NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikahi Sang Penguasa

Terpaksa Menikahi Sang Penguasa

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:824.1k
Nilai: 5
Nama Author: Cyn Shindi

Plakkkk....

Secara reflek wanita itu menamparnya tanpa mau menjelaskan apa kesalahannya. Selama ini bahkan tidak ada yang berani memelototinya apalagi menamparnya. Jika tidak ingin hidup susah maka jangan pernah sentuh dia. Itu yang orang orang katakan tentangnya


"Kau, berani sekali kau." Ucap Brydan karena seisi mall sudah melihat kearahnya.


"Kau yang salah, Kalau jalan lihat lihat , lenganmu itu sudah mengenai area terlarangku sebagai wanita." Sahut Nadya dengan berani dia menyahut perkataan sang penguasa. Wajar semua wanita pasti akan marah, tapi sekarang dia sudah salah orang sepertinya.


Bagaimana kisah kelanjutan mereka berdua, dan bagaimana nasibnya karena telah berani menampar Sang Penguasa??



Tentu saja hanya Brydan Robson lah yang bisa menentukannya.


Jangan lupa follow IG aku yah @cynshindi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cyn Shindi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch-28 Jalan-jalan bersama teman baru.

Fanny beranjak untuk membantu pelayan lain yang membutuhkan bantuannya.

Di dalam kamar, Nadya sudah memejamkan matanya dan terbang ke alam mimpi sejak beberapa menit yang lalu. Walaupun AC sudah dinyalakan, tetapi tetap saja hawa panasnya masuk ke dalam dan membuat seluruh tubuhnya berkeringat.

***

Tidak terasa, sore hari sudah tiba. Nadya bersiap untuk menyambut kepulangan sang suami. Dia tengah memoles sedikit make-up dan akan segera selesai. Dia keluar dari kamar dan mendapati Fanny sedang berdiri di sisi luar pintu kamarnya.

Dia sungguh kagum kepada bodyguard sekaligus temannya itu. Dia saja yang berada di ruangan ber-AC masih merasakan panas, tapi Fanny bisa-bisanya berdiri di depan pintu tanpa menghiraukan hawa panas yang sedang melanda ibu kota.

"Fan, kamu tidak merasa panas? Kamu duduk saja, tidak perlu berdiri." Ucap Nadya sambil menggiring Fanny untuk duduk di kursi dekat pintu. Dan Fanny mengiyakannya.

"Saya harus selalu ada untuk Nyonya." Sahut Fanny dengan lantang. Nadya bahkan sampai mengambil tissue dan mengelap keringat yang sedikit bercucuran di dahi Fanny.

"Aku tau, Fan. Tapi kamu tidak perlu menyiksa dirimu hanya untukku." Nadya benar-benar tidak mengerti jalan pikiran bodyguard nya itu.

"Tidak apa-apa, Nyonya." Hanya itu yang Fanny katakan.

Saat mereka tengah berbincang, suara klakson mobil bebunyi dari luar. Nadya yakin itu pasti Brydan. Dia langsung menghampiri mobil itu ke luar.

"Selamat datang, Sayang." Ucap Nadya dan dibalas senyuman tipis oleh Brydan.

Di dalam kamar_

Brydan sudah menyelesaikan ritual mandinya dan kini mereka berdua tengah duduk di sofa kamar. Nadya menyuapi Brydan makan, karena Brydan meminta makan malam diantar ke kamarnya. Tapi Nadya heran, Brydan hanya meminta dibawakan minuman satu gelas saja. Walaupun gelas lumayan besar. Nadya terlebih dahulu meminum minuman, dan tanpa jijik Brydan juga minum di bekas bibir istrinya.

Dia meminum bekas bibir ku? Apa dia sudah mencintai diriku? Ah apa aku terlalu percaya diri?

Setelah usai makan malam yang penuh drama, mereka berdua naik ke ranjang. Bersiap untuk tidur.

Tetapi Nadya tidak langsung tidur, dia terlihat tersenyum sambil menatap layar ponselnya.

"Bey, tidur!" Titah Brydan dengan mata yang sudah siap untuk terpejam.

"Sebentar, Sayang." Kata Nadya yang langsung mendapatkan pelototan mata dari sang suami.

"Satu.. ti..."

"Iya aku tidur."Nadya meletakkan ponselnya di atas nakas. Dan ikut berbaring menghadap Brydan.

Dan setelah beberapa menit, terbanglah mereka ke alam mimpi.

____________________ 00 ______________________

Matahari sudah menampakkan dirinya, membawa secercah sinar dan sebuah kehangatan. Pagi sudah menjelang, membangunkan sepasang suami istri yang tengah tertidur.

"Emhhh." Terlihat sang istri baru saja membuka kelopak matanya. Dan mengulet untuk mengumpulkan kembali kesadarannya. Seperti hari-hari sebelumnya, dia akan melakukan rutinitas paginya.

Selang beberapa jam, keduanya kini sudah rapih dan wangi. Nadya mengantarkan Brydan ke pintu utama mansion. Dia sudah izin kepada Brydan, bahwa dia akan keluar sebentar lagi. Dan sang suami sudah mengizinkan Nadya. Asalkan Fanny ikut. Brydan memang tidak main-main jika bersangkutan dengan keamanan istrinya. Dia tidak mau istrinya kenapa-napa. Dan Nadya hanya bisa memaklumi nya.

***

"Fan, jalan!" Saat ini Fanny dan Nadya akan keluar menuju kediaman Tica. Semalam Tica sudah memberitahu Nadya, bahwa orang kemarin meminta untuk bertemu di sebuah cafe dekat taman. Tidak tanggung-tanggung, bahkan orang itu sampai menghubungi Nadya juga. Untung saja bukan Brydan yang menjawabnya.

Beberapa menit kemudian, mobil yang dikendarai oleh Fanny dan Nadya sudah sampai di depan rumah Tica.

Di Cafe BlueDark_

Di cafe itu mereka sedang berkumpul. Duduk dalam satu meja.

"Bagaimana, Tuan?" Ujar Tica.

"Saya tidak meminta ganti rugi uang." Ujar seseorang yang kemarin Tica tabrak hingga ponselnya mati.

"Lalu?" Giliran Nadya yang menyahut. Jika bukan uang, lalu harus diganti dengan apa? Pikir Nadya.

Tica tahu, orang dihadapannya ini bukan orang sembarangan. Karena handphone yang kemarin dirusaknya itu masih belum dipasarkan di Indonesia. Dia sudah mencari tahu kemarin melalui situs pencarian. Dan harganya juga di atas rata-rata handphone pada umumnya.

"Saya cuma mau kalian mengganti dengan pertemanan." Kata Edward menampilkan senyum manis nya.

"Maksud, Tuan?" Tica dan Nadya masih terlihat bingung.

"Maksud saya, saya mau kita berteman. Dan semuanya saya anggap clear." Kata Edward.

Apa-apaan orang ini. Apa dia ini billionaire? Jelas aku tahu harga handphone yang kemarin rusak itu benar-benar mahal. Tapi dia hanya meminta berteman saja? Bodo amat lah yang penting clear. Batin Tica.

Fix, pria ini kurang full. Batin Nadya.

Pria itu tetap tersenyum ke arah Nadya dan Tica. Sedangkan yang disenyumi justru tengah melamun karena kelakuan aneh pria itu.

"Satu lagi nona-nona, jangan panggil saya tuan, nama saya Edward." Kata Edward sambil melirik ke arah seseorang dan tersenyum miring, dibalas kedipan mata oleh orang tersebut.

"Anda yakin, Anda akan rugi besar." Ucap Tica untuk memastikan kalau Edward tidak mempermainkan dirinya dan juga Nadya.

"Saya sangat yakin." Kata Edward dengan senyum manisnya. Dan Nadya terlihat menganggukkan kepalanya pertanda setuju.

"Dan satu lagi, tidak perlu berbicara formal denganku!" Ujar Edward.

"Baiklah, aku setuju. Ini clear ya." Ucap Tica.

"Kalian sudah menyimpan nomorku kan?" Tanya Edward. Dan diangguki oleh keduanya.

"Baiklah, sebagai ganti rugi, aku ingin kalian selalu bersedia saat aku ajak bertemu." Edward sedikit melirik ke arah Nadya yang terlihat berpikir. Tapi semenit kemudian mereka berdua mengangguk pertanda setuju.

"Baiklah." Ujar Nadya.

"Sekarang aku akan mentraktir kalian kemanapun, sebagai tanda pertemanan." Kata Edward yang kini sudah berdiri dari duduknya dan hendak menuju ke parkiran mobilnya.

Mobil mereka sama-sama menuju ke tempat yang memiliki banyak binatang.

Zoo__

"Akhirnya sampai juga." Ujar Tica yang kini sedang merentangkan tangannya menikmati sejuknya angin. Mereka berempat membeli ticket masuk dan sebotol air mineral. Karena tidak boleh membawa makanan berat ke dalam zoo, jadi mereka hanya membawa makanan ringan saja, semacam snack.

"Aku jarang sekali ke tempat seperti ini. Karena aku selalu sibuk mencari uang." Ujar Tica dan diangguki setuju oleh Nadya. Karena Nadya memang sangat jarang ke tempat hiburan kecuali bersama Brydan. Sungguh miris sekali!

"Maka dari itu, aku mengajak kalian ke tempat ini. Karena dulu ibuku pernah membawaku kesini saat aku masih kecil." Ujar Edward.

Mereka berempat masuk ke dalam Zoo, mereka menemukan banyak sekali hewan-hewan yang lucu, buas, dan jinak. Mereka tersenyum melepas lelah yang sebelumnya menjadi beban. Senyuman di wajah dua wanita itu membuat seseorang yang melihatnya menjadi tersihir. Cantik! Hanya itu kata yang bisa mendeskripsikan nya. Sedangkan Fanny, dia hanya tersenyum tipis. Fanny memang pribadi yang tertutup dan tidak terlalu suka tempat ramai.

"Seru yah tadi, Ed." Ujar Tica yang kini sudah sedikit akrab dengan Edward berkat di zoo tadi. Kini mereka sudah berada di luar zoo. Karena matahari sudah hampir terbenam akhirnya mereka memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing.

.

.

.

.

.

.

.

Happy Reading and Lop U All

Jangan lupa like komen and votenya yah 🤗

Biar makin semangat up-nya 😁✨

Plz jangan jadi pembaca gelap 🤐

Makasih kakak-kakak sayang ✨😁

kalau mau tanya-tanya perihal novel ini atau mau kenalan boleh follow IG aku yah

IG: @cynshindi

1
Hadimulya Mulya
critamu bertolak belakang,kmu bilang hati malekat,tadi secara gk langsung dia dh menghiyanati rumah ttg nya,karena tidak ada pertemanan beda jenis klo dh rumah ttg,dan dia dh gk mau terus terang klo dh berumah ttg,hati malekat dri mna itu pertanyaan nya
Hadimulya Mulya
critamu wanita nya kayak pelacur,gk sadar klo dh punya suami,walo pun gk selingkuh,apa LG wanitanya gk bilang klo dia dh punya suami,crita merendahkan wanita yg sudah berumah ttg,seharus nya dia bilang klo dh bersuami
Hadimulya Mulya
pas crita ini gk masuk akal,katanya takut ma suami,katanya suami nya penguasa,pasti banyak uang,kok malah gk mau bayar malah pingin berteman,pascritani menandakan perempuan gampangan,dh punya suami TPI msh mau jln ma lelaki lain,seharusnya judul nya wanita gampangan
Jean Wonga
kok ksannya buru2 sih...g da deg2nya kok tba2 sambar...hrysnya pdkatan dulu ...ini ni ma srudak sruduk jdi...🤨🤨
Purnawati zainir
alurnya kayak jalan tol..
Annisa Salsa Salsa
ceritax baguss tapi kata2 nya terlalu singkat jadi bosan bacanya
Ilan Irliana
Nadya itu kek nora y....di ksh kaya tp mlh ngelunjak,diksh suami yg gitu mlh g tau diri..
Ilan Irliana
hihi Nad,bruntung loe mh tidur satu kmr satu ranjang...g kek di novel laen pisah kmr...hihi
Ilan Irliana
hoohh jd dendy itu seorang sekretaris brydan...
~jingGA
yaelah bang udah ada pendekatan ini namanya
~jingGA
disisi lain Tica yg malah sibuk menatap wajah tampan sang sekertaris😂
~jingGA
aq lanjut baca ini setelah dari bang dendy dan Tica yg unyu banget
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
insyaallah HDR say
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈: masama
total 2 replies
istriHanbinPacarKyungSoo
monoton.
Putri Nazwa
semangat selalu author
Marlha
lanjut thor
Teea Puspa
ga apa lah thor,namanya orang udah suka mah siapp baca aj,yg penting masih dilapak yg sama di NT....SEMANGAT OTHOR💪👍🏻😍
anak cantik
semangat terus kaka
Shine Star: Siap Makasih Kakak💖💖
total 1 replies
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
semangat berkarya sayang 💪
Shine Star: Istri Simpanan Dendy, Kakak
total 3 replies
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
berjuanglah untuk cintamu Tica... dengan kelembutan dan kesabaran mu aku yakin Dendy akan mencintaimu... untuk bos Brydan..dari sebelum Nadya blm hamil sampai hamil tetap manja kayak anak kecil 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!