NovelToon NovelToon
Istriku Canduku

Istriku Canduku

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Misteri / Perjodohan / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: oniya

Tamat!!
Sekuel dari novel 'Budakku Canduku'

Follow IG Othor @Oniya_99

(Devan&Lona)

Kesalahan yang pernah ia lakukan pada Istrinya, membuatnya mengambil langkah untuk melindungi sang istri dengan nyawanya. Perempuan yang dulunya ia siksa, kini menjadi istri tercinta yang Bibirnya, hidungnya, matanya, tubuhnya, serta kebaikkan hatinya benar-benar menjadi candu bagi seorang Devano Dizon.

(Aron&Anna)

Malam itu :

"Siapa yang mengambilnya lebih dulu dariku?" Tanya Aron langsung bangkit.

"Apa maksudmu, Aron?" Tanya balik Anna tak mengerti.

Kesal, Aron langsung meninggalkan Anna seorang diri di kamar itu.

"Apa maksudnya? Apa jangan-jangan ia tidak sadar saat melakukannya di hotel malam itu." batin Anna lalu bangkit untuk menyusul suaminya Aron. Namun ia terlambat, karena Aron telah pergi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oniya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 29

Bab 29

Satu Minggu kemudian :

Satu Minggu itu, Anna merasa begitu kesepian. Sekretaris Aron ada banyak hal penting yang harus diselesaikan. Hingga keduannya kerap kali pulang saat istri mereka telah terlelap begitu nyenyak. Pekerjaan yang menumpuk membuat Sekretaris Aron tak dapat meluangkan waktunya untuk sang istri yaitu Anna.

Pulang kerja sudah jam 3 subuh. Lalu berangkat kerja lagi tepat pukul 6 pagi. Sesempat mungkin Aron tetap pulang ke mansion hanya untuk tidur nyenyak memeluk sang istri. Seharusnya ia tidur di kantor saja. Tapi ia tidak ingin melewatkan waktu berharganya bersama sang istri, walau hanya untuk memeluk dan mengirup aroma tubuh Anna yang menjadi candu baginya. Segala lelahnya akan Hilang hanya dengan menghirup aroma khas tubuh istrinya. Ia ingin melakukan lebih, tapi ia tak ingin menggangu waktu istirahat sang istri yang kini begitu dicintainya.

Anna sempat berpikiran negatif tentang suaminya, bagaimana tidak. Pergi pagi pulangnya pagi lagi. Bagaimana ia tidak curiga. Tapi, setelah mendengar cerita dari Nona Lona, bahwa suami mereka tangah berjuang menyiapkan sebuah proyek yang luar biasa besar. Sehingga mereka tak punya banyak waktu luang untuk bersama keluarga. Dari situ Anna tak lagi mempermasalahkan hal itu.

***

Malam itu, Sekretaris Aron pulang agak cepat, sekirannya pukul 20:00.

"Aron, aku kaget tau." Kesal Anna karena kaget akan kepulangan suaminya yang tiba-tiba langsung memeluknya dari belakang.

"Aku ingin sekarang," pinta Sekretaris Aron.

"Pinta apa, Aron?" Tanya Anna yang memang tak mengerti.

"Minta ini," ujar Sekretaris Aron langsung menyerang Anna

Cium*n pun kembali terulang setelah 4 Minggu usia pernikahan keduannya. Keduannya bergantian memimpin, baik Aron maupun Anna merindukan sentuhan-sentuhan lembut seperti sekarang.

Sekretaris Aron telah melakukan persiapan yang matang sebelumnya, seperti memulangkan para pelayan, mematikan ponsel. Bahkan ia juga berjanji kalau perut Anna kembali menjerit tidak akan mampu menggagalkan perperangan yang ia rencanakan malam ini.

Perlahan Aron menggiring tubuh Anna hingga Keatas ranjang. Diatas sana, permainan mulai dimainkan. Aron terus membuat Anna terasa melayang diudara. Dan Anna tak dapat mengingkari bahwa hatinya benar-benar begitu mencintai Aron. Apalagi suaminya itu begitu mencintainya saat ini. Tak ada kata yang dapat ia ucapkan. Ia hanya berharap bahwa semua kebaikkan yang Aron berikan adalah nyata karena mencintainya bukan karena mengasihaninya.

Anna mengalihkan pandangannya kala ngilu saat melihat betapa besarnya senjata pusaka milik Aron. Aron tersenyum puas menatap Anna.

Aron merasa pemanasan yang mereka lakukan sudah cukup. Tak ingin berlama-lama ia langsung mengarahkan senjata miliknya pada inti milik Anna.

Aron terdiam dengan segala kebingungannya. Hal itu tentu saja menurunkan kepercayaan diri Anna yang sudah susah payah ia kumpulkan.

"A-ada apa, Aron?" Tanya Anna walau berbisik.

"Tidak apa-apa," jawab Aron dengan wajah kecewa yang tidak dapat diartikan.

Walau begitu Aron tetap melanjutkan perperangan itu, walau hatinya begitu sakit karena kecewa mendapati Anna yang tak meringis ataupun menjerit kesakitan seperti wanita pada umumnya saat bercinta. Ia menyapa kebawah, tidak ada darah perawan disana. Walauasih sangat sempit. Tapi, wajah Anna yang tak menunjukkan kesakitan sudah memberikan kejelasan tentang semua keanehan itu.

Shit! Siapa yang mengambilnya lebih dulu?

Bersambung ......

jangan lupa Like, komen, hadiah, vote, rate. e bintang 5, selamat membaca dan semoga suka. Maafkan typonya 🙏 Lope readersss 😘😘

1
myscleoo
Luar biasa
Erina Munir
hyper meureeuun Devan.../Sweat//Sweat//Sweat/
Erina Munir
paling..d kerjain nih ana sama aronan...
Erina Munir
naah luu baru sadar luh aronan
Erina Munir
rrassaiin luh sronan...macam2 abis luh sama zanna...
Erina Munir
dasar aronan...semoga sadar luh pernah perkosa ana...sampe hamil
Erina Munir
luuuh laah aronaan...lupaaa
Erina Munir
ribbeettt
Erina Munir
waduuhh...ana kenapa tuh..
kesambet meureuun
Erina Munir
anna awalnya...ngga mau...tpi lama2 mauuu
Erina Munir
doble up
Erina Munir
resiko
Erina Munir
udh kay bebek nyosoor aja berdua
Bahari Sandra Puspita
ceritanya seru kak.. walopun pendek😁
lanjut baca cerita lainnya deh..

sehat2 terus ya kak..
tetap semangat untuk berkarya.. 😘😍🥰🤩
Eva Nietha✌🏻
Seru
Eva Nietha✌🏻
Merapat
Dyah Oktina
eh... kok devan????????
Dyah Oktina
Luar biasa
Dyah Oktina
lah kan jd salah paham... krn kamu mabuk aron. ..
Dyah Oktina
d maafkan thor... aku aja yg cuma ngetik sedikit aja sering typo.. apa lagi author.. yg sampe 1000kata.. 💪🏻💪🏻💪🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!