NovelToon NovelToon
My Love

My Love

Status: tamat
Genre:Cintapertama / One Night Stand / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:237.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Pansy Miracle

Clara Ansilla, seorang gadis periang yang berubah menjadi pendiam akibat satu kejadian yang menimpanya. Hanya berusaha menolong seorang pria, Chris Neutron, membuatnya kehilangan kehormatan.

Clara kehilangan penglihatannya, sekaligus mengalami kelumpuhan akibat kejadian itu. Hingga beberapa tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pansy Miracle, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#29

Mobil Han telah sampai di depan kediaman keluarga Neutron. Suasana hening menguasai tempat itu.

"Mari Nona," ajak Han pada Clara.

Han membuka pintu rumah tersebut. Ruang tamu terasa begitu sepi. Hari ini semua ART yang hanya berjumlah 2 orang memang diliburkan karena Chrishanya ingin seorang diri saja tanpa ada seorang pun yang mengganggunya.

Han menaiki tangga menuju ruang kerja Chris. Han yakin, atasannya itu pasti berada di sana, dan tebakannya seratus persen benar.

Clara yang mengikuti Han melihat ke dalam ruang kerja Chris. Banyak sekali lemari berisi buku-buku. Bahkan meja yang ada dalam ruangan itu kini berisi tumpukan dokumen dengan kertas yang bertebaran secara acak.

Wajah Chris yang memejamkan mata memperlihatkan bahwa dia sangatlah lelah.

"Saya ke bawah dulu untuk membuatkan kopi. Nona Clara mau minum apa?" tanya Han.

"Air putih saja,” jawab Clara.

"Kak Chris,” Clara menghampiri Chris dan langsung memeluknya.

Ntah apa yang ada dalam pikirannya saat ini. Saat melihat pria di hadapannya tampak begitu lemah dan lelah, rasanya ia hanya bisa memberi pelukan untuk memberi sedikit kekuatan.

Clara memeluk Chris sambil menepuk-nepuk pundak bahu pria itu.

"Yang sabar kak …,” kata Clara.

Chris tiba-tiba saja menenggelamkan kepalanya di bahu Clara. Meskipun ia tidak menangis, tapi Clara seakan bisa merasakan adanya beban yang sangat besar dalam diri Chris.

Clara membiarkan posisi seperti itu selama beberapa saat. Hingga akhirnya Chris sendiri yang mengangkat kepalanya dari bahu Clara.

"Maafkan aku. Pulanglah, tidak sebaiknya kamu berada di sini,” kata Chris.

"Kak …,” Clara seakan ingin protes dengan apa yang Chris katakan.

"Apa kamu mau aku berbuat hal yang tidak baik lagi padamu?"

"Aku tahu Kak Chris tidak akan melakukannya,” kata Clara.

Chris menatap ke arah Clara, "Jangan menilaiku terlalu tinggi dan jangan menilaiku terlalu baik. Jika kamu tidak segera pulang, aku tidak tahu apa yang akan aku lakukan padamu."

"Lakukan apapun padaku jika itu bisa membuatmu kembali seperti semula. Aku tidak suka melihat Kak Chris seperti ini,” kata Clara sambil memegang kedua pipi Chris dengan tangannya.

"Meskipun Kak Chris pernah melakukan sesuatu padaku, aku sudah memaafkanmu. Jangan itu menjadi beban lagi bagi Kakak. Aku tidak mau menjadi beban bagi siapapun."

Ntah apa yang ada dalam pikiran Clara, ia malah mengalungkan tangannya ke leher Chris kemudian menempelkan bibirnya pada bibir Chris.

"Aku sayang sama Kak Chris. Jangan bersedih lagi,” kata Clara.

Chris menatap Clara dengan intens, perasaan nyaman tiba-tiba saja muncul dari dalam dirinya. Perasaan yang sudah lama tidak pernah ada, seakan kembali muncul. Chris kembali menempelkan bibirnya ke bibir Clara dengan lembut, dan dengan perlahan melummatnya. Chris meraih tengkuk Clara dengan tangannya sehingga ciuman mereka semakin dalam.

"Nona Clara, ini minumnya …,” Han yang melihat kejadian itu langsung merasa salah tingkah. Ia ingin keluar kembali dari ruangan itu, tapi kehadiran Han disadari oleh Chris.

Chris yang mendengar suara Han pun menghentikan ciumannya. Ia seperti tersadar dari apa yang telah ia lakukan.

"Cla, pulanglah. Maaf jika aku berbuat terlalu jauh,” kata Chris.

Tiba-tiba saja Chris teringat akan janjinya pada Tuan Brandon, bahwa ia tidak akan lagi mengganggu Clara, apalagi muncul di hadapan wanita itu lagi.

"Biarkan aku di sini dulu Kak. Aku akan menemani Kak Chris sebentar,” kata Clara dengan nafas yang masih sedikit terengah-engah akibat ciumannya dengan Chris tadi.

Clara merasakan ciuman yang berbeda. Ciuman Chris yang dulu begitu kasar dan terasa menyakitkan, tapi kali ini ia begitu lembut membuat Clara terbuai, bahkan menginginkannya lagi.

Clara mulai yakin pada perasaannya. Ia kini yakin bahwa ia mencintai laki-laki di hadapannya, mencintai laki-laki yang telah merenggut kehormatannya, mencintai laki-laki kuat namun lemah.

Aku tidak membencinya, aku mencintainya. - batin Niki

"Aku sayang Kak Chris, jangan usir aku pergi,” kata Clara di hadapan Chris.

"Perasaanmu ada mungkin hanya karena melihatku lemah seperti ini, perasaan kasihan karena melihat diriku tak berdaya dan hancur,” kata Chris.

Seperti perasaanku saat melihat dirimu pertama kali di Malang, melihat kesalahan terbesar yang kulakukan. - batin Chris.

"Kak, aku bukan orang seperti itu,” kata Clara.

"Pergilah, aku tidak ingin membuat masalah dengan keluargamu lagi."

"Kak …”

"Pergilah!" kata Chris dengan agak berteriak, "Han, tolong antar Nona Clara pulang."

Han menghampiri Clara, "Ayo nona, saya antar."

Saat Chris menciumnya tadi, ia merasa Chris juga memiliki perasaan yang sama dengannya, perasaan mencintai, tapi kini ia menolaknya. Clara merasa diangkat ke tempat yang tinggi, lalu dijatuhkan hingga sakitnya amat terasa.

Ia pun meraih tas-nya, kemudian meninggalkan ruangan itu. Perasaan sedih berkecamuk di dalam hatinya.

Chris yang melihat Clara keluar dari ruangan dan meninggalkannya, merasakan sakit di hatinya. Apakah ia juga merasakan yang sama seperti Niki? Tidak! Ia yakin perasaannya hanyalah perasaan bersalah karena telah pernah menyakiti wanita itu. ia tak boleh memiliki perasaan lebih pada Clara, tidak boleh sedikit pun.

Chris mengangkat sebelah tangannya. Rasanya ia ingin memanggil Clara untuk kembali, untuk menemaninya di saat-saat seperti ini. Ia memerlukan pelukan yang menenangkan yang diberikan oleh Clara. Namun kemudian ia mengepalkan tangannya dan menurunkannya. Ia harus menghalau dan menahan segala rasa yang mungkin timbul.

**

Clara kembali ke hotel dengan perasaan yang sedikit kecewa. Ia sudah memakai waktunya untuk datang ke Switzerland, serta mengumpulkan kekuatan dan keberaniannya untuk mengungkapkan perasaannya.

Clara tahu bahwa ia tidak bisa memaksakan perasaannya pada Chris, tapi mengapa pria itu membalas ciumannya, membuatnya merasa bahwa cintanya terbalaskan. Clara tidak tahu apa yang ia rasakan saat ini.

Ia duduk di pinggir tempat tidur, memikirkan apa yang harus ia lakukan,

"Sebaiknya aku kembali saja. Tak ada gunanya lagi aku berada di sini. Tapi, apa aku harus menyerah? kalau aku terus menunjukkan perasaanku, apa yang akan Kak Chris pikirkan tentang diriku. Ia pasti akan menyangka bahwa aku adalah wanita yang genit … Aarghhh, aku pusing,” gumam Clara.

Pada akhirnya Clara pun terlelap, karena ia terlalu letih dengan semua pikiran-pikirannya sendiri. Ia terbangun menjelang malam hari.

"Wah, aku tertidur lama sekali,” Clara mengerjap matanya, mengumpulkan kesadarannya dan melihat jam di pergelangan tangannya.

Ia bangun dan membersihkan dirinya, kemudian mengganti pakaiannya dengan sebuah T-shirt V-Neck berwarna cerah dengan paduan celana jeans. Tak lupa ia menggunakan long coatnya dan sepatu boot dengan hak rendah.

Clara berencana mencari makan di luar. Sepertinya sia-sia jika ia tidak berkeliling kota Zurich selama ia berada di sini.

Ia melangkahkan kaki keluar dari hotelnya, menyusuri perlahan jalan setapak yang di kanan kirinya ditanami pepohonan. Suasana dingin malam hari serasa menusuk tulangnya, Clara pun merapatkan long coat yang ia gunakan.

Ketika ia sampai di sebuah kedai, ia memasukinya, tak terlalu banyak orang di dalamnya. Ia memesan makanan yang mampu menghangatkan tubuhnya.

Pandangannya memperhatikan sekeliling, terulas senyum getir di wajahnya. Clara masih membayangkan bagaimana tadi Chris menyuruhnya untuk pulang.

Tapi ntah mengapa ia tak membenci pria itu. Raut kesedihan di wajahnya justru membuat Clara selalu ingin bersamanya dan memeluknya.

Semakin lama ini semakin lucu. Aku tak tahu apa yang kurasakan lagi. Aku tak bisa membencinya. - batin Clara.

Sampai saat ini, ia tidak pernah mencintai seorang pria seperti ini. Bahkan saat banyak yang ingin menjadi pacarnya, malah ia tolak. Selain karena Dad Brandon dan Mom Kezia melarangnya untuk berpacaran saat sekolah, ia pun merasa tak tertarik untuk menjalin hubungan dengan salah satu di antara mereka.

Clara menyantap makan malamnya sambil terus memutar otaknya. Apa kini Chris membenci keluarganya ? atau justru ia menghindari keluarganya.

Ciuman yang diberikan oleh Chris tadi masih terbayang di pikiran Clara. Ia menyentuh bibirnya sendiri. Tiba-tiba saja wajahnya terasa hangat, merona merah memikirkannya. Clara pun menjadi malu sendiri.

🌹🌹🌹

1
D_Mayanti
geregetan udh bab ini msh labil Chris
dewi hastutuhermawan
Luar biasa
Prihati Hidayah
yang tegas dong Chris.
sama perempuan kayak gitu aja susah banget beresinnya...huh..
jadi laki kudu setrong pribadi tangguh Chris, jangan mental tempe
Prihati Hidayah
kenapa ga bilang aja sih ke mom Hera kelakuan ella bijimana.
kan mom Hera krn ga tau jadi mikirnya ella bagus ajah
Syarifah Syarifah
Luar biasa
Ran Aulia
Luar biasa

terimakasih kak, as always ceritanya bagus 👍👍👍😍😍😍
3sna
sekelas ceo ya ya kali gk tau knp itu mt2 lm2 burem,,hadooh thor nopelmu ganjeel kabeh 😄
3sna
hotel elit jg ya kali ortu keluarga cris gk cek cctp
3sna
cek cctv lah
Lenni Namora
Luar biasa
Pansy: Thank you Kak 🙏🏻🌹🥰
total 1 replies
Lia Marliana
ceritanya keren Thor
Pansy: Thank you Kak 🥰🙏🏻🌹
total 1 replies
Nuraini Nuraini
Luar biasa
SHERLY M
👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼
PANJUL MAN
thor, siapa nikita ?
PANJUL MAN
kenapa marcella jadi lebih berkuasa daripada chris, padahal chris punya uang,apa chris tidak punya anak buah?
PANJUL MAN
ceritanya menarik dan bagus.
Pansy: Thank you Kak 🙏🏻🌹🥰
total 1 replies
Aiur Skies
kan, Liam orang yang sama "selingkuhan" Ella dan juga "Dosen/Tetangga Palsu" Clara di London
Aiur Skies
lah rumah sakitnya mana nih, lemot
Aiur Skies
Yang teliti lagi Nic, ntar salah pengawal palsu lagi😜😜😜😜😜🤣🤣🤣🤣
Aiur Skies
LOH GIMANA SIH GROUP GINEA NGADAIN ACARA KATANYA KETAT KOQ BISA BISANYA PENJAGAAN DITITIK UTAMA (PINTU DEPAN) MALAH PALSU🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!