NovelToon NovelToon
Sistem Ekstraksi Surgawi

Sistem Ekstraksi Surgawi

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Balas Dendam / Epik Petualangan
Popularitas:4.8k
Nilai: 5
Nama Author: Syahriandi Purba

Di Dunia Bela Diri, kekuatan adalah kebenaran mutlak dan kelemahan adalah dosa tak berampun.
​Ye Xuan, jenius nomor satu yang pernah dibanggakan oleh klannya, jatuh ke dasar jurang penderitaan setelah dikhianati oleh orang yang paling ia percayai. Meridiannya diputuskan, kultivasinya dihancurkan, dan ia dibuang ke Tebing Mayat untuk membusuk bersama rongsokan dan tulang-belulang.
​Namun, di saat napas terakhirnya hampir berhembus, darahnya mengaktifkan sebuah artefak misterius dari zaman purba.
​[Ding! Sistem Ekstraksi Surgawi telah aktif!]
​Kini, seluruh alam semesta adalah harta karun bagi Ye Xuan.
Menyentuh pedang berkarat? Mengekstrak Niat Pedang Tertinggi!
Menemukan mayat monster tingkat rendah? Mengekstrak Garis Keturunan Binatang Buas Kuno!
Mengamati musuh yang sedang berlatih? Mengekstrak Teknik Rahasia Langsung ke Tingkat Sempurna!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21: Titik Awal Benua Tengah

​Zraash!

​Pilar petir hitam-emas membelah cakrawala utara, melesat menembus badai awan tinggi di atas Benua Fana. Di dalam pergerakan secepat kilat itu, Ye Xuan duduk bersila di atas gelombang Qi murni, matanya terpejam saat ia meninjau kembali perubahan masif di dalam tubuhnya setelah meruntuhkan Sekte Pedang Berkabut.

​Di dalam Dantiannya, Inti Emas Kehancuran berputar stabil, memancarkan gelombang energi tirani yang mengalir ke setiap inci tulang tirani emasnya. Jarak antara dunia fana dan dunia yang lebih tinggi kini terbentang jelas di hadapannya.

​Setelah terbang tanpa henti selama tiga hari tiga malam melintasi pegunungan tak bertepi dan lautan luas, tekanan atmosfer di sekitarnya mulai berubah drastis. Udara tidak lagi dipenuhi oleh Qi fana yang tipis, melainkan energi spiritual murni yang begitu pekat hingga menyerupai embun pagi.

​Bum!

​Tubuh Ye Xuan menembus sebuah tirai penghalang tak kasat mata—sebuah batasan alam semesta yang memisahkan Benua Fana Bagian Utara dengan Benua Tengah, tempat di mana para monster tua, sekte kuno, dan ras-ras kuat berkumpul.

​Ye Xuan mendarat di atas sebuah puncak tebing batu hitam yang menjulang tinggi. Ia berdiri tegak, angin kencang menerpa jubah hitamnya.

​"Energi spiritual di sini puluhan kali lebih padat daripada di Wilayah Utara," gumam Ye Xuan, Kesadaran Spiritualnya langsung meluas sejauh 50 kilometer, mendeteksi fluktuasi kehidupan dari monster tingkat tinggi dan kota-kota megah di kejauhan.

​Tiba-tiba, sebuah suara mekanis yang sudah lama tidak aktif di dalam benaknya berdering.

​[Ding! Mendeteksi Inang telah memasuki wilayah tingkat menengah: Benua Tengah (Domain Langit Surgawi)!]

[Misi Utama Diperbarui: Menaklukkan Alam Roh dan Mencari Fragmen Sistem yang Hilang!]

[Membuka Fitur Baru: Toko Sintesis Hukum Alam & Mata Kunci Dimensi!]

​Mata Ye Xuan menyipit. "Fragmen Sistem yang hilang? Jadi, sistem ini belum lengkap?"

​[Jawaban Inang: Benar. Sistem Ekstraksi Surgawi terpecah menjadi tiga bagian saat perang kuno. Inang saat ini hanya memegang Fragmen Tubuh Utama. Untuk membuka potensi absolut Sistem (termasuk membangkitkan yang mati dan menulis ulang hukum takdir), Inang harus mengumpulkan pecahan lainnya di Benua Tengah dan Dunia Atas.]

​Sudut bibir Ye Xuan terangkat membentuk senyuman tipis yang penuh tantangan. Tantangan baru telah dimulai. Wilayah Utara hanyalah tempat bermain bagi anak-anak; tempat sesungguhnya di mana para dewa dan iblis bertarung adalah di sini.

​Jauh di bawah tebing, di sepanjang jalan setapak batu spiritual, serombongan kafilah pedagang yang dikawal oleh para kultivator tampak sedang disergap oleh sekelompok bandit berjubah abu-abu.

​Ye Xuan melirik sekilas dengan Kesadaran Spiritualnya, lalu tersenyum dingin.

​"Mari kita lihat seberapa kuat 'jenius' dari Benua Tengah ini," ucap Ye Xuan pelan.

​Ia melangkah maju dari tepi tebing, tubuhnya melebur ke dalam angin.

​Jalan setapak batu spiritual di kaki Pegunungan Langit Berkabut biasanya menjadi jalur perdagangan yang ramai antara Kota Angin Azure dan sekte-sekte kecil di sekitarnya. Namun hari ini, jalan itu telah berubah menjadi ladang pembantaian.

​Klang!

Argh!

​Suara benturan logam dan jeritan kesakitan memecah keheningan hutan. Kafilah dagang dari Keluarga Lin yang terdiri dari tiga gerobak besar barang-barang berharga kini terpojok di tepi jurang.

​Di hadapan mereka, selusin bandit berjubah abu-abu dengan lambang tengkorak tersenyum buas. Pimpinan mereka, seorang pria bermata satu dengan bekas luka bakar di wajahnya, memegang pedang berlumuran darah. Kultivasinya berada di Alam Pondasi Spiritual Lapis Ketiga.

​"Serahkan semua batu roh dan kotak pil tingkat menengah itu, atau kuhabisi kalian semua!" geram si pemimpin bandit, menatap tajam ke arah seorang gadis muda berusia belasan tahun yang berdiri di depan gerobak dengan pedang bergetar di tangannya.

​Gadis itu adalah Lin Ruoxi, putri dari pemimpin Keluarga Lin. Meskipun wajahnya pucat pasi karena ketakutan, ia tetap memaksakan diri berdiri melindungi para pelayan yang terluka di belakangnya. Kultivasinya baru mencapai Puncak Pembentukan Qi Lapis Kesembilan.

​"Kalian... kalian perampok keji! Ayahku tidak akan melepaskan kalian jika tahu hal ini!" suara Lin Ruoxi bergetar hebat, menunjukkan bahwa ia hanya berusaha menutupi rasa takutnya.

​Pemimpin bandit itu tertawa terbahak-bahak. "Ayahmu? Tuan Lin itu sedang sekarat di Kota Angin Azure karena racun! Tidak ada yang akan datang menyelamatkan kalian di jalur terpencil ini. Serahkan barang-barang itu!"

​Ia mengayunkan pedangnya, melepaskan gelombang Qi tajam yang langsung menghancurkan pedang di tangan Lin Ruoxi dan melemparkannya ke tanah. Gadis itu jatuh terduduk, memuntahkan seteguk darah segar. Sabetan pedang berikutnya meluncur lurus mengarah ke lehernya.

​Lin Ruoxi menutup matanya rapat-rapat, siap menerima kematian.

​Namun, detik demi detik berlalu, rasa sakit yang ia nantikan tidak pernah datang.

​Yang terdengar hanyalah suara mendengung halus di udara, diikuti oleh keheningan total yang tiba-tiba menyelimuti tempat itu.

​Lin Ruoxi membuka matanya perlahan.

​Pemandangan di depannya membuatnya terpaku. Pemimpin bandit yang sedari tadi berdiri mengancam dengan pedang terhunus, kini berdiri kaku. Tidak ada luka di tubuhnya, namun matanya kehilangan kilau kehidupan.

​Pluk.

​Tubuh pemimpin bandit itu ambruk ke tanah, disusul oleh anak buahnya yang lain yang tumbang serentak tanpa suara—seolah-olah benang kehidupan mereka dipotong secara bersamaan oleh pisau tak kasat mata.

​"I-Ini..." Para pengawal Keluarga Lin saling berpandangan dengan terkejut luar biasa. Siapa yang membunuh para bandit itu? Mereka bahkan tidak melihat siapa yang bergerak!

​Lin Ruoxi menoleh ke arah pinggir jalan. Di atas sebuah dahan pohon pinus yang rendah, seorang pemuda berpakaian hitam dengan pedang tersarung di punggungnya berdiri dengan santai. Angin pegunungan meniup jubahnya pelan.

​Pemuda itu adalah Ye Xuan.

​Dengan Kesadaran Spiritualnya yang mencapai 50 kilometer, Ye Xuan bahkan tidak perlu menggerakkan jari untuk menghabisi bandit-bandit rendahan itu. Sekejap Domain Kehancuran dilepaskan dalam radius sepuluh meter, menghapus fungsi organ internal para bandit itu seketika.

​Ye Xuan melirik sekilas ke arah Lin Ruoxi, lalu mengalihkan pandangannya ke kejauhan, mengabaikan mereka sepenuhnya. Benua Tengah sangat luas, dan ia tidak punya waktu untuk mengurus urusan keluarga fana.

​Ia baru saja akan melangkah pergi menggunakan Langkah Bayangan, ketika Lin Ruoxi tiba-tiba bangkit dengan susah payah dan berseru memanggilnya.

​"Tunggu, Senior! Mohon tunggu sebentar!"

​Ye Xuan menghentikan langkahnya di udara, sedikit memiringkan kepalanya. "Ada apa?" tanyanya dingin, suaranya membawa tekanan tak kasat mata yang membuat dada Lin Ruoxi terasa sesak.

​Lin Ruoxi menggigit bibirnya, lalu membungkuk hormat sedalam-dalamnya. "Terima kasih atas pertolongan Senior. Kelompok kami... kelompok kami sedang menuju Kota Angin Azure. Ayah saya terkena racun mematikan, dan kami berniat mencari alkemis untuk menyembuhkannya. Jika Senior tidak keberatan, sudikah Senior mengawal kami sebentar? Keluarga Lin akan memberikan imbalan batu roh berlimpah!"

​Mendengar kata racun dan alkemis, alis Ye Xuan sedikit terangkat. Di dunia kultivasi, racun dan pil gagal adalah salah satu sumber "nutrisi" favorit bagi Sistem Ekstraksi Surgawinya.

​Selain itu, ia butuh tempat berpijak sementara untuk memahami peta kekuatan di Benua Tengah sebelum pergi mencari Fragmen Sistem yang hilang.

​"Kota Angin Azure?" gumam Ye Xuan pelan. Ia menatap gadis di depannya, lalu mengangguk singkat. "Baiklah. Pimpin jalannya."

​Mata Lin Ruoxi berbinar terang. "Terima kasih, Senior! Nama saya Lin Ruoxi!"

​Ye Xuan tidak membalas perkenalan itu. Ia hanya melompat turun dari dahan, berjalan di depan kafilah.

1
Night Watcher
percuma kalo cuma "100% kepastian" utk melarikan diri, mending gak usah beradapan dulu... 🤭🤭🤦
Night Watcher
wedeee... mau nekat kabur lu Ye????🤦
Night Watcher
untung bisa lolos kamu Ye... ⛷️🤦
Night Watcher
jangan dimatiin... mending hancurin pusat meridiennya, biar jd org yg sangat lemah dan dihina dimana2🤭
Night Watcher
lanjut baca.. gak banyak drama menderita...💪🤭
Night Watcher
seru nih kyknya.. mudah2an cocok dgn selera, dan bisa dijadikan hiburan bg org2 yg hobby baca2..🤭
TIEL
mampir novel gua cuy
Hadi Hadi
is good😍
Hadi Hadi
bantai🤭🤭💪
Hadi Hadi
up up😍
Hadi Hadi
semangat😍😍
Hadi Hadi
up🤭l
Hadi Hadi
lanjut💪😍
Hadi Hadi
mantap😍
Hadi Hadi
is good😍😍
Hadi Hadi
semangat💪
Hadi Hadi
sikat💪
Hadi Hadi
mantap💪💪💪
Hadi Hadi
bunuh😍
Hadi Hadi
bantai💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!