NovelToon NovelToon
Istri Bar-bar Duda Cassanova

Istri Bar-bar Duda Cassanova

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Percintaan Konglomerat / Dijodohkan Orang Tua / Duda / Tamat
Popularitas:221.5k
Nilai: 5
Nama Author: pinkanmiliar

Sejak istrinya meninggal, Zeeko J. Howard menjadi pria cassanova yang berganti wanita tiap malam. Geram dengan sikap anaknya yang tak serius dengan satu wanita, Emilia memutuskan menjodohkan Zeeko dengan putri rekan bisnis suaminya yang berprofesi sebagai guru bernama Trisha Johanson.

Bagaimana kehidupan rumah tangga Zeeko dan Trisha? Ikuti kisahnya ya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pinkanmiliar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Musuh Dalam Selimut

Trisha terbangun di pagi hari dan tak mendapati siapapun ada di rumahnya. Leon pergi tanpa pamit padanya dan hanya meninggalkan selembar kertas berisi pesan pamitnya karena harus mengurus pekerjaan.

Trisha tahu seharusnya sejak awal ia tidak meminta tolong pada Leon. Pria itu adalah pria yang sibuk dengan pekerjaan. Meski Trisha tak begitu paham dengan apa yang digeluti Leon selain bisnis restoran yang baru-baru ini dijalankan, tapi pastinya Leon memiliki bisnis yang diwariskan dari keluarganya.

Trisha kembali menjalani aktifitasnya sebagai seorang pengajar karate. Meski sedang hamil muda, sejak awal Trisha memang tidak mengalami seperti apa yang ibu-ibu hamil biasa alami seperti morning sickness. Trisha menjalani harinya dengan baik.

Namun di sisi berbeda, Zeeko yang tiba di Italia mengalami mabuk udara parah. Zeeko memuntahkan isi perutnya dan kini mengalami demam.

"Sepertinya sindrom yang dialami Tuan masih belum berakhir. Apalagi Nona Trisha kan baru memasuki usia kehamilan di trimester pertama." Pendapat Lexi membuat Zeeko memutar bola matanya malas.

"Jadi, apa aku harus mengalami ini selama beberapa bulan ke depan lagi?"

"Sepertinya begitu, Tuan."

"Astagaaa!" Zeeko merasakan tubuhnya mulai demam dan tidak berselera melakukan apapun.

"Sebaiknya Tuan istirahat saja. Biar saya dan Max yang mengurus semuanya."

Bicara tentang Max, sebenarnya Zeeko sangat penasaran apa yang sedang dilakukan oleh Max hingga terlambat datang bekerja. Meski sekarang Max sedang menyusul datang ke Italia. Tapi tentunya hal apa yang sudah membuatnya melupakan tugasnya sebagai asisten Zeeko?

"Kau masih belum mau bicara kenapa Max menghilang sejak semalam?" Zeeko kembali bertanya pada Lexi.

"Sebaiknya biar Max saja yang menceritakannya, Tuan."

"Haaah, ya sudahlah. Kembalilah bekerja! Aku rasa hari ini aku akan beristirahat saja di kamar."

"Baik, Tuan."

...***...

Hari itu, Trisha mendapatkan tamu tak diundang yang mengatasnamakan Leonard Maldini. Trisha bingung apakah harus percaya pada kedua pria itu atau tidak.

Namun mengetahui fakta jika hanya Leon saja yang tahu tempat tinggalnya sekarang, membuat Trisha akhirnya percaya.

"Tuan Leon mengutus kami agar bisa membawa Nona pindah dari kota ini. Kota ini sudah tidak aman lagi, Nona."

Trisha menimbang-nimbang apakah harus percaya atau tidak.

"Silakan Nona hubungi Tuan Leon."

Trisha sangat percaya pada Leon. Mereka sudah saling mengenal sejak masih kecil. Meski berat meninggalkan rumahnya yang sekarang, tapi apa boleh buat. Trisha masih belum siap untuk bertemu dengan Zeeko. Apalagi pria itu masih belum mau mengakui perasaannya pada Trisha.

"Baiklah. Aku akan ikut dengan kalian."

Senyum kedua pria suruhan Leon mengembang sempurna. Trisha mengemasi barang-barang seperlunya saja. Karena pastinya Leon akan menyiapkan segala keperluannya nanti.

Tak berselang lama setelah kepergian Trisha bersama dua anak buah Leon, Lexi tiba di depan rumah Trisha.

"Cepat geledah tempat ini!" perintah Lexi.

Lexi sendiri juga mencari keberadaan sosok Trisha yang benar diyakini tinggal disana.

"Semua kosong!" seru anak buah Lexi.

"Sial! Sepertinya mereka sudah mengetahui rencana kita. Cepat kita menyusul ke bandara. Aku yakin mereka membawa Nona Trisha terbang ke Italia."

Lexi segera pergi dari rumah itu. Ingin mengabarkan hal ini pada Zeeko, tapi ia tidak tega karena kondisi Zeeko yang masih belum stabil.

Tiba di Italia, Leon menyambut kehadiran Trisha di sebuah mansion yang cukup besar dan mewah.

"Tempat tinggal siapa ini, Leon?" Trisha menatap sekeliling bangunan yang nampak dijaga ketat oleh pengawal bersenjata.

"Ini rumahku jika berkunjung ke Italia. Ayo masuk!" Leon merangkul bahu Trisha dan membawanya masuk.

"Aku sudah siapkan kamar untukmu. Kau istirahat saja dulu. Kau pasti lelah."

Trisha mengangguk. Sebenarnya ia ingin bertanya banyak hal pada Leon. Tapi mengingat kondisinya yang masih lelah, Trisha memilih untuk beristirahat lebih dulu.

Leon kembali menemui anak buahnya yang sudah menunggu di ruang kerja pria itu.

"Bagaimana? Mereka kehilangan jejak Trisha?"

"Benar, Tuan."

"Kerja bagus! Kalian boleh pergi!"

Leon duduk di kursi kebesarannya sambil tersenyum seringai. "Kau tidak akan bisa menemukan Trisha, Zeeko. Dia sudah pergi sejauh mungkin darimu."

...***...

"Hueeeek! Hueeeekkk!"

Zeeko memuntahkan isi perutnya untuk yang kesekian kali. Tidak banyak yang bisa ia muntahkan karena sejak beberapa hari lalu Zeeko belum bisa memakan apapun.

"Astaga, Trish. Kenapa kau menyiksaku begini? Awas saja jika kau kutemukan nanti!"

Dengan tergesa Lexi berlari menghampiri Max dan Zeeko. Napasnya tak beraturan saking bersemangatnya membawa berita baik untuk Zeeko.

"Tuan!" seru Lexi.

"Ada apa, Lex? Kenapa terburu-buru?" tanya Max.

"Saya sudah menemukan jejak Nona Trisha, Tuan!"

"Oh ya? Jadi kau sudah menemukan Trisha?" Tiba-tiba Zeeko sangat bersemangat untuk bisa bertemu dengan Trisha. Mungkin dengan bertemu dengan si ibu hamil itu, derita Zeeko yang terkena sindrom couvade akan berkurang.

"Tuan Leon membawa Nona ke mansionnya di Italia."

"Brengsek! Berani sekali dia! Kita harus susun rencana untuk mengepung markas miliknya. Enak saja dia ingin menghancurkan bisnisku!" ucap Zeeko dengan kilatan amarah di matanya.

Keesokan paginya di mansion Leon, Trisha terbangun dari tidurnya dan meregangkan otot-ototnya yang terasa kaku. Trisha keluar dari kamar dan mencari keberadaan Leon.

Trisha lupa jika ia belum mempelajari letak ruangan di mansion besar ini.

"Dimana ruangan Leon? Aku harus cari kemana?"

Langkah Trisha terus tertuju menuju ke sebuah tempat dimana beberapa orang sedang berdiskusi disana.

"Tuan Leon itu sangat licik. Dia bersikap baik di depan Nona Trisha, tapi sebenarnya dia sudah menghancurkan bisnis Tuan Zeeko. Kasihan sekali Tuan Zeeko. Dia sudah kehilangan bisnis dan kini akan kehilangan istri juga."

Tangan Trisha terkepal mendengar obrolan anak buah Leon. Ternyata banyak dari mereka yang tidak suka dengan sikap Leon.

"Sudahlah! Jika kau masih ingin hidup, maka bekerjalah dengan baik disini!" Satu anak buah lain menginterupsi dan membuat semua bungkam.

"Brengsek kau, Leon. Jadi kau sengaja merencanakan ini untuk menghancurkan aku dan Zeeko. Selama ini aku salah sudah pergi dari Zeeko."

Trisha melangkah cepat menuju ke kamarnya lagi. Ia harus segera pergi dari sini, begitulah pikirnya sekarang.

"Zee, maafkan aku. Aku akan kembali padamu..."

Trisha mengambil tas dan juga ponselnya. Ia harus menghubungi Zeeko segera mungkin. Zeeko harus tahu keberadaan dirinya sekarang.

"Zee! Ayo jawab teleponmu!" kesal Trisha yang masih mendengar nada tunggh di ponselnya.

"Apa aku menelepon Max saja?"

Baru saja Trisha akan menekan nomor ponsel Max, tiba-tiba dari arah belakang muncul Leon dan merebut ponsel Trisha.

"Kau ingin menelepon siapa?"

Wajah Trisha memucat melihat Leon ada di depannya. Rencananya untuk kabur sepertinya harus tertunda karena Leon sudah lebih dulu memergokinya.

1
Sulati Cus
cerita yg manis
A Yes
ya jelas itu, sama anak kandung ajah bisa tega, apalagi sama anak sambung, paling hanya basa basi hang basiiii entah tertuju pada tujuan apa🤷‍♀️🤷‍♀️🤷‍♀️🤷‍♀️🤷‍♀️
Cinta
msh penasaran dgn judul cerita y 👍
Evi Ridho
bagus saya suka novel ini tidak pulgar
alur cerita nya juga menarik
Jio
Luar biasa
Christin Nola
kok tulisannya seperti ITU thor
Emak Femes: Iya kak, pake aplikasi font 😁
total 1 replies
AnaZa O
baru ngeh, trnyata max botak hahahha
Ika Ika
emang the best karya mamak gak sabar baca lanjut an nya 🤭 duda satu ini semenggoda mas duda ku
Mimi Ilham
menarik ceritanya, bikin penasaran..
next
Muawanah
mampir kak...
Siti Maskanah
jangan2 ellea ad selingkuh sm daddy nya zecko
Iin Karmini
Luar biasa
Iin Karmini
mampiiir
Jihan Upadhyay
kisah cerita yg menyenangkan n mungkin dlm kehidupan nyata si penulis. keep it up n all the best to you😊
Sulati Cus
😂😂😂😂😂cinta terakhir lah
Ran Aulia
Luar biasa
Arfaza Putri
luar biasa 🌹💞
Hanisah Nisa
semangat lanjut upnya Thor...
Emak Femes: 𝙼𝚊𝚔𝚊𝚜𝚒𝚑 𝚔𝚊𝚔 😊😊😊
total 1 replies
IndraAsya
jejak 🐾
Radya Arynda
semogah ter ungkap kebenara, , , semogah baby baik2 saja ya trisha💪💪💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!