NovelToon NovelToon
Oh..Dokter Lucky

Oh..Dokter Lucky

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Dokter / Tamat
Popularitas:14.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Na_Les

Menceritakan tentang seorang dokter tampan,mapan dan baik hati yang belum menikah di umurnya yang menginjak 37 th,yang bernama Lucky.

Alasan dia belum menikah,bukan karena dia adalah lelaki yang pemilih atau trauma menjalin hubungan atau pun karena ingin fokus pada karier. Tapi alasan kenapa ia belum menikah itu semua karena dokter Lucky tidak tertarik dengan lawan jenis alias dirinya penyuka sesama jenis.

Namun hidupnya berubah 360° saat ia terpaksa menikahi Ayu karena sebuah insiden. Insiden yang membuat mama Lucky salah paham dan memutuskan untuk menikahkan dirinya dengan Ayu.

Akan kah pernikahan dokter Lucky dengan Ayu bisa bertahan lama?

Kira-kira bagaimana reaksi Ayu kalau tau laki-laki yang ia nikahi sebenarnya penyuka sesama jenis? Apakah Ayu akan tetap bertahan dan bisa mengembalikan dokter Lucky ke jalan yang benar? Atau Ayu memilih menyerah??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Na_Les, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

BRUUUK. Tiba-tiba saja Ayu ambruk di pelukan Lucky.

"Yu...sadar Yu..." Lucky menepuk-nepuk pipi Ayu untuk menyadarkan Ayu. Tapi tak berhasil, sepertinya Ayu pingsan.

Ting. Pintu lift terbuka.

Lucky langsung menggendong Ayu ala bridal style menuju unit apartemennya.

Ceklek. Lucky membuka pintu apartemennya. Dan langsung membaringkan Ayu di atas sofa.

Cepat-cepat Lucky mengambil minyak kayu putih dari dalam kamar dan mengolesi minyak itu di hidung, kening dan leher Ayu.

"Yu...sadar Yu.." Ucap Lucky sambil menepuk-nepuk pelan pipi Ayu. Kecemasan terlihat jelas dari raut wajah Lucky.

Perlahan Ayu pun mengerjapkan matanya.

"Mas..." lirih Ayu.

"Kamu gak pa-pa?" Tanya Lucky khawatir.

"Mas, ini gak bener kan mas, ini mimpi mas, bilang sama Ayu kalau mas Lucky gak seperti yang di bilang laki-laki itu?" Ayu kembali histeris.

"Tenang Yu, tenang..aku bisa jelasin semuanya." Ucap Lucky sambil memeluk tubuh Ayu.

"Gimana aku bisa tenang mas, kalau suami aku ternyata seorang.... aaaarghh!!!!!" Ayu tak sanggup melanjutkan kata-katanya, ia masih sangat syok.

"Tenang Yu...tenang.." Lucky berusaha menangkan Ayu yang mulai menangis histeris dalam pelukannya.

"Lepasin aku mas!!! Lepasin!!!!" Ayu pun meronta dalam pelukan Lucky.

Lucky tidak bisa berkata-kata lagi untuk menenangkan Ayu, cara terakhir pun Lucky lakukan. Ia menjauhkan tubuh Ayu dari pelukannya dan langsung menyambar bibir Ayu dan mengunyah bibir istrinya itu dengan rakus.

Ayu awalnya meronta bahkan menjambak rambut Lucky agar berhenti mengunyah bibirnya, namun semakin Ayu meronta, Lucky malah semakin rakus. Ayu pun menyerah, ia diam namun tak juga membalas kunyahan bibir suaminya.

Disaat ia merasakan Ayu yang sudah tenang, perlahan Lucky melepas sambaran bibirnya di bibir Ayu.

Saat bibir mereka terpisah, tangis Ayu kembali pecah ia langsung menutup wajahnya dengan kedua tangannya.

"Aku harus gimana sekarang mas? Apa yang harus aku bilang pada kedua orang tua ku, pada orang tua mu?" Tanya Ayu dengan terisak.

"Kamu gak harus gimana-gimana. Aku yang salah, aku yang gak jujur sama kamu dari awal. Maaf Yu, karena aku merahasiakan keadaan ku dari mu." Ucap Lucky merasa bersalah.

"Tapi kenapa mas? Kita nikah sudah enam bulan, tapi kenapa harus menunggu aku mencari tau sendiri?" Ucap Ayu dengan nada meninggi.

"Tadinya aku pikir mas Lucky punya wanita simpanan di luar sana, karena enam bulan pernikahan kita mas Lucky belum juga menyentuh ku. Mati-matian aku membunuh rasa curiga terhadap mu mas, tapi ternyata...ternyata...ternyata....aaarrrghh.." Ayu tak sanggup melanjutkan kata-katanya, ia kembali menangis histeris.

"Maaf Yu, tadinya aku pikir dengan menikah dengan mu, aku bisa keluar dari masalah ku ini, tapi ternyata aku tidak bisa." Ucap Lucky menyesal.

"Gimana kamu mau bisa keluar dari masalah mu kalau kamu terus bersama dengan laki-laki itu. Kalau kamu mau keluar dari masalah mu, harus nya kamu berhenti berhubungan dengan laki-laki itu dan jujur pada ku. Kalau dari awal mas Lucky jujur, mungkin aku bisa membantu mas Lucky keluar dari masalah mas Lucky."

Lucky mengusap wajahnya kasar, apa yang di katakan Ayu benar, dirinya lah yang membuat tidak bisa keluar dari masalahnya. Kalau memang mau sembuh, harusnya dia berhenti berhubungan dengan Billy. Tapi ini, ia malah terus berhubungan dengan Billy karena takut ancaman Billy yang ingin memberitahu Ayu tentang hubungan mereka serta takut dengan ancaman Billy yang akan menyakiti Ayu.

"Maaf Yu..maaf. Sekali lagi aku mohon maaf." Lucky tak lagi bisa berkata apa-apa, hanya kata maaf yang bisa ia katakan dan memang sepantasnya Lucky memohon maaf pada Ayu.

"Apa aku masih punya kesempatan untuk itu?" Tanya Lucky.

Jujur, hatinya merasa tidak rela jika sampai Ayu meminta berpisah darinya.

"Entah lah mas, aku tidak tau. Hati masih sangat sakit karena kebohongan mu, otak ku belum bisa berpikir jernih."

"Baik lah aku mengerti." Lucky pun hendak merangkul tubuh Ayu dan membawanya ke dalam pelukannya, tapi Ayu langsung menepis tangan Lucky dan berdiri dari tempat duduknya dan berjalan menuju kamar .

BRAAAK. Dengan kasar Ayu menutup pintu kamarnya.

Sedangkan Lucky hanya bisa menghela nafasnya saat Ayu beranjak dari tempat duduknya dan membanting pintu kamar.

"Kenapa ini? Kenapa sakit sekali disini." Ucap Lucky sambil mengelus dadanya.

Ia menyandarkan kepalanya di pinggiran sofa dan memejamkan matanya. Ia mengingat kembali kejadian di unit apartemen Billy sebelum Ayu datang menggerebek.

FLASHBACK ON

"Luck, ayo lah aku sangat menginginkan mu." Ucap Billy dengan nada suara yang sangat berat, hasratnya sudah tidak bisa di bendung lagi, karena sudah hampir dua bulan mereka tidak pernah memadu kasih.

"Bill, aku lelah." Tolak Lucky. Selain merasa lelah, rudalnya juga tidak merasakan apa-apa lagi saat Billy menjamahnya.

"Oh...ayo lah Luck, kita sudah hampir dua bulan tidak..." belum selesai Billy bicara, Lucky sudah memotong kata-katanya.

"Aku bilang, aku lelah Bill. Kamu kan tau tadi banyak pasien, dan aku tadi ada operasi yang menghabiskan waktu lebih dari enam jam." Ucap Lucky dengan nada meninggi.

Billy menggeram mendengar penolakan Lucky.

"Jadi apa artinya kamu disini kalau kita tidak bisa bersenang-senang?!" Protes Billy. Padahal sebelumnya Lucky memang menolak kemauan Billy yang memintanya datang ke unit apartemennya.

"Bukannya kamu yang memaksa ku datang kesini?" Tanya Lucky balik.

"Sudah lah, kalau kamu hanya mau mengajak ribut, lebih baik aku pulang saja dan istirahat di apartemen ku." Ucap Lucky sambil beranjak dari atas ranjang.

Mendengar kata-kata Lucky, otak Billy langsung travelling.

"Istirahat di rumah. Apa dia akan tidur seranjang dengan perempuan itu? Aaargh...tidak boleh di biarkan, kalau perempuan itu menggoda Lucky dan rudal Lucky bangun, bahaya!!!" Gumam Billy dalam hati sambil membayangkan Lucky dengan Ayu yang sedang beradegan panas di atas ranjang.

Cepat-cepat Billy mengejar Lucky yang hampir sampai di pintu kamar tidurnya.

"Oke...oke...kamu istirahat disini saja. Aku tidak akan menuntut apa-apa." Billy mencegah Lucky keluar dari dalam kamarnya, kemudian menarik tangan Lucky untuk kembali berbaring di atas ranjang.

Setelah Lucky membaringkan tubuhnya di atas ranjang, Billy pun ikut naik ke atas ranjang dan membaringkan tubuhnya di sebelah Lucky.

Lima menit...

Billy masih tahan untuk tidak menyentuh Lucky yang mulai memejamkan matanya.

Sepuluh menit...

Tubuh Billy mulai tidak tenang, tubuhnya mulai panas dingin.

Lima belas menit..

Ia sudah tidak sanggup menahan hasratnya yang memang sudah di ubun-ubun dan minta segera di salurkan.

Billy pun nekat memeluk Lucky, bukan hanya memeluk Billy malah langsung menyengat leher Lucky dengan sengatan bibirnya serta tangannya juga mulai mengelus rudal Lucky.

Bukannya senang dan tersengat, Lucky malah menyentak tangan Billy dan mendorong tubuh Billy agar menjauh darinya

"Kamu apa-apaan sih Bill, kan udah aku bilang, aku capek Bill!!!" Bentak Lucky. Entah kenapa, Lucky mulai merasa risih jika Billy menyentuhnya.

"Tapi aku sudah tidak bisa menahannya Luck, ayo lah, sekali saja." Rayu Billy.

"Aku lelah Bill, tolong mengerti.!!" Tolak Lucky.

"Aku tidak perduli, pokoknya malam ini kamu harus membantu ku melepas hasrat ku." Dan tanpa Lucky duga Billy langsung naik ke atas tubuhnya dan memberikan sengatan-sengatan di tubuh Lucky.

"Bill, stop!!!!" Teriak Lucky dengan segenap emosi di jiwa.

Dan dengan sekuat tenaga juga ia mendorong tubuh Billy dari atas tubuhnya hingga ia terjatuh di lantai.

Cepat-cepat Lucky bangun dari atas tempat tidur dan berjalan keluar dari dalam kamar.

Namun saat sudah sampai di depan pintu dan hendak memutar handle pintu, bel apartemen Billy berbunyi. Refleks, tanpa melihat siapa yang memencet bel dari layar monitor, Lucky langsung berlari menuju kamar Billy.

"Apa kamu pesan makanan?" Tanya Lucky pada Billy yang ada di depan pintu kamar hendak mengejar Lucky.

Billy menggelengkan kepalanya.

"Cepat lihat siapa yang datang." Perintah Lucky.

Entah kenapa feeling Lucky tidak enak dan mengatakan kalau akan ada bencana besar malam ini.

Cepat-cepat Billy keluar dari kamar, selain untuk melihat siapa yang datang, Billy juga kesal dengan cara orang yang memencet bel apartemennya.

Setelah sampai depan pintu, Billy melihat orang yang ada di depan pintu unit apartemennya dari layar monitor.

"Ayu. Mau apa dia kesini." Gumam Billy bertanya-tanya dalam hatinya.

Sedangkan Lucky, ia memilih tetap berada di dalam kamar Billy.

FLASHBACK OFF

BERSAMBUNG...

1
ZHANG LINGHE 🥰🥰🥰
🥰🥰🥰
Dini Lestari
waah qawat nih ..ikutan tegang kayak mas lucky wkwkwk🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Dini Lestari
🤣🤣🤣🤣🤣
Dini Lestari
pulang dari london ayu &lucky bawa kabar bahagia buat mama tyas💖🥰
Dini Lestari
yg baca ikutan praat preeet ..buayuuu🤣🤣🤣🤣
Ahmad Ridho Rahmani
Luar biasa
Puspita Sari
ini lah ayu keras kepala ga pernah nurut suaminya bilang ini itu tapi ngeyel wkwkwjj
Dewi Anjasmaraa
keluarga dokter mobil nyater..
Puspita Sari
curiga nih sama lucky setelah tau enak malah ON terus dia ga mau berhenti hahahhahaa
Puspita Sari
seenggaknya kl ga cinta ya hargai donk makanannya ....
Dina Ispriyanti
Luar biasa
Hanna
bukan lucky nya yg gila, tapi author nya yg tega nulis alur ceritanya seperti itu 🤣🤣🤣
Dardi Mauza
/Curse//Curse//Curse/mantap mama
Dardi Mauza
buat sadar lucky Thor dn berubah jdi laki sesungguhnya ia
yahya alhakim
jooss Lanjutkan barkarya...
ummi rama
haduuuuch nsib py suami belok... /Grin/
Sarah Alkansa
aq bru dengar bunyi yg namany cepak2 jeder thor 🤣🤣🤣🤣🤣. istilah nama olahanny g ada yg lain y thor 🤣🤣🤣
Hilmiya Kasinji
Luar biasa
Hilmiya Kasinji
bagus
Merlinda Ani Inda
billy itu cowok apa cewek si thor, dari nama saja aku jadi geli,( laki ama laki)
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!