NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Ustazah Khanza

Mengejar Cinta Ustazah Khanza

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Romansa / Berondong / Cinta Seiring Waktu / Romansa-Teen school / Beda Usia / Romansa-Teen angst / Perbedaan usia
Popularitas:235.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: Ulfa

Di sarankan sebelum membaca cerita ini, baca dulu novel berjudul "Istri Taruhan Kunci Surgaku, agar semuanya tau alur cerita nya.

Adam naven nugraha, pria tampan yang baru berusia 19 tahun, dimasuk ke pesantren oleh orang tuanya, karna kenakalan dan salahnya pergaulan di masa remaja

Kedua nya berharap jika anak nya bisa berubah. Tapi, bukan nya berubah, Adam semakin nakal, pembangkang, bahkan dia selalu membuat onar dan mengganggu teman-teman nya.

tak hanya itu, bahkan para ustadz sudah menyerah mengajar di kelas adam, karna setiap ustadz selalu mendapatkan perlakuan yang tidak baik.

hingga suatu hari, seorang perempuan yang baru saja pulang dari pendidikan nya mengambil alih kelas mereka. Dia berhasil membuat lelaki di kenal Nakal itu baik dan berakhlak.

Tapi suatu kenyataan yang mengejutkan, dia malah mendapat ungkapan cinta dari, Adam.
Apakah Khanza akan mau menerima berondong yang berkedok muridnya sendiri, atau kah dia sudah punya lelaki pilihan hatinya sendiri? Y

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ulfa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Adam dan Khanza.

Melihat Khanza sudah terbaring di atas lantai dengan mata terpejam, Adam yang di dorong dan terjatuh di atas lantai langsung bangun. Dia dengan sigap mendekati Khanza, meski yang lain melakukan hal yang sama.

"Khanza," pekiknya, pertama kalinya Adam memanggil dengan sebutan nama, bahkan tidak memanggil dengan Ustazah.

"Khanza, ayo bangun," panggil nya lagi, tanpa sadar dia sudah menyentuh lengan Khanza, hal yang seharusnya tidak dia lakukan, mengingat ustazah nya itu bukan mahram baginya.

Tapi namanya Adam, orang yang tidak mengetahui apapun, terlebih saat ini dia merasa khawatir juga rasa bersalah, bahkan sekarang ini Adam sudah menggendong Nabil untuk segera di bawa ke Puskestren (Puskesmas Pesantren).

"Adam, kenapa kamu gendong ustazah?" tanya Husain.

"Lo gak lihat dia pingsan? Gw mau bawa dia ke Puskestren!" jawab Adam, tanpa mendengar apapun lagi yang di katakan teman nya, Adam langsung melenggang pergi ke puskesmas yang ada di dalam lokasi pesantren.

"Adam, ada apa dengan Ustazah Khanza, kenapa kamu menggendong nya seperti itu, dia itu gurumu, dan juga bukan mahram kamu, bersikap sopanlah!" tegur ustadz Raka yang tidak rela melihat Khanza di gendong oleh Adam.

"Nanti saja kalau mau bertanya." sahut Adam.

Kini Khanza sudah di baringkan di atas ranjang pasien di sebuah ruangan, Adam tampak begitu khawatir karna sampai sekarang Khanza belum membuka matanya, meskipun dokter sudah mengatakan jika Khanza hanya pingsan akibat pukulan di kepalanya.

"Ini semua gara-gara Qasim, awas saja kalau sampai terjadi kenapa-kenapa dengan Khanza," batin Adam.

"Adam, ceritakan kenapa Ustazah Khanza bisa pingsan seperti itu? Ini pasti semua ulah kamu kan?" tanya ust. Raka mengintimidasi Adam.

Adam tidak menjawab, dia memilih untuk diam, karna tidak ada gunanya untuk menjelaskan semuanya.

"Jawab, Adam!" sentak ust. Raka lagi. Dia tidak habis pikir Adam bisa berbuat seperti itu.

Merasa tertekan, Adam pun tidak terima dia membalas menatap ust Raka dengan tajam "Jika tidak tau kronologi nya, cari tau atau diamlah, jangan suka menyalahkan orang lain." tukas Adam menekan setiap kata. Membuat ust. Raka terdiam.

Kabar pingsan nya Khanza tersebar begitu cepat, bahkan Aba pimpinan sudah mengetahui nya. Beliau hendak menjenguk, akan tetapi banyak ustadz yang melarang, mengingat Aba juga kurang sehat.

"Adam, kamu di panggil Aba ke rumah," seru Faizin memberitahu pada Adam.

Mendengar itu, bukan nya merasa takut, Adam malah berjalan santai.

"Apa perlu aku temani?" tawar Faizin, meski Adam sering berulah, tapi dia jadi saksi jika kejadian yang menimpa Ustazah mereka bukan sepenuhnya kesalahan Adam.

"Tidak perlu, aku bisa mengatasi masalah ku sendiri!" tolak Adam.

Sampai di rumah Aba, Adam langsung duduk di sofa tanpa di suruh, sudah ada Qasim di sana. Aba tampak tenang. Sebagai pemimpin yang bijak, Aba akan mencari tahu kebenarannya terlebih dahulu sebelum mengintrogasi seseorang.

"Apa kalian sudah mengakui kesalahan kalian?" tanya Aba pada kedua anak muda yang duduk di depan nya.

"Dia yang salah, gara-gara dia ustazah Khanza jadi tidak semangat mengajar, dan dia duluan yang memukul ku, tapi saat aku ingin membalas, ustazah Khanza membantu nya," terang Qasim, dia tidak menceritakan awal mula pertengkaran mereka.

Mendengar itu Aba tersenyum, kemudian dia menatap pada Adam "Apa kamu tidak ingin menjelaskan apapun?" tanya nya.

Adam hanya diam tanpa berniat menjawab ucapan sang pimpinan.

Melihat sikap Adam, Aba hanya menghela nafas "Qasim, kenapa kau menghina orang tua Adam? Bukan kah pertengkaran kalian karna kamu mengatai orang tuanya?" tanya Aba, bagaimana Aba bisa tau, itu karna teman sekelas Adam dan Qasim sudah menceritakan semuanya.

Mendapati pertanyaan itu, membuat Qasim terdiam.

"Sekarang sudah tau kan dimana kesalahan kalian?" tanya Aba lagi.

Qasim mengangguk dengan kepala menunduk, sementara Adam masih sama, yaitu wajah yang dingin, dia tidak terlalu menyimak apa yang di katakan orang di depan nya. karena yang ada dalam pikiran nya sekarang adalah keadaan Khanza.

"Aku seperti ini karna dia sudah membantu ku, dan aku tidak ingin berhutang budi pada siapapun, bukan karna aku perduli padanya." ucap Ad di dalam hati, dia meyakinkan dirinya jika dia teringat pada Khanza bukan karna prihatin, melainkan karna wanita itu sudah berkorban demi dirinya.

~Bersambung.

...Hayoloh Adam, ngaku aja kamu memang mengkhawatirkan guru yang super cantik itu kah...!...

...Bantu dukung Novel ini dengan cara like, komen, dan juga vote kakak ku semuanya....

1
No Name
Woii udah setahun nungguin nihhh
Bunda Keisha
kok gak ada terusannya ya...

Endingnya gmn?
Nisa Nurkhotimah
kk kenapa gx up lagi...
dah lama nunggu nih...
dari taun kemaren, nunggu lanjutannya.
????
Bang Fenz
𝐌𝐚𝐧𝐚 𝐥𝐚𝐧𝐣𝐮𝐭𝐚𝐧 𝐧𝐲𝐚 𝐦𝐛𝐤 𝐚𝐮𝐭𝐡𝐨𝐫 𝐲𝐠 𝐛𝐚𝐢𝐤𝐤𝐤𝐤? 𝐦𝐚𝐬𝐚 𝐝𝐢 𝐠𝐚𝐧𝐭𝐮𝐧𝐠 𝐬𝐢𝐡 𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐧𝐲
Kati Tilah
gk ada lanjutannya ya
Turah Poll
kenapa ngga up lagi thor
dini melati
apa kabar thor kok udh lama bgt ga up
Yenita Fitri
kapan up nya thor
Tina Martina
kapan up lg thor JD penasaran kelanjutan ceritanya
Ely
iya ya koq udh lama blm muncul2 nih
Tuti Almaida
ini crta mgkin udah innalilahi ya,gak ada ikutannya....
Ely: iya ya kk koq gak ad kbr beritanya
total 1 replies
dek faaa
lanjut ceritanya
dek faaa
masyaaallah cerita nya bagus sekali
Ely
kapan lanjutnya ni udh lama ditunggu
TAENNIElvrs
yes lanjutkan
Fakhri Nur Rasyid
masih ada lanjutan apa tamat min
TAENNIElvrs
yes lanjut
Anonim
kapan Tor up nya
Anonim
bagus
Yuliati Eny rahayu
lanjut cerita Adam dan khanza
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!