SEKUEL DARI NOVEL YANG BERJUDUL KRYSTAL KESAYANGAN MALE LEAD.
Tidak pernah terpintas dalam pikiran Gadis berusia dua puluh dua tahun bernama Megan Anneliese Anderson, Hidupnya berubah sejak bertemu dengan seorang pembalap terkenal dan juga seorang Presedir terkemuka di Landon bersama Leo Enmanuel Jacob.
Jika dulu Megan hanya seorang karyawan yang menjual barang mewah. Tapi kini Megan bisa memakainya dan memilikinya berkat seorang Pria bernama Leo.
Lalu bagaimana awal pertemuan Megan dan Leo. Yang merubah Megan dari upik abu menjadi Cinderella?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nitasari Juari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cetak Gol.
*
*
Mendapatkan kecupan singkat di lehernya Membuat megan meremang justru hal singkat seperti itulah yang membuat tubuhnya merasa panas dan Kekasihnya itu teryata sudah tahu pasti titik lemahnya.
" Bagaimana apa kau masih enggan untuk ku sentuh, Baby." Bisik Leo yang kini tanganya juga ikut bermain di area depan milik Megan yang hanya terbungkus bra saja.
Megan tak menjawab dan hanya sekuat tenaga menahan diri agar tidak mendesah. jika dirinya ketahuan menikmati sentuhan pria tengil itu sudah pasti Leo akan semakin besar kepala.
" Lepaskan baby, aku ingin mendengar suara sexy mu saat aku menyentuh mu seperti ini." Kata Leo yang entah sejak kapan sudah memelintir pelan benda sebesar biji kopi itu yang masih dalam keadaan tertutup.
Tidak sanggup lagi akhirnya Megan mengeluarkan ******* saat Leo dengan sengaja bermain semakin berani.
Leo terseyum penuh kemenangan dan membalikkan tubuh Megan untuk menghadapnya. Dengan gerakan lembut Leo menelusuri punggung Megan dengan tangannya dan berhenti di bagian pengait bra yang di pakai kekasihnya itu.
Berhasil melepaskan kaitannya dan terpampanglah dua benda yang sangat dirindukannya itu.
" Aku akan memberimu kenikmatan sesuai janjiku beberapa minggu yang lalu, Baby." Kata Leo dan Mengangkat tubuh Megan dengan ringan dan didudukanya di meja Rias.
Megan akhirnya mengerti apa yang dimaksud Kekasihnya beberapa minggu yang lalu adalah Bercinta.
" Jadi ini yang kau maksud kenikmatan dan akan membuatku ketagihan?" Tanya Megan menatap Leo yang saat ini sudah dikuasai oleh gairah.
Leo tersenyum Smirk dan Memberikan jawaban dengan cara mencium bibir Megan.
Leo memberikan foreplay cukup lama untuk Megan itu dilakukannya untuk membuat Megan merasa nyaman di penyatuan pertama mereka. Leo memasukan jarinya di area pangkal paha kekasihya dan sedikit menggeseknya. Megan semakin mengeratkan tangannya di leher Leo dan sesekali menggigit leher pria itu untuk melampiaskan betapa frustasinya dirinya dengan permainan Kekasihnya itu.
" Shhhhh Honey,!! Teriak Megan.
Leo kemudian kembali mengakat tubuh Megandan merebahkannya di atas ranjang dan mengukungnya.
" Aku sudah tidak bisa menahannya lebih lama lagi. Baby, Can I,?" Tanya Leo sebelum memasukan miliknya walaupun keinginannya sangat kuat untuk menjebol gawang saat ini juga tapi sebagai pria yang sangat mencintai wanita di bawahnya itu Leo harus meminta persetujuannya.
Megan mengagguk sembari menggigit bibirnya.
Tidak membuang waktu lagi Leo segera memposisikan miliknya untuk mencetak Gol.
Leo sedikit kesulitan menerobos pertahanan Kekasihnya itu ditambah fokusnya kini terbagi dengan rintihan kesakitan Megan yang membuatnya tidak tega.
" Push Harder, Honey!! Aku kesakitan jika kau tarik ulur Seperti itu." Kata Megan dan Menarik pinggang Leo agar segera menyatu.
" Ahhhh!!" Desah keduanya saat berhasil menyatu. Leo merasakan ada mengalir di bawah dan senyum mengembang saat mengetahui jika itu adalah darah milik wanitanya.
Leo mulai bergerak. Awal Megan merasa sesak dan sedikit sakit tapi lambat laun Megan menikmati hentakan demi hentakan dari Leo.
" I love you." Ucap Leo di sela gerakannya tangannya mengusap lembut pipi Megan yang tertetes keringat miliknya.
" I love you too. Kegiatan ini sangat menyenangkan kau benar Honey, aku akan sangat ketagihan." Kata Megan dan menarik tengkuk Leo dan menyambar bibir sexy pria hot itu.
Mereka melakukan kegiatan panas di pagi hari itu sangat lama dan entah sudah berapa kali Leo menembakkan benihnya di rahim Megan yang jelas Keduanya sama-sama tidak bisa berhenti dengan kegiatan baru yang menimbulkan Nikmat tiada tara itu.