Nadine Hanifah atmaja gadis cantik,populer dan pintar dan terlahir dari keluarga kaya raya ,tapi takdir tak seindah yang di impikan Nadine semuanya hancur ketika seorang pria mengambil paksa kesuciannya hingga membuatnya hamil,
kesedihan Nadine bertambah ketika ray Aditama kekasih bersedia menerima keadaan Nadine dan rela bertanggung jawab
tapi semua itu kandas ketika dengan terpaksa Nadine harus menikah dengan Al yang tidak lain om dari ray
akankah pernikahan Nadine dan Al yang awalnya hanya sebuah keterpaksaan akan berakhir dengan kebahagiaan
apakah akan tumbuh rasa cinta diantara mereka?
atau Nadine akan kembali kepada cinta pertamanya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mis r, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kenyataan yang pahit
Ray pun hanya bisa menangis dipelukan mamahnya sedangkan Niko yang tidak tega segera menghampiri mereka dan mengusap bahu Ray memberi ketegaran kepada anaknya
" papah tau semua ini berat buat kamu,tapi kamu tidak bisa memisahkan bayi itu dengan ayah kandungnya" ucap pelan papah Niko
Ray pun segera melepaskan pelukan mamahnya segera menatap kedua orang tuanya"bagaimana dengan Nadine pah? bagaimana dengan keluarga besar Nadine kalau pernikahan aku dibatalin?tanya Ray yang mencoba berpikir dewasa walapun kenyataan itu menyakitkan harus melepas wanita yang dicintainya bersanding dengan orang lain yang makin membuatnya sakit dengan cara yang sangat menjijikan
" papah akan bicaran dengan om Rio dan papah minta kamu untuk berbicara dengan Nadine" ucap Niko
" kamu harus berusaha agar Nadine mengerti karna semua ini demi kebaikan kalian berdua" timpal mamah serin
Ray yang mendengar itu pun hanya membalas anggukan dengan senyumanan getir" aku harus merelakan Nadine hanya sampai bayi Nadine lahir setelah itu aku bersumpah akan merebutnya kembali"batin Ray mencoba menenangkan hatinya yang begitu sakit
akhirnya malam itu pun orang tua Ray berserta Ray memutuskan untuk pergi ke kediaman keluarga Atmaja,setelah cukup lama mereka pun sampai di kediaman keluarga Atmaja mereka pun segera mengetuk pintu tak begitu lama pintu pun terbuka
" selamat malam tuan"sambut pelayan yang terperanga kedatangan keluarga Ray
" malam bi apa tuan Rio ada" tanya Niko
" ada tuan,silahkan masuk" sahut pelayan dan mereka pun melangkah masuk mengikuti pelayan menuju ruang tamu
" silahkan duduk tuan,nyonya dan den Ray" ucap pelayan,tanpa menunggu jawaban pelayan pun segera menuju ruang kerja Rio sedangkan Ray dan keluarganya menunggu di ruang tamu
setelah sampai di depan ruang kerja tuannya pelayan pun mulai mengetuk pintu...tok..tok.. sedangkan Rio yang mendengarkan pintu diketuk segera menyuruh masuk setelah mendengar perintah pelayan pun segera masuk
" maaf tuan ada keluarga den Ray" ucap pelayan
" baik bi,saya akan menemui mereka" jawab Rio yang segera beranja
bi Minah pun mendengar jawaban Rio segera beranjak berjalan ke dapur untuk membuatkan minum untuk tamu tuannya,sedankan Rio merasa bingung Karna sudah larut keluarga Ray datang berkunjung tak butuh waktu lama Rio pun segera menghampiri mereka
" selamat malam,maaf telah menunggu lama" ucap Rio seraya duduk didpan Ray dan kedua orang tuanya
" tidak apa-apa,pak Rio maaf kalau kedatangan kami mengganggu" ucap Niko dengan nada tidak enak
" tidak usah sungkan kita akan jadi keluarga pak Niko" ucap ramah Rio
sebelum melanjutkan pembicaraan mereka bi Minah sudah datang dengan membawa nampan berisi minuman dan makanan kecil dengan segera dia pun meletakkannya di meja" silahkan tuan,nyonya,den diminum" ucap Bi Minah dan segera mereka anguki
bi Minah pun segera beranjak dan langkahnya terhenti"bi tolong panggilkan nyonya,Nadine dan Zaky " perintah Rio dan mendapat angukan dari BI Minah
cukup lama mereka menunggu akhirnya mereka semua sudah kumpul diruang tamu,akhirnya Niko memulai mengeluarkan suara"saya dan keluarga besar sebelumnya benar- benar minta maaf Karna pernikahan besok tidak bisa dilanjutkan" ucap Niko dengan nada lirih
seketika orang tua Nadine,Zaky dan Nadine membeku mendengar Nadine pun mulai menetes air matanya disisi lain Ray masih menunduk sedangkan Zaky mulai tersulut emosi baru beberapa jam Ray berjanji tapi sekarang mengingkari semua janjinya
seraya beranjak dengan rahang mengeras dan tangan mulai mengepal"maksud kalian apa? teriak Zaky dihadap Ray dan kedua orang tua Ray ,,,sedangkan Rio berusaha menenangkan anaknya
" duduk Ki" ucap Rio sambil meraih tangan Zaky
" sekarang tolong jelaskan maksud dari semua ini apa?" tanya papah Rio kepada Niko
akhirnya dengan menarik napas kasar mulai menceritakan semuanya seketika Rio dan Rini mematung mendengar penjelasan Niko sedangkan Zaky mengepalkan tangan Nadine berusaha menahan sakit didadanya mulai terisak menangis tanpa menunggu lama dia berlari menuju kamar
seketika Ray yang melihatnya pun berusaha menyusul namun langkahnya terhenti ketika mamah rini menahan tangannya sambil menggeleng" Tan biarin aku jelasin semuanya" ucap lirih Ray
"lebih baik kalian pulang biarkan Nadine tenang dulu" ucap Rio
" tapi om" sahut Ray terpotong ketika Zaky menghampirinya sambil menepuk pundak Ray" biarin adik gue tenang dulu,lebih baik kalian pulang" ucap Zaky berusaha mengontrol keadaan Ray pun dengan berat hati hanya membalas angukan dan Ray bersama orang tuanya pun meninggalkan kediaman atmaja
masih suka typo
semangat