NovelToon NovelToon
Istri Kecil Tuan Mafia

Istri Kecil Tuan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: Vhy7

Kisah ini tentang seorang gadis polos bernama Aluna George yang terjebak dalam pernikahan bersama seorang mafia berdarah dingin. Alexandre Graham seorang pria tampan yang tidak pernaheduli soal cinta, baginya wanita mainan.

Harta, tahta dan kekuasaan membuatnya mampu memilih wanita manapun yang ia inginkan. namun semuanya berubah saat ia bertemu dengan gadis manis dari acara lelang.

Hubungan yang awalnya baik, akhirnya rusak karena sebuah kesalahan. kesalahan yang membuat keduanya harus terikat, kesalahan apakah itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vhy7, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aluna dan Alex

Sore akhirnya tiba, Alex yang sedari tadi sibuk dengan beberapa dokumennya melirik ke arah wanita yang masih ternggelam di alam mimpinya.

Pria itu melirik ke arah jam yang tertempel di dinding, rupanya sudah jam setengah empat sore.

Alex langsung membereskan pekerjaannya, lalu berjalan ke arah wanita hamil yang berstatus istrinya itu.

"Aluna sudah sore, kau harus mandi!" ucap Alex sambil menepuk pelan bahu Aluna.

Sayangnya bukan terbangun, wanita itu malah menarik tangan Alex dan memeluknya.

"Aluna! Kau belum mandi sejak tadi bangunlah," lagi-lagi pria itu membangunkan Aluna.

Wanita itu mengeliat, tapi akhirnya kembali lagi tertidur. Alex menghela nafasnya, apakah wanita hamil memang sangat sulit di bangunkan.

Pria itu mendekat ke arah perut datar milik Aluna, mendekatkan bibirnya lalu membisikkan sesuatu sambil tersenyum.

Entah apa yang di bicarakan oleh ayah dan janin di dalam perut itu, tapi sepertinya Aluna jadi merasa terganggu.

"Apa yang kau lakukan?" tanya wanita itu sambil menjauhkan tubuhnya dari Alex.

"Berbicara dengan anakku," jawab pria itu santai membuat Aluna memutar bola matanya malas.

"Dia belum bisa mendengarnya, jadi percuma saja," ucap Aluna.

"Baiklah kalau begitu, sekarang pergilah mandi!" titah Alex membuat Aluna hendak kembali membaringkan tubuhnya namun di tahan oleh Alex.

"Jangan tidur lagi, mandilah Aluna make up di wajahmu sudah luntur cepat bersihkan," ucap pria itu lagi membuat Aluna terpaksa bangun.

Tapi belum juga turun dari tempat tidur wanita itu terkejut saat melihat tempat ia tidur bukanlah di kamarnya, ia juga baru sadar jika bajunya sudah berubah.

"Kenapa aku di kamarmu?" tanya Aluna membuat Alex yang tadi hendak kembali ke sofa berbalik.

"Ini bukan hanya kamarmu, tapi juga kamarmu!" jelas Alex membuat wanita itu melongo. Apa maksudnya mereka akan tidur berdua?

"Meskipun kita menikah hanya karena anak di dalam kandungmu, tapi aku sudah berjanji pada diriku hanya akan menikahi satu wanita." kata Alex sambil duduk di samping Aluna yang masih nampak bingung itu.

"Jadi, ku rasa kita bisa memulai semua ini dari memiliki satu kamar, kemudian satu fikiran dan pada akhirnya menjadi satu hati," sambung pria itu membuat Aluna akhirnya mengerti.

"Kamu juga bisa memulainya dari berhenti bermain wanita," seru Aluna membuat Alex langsung berbalik padanya.

"Aku sudah berhenti sejak kejadian waktu itu, rasa bersalah membuatku tidak bisa menyentuh wanita manapun," jelas Alex membuat Aluna menatap matanya mencari sebuah kebenaran.

Dan yang ia lihat adalah pria itu memang tulus, Aluna tersenyum. Mereka memang tidak saling mencintai, tapi mereka bisa mencoba.

"Kalau begitu berjanji padaku!" ucap Aluna sambil memberikan jari kelingkingnya kepada Alex.

"Janji," balas Alex sambil menautkan jari kelingkingnya.

....

Malam pun tiba, Aluna dan Alex kini sedang menikmati makan malam pertama sebagai suami istri. Para pelayan menyajikan makanan untuk mereka membuat Aluna jadi tidak enak, tapi ia tidak bisa apa-apa. Alex sedari tadi terus menyuruhnya duduk, dan melarangnya untuk membantu.

"Aluna, duduklah kau sedang hamil," itu adalah kata-kata yang terus di ulang oleh Alex saat melihat Aluna akan beranjak dari duduknya.

Setelah semua makanan telah tersaji, Aluna dengan cepat menyajikannya di piring Alex.

"Aku bisa sendiri, kau makan saja!" ucap pria itu tapi Aluna malah tersenyum.

"Mama bilang, kalau aku sudah punya suami. aku harus melayaninya dengan baik," balas Aluna membuat pria itu hanya bisa tersenyum.

"Kalau begitu kau juga harus melayani dengan baik di..." ucap Alex sambil mengedipkan matanya membuat wanita yang sedang mengunyah makanan itu langsung tersedak.

Melihat Aluna yang tersedak, dengan cepat Alex memberikannya air minum. Wanita itu meminum air di gelas hingga tersisa setengahnya, lalu setelah itu menatap tajam pada Alex.

"Bisakah kau tidak membahas hal seperti itu Sekarang!" kesal Aluna.

"Memangnya aku membahas apa?" tanya Alex membuat Aluna langsung terdiam, sial dia masuk ke dalam perangkap Alex.

"Lupakan saja, aku mau makan jadi jangan mengangguku," jawab Aluna mengalihkan pembicaraan.

Setelah itu Aluna kembali menikmati makanan yang ada di piringnya, begitupun dengan Alex. Pria itu sebenarnya masih ingin menganggu Aluna, tapi melihat wanita hamil sedang lahap akhirnya ia memutuskan untuk menundanya.

Alex merasa sangat senang melihat Aluna yang makan dengan lahap, karna Ada banyak wanita yang di awal-awal kehamilan kesulitan untuk makan.

Tapi tunggu dulu, apa wanita itu sudah tidak mual melihat wajahnya. Atau bisa saja ia sudah melupakan hal itu, tapi bisa juga karena bisikannya kepada janin di dalam perut Aluna.

Aluna dan Alex telah selesai makan, wanita hamil itu nampak sangat kenyang. Ini pertama kalinya ia makan dengan sangat lahap, bahkan ia sendiri sampai tidak percaya berapa banyak makanan yang ia makan.

"Kau sudah kenyang?" tanya Alex membuat akuna mengangguk.

"Kalau begitu istirahatlah," sambung Alex membuat wanita mengangguk.

"Kau tidak istirahat?" tanya Aluna sebelum ia benar-benar beranak.

"Nanti, masih ada beberapa pekerjaan yang harus ku selesaikan," ucap pria itu membuat Aluna mengangguk mengerti.

Setibanya di kamar, wanita itu duduk di pinggir tempat tidur. Sebenarnya ia belum mengantuk, tapi ia tidak tau harus melakukan apa lagi.

Ia ingin pergi ke rumah sakit untuk menjenguk mamanya, tapi ia yakin Alex tidak akan mengizinkannya. Meski tidak mencintai Aluna, pria iru sangat menyayangi anak di dalam kandungannua. Dan bagi Aluna hal itu sudah cukup, cinta bisa tumbuh dengan sendirinya.

Di sisilain, Alex sedang menerima telvon di dalam ruanganya. pria itu baru saja mendapat kabar bahwa ada tawanan yang berhasil kabur, kabar itu membuat Alex jadi marah.

"Cepat cari dia, jika kau tidak menemukannya maka bersiaplah untuk menjadi penggantinya," ucap Alex kepada pria yang sedang terhubung dengan dirinya di telvon.

Setelah mematikan sambungan telvon, pria itu melemparkan ponselnya ke atas meja. Tawananya yang kabur itu cukup berbahaya, ia takut jika tidak segera di tangkal maka ia akan berulah.

Namanya Reno, sudah setahun ini ia berada di dalam penjara milik Alex. Pria itu adalah orang kejam yang telah melukai adiknya, pria tanpa hati yang hanya memikirkan na**u.

Alex berusaha menetralkan deru nafasnya yang tidak beraturan karena marah, setelah itu ia beranjak dari dalam ruangan kerjanya ke kamar miliknya dan Aluna.

Setibanya di sana, ia melihat Aluna yang sedang duduk di atas ranjang sambil memainkan handphone miliknya.

"Kau belum tidur?" tanya Alex membuat wanita itu mendongak.

"Aku tidak bisa tidur," jawab Aluna membuat Alex mendekatinya.

"Istirahatlah, dokter Rani bilang kau harus banyak istirahat," jelas pria itu membuat Aluna malah menatapnya.

"Tapi aku tidak bisa tidur," kekeuh Aluna membuat Alex menghela nafas. Apa wanita hamil akan bersifat seperti seorang anak kecil?

"Aku tau apa yang bisa membuatmu tidur," balas pria itu membuat Aluna menatapnya tidak mengerti.

"Apa?" tanya Aluna.

Bukannya menjawab pertanyaan Aluna pria itu malah mendekat kepada wanita itu, hingga membuat Aluna langsung menjauh.

"Mau apa kau?" tanya Aluna tapi Alex malah tersenyum.

"Membantumu untuk tidur," jawab pria itu sambil tersenyum penuh arti.

TBC

1
Wani Ihwani
bukan kemauan kamu jadi seperti itu elena, jadi terima saja kalau Bagas masih cinta kamu
NBF
tidak bisa menolak utk TIDAK hadir.
Wani Ihwani
cepat Alex beri perintah ke karyawan mu jangan pakai baju ketat"
Wani Ihwani
lucu x orang bertiga ni, Bagas Alex aluna.
Wani Ihwani
aluna kan masih kecil belum paham x 😅😅
Wani Ihwani
wkwkwk 🤣🤣🤣🤣
Wani Ihwani
tor karya mu ini memang keren tapi ada tipo nya, tapi GK pp lah tor aku tetap berterimakasih karna di suguhi cerita yng menarik bibir ku ini. untuk tersenyum baca nya
Wani Ihwani
kursi ke besaran tor bukan lah bangku😅
Noor Zahidah
Luar biasa
Wani Ihwani
kasian juga jadi aluna
Wani Ihwani
Luna, kalau kamu hamil gimana kok gak mau di nikahin Alex??
Wani Ihwani
terpesona aku terpesona, hihihi
Wani Ihwani
nanti Alex di kasi minuman yang buat enak"🤣🤣
Wani Ihwani
kalok cerita nya menarik begini, gak rela aku rasa nya cepat tamat .
Wani Ihwani
alex modus dus
Wani Ihwani
padahal bagus Lo cerita nya kok ada yng komen bilang cerita nya muter2
Wani Ihwani
aku paham kok tor,, baru bab berapa ya wajar cerita masih sekitar itu itu aja yng komen aja sok hebat
Wani Ihwani
mampir aku tor, tapi kayak nya aku dah pernah baca cerita ini
david aditama
bagus
Aisyah Hasan
ku tunggu. k lanjutanya sampai tmt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!