NovelToon NovelToon
Cowok Indigo

Cowok Indigo

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Horor
Popularitas:144.3k
Nilai: 5
Nama Author: Doni Doni

kisah ini menceritakan empat remaja cowok yang dipertemukan dalam sebuah sekolahan bergengsi yang kemudian pertemuan mereka membuat mata batin mereka terbuka dan dapat melihat mahluk tak kasat mata, mereka sebenarnya adalah sekelompok anak yang terpisah selama belasan tahun lamanya namun mereka tak saling mengenal hinga pada akhirnya kejadian pada perkemahan membawa mereka kepada sosok leluhurnya yang kemudian mencari tau jati diri mereka.

kisah ini diambil dari kisah nyata namun diberikan sedikit unsur fantasinya agar terkesan menarik.

dapat kah keempat remaja tersebut mengetahui jati diri mereka sebenarnya? dapat kah mereka mengunakan kekuatan Yang dimikinya dengan baik? dan siapa sebenarnya mereka? temukan jawabnya dengan membaca novel ini jika membaca jangan lupa berikan jejak ya kasih vote dan dukungan buat author biar bisa lanjutkan terus ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Doni Doni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

petunjuk

halaman demi halaman aku dan kak perki mulai mrmbacanya, hingga kak perki pun tertidur disamping Ku dan menyimpan kepalanya dipundak ku, aku tersenyum saat melihat kak perki tertidur dengan lelap dan damai.

aku pun mulai membaca buku itu lagi namun tiba tiba badan ku seperti tertarik pada suatu tempat yang tak lain adalah di sekolah kami,aku merasa aneh kenapa aku bisa berada disini, aku melihat ada beberapa siswa dan siswi berjalan di depan ku sambil sesekali tertawa namun anehnya mereka seperti tak melihat keberadaan ku aku sepertinya berada dalam dunia masa lalu seseorang.

aku kemudian berjalan dan berjalan menyusuri sekolah disini terlihat aneh namun aku tak dapat memastikanya hingga mata ku tak sengaja melihat tanggal yang tertera pada papan penguguman.

20 mei 2008.

" hah kok aku ada di tahun 2008 bukanya itu sudah 8 tahun yang lalu " guman ku dalam hati.

aku kemudian melanjutakan kembali perjalanan ku hingga tiba di suatu kelas disana terdapat nametag kelasnya.

VII A

" aneh sekali bukanya ini adalah gudang belakang itu, tapi kenapa bisa jadi kelas"

aku kemudian berjalan menyusuri sekolah hingga akhirnya aku melihat edward berjalan sendiri sambil menundukan kepalanya aku mencoba menyapanya namun ia tak menjawab sepertinya dia tak dapat melihat ku.

aku kemudian mengikutinya sampai masuk dalam kelas disana banyak sudah banyak siswa siswi yang sudah duduk di mejanya aku terus mengikuti edward hingga sampai pada tempat duduknya, aku berada disamping edward.

muka edward tampak murung, aku berpikir sepertinya ia ada masalah sehingga ia sampai murung seperti ini, tiba tiba ada tiga orang anak sebaya edward menghampirinya dan melemparkan sesuatu.

" apa maksud lo ngehina ibu gue kaya gitu hah, lo mau cari masalah sama gue" ucap anak tersebut.

aku menatapnya marah " datang kok marah marah apa masalah nya coba kapan edward ngrhina ibu dia perasaan edward Dari tadi hannya diam" guman ku geram pada seorang anak yang berbicara tersebut.

" kenapa lo diam " anak tersebut kemudian menarik kerah baju edward sehingga edward pun terbangun Dari duduknya.

" supardi ibu kamu memang pelakor" ucap edward penuh emosi, dan melepaskan tangan supardi dengan kasar.

" berani nya lo bilang ibu gue pelakor " supardi kemudian mengempal tanganya dengan kuat lalu menghantam perut edward.

namun edward tak tinggal diam dia membalas pukulan supardi sehingga supardi tak dapat menyeumbangi pukulan edward.

" gue bilang sekali lagi sama lo, ibu lo itu pelakor dan dia udah merebut ayah gue dan gue pastikan seluruh siswa yang ada di sekolah ini bakalan tau bahwa anak pelakor kaya lo gak bakalan pantes di perlakukan dengan baik " teriak edward dengan mengema sambil menduduki tubuh supardi.

para siswa dan siswi pun berbisik bisik seperti nya mereka membicarakan supardi,setelah itu edward lalu berdiri Dan kembali duduk dibangkunya sedangkan supardi masih terbaring dan mengusap mulutnya yang mengeluarkan darah, ia kemudian berdiri Dan menatap benci kearah edward sambil berlalu pergi.

setelah itu keadaan kembali tenang.

tiba tiba tubuh ku pun dutarik kembali dan aku sudah berada di sebuah taman disitu sudah ada edward yang sedang duduk menunggu seseorang, lalu datang lah seorang bapak paruh baya namun aku tak mengenalnya.

" papah " edward kemudian berdiri Dan memeluk ayahnya " pah aku kangen kenapa papah jarang pulang,"

" ohh ternyata itu papahnya " aku pun menatap ayahnya edward......

1
Ghefira Syafiya
yaampun pake do visual setannya, udah cukup aku liat hantu lohh mo ditambahin /Grievance/
Devon Archana
kapan lanut lagi ini???
Devon Archana
akhir yang tragis untuk bayu dan kedua temannya...
Devon Archana
lanjut terus kak author...
god bless you too...
Devon Archana
tetap semangat kak author...
Devon Archana
saya tidak bosan... teruskan author...
Devon Archana
lanjutkan karyamu... angkat kalimantan dengan karyamu, Author...
Devon Archana
great ..
Devon Archana
Good Job Author... Saya suka...
Devon Archana
sekolah atau tempat mencari pesugihan ya???
Devon Archana
Luar biasa
Devon Archana
karyamu bagus... saya suka...
Devon Archana
good job Author.../Good//Good//Good/
Devon Archana
sedih...
Devon Archana
kakeknya spt di flm kungfu cina
top ceritanya thor... i like it.../Good//Good//Good/
Devon Archana
jadi ke empat anak itu masuk ke alam gaib???
maaf, untuk yang ini agak membingungkan...
Devon Archana
good job thor...
Devon Archana
menarik dan selalu bikin penasaran...
Devon Archana
/Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good/
Devon Archana
mantap and de best.../Good//Good//Good/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!