok, aku siap menerima dia dan akan ku perlakukan dia seperti anakku "

" Ohya?? Aku tidak percaya " Ku lipat kedua tangan di dada, sedangkan pria yang menjadi selingkuhan nya Saras hanya diam menyimak.

" Lebih bagus jika seorang anak dirawat oleh kedua orang tuanya " Sambung ku enteng.

" Kau memang cari gara-gara ya" Saras geram dan kehilangan kendali, ia menjulurkan tangannya dan berhasil menarik kasar lenganku.

Untung Mas Al cepat bertindak menghalangi Saras , dan pria itu sigap menahan tubuh ku.

Ku pikir ini adalah kesempatan bagus.

" Awww.. " Sengaja aku menjerit sembari memegang lengan bekas tarikan Saras .

" Kenapa Mbak??" Pria itu bertanya penuh perhatian. Dia memeriksa lengan ku, rupanya Mas Al pun menunjukkan perhatiannya.

" Kamu nggak apa-apa Liv??" Ia memeriksa lenganku juga.

" Iihhhh " Saras semakin emosi, dia menarik Mas Al menjauhi ku.

" Yusuf !!! Biarkan dia!!" Teriak Saras mengintimidasi.

Oh, namanya Yusuf !! Kalau diperhatikan pria ini pasti supir nya Mas Al. Sejak kapan Mas Al pakek jasa supir?

" Nggak apa-apa Mas " Aku pun meminta pria itu menjauhi ku.

" Saras , sudah !! Malu dilihat orang " Mas Al memperingati istrinya itu, namun Saras tidak perduli.

" Cepat kau pergi dari sini Liv, sebelum ku hancurkan wajah mu" Dia masih sempat mengeluarkan ancaman, aku menanggapi dengan sebuah senyuman.

" Aku memang akan pergi Saras , jadi tidak perlu khawatir "

Aku berbalik dan pergi dari tempat itu. Sekarang kau pasti akan dilanda ketakutan yang mencekam Saras .

Sudah cukup diam ku selama ini, sudah cukup kebahagiaan yang kau kecapi karena telah merebut kebahagiaan ku.

Benar kata Mas Yogi, aku tidak bisa menghindar dari lingkaran karma. Yang bisa membalasnya hanya aku seorang.

1
neng ade
Al ga tau klo Saras kena razia orang gila dan mungkin sekarang ada di RSJ
neng ade
hmm .. pupus sdh rencana nya Yusuf yg ingin mengeruk harta Al .. begitu juga dngn Saras..
neng ade
baguslah jika udah dengar sendiri klo Yusuf udah berhubungan badan sama Saras tapi penasaran Yusuf bicara dngn siapa ??
neng ade
jreng .. jreng .. apa yang akan terjadi setelah sampai di rumah .. dan yang kasih tau Saras klo Al ada di rumah Oliv itu pasti Yusuf karena Saras pun blm tau nmr hp nya Yusuf yang baru
neng ade
Jadi Olivia tak tahu klo Al kecelakaan maka nya sekarang pake jasa sopir .. tapi siapa sangka ternyata sopir itu teman nya Saras waktu sekolah dan dia memang menyukai Saras .. hingga terjadi lah perselingkuhan itu ..
neng ade
haha .. ketahuan juga perselingkuhan km Saras ..
😂😂
neng ade
hmm .. mulai memanas hubungan mertua dan menantu nya
neng ade
syukurlah jika Al peka tentang perasaan Saras istri yang udah 6 thn hidup bersama nya
neng ade
salut sm sosok Olivia.. dia sekarang jadi wanita yang sukses
neng ade
itu derita mu Al .. !
neng ade
iihh .. jahat banget kamu Ayu !
neng ade
Jadi semakin seru nih cerita nya .. semoga aja Santika bukan kaki tangan nya Saras atau pun Al yg menyamar utk menculik Tasyi
neng ade
papa nya udah mati tante.. jadi jangan pernah berniat utk menculik Tasyi
neng ade
apakah dulu juga kamu pikir tak adil bagi Olivia .. apa yang km tanam itu yg km thai sekarang .. jadi nikmatilah !
neng ade: maaf typo harus nya tuai 🙏
total 1 replies
neng ade
aku kasihan. sama. Ayu karena Fadil lebih memilih Olivia .. sabar ya Ayu.
neng ade
waduh .. jadi rumit ya Liv..
neng ade
mungkin udah saat nya Tasyi bertemu dngn ayah nya terlepas dari masalah kedua nya Tasyi berhak tau kalau dia punya ayah .. beruntung nya Al pasti mau mengakui Tasyi sebagai putri nya karena bnyk juga para laki2 yg selingkuh mengabaikan anak nya jangan kan memberi hak nafkah utk anak nya bertemu aja juga tak mau
neng ade
akhir nya Saras km ngerasain juga apa yang Oliv rasakan tentang kehamilan blm lagi rasa sakit karena dikhianati sm Al .. mungkin km juga akan merasakannya
neng ade
Ya jelas jelas udah sangat terlambat.. jadi urus aja tuh wanita yang kamu dan kedua ortu mu itu bangga kan ..
neng ade
ooo .. ternyata Indri itu adik ipar nya Yogi .. gimana tuh kelanjutan nya drama keluarga Al ..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!