NovelToon NovelToon
Ketika Takdir Yang Memilihku

Ketika Takdir Yang Memilihku

Status: tamat
Genre:CEO / Chicklit / Tamat
Popularitas:27.1k
Nilai: 5
Nama Author: Miss Mia Novita

Tidak ada yang bisa dilakukan ketika takdir sudah memilih mu. Kamu hanya bisa diam dan mengikuti alur skenario yang sudah di tetapkan.

Tepat seperti Alena atmajaya. Gadis cantik yang harus menelan pil pahit setelah kepergian bunda nya, Hidup yang dulunya bisa di bilang sempurna seketika berubah menjadi menyedihkan.

Mampukah Ale melewati semua masalah yang selalu saja datang menghampiri hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Mia Novita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kamu cantik, Tapi aku tidak mencintaimu

"Merepotkan saja" ucap Alkan sambil berjalan menuju lemari untuk mengambil baju ganti buat Alena.

Sejenak pria itu menatap wajah Alena dan mengangkat tangannya lalu menempelkan pada kening Alena yang terasa sangat panas"Ternyata memang benar apa kata mama, Alena demam. Bahkan ibu suhu tubuhnya panas sekali"ucapnya lagi

Setelah itu, Alkan membuka baju Alena untuk mengganti dengan pakaian piyama tidur. Alkan terdiam dan berusaha menutup kedua matanya saat melihat pemandangan yang ada di depannya. "Jangan samapi aku tergoda melihat tubuh polos wanita ini" ujarnya sambil memakaikan baju itu pada Alena. .

Lima menit kemudian. Alkan sudah selesai mengganti baju Alena serta sudah memindah wanita itu ke atas ranjang. Bukan hanya itu, Alkan juga memakaikan selimut karna tubuh Alena terus saja gemetar.

Alkan mengambil air juga handuk kecil untuk mengompres istrinya yang demamnya semakin tinggi, Wajahnya terlihat sangat pucat, Bibirnya merah. "Uuuuuhh, Dasar wanita ini merepotkan ku saja" ucapnya sambil menempelkan handuk kecil itu pada kening Alena.

Berusaha untuk tidak perduli, Namun hati kecilnya berkata lain. Hingga akhirnya Alkana memutuskan untuk merawat Alena untuk malam ini saja.

"Bunda, Bunda jangan pergi. Bunda, Tolong bawa Ale bersama dengan bunda, Ale sudah lelah. Ale capek dengan takdir yang begitu tidak adil. Tolong bawa Ale bersama dengan bunda, Ale sangat kesepian, Bunda. Tidak ada lagi yang sayang sama Alena" ucap Alena dengan kedua mata yang masih tertutup rapat, Butiran bening itu mengalir dari kedua sudut matanya.

Mungkin karna suhu tubuhnya terlalu panas hingga membuat wanita itu bicara dalam tidurnya. Suaranya begitu lirih. Bibirnya gemetar.

Melihat itu membuat Alkanna kembali menempelkan tangannya pada kening Alena. "Sudah satu jam, Tapi kenapa panasnya belum juga turun" ucap Alkan sambil terus menatap Alena.

"Apa sebaiknya aku kasih dia obat paracetamol, Mungkin itu lebih baik. Aku kebawah dulu sekalian ambil makan untuknya" gumam Alkan lagi.

Setelah mengatakan hal itu. Alkanna keluar dari dalam kamarnya. Menyusuri anak-anak tangga yang ternyata di bawah masih ada kedua orang tuanya di ruangan tengah.

"Al, Bagaimana Alena?" tanya Sinta saat Alkan sudah tiba di sana.

"Badannya masih demam, Ma. Ini Alkan mau ambilkan obat parasetamol buat dia"

Mendengar itu membuat Sinta menoleh pada Arseno sambil mengangkat kedua sudut bibirnya. Biarpun masih terkesan dingin. Tapi setidaknya Alkanna sudah mau sedikit perduli pada Alena.

"Semoga ini awalan yang baik ya allah. Semoga Alkanna bisa menerima Alena menjadi istrinya" batin Sinta dengan penuh harap sambil terus menatap Alkanna yang sedang mengambil makanan di meja makan.

Di Tempat Lain

"Papa tau gak, Larisa itu bahagia banget. Akhirnya papa sadar juga" ucap Larisa sambil menatap Atmaja

"Benarkah. Papa juga seneng akhirnya bisa berkumpul kembali bersama kalian berdua" balas Atmaja.

Sejenak pria paruh baya itu menatap sekeliling ruang tengah yang memang terasa sangat familiar untuknya. Atmaja menatap Lina dan juga Larisa secara bergantian. Dia mengingat pernah ada di situasi ini, Hingga bayangan gadis dan juga wanita paruh baya melintas begitu saja. Sayangnya Atmajaya tidak bisa mengingat jelas kedua sosok itu.

"Aku pernah merasa ada di situasi ini, Tapi kenapa rasanya kali ini ada yang berbeda, Tidak sehangat dan senyaman dulu" batin Atmaja yang terus berusaha mengingat wajah kedua sosok itu. Namun hasilnya masih nihil, Karna Atmaja tidak dapat mengingat jelas wajah mereka.

"Kenapa saat ada di dekat mereka berdua aku merasa seperti tidak merasakan apa-apa. Hubungan keluarga ini terasa sangat hambar" batin Atmaja sambil menatap ke arah Lina dan juga Larisa.

"Pa, Lebih baik sekarang kita ke kamar ya, Papa harus banyak istirahat dulu" ucap Lina pada Atmaja.

Pria itu hanya mengangguk serta langsung bangun dari duduknya dan berlalu dari sana. "Selamat istirahat, Pa" ujar Larisa yang pura-pura bahagia dengan kepulangan Atmaja.

Setelah melihat Atmaja masuk ke dalam kamarnya, Larissa juga ikut melangkahkan kakinya masuk ke dalam kamarnya sendiri sambil menghentakkan kedua kakinya. Merasa sangat kesal karna kepulangan Atmaja hari ini.

"Uuuuhhhh, Kenapa sia tua bangka harus sadar sih. Aku kan masih belum berhasil membalikkan semua harta kekayaannya menjadi atas namaku. Kalau sudah seperti ini apa masih ada kesempatan ya" ucap Larisa sambil berjalan ke sana kemari di dalam kamarnya.

Selama ini, Larisa memang sudah berusaha memindah semua aset yang di miliki oleh Atmaja menjadi atas namanya sendiri, Tapi ternyata hingga detik ini usahanya tidak ada perkembangan, Masih sama seperti sebelum-sebelumnya. Yakni gagal.

"Bagaimana ya caranya agar semua harta kekayaan papa yang atas nama Alena berubah menjadi atas mama Larisa. Huuuuuhhhh! bisa-bisa aku stres karna memikirkan hal ini" ucapnya lagi.

Hingga tak berselang lama, Satu akal jahat itu berhasil muncul begitu saja, Larisa tersenyum licik saat rencana itu melintas. "Kenapa nggak dari dulu aku melakukannya" gumamnya sambil mengangkat kedua sudut bibirnya.

*

*

Setelah mengambil makanan dan juga obat yang di perlukan untuk Alena, Alkanna kembali menaiki anak-anak tangga dengan membawa nampan yang berisi makanan, Teh hangat serta obat penurun demam.

"Al ke atas dulu, Ma, pa" serunya saat melewati kedua orang tuanya yang masih menonton siaran televisi.

Melihat itu membuat Sinta kembali mengangkat kedua susut bibirnya. Biarpun terkesan cuek, Tapi ternyata Alkanna masih mau melakukan kewajibannya merawat Alena.

Setelah tiba di dalam kamarnya, Alkanna meletakkan nampan itu di atas nakas, Menatap wajah Alena yang masih memejamkan kedua matanya dengan tubuh yang terlihat gemetar.

"Kamu cantik, Sangat cantik. Tapi aku tidak mencintaimu" ucapnya sambil terus menatap Alena

1
Andariya 💖
wah..alkana Uda mulai bicara dengan Alina👍😘
Andariya 💖: ya dik, tak tunggu up nya
semangat 💪🥰
total 2 replies
Andariya 💖
kopi buat Miss miq yg Uda up....di tunggu episode berikutnya
☠ Novita ☘𝓡𝓳『⃟𝐉 zc❖ : Makasih kakria🥰
total 1 replies
Andariya 💖
semangat kak, untuk lanjut ceritanya 👍👍🥰
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
cerita yang menarik. luar biasa menguras emosi tapi karena itulah ceritanya jadi bagus😁
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
yakin sekali anda buk...
aku malah yakin kalian akan menderita setelah ini🙂🙂
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
loh... bukannya kenzo kenal sama alena.. masa sama keluarga nya dia gak tau
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
mata mu neng.. jaga tuh mata. maen lirik aja😒
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
waduh... alamat lamarannya berbelok ini mah
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
dan yang bikin aku heran kok ayahnya cepat banget nikah lagi.. belum juga setaon loh om istrimu meninggal...
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
pengen ku geprek sja nih orang 😤
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
oohhhh... sepertinya meninggalnya mama nya ale juga direncanakan sama mereka 🤔
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
dih! masak sendiri lah! punya tangan kan?
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
ya emang, tapi rasa nyesek itu gak bisa hilang dengan keyakinan itu. tetep aja masih ada🤧
ᴀɲɳɪʋᴇᴙᴤᴀʀƴ1ᵴᵼ💜⃞⃟𝓛 sha
mamah sinta ini kyknya sayang banget sm alena,sikapmya begitu lembut, semoga aja bisa selamanya begini gk berubah
ᴀɲɳɪʋᴇᴙᴤᴀʀƴ1ᵴᵼ💜⃞⃟𝓛 sha
sabar ale,semoga perihmu akan terbayar lunas dengan kebahagiaan suatu hari nanti
ᴀɲɳɪʋᴇᴙᴤᴀʀƴ1ᵴᵼ💜⃞⃟𝓛 sha
Kenzo dan alena masih saling mencintai ternyata,knp takdir tak berpihak ke mereka
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Karisma Ad🕊️⃝ᥴͨᏼᷛ
insyaallah Alkan menerima kamu Alena, moga kamu bisa sabar menghadapi cobaan ini..
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Karisma Ad🕊️⃝ᥴͨᏼᷛ
jika menangis tanpa keluarnya suara uru sangatlah amat sakit, karena tidak bisa di ucapkan oleh kata-kata..
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Karisma Ad🕊️⃝ᥴͨᏼᷛ
aku juga do'akan kamu ya, moga bisa mendapatkan apa yang kamu harapkan 🤲
Risa Virgo Always Beau
Kasihan Kenzo harusnya yang menikah dengan Alena itu dia bukan malah kakaknya Kenzo
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!