NovelToon NovelToon
I Don'T Want To Be The Protagonist

I Don'T Want To Be The Protagonist

Status: sedang berlangsung
Genre:Masuk ke dalam novel / Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Mengubah Takdir / Transmigrasi ke Dalam Novel / Chicklit
Popularitas:89.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nefaa

Yulia Alissia, gadis cantik dan pintar yang menjadi salah satu korban kecelakaan beruntun saat akan menuju kampusnya untuk mengikuti seminar proposal.
Saat sadar ia menyadari bahwa dirinya telah berada di dalam tubuh seorang bayi yang ternyata anak seorang bangsawan kaya raya di kerajaan itu. Yulia menikmati hidupnya yang dilayani oleh para pelayan hingga saat berumur 5 tahun ia baru menyadari bahwa dirinya adalah Yuna de Windford seorang protagonis dari novel "With You" yang dulu pernah di baca Yulia.
Yulia yang menyadari ini mulai merencanakan pelarian hidupnya agar tidak sesuai dengan cerita aslinya. Sungguh ia sangat membenci karakter Yuna dalam novel ini karena karakter Yuna itu sangat menyedihkan. Sifat Yuna yang terlalu baik dan polos mendekati bodoh, yang membuat ia sering kali di tipu. Banyak masalah yang ia lalui agar bisa bersatu dengan protagonis pria dan Karena hal ini Yulia bertekad untuk menjauhi takdir protagonis Yuna.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nefaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29 | Libur

Hari ini adalah hari terakhir Yuna berada di akademi dan juga terakhir kalinya ia mengikuti pertemuan klub. Liburan semester pertama dimulai besok hingga sebulan kedepan, walaupun dengan berat hati Yuna terpaksa untuk pulang karena paksaan dari Arthur dan ayahnya. Suasana di klub penelitian hari ini masih terasa sedikit canggung. Arthur dan Reykell masih saja mengabaikan Alan bahkan mereka berdua jarang berbicara.

"Prof. Ares, apakah aku masih bisa membantu melakukan penyelidikan selama liburan?" Yuna bertanya untuk memecahkan keheningan

"Tidak, kau harus kembali Yuna, ayah menunggu kepulanganmu. Aku dan Rey yang akan melanjutkan penyelidikan dan kau harus kembali kerumah, kau sudah terlalu banyak mengalami hal berbahaya" Arthur menjawab sebelum Prof. Ares bisa menjawab pertanyaan Yuna

"Itu benar Yuna, Archduke mengkhawatirkanmu aku tak bisa membiarkan mu tetap ikut penyelidikan walaupun aku ingin melakukannya, tetapi archduke tak akan memberikan izin itu. kembalilah dan beristirahat selama liburan ini" Yuna hanya mengangguk mendengarkan perkataan Prof. Ares, walaupun ia sangat ingin tetap ikut terlibat dalam penyelidikan tetapi ia juga tahu ayahnya saat ini sangat mengkhawatirkannya. Sudah beberapa kali ia hampir menjemput Yuna kembali karena mendengar ada orang yang ingin mengincar Yuna.

Setelah membahas beberapa permasalahan, Yuna dan Lyra kembali ke asrama, mereka berdua akan kembali bersama hari ini karena Alan juga akan tetap tinggal untuk membantu Reykell dan Arthur, Yuna sedikit sedih melihat Alan tadi, ia merasa sangat canggung saat bersama kedua orang itu, begitupun kedua orang itu yang sangat mengabaikan Alan.

"Lyra kita akan berangkat jam 9 pagi, karena aku ingin berhenti sebentar di sekitar portal, sebelumnya disana aku pernah melihat tanaman obat langka dan aku ingin memetiknya beberapa, apakah kau tidak keberatan?"

"Maaf Yuna, kurasa aku tak bisa jika berangkat jam 9, apakah kau bisa menungguku di sekitar portal saat kau mengambil tanaman itu? aku berjanji akan menemui Prof. James besok pagi"

"Baiklah, aku akan menunggumu, tapi ingatlah portal dibuka jam 10.30 jangan terlalu lama, bisa celaka jika kita terlambat memasuki portal"

"Kau tenang saja aku tak akan terlambat. Kalau begitu aku kembali dulu ke kamarku. Selamat malam Yuna"

"Selamat malam Lyra" Setelah Lyra pergi, Yuna kembali ke kamar dan melihat Yunyi yang sedang merapikan barang-barang yang akan ia bawa pulang besok.

"Yunyi jangan lupa membawa buku-buku ramuan sihirku. Aku ingin mempelajarinya saat dirumah"

"Baik nona. Selain buku ramuan sihir apakah ada buku lain yang ingin nona bawa?"

"Hmm.. kurasa tidak ada, aku ingin istirahat dulu, Yunyi jangan terlalu lama berkemas, istirahatlah besok kita berangkat jam 9"

"Baik nona, selamat beristirahat"

Keesokan harinya Yuna, Yunyi, dan juga Yuzhu berangkat kembali kerumah, tak terasa sudah setahun sejak Yuna meninggalkan rumah dan tinggal di akademi, banyak hal yang ia alami selama setahun ini. Jalanan terlihat masih sepi karena Yuna berangkat terlebih dahulu. Yuna berhenti di hutan sekitaran portal, disana ia dapat melihat tanaman yang ingin ia petik, ia juga mengumpulkan beberapa tanaman herbal yang tumbuh di sekitar tanaman itu.

"Yunyi, aku dan Yukii akan mengambil beberapa tanaman di sebelah sana, Yuzhu kamu tetaplah disini membantu Yunyi"

"Baik nona"

Yuna dan Yukii agak menjauh dari Yunyi dan Yuzhu, saat sedang asik mengumpulkan tanaman tiba-tiba Yuna merasakan aura membunuh yang sangat kuat dan tak lama kemudian lingkungan disekitar Yuna berubah. Hutan tempat ia mengambil tanaman sebelumnya juga berubah menjadi tempat yang gelap dan dikelilingi oleh aura kegelapan. Yuna segera memanggil Sylvie untuk memeriksa keadaaan sekitar

"Yukii!, Sylvie!, apakah kalian tahu kita ada dimana?"

"Tuan aku tak tahu, kegelapan ini menghalangiku untuk melihat keadaan sekitar, aku bahkan tak merasakan mana lain selain mana milik kita dan aura kegelapan ini"

"Perkataan Yukii benar Yuna, kita sudah terjebak dalam penghalang ini, ini bahkan lebih tebal dari penghalang yang ada di akademi cratein saat itu, aku akan mencoba untuk menghancurkannya. Yukii bantu aku"

Yukii berubah menjadi wujud aslinya, seekor rubah putih berekor 9, saat Sylvie dan Yukii mengumpulkan mana mereka tiba-tiba suara tawa terdengar ditelinga mereka.

"Kusarankan kau menghentikan mereka Yuna, atau pisau ini akan menusuk wajah cantik gadis ini" Yuna melihat ke sumber suara dan disana ia melihat pria berjubah hitam menggunakan topeng dan seorang gadis ditangannya yang berusaha membebaskan diri. Ini adalah pria yang sama saat di akademi cratein

"Lyra!! Apa yang kau lakukan padanya?" Yuna terkejut saat melihat Lyra, seharusnya Lyra masih bersama prof. James saat ini

"Hahaha, aku belum melakukan apapun padanya, tapi jika kedua pelayanmu itu menghancurkan penghalang ini lain lagi ceritanya" Yuna segera menyuruh Yukii dan Sylvie untuk menghentikan serangannya

"Aku sudah menyuruh mereka berhenti, sekarang lepaskan Lyra"

"Ternyata kau gadis pintar, aku akan melepaskan gadis ini jika kau mau menggantikannya untuk ikut denganku. Bahkan jika kau tak ingin aku bisa menggunakan kekerasan" tak lama muncul sekumpulan iblis dan juga Beast peringkat tinggi. Bahkan jika Yuna memiliki Yukii dan Sylvie ia masih tak bisa menjamin keselamatan Lyra jika bersikeras untuk melawan. Ini sangat berbeda saat mereka melawan pria itu di akademi cratein. Saat ini terlalu banyak iblis dan Beast di pihak lawan.

"Baiklah aku akan ikut bersamamu, tapi lepaskan Lyra" Yukii dan Sylvie terkejut mendengar perkataan Yuna

"Sylvie, Yukii, bawalah Lyra keluar dari tempat ini. Dan jangan lupa memberitahu ayahku soal keadaanku, juga ingatkan dia untuk tetap tenang. Aku akan bertahan dan menunggu kalian menyelamatkanku"

"Yuna apa yang kau pikirkan! aku bisa melawan mereka dan melindungimu"

"itu benar tuan, kita tidak mungkin meninggalkanmu"

"Aku mengerti kalian khawatir, tetapi aku tak ingin Lyra terluka, ini salahku karena dekat dengannya. Jika aku tak berteman dengan Lyra dia tak akan tertangkap seperti itu. ini adalah masalahku dengan mereka. Jika kita melawan aku tak bisa menjamin keselamatan Lyra dan aku juga tak ingin kalian berdua terluka karena perlawanan yang sia-sia"

"tapi Yuna.."

"Dengarkan perkataanku ini perintah" setelah berkata seperti itu, Yuna berjalan menuju pria bertopeng itu

"Lepaskan Lyra sekarang" pria itu melepaskan Lyra dan memegang tangan Yuna

"Tidak Yuna! Kau tak bisa mengorbankan dirimu. Ini kesalahanku karena tertangkap. Aku tak akan pergi tanpamu" Yuna tersenyum melihat Lyra yang sepertinya baik-baik saja. Ini ke 3 kalinya nyawa Lyra terancam karena nya.

"Lyra semua akan baik-baik saja. Yuki! Sylvie! Bawa Lyra keluar dari sini" Yukii dan Sylvie dengan nerat hati mendengar perintah Yuna dan segera membawa paksa Lyra.

"Sylvie aku akan terus berusaha untuk memanggilmu kembali, berusahalah untuk menjawab panggilanku"

"Aku akan melakukannya, sebaiknya kau jangan berbuat sembarangan dan membuat mereka melukaimu. Tetaplah aman, aku akan mencari segala macam cara untuk menyelamatkanmu"

"Iya aku percaya padamu dan juga Yukii. ingatlah untuk menenangkan ayah dan kakakku, mereka pasti sangat khawatir" Yuna tersenyum lembut ke arah Sylvie

"Baiklah Yuna, aku akan pergi. Jaga keselamatanmu, dan percayalah aku akan menolongmu" Tak lama kemudian Yuna merasa kesadarannya mulai menghilang dan hal yang terakhir yang ia ingat adalah teriakan Lyra yang memanggil nama nya.

1
Ahmad Ahlun Naza
hmmmm👍👍
Ahmad Ahlun Naza
semangat kak👍👍✌
_cloetffny
jadi susah bedainnya nanti
_cloetffny
terlalu banyak nama dg inisial 'Y' 🙂
_cloetffny
Salah sendiri tolol, udah tau pihak lain gasuka sama kamu masi aja percaya. Percuma ada temen sendiri
Siti Arbainah
kyanya itu putra mahkota
Narimah Ahmad
terusss semangat 💪💪💪
Narimah Ahmad
semangat 💪💪💪
Narimah Ahmad
💪💪💪😊
Narimah Ahmad
💪💪💪
Narimah Ahmad
lanjutt💪💪💪
Frando Kanan
wah...gw curiga si nyonya Helena ini org Dr Dunia lain
Frando Kanan
syngny itu mustahil
Frando Kanan
nah gw ykin....alasan di abaikn Dan jg pasti di sebutkn pembunuh atau apapun....pdahal itu keslhan ibu kandung sendiri krn tubuh lemah....Dan meninggal cih 🙄💢
Frando Kanan
yg awal...gw kesel bgt sebelom mati...
vio~~~~
kok mirip andreas namanya..🤔
vio~~~~
kok lyra thor... yuna bukan lyra..
pixienefa: ahh iya aku ga sadar😅 makasih loh udah di bilangin haha
total 1 replies
vio~~~~
wahh jadi si lyra juga bereinkarnasi y.. makanya sifatnya beda dari cerita di novel..🤔
vio~~~~
kapan ya aku bisa mengatakan "RIP sobat misqueeen"...😪
Narimah Ahmad
💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!