NovelToon NovelToon
My Presdir I Love You

My Presdir I Love You

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:736.5k
Nilai: 5
Nama Author: Rini Jayanti

Mengisahkan tentang perjalanan cinta sepasang kekasih dari dua keluarga paling berpengaruh di kota X.
Cerita dimulai dengan kepulangan Rachel dari Paris dan bertemu dengan Sawn, presdir dari perusahaan raksasa Moon. Pertemuan pertama Rachel dengan Sawn di awali dengan kesan yang kurang baik. Tak disangka Sawn bertemu lagi dengan Rachel yang menjadi sekretarisnya sendiri.

Akankah cinta hadir diantara mereka berdua? Sawn yang dingin dan Rachel yang tidak berani mengungkapkan perasaannya.

Ikuti kisahnya di novel ini yaa...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rini Jayanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mata-Mata

▪ Malam itu di Villa kediaman Sawn Arthur

Sawn mengajak Rachel menuju kamar di lantai atas. Kamar yang berdekatan dengan kamar pribadi Sawn.

"Ini kamarmu... Untuk sementara.."

"Untuk sementara?."

"Ya.. Sementara, nanti setelah kita menikah kamu akan tidur di kamar utama, kamarku.."Sahut Sawn...

"Kamuuu....."Rachel mencubit lengat Sawn.

"Baiklah aku akan membersihkan diri terlebih dahulu, setelah itu pergi tidur."

"Aku akan kembali ke kamar, kalau butuh sesuatu jangan sungkan untuk bilang."Sebelum beranjak pergi Sawn mengecup kening kekasihnya itu.

▪08.00 AM

Rachel menggeliatkan tubuhnya, melihat di balik gorden cahaya matahari sudah sangat terang. Pikirnya dia belum kesiangan untuk berangkat ke kantor. Segera dia turun dari ranjangnya sembari merapikan rambutnya yang sedikit berantakan. Keluar dari kamar, tidak terlihat ada seorangpun. Berjalan menuju kamar Sawn, Sawn pun tidak nampak berada di kamarnya.

Rachel menuruni tangga Villa itu, melihat kesekeliling hanya nampak dua orang assisten rumah tangga yang sedang bekerja membersihkan perabotan-perabotan. Ada bibi An sedang mempersiapkan makanan untuk Rachel.

"Bibi An... Sedang apa?."

"Eh nona muda, anda sudah bangun. Tadi tuan muda berpesan supaya nona dibuatkan makanan dan beberapa macam cemilan. Apa anda ingin dibuatkan yang lainnya?."

"Tidak bibi An, ini sudah terlalu banyak.. Bagaimana caraku untuk menghabiskannya."

"Ahaha.. nona ini bisa saja.. "Bibi An tertawa renyah sembari menyiapkan hidangan makanan di ruang makan.

"Bibi An, kenapa Sawn tidak membangunkanku untuk pergi ke kantor?."Rachel merasa keheranan.

"Tuan muda tadi melihat nona masih tidur nyenyak, jadi tuan muda tidak membangunkan nona."

"Oohh... Begitu.."

------------------------------------

"Tut.. tut.."Terhubung ke ponsel Sawn. Rachel sudah dua kali menghubunginya tapi tetap tidak ada jawaban. Baru panggilan ke empat Sawn menjawab ponselnya.

"Kamu sedang sibuk?."

"Maaf Rachel tadi sedang tanggung, ada hal mendesak. Kamu sudah bangun dari tadi?."

"Pantas saja aku menghubungimu berkali-kali tetap tak ada jawaban. Kenapa kamu tidak membangunkanku? Aku kan harus pergi bekerja."Rachel mulai kesal.

"Sejak kapan wanitaku ini mulai cerewet."Sawn mencoba mengolok-olok Rachel.

"Ayolah Sawn,, kamu terus mengolokku.."Rachel terdengar makin kesal.

"Aku tidak tega untuk membangunkanmu, kamu terlihat sangat nyenyak. Lagian kamu tidak usah bekerja lagi, diam saja di rumah."

"Kamu memecatku?!."

Terdengar Sawn tertawa.

"Aku tidak memecatmu, masa istri presdir pergi bekerja."

Rachel dengan kesal menutup sambungan teleponnya.

"Dia tak balik menghubungiku."Gerutunya kesal.

"Jangan marah, kapanpun kamu boleh datang bekerja. Malam ini aku pulang sedikit terlambat. Ada rapat internal dan juga rekruitmen staff baru."Pesan yang dikirimkan Sawn padanya.

----------------------------------

Sore itu Rachel berjoging dengan mengelilingi sekitar Villa, menghabiskan waktunya yang sudah dirasa bosan. Sekitar 30 menit sudah dia berolahraga, keringat yang mengucur membasahi pelipis sampai lehernya. Baju yang dikenakannya pun sudah basah dengan keringat. Dia beristirahat sejenak, duduk di kursi yang menghadap ke jalan. Tampak pelataran halaman yang luas sekali, jarak dari gerbang masuk sampai pintu ke dalam rumah lumayan jauh. Rachel melihat seperti ada seseorang yang sedang memperhatikannya dari jauh. Penasaran melihatnya dengan jarak dekat, tapi sesosok misterius itu tidak terlihat lagi.

"Pak..." Rachel bertanya pada penjaga kebun di Villa itu.

"Apa di sekitar sini sering banyak orang berlalu lalang??."

Pak Yu tampak mengernyitkan dahinya.

"Di sekitar sini jarang ada yang berkegiatan nona, soalnya di sini adalah Villa pribadi tuan bukan jalanan yang sering di gunakan orang-orang yang lewat. " Tukas Pak Yu.

Rachel mulai curiga. Sawn pernah berpesan padanya untuk selalu waspada dengan sekelilingnya. Ada beberapa saingan bisnis yang mencoba untuk melakukan tindakan yang membahayakan Sawn. Apalagi publik sudah mengetahui tentang hubungan pertunangan mereka berdua, keselamatan Rachel pun sekarang di prioritaskan.

"Kenapa anda bertanya seperti itu nona?."

"Tadi saya lihat ada orang seperti mengendap-endap di luar gerbang masuk pak.. Tapi saya cari ke depan sudah tidak terlihat lagi."

"Nanti saya bilang pada security di depan untuk lebih berjaga-jaga lagi."

-----------------------------------

Sawn pulang satu jam terlambat dari biasanya.

"Aku dengar dari pak Yu kamu lihat ada orang di depan gerbang?."Sawn menanyai Rachel yang tengah menyiapkan makan malam untuk Sawn.

"Iya tadi aku lihat ada orang tapi menghilang pas aku cari ke depan. "

"Aku bakalan suruh orang tiap kali kamu keluar rumah ya..."

"Risih Sawn kalau ada orang yang mengikuti terus."

"Tenang saja, mereka mengikuti dari jauh. Kamu tidak akan merasa diikuti."

"Baiklah kalau seperti itu,,"Rachel tetap sibuk menata meja makan dengan bibi An.

"Aku sudah menyiapkan makan malam buatmu.. Kamu makan ya.. Atau kamu sudah makan di luar?."

"Mana mungkin aku makan di luar, sementara kamu ada di rumah."Sawn seolah bersikap manis pada Rachel.

Sawn dan Rachel berbincang-bincang di taman belakang, bintang dan bulan terlihat menerangi malam itu membuat suasana lebih romantis.

"Besok aku akan ikut kamu pergi ke kantor..."Rachel bergelayut manja di pundak Sawn.

"Boleh.. selain assistenku kamu adalah calon istriku.. pasti pekerjaanmu akan bertambah."Sawn membelai rambut Rachel yang hitam panjang.

"Pekerjaan tambahan apa?."

"Memata-mataiku dan menguntitku."Sawn menyeringai melihat perubahan ekspresi wajah Rachel.

"Aku pasti bekerja dengan profesional tuan presdir,, mana mungkin aku menguntitmu."

"Apa kamu yakin tidak mau menguntitku?

Pekerjaanku memungkinkan untuk bertemu dengan wanita lain. Kamu tidak takut wanita-wanita itu akan menggodaku?."Sawn berseloroh dengan memanas-manasi hati Rachel.

"Lihat saja kalau kamu berani!."Rachel marah dan masuk menuju kamarnya.

-----------------------------------

▪Perusahaan Moon

"Liu, kamu tangani beberapa staff yang akan kita rekrut hari ini, bisa dengan Rachel kamu ajak dia."

"Oke.. nanti satu jam lagi mereka akan kita wawancara. Ini draft yang kau pinta, di sana terdapat laporan yang sedikit keliru. Itu pun kalau aku tidak salah."Assisten Liu memperlihatkan draft keuangan yang diminta oleh Sawn.

Beberapa staff baru akan di rekrut untuk memenuhi kebutuhan posisi yang kosong, ada 5 posisi yang dibutuhkan oleh perusahaan. Terkait dengan beberapa staff yang di mutasi ke cabang perusahaan baru.

Assisten Liu dan Rachel telah selesai mewawancara ke 5 staff baru yang sudah lolos seleksi tahap sebelumnya. Yang lolos seleksi tahap sebelumnya, merekalah yang akan diterima untuk bekerja dan di tempatkan hari itu juga. Salah satu dari ke 5 staff baru itu adalah seorang wanita muda, berambut pendek sebahu dan memakai kaca mata, dia di tempatkan di bagian divisi perencanaan. Dari gerak geriknya terlihat berbeda dari yang lain, walaupun tidak terlihat mencurigakan. Matanya selalu mengawasi langkah Sawn dan rachel.

"Aku sudah masuk ke perusahaan Moon, kita akan susun rencana selanjutnya."Bunyi pesan pendek wanita itu pada seseorang.

 

*Bersambung*.....

 

1
Rini Haryati
bagus ceritnya
suksez
semangat
mksh
Puty Maryami
Ceritanya menarik, karakter tokoh prianya tegas dan pencemburu, tokoh wanitanya yang sabar dan cerdas dalam menghadapi tokoh pria membuat cerita ini sedikit berbeda dari novel-novel yang pernah saya baca.

Saya suka carita ini, nampak seperi kisah-kisah nyata, tidak berlebihan dalam setiap penokohan dan alurnya.
Niken Utami Dewi
baguuuuuuuusssss.....
Fransiska Siba
jaga baik2 Rahel jgn keras kepala lagi dan egois yaa hanya mikir diri sendiri
Fransiska Siba
salah sendiri tidak bisa menjadi diri ga mikir kalau lagi hamil. jgn salahkan org lain. masa masalah sepeleh ngambekan dan terus keras kepala, pikir diri sendiri apa rahel ga mikir kalau ada anak bayi dalam perutnya? malah keluar membahayakan kandungannya
Anisatul Azizah
fix ini yg dijodohin sama kamu Rachel
Anisatul Azizah
Sawn kenapa bisa jd kepribadian ky gitu? pacaran sm Vivi jg g disetujui kan sama ibunya.. atau emang dia yg g mau berkomitmen
Anisatul Azizah
terus aja diam²an, lama² bakal terungkap jg, tapi dalam mimpimu Sawn😠
Anisatul Azizah
sudah tak menyukaiku lagi??? kok GeEr sih, emang yakin Rachel dulu suka kamu?😜
Anisatul Azizah
masih menerka² alur ceritanya🤗
Anisatul Azizah
kata² terakhirnya.. mencintai adalah hasrat, dicintai adalah anugerah😍😍
Anisatul Azizah
omo, Sawn.. kau peka sekali utk ukuran laki².. apakah kau seorang casanova seperti presdir² di novel lain?🤭
Anisatul Azizah
gercep tuan presdir😅
Anisatul Azizah
eh eh, babang Sawn baru jg 2 minggu dah kepincut aja😅
Anisatul Azizah
hadir kak♥️
xnna
SAWN TPI AKU BCA SUWAN
Nurul Hidayah Msi Mencirim
tidak ada extra part kah?
Tifani putri Khairani
Rachel ya thor yg di jodoh kan oleh nyonya park..
Dinda Mutia
lanjut
Ahmat Hapids
sebenernya disini yg salah dan egois itu shawn dan yg cari musuh itu shawn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!