NovelToon NovelToon
Takdir Sang Penjaga

Takdir Sang Penjaga

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Misteri / Spiritual / Fantasi Timur / Keluarga & Kasih Sayang / Anak Kembar / Dan budidaya abadi
Popularitas:243k
Nilai: 5
Nama Author: neneng selfia

Jin Fei fan harus menerima pemegang takdir sang penjaga berikutnya. Dia harus berjuang lebih keras untuk pantas menjadi sang penjaga dan agar dapat berjumpa dengan kedua orang tuanya yang dia ketahui berada di dimensi berbeda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon neneng selfia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memulai misi

Jendral Ning segera menyampaikan masalah putra putri istana atas awan yang berniat membantu memecahkan masalah penculikan anak dan bayi yang sudah membuat seluruh anggota istana maupun warga kerajaan resah.

Tidak lupa, dia juga menyampaikan perihal permintaan mereka untuk merahasiakan keterlibatan mereka dalam masalah itu.

"Apakah anak-anak itu sungguh se hebat seperti yang dirumorkan?" tanya Lin Gu bin Raja yang memimpin kerajaan Lin.

"Dari yang hamba lihat, mereka sungguh luar biasa. Bahkan beberapa anak muda yang mengikuti mereka mencapai tingkat 9 menengah. Sedangkan dari aura yang mereka pancarkan, walaupun hamba tidak bisa melihat tingkat kultivasi mereka sudah dapat dipastikan bahwa mereka memiliki tingkat kultivasi jauh di atas anak-anak muda yang bersamanya." jelas Jendral Ning.

Mereka saat ini hanya berdua di dalam ruang kerja raja Lin. Sehingga jendral Ning leluasa menyampaikan masalah si kembar pada rajanya.

"Kalau begitu, biarkan raja ini pergi menemui mereka." ucap raja Lin.

"Baik yang mulia raja. Tapi, untuk bertemu dengan mereka tentu akan sulit karena mereka tidak ingin identitas mereka terbongkar dan tidak ingin ada yang tahu keterlibatan mereka. Tentu akan banyak yang bertanya atas alasan apa seorang raja menemui mereka yang hanya seorang bocah berusia 10 tahun?" bingung jendral Ning.

"Biar raja ini yang pikirkan cara bagaimana meninggalkan istana tanpa seorang pun yang tahu. Kau hanya perlu menunggu raja ini di luar istana untuk mengantar bertemu mereka." ucap raja Lin.

"Baik yang mulia raja." ucap jendral Ning.

Malam harinya raja Lin menemui si kembar dengan menggunakan jubah besar yang menutupi hampir seluruh tubuh dan kepalanya agar tidak dikenali oleh orang lain.

Melihat dari jauh, raja Lin agak ragu karena penampilan anak-anak itu tidak menunjukkan kalau mereka adalah orang yang memiliki kekuatan hebat.

Dia memasuki ruangan dengan menggunakan penekanan jiwa yang kuat untuk menguji kemampuan mereka. Merasakan tekanan yang cukup besar, Wei Yan menggunakan kekuatan jiwanya untuk melindungi anggotanya sekaligus menekan balik orang yang telah berusaha menekannya itu.

"Ugh... Maaf master." ucap raja Lin yang sudah gemetaran menahan tubuhnya agar tidak berlutut karena tekanan kuat dari Wei Yan.

"Apa maksud dari serangan jiwa yang anda lakukan raja Lin?" tanya Wei Yan setelah menghilangkan tekanannya terhadap raja Lin.

"Maaf master, ra... aku hanya ingin membuktikan bahwa ra... aku tidak salah mengenali orang." ucap raja Lin.

"Tidak perlu memanggil master kami tidak menyukai panggilan itu. Panggil kami dengan nama kami saja." ucap Wei Yan.

"Bagaimana bisa mas... tuan muda Wei Yan mengenali identitas raj... aku?" tanya raja Lin yang selalu hampir salah menyebut kebanggaannya sebagai raja di depan si kembar.

Bagi para master kuat terutama master alkemis, bahkan para raja tidak berani menyebutkan dirinya dengan sebutan raja ini karena kedudukan seorang master sangat dihormati.

"Jika aku tidak mengenali dirimu dan menganggap bahwa kau ingin menyerang kami, maka sekarang kau sudah tidak lagi bernyawa." ucap Wei Yan.

"Gleg..." raja Lin meneguk kasar liurnya mendengar ucapan Wei Yan.

"Aku seharusnya tidak menyinggung anak-anak ini. Salah sedikit saja aku bisa betul-betul kehilangan nyawa." batin raja Lin.

"Wei, jaga cara bicaramu. Walau bagaimanapun paman raja itu lebih senior dari kita." tegur Fei.

"Maafkan adikku ini paman raja Lin." ucap Fei fan.

"Jangan menyebut aku adik Fei, kita ini memiliki usia yang sama." protes Wei Yan.

"Jangan banyak basa-basi lagi. Kita langsung saja pada intinya." ucap Fei fan mengabaikan protes dari saudara kembarnya itu.

"Kami tidak butuh banyak orang dalam misi ini karena aku takut hanya akan membuat masalah saja. Cukup kami dan siapkan 1 orang lain dengan pencapaian minimal tingkat 9 dasar." ucap Fei fan.

"Biar aku saja nona Fei fan." ucap Jendral Ning mengajukan diri.

"Aku pikir paman jendral lebih memenuhi syarat dari pada orang lain agar rahasia kita tidak terbongkar." ucap Wei Yan.

"Kita sampai lupa menanyakan pendapat para kakak kita Wei." ucap Fei fan sambil menoleh ke arah Yang ruo dan yang lainnya berkumpul.

"Kami akan mengikuti semua keputusan anda nona muda." saut Yang ruo.

"Ya." saut yang lainnya.

"Baiklah, malam ini juga kita akan berangkat ke tempat itu." ucap Fei fan.

Sementara itu, di dermaga lagi-lagi kapal mereka kembali menjadi incaran. Kali ini bukan kapalnya melainkan beberapa anak di dalam yang menjadi incaran.

Sialnya bagi para penculik itu, mereka tidak tahu kalau kapal yang terlihat sangat aman karena tidak terlihat penjaga di sekitarnya itu akan sangat berbahaya bagi mereka.

Malam itu, sementara rombongan si kembar menuju tempat yang mereka curigai menjadi tempat bersembunyi nya dalang dari penculikan semua anak dan bayi itu. Beberapa orang anggota penculik anak-anak itu menyerang kapal mereka.

Para penculik itu berakhir dengan terluka parah bahkan tidak sedikit dari mereka kehilangan nyawa. Semua itu karena Fei fan sengaja memasang perisai yang lebih agresif menyerang orang yang berusaha menerobosnya.

Setelah beberapa jam perjalanan, mereka tiba di hutan yang menjadi batas dari tempat beracun yang menjadi tujuan mereka.

"Paman jendral sebaiknya menelan pil ini." ucap Fei fan sambil memberikan sebuah pil pada Jendral Ning.

"Kalian jangan lupa menelan pil penawar segala racun. Di depan sana ada banyak sekali yang menunggu kita." ucap Wei Yan.

"Sepertinya kita pergi ke tempat yang tepat paman jendral. Ada banyak orang dengan aura jahat di dalam hutan itu." ucap Wei Yan.

Mereka segera memasuki kawasan hutan setelah menelan pil penawar segala racun. Baru memasuki hutan, beberapa orang bertopeng sudah siap menyerang mereka.

"Hiat... Trang tring trang bak buk bak." seketika suara perkelahian memenuhi hutan gelap itu.

"Duak... akh..." Wei Yan menendang seorang bertopeng yang hampir menghunuskan pedang ke arah Jendral Ning.

"Paman harus lebih waspada." ucap Wei Yan lalu kembali bertarung.

Beberapa orang bertopeng dengan kecepatan tinggi menebas pedang ke arah Wei Yan namun berhasil ditangkis oleh Wei Yan dengan satu tangan saja. Dengan lincah Wei Yan menendang satu persatu orang-orang itu hingga terhempas jauh.

Melihat itu jendral Ning tercengang membuat lawannya memiliki kesempatan untuk menyerangnya.

"Sat sret." satu tebasan tepat mengenai punggungnya.

"Duak..." melihat itu Fei fan bergegas menendang orang itu yang hendak kembali menebas pedang ke arah Jendral Ning.

"Telan pil ini segera." ucap Fei fan setelah mentotok beberapa bagian punggung jendral Ning untuk mengehentikan pendarahan.

"Duak..." seorang bertopeng kembali menyerang mengira Fei fan tidak akan fokus karena mengurus jendral Ning yang terluka namun sialnya dia justru dibuat terhempas jauh karena serangan tenaga dalam dari Fei fan.

1
Ari Chutez
bukannya pas umur 8 taun dibawa ke dimensi hewan roh suci dianter sama cece yaa ko kenalan lagi
dewi
keren banget sumpah thor ceritanya... dari season 1 smpe skrang aq bca....
terhura aq thor.....
Ari Chutez
ayo dong teh neng lanjut
Ari Chutez
teteh naha teu update deui
Ari Chutez
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Ari Chutez
lanjut thor udh lama bgt ga update2
Ari Chutez
lanjutkan thor
tia
novelnya kapan ada lanjutannya dah lama nunguin nih 😢😢, jangan berhenti di jalan dong
Purnama Wati
ini novel sudah tidak di lanjut kah?
YuniSetyowati 1999
Jangan bosen dg daku y thor
blm lnjt yah...?
Sri Mulyaningsih
sama kaya mama nya
Sri Mulyaningsih
lemes banget dah bocil 😂😂😂😂😂
Sri Mulyaningsih
Luar biasa
emul
Up lg thor
emul
Semangat thor suka cerita novelnya...up terus
emul
Suaka novelnya
Lis Putrie
kapan lanjut LG ka. kangen banget sama cerita KK tntng ze 😭😭😭
hani chaq
ga terasa dah 1tahun cerita ini ga berlanjut.
belum ada lanjutan kah? padahal dah lama loh🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!