Bagaimana jadinya jika kalian dijadikan jaminan hutang oleh Om kalian sendiri?, yah itulah yang terjadi kepada Risa, tanpa dia ketahui, dia dijadikan jaminan hutang oleh Om nya sendiri, padahal Risa tidak tahu menahu tentang masalah hutang pamannya.
Risa seorang gadis SMA kelas 2 yang memiliki kehidupan yang cukup rumit, dia gadis yang ceria dan baik, Risa memiliki ibu yang bernama Yuni dan ayahnya bernama Yusuf.
Ibunya Risa memiliki 4 saudara yaitu Om Bima dia kakak pertama dari ibunya Risa, Tante Jasmin kakak kedua, dan Om Pito adalah adik dari ibunya Risa, Ibunya Risa anak ketiga dari empat bersaudara.
Bagaimana kelanjutan ceritanya, bisa kalian baca langsung aja😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Apriani Ait, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ulet keket
Ke esokan harinya Ervin terbangun lebih dulu, dan dia merasa bingung dan juga pusing, kenapa dia bisa ada di kamar hotel dan tidak mengenakan pakaian sedikit pun, Ervin pun menoleh ke arah Risa yang masih tertidur, dan mencoba untuk mengingat apa yang terjadi semalam.
"Aduh pusing banget"gerutunya Ervin, Risa pun terbangun dan langsung melihat Ervin yang sudah bangun
"Kak"ucap Risa sambil memegang tangan Ervin, Ervin pun langsung menoleh kearah Risa
"Kamu udah bangun, kita kok bisa ada disini sih?"tanya Ervin
"Kamu gak inget Kak?"
"Yang aku inget aku semalam kan lagi bahas klien sama Aira, terus kenapa sekarang aku ada dikamar hotel?"Risa yang mendengarnya pun seketika langsung mengingat saat Ervin berciuman dengan Aira, dan diapun langsung bangkit dari tidurnya dan duduk dipangkuan Ervin lalu langsung mencium bibir Ervin dengan sedikit lum*tan, Ervin merasa kaget tidak biasanya Risa mencium dia duluan
"Kamu kenapa sih, gak biasanya kamu cium aku duluan?"tanya Ervin saat Risa sudah melepaskan ciumannya
"Aku mau bersihin, bekas bibir ulet keket itu, kamu gak inget hah semalam kamu ciuman sama si ulet keket, kurang ajar itu"ucap Risa sambil memukul dada Ervin
"Hah ciuman, sama Aira?"ucap Ervin, diapun coba mengingatnya
"Iya, aku kesel banget, aku marah intinya"ucap Risa merajuk
"Bentar, OMG"ucap Ervin yang sudah mengingat semua kejadian saat tadi malam
"Kok aku bisa kayak gitu sih?"tanya Ervin yang masih bingung
"Aira ngasih obat perangsang di minuman yang kamu minum kemarin malam itu, untung aja aku ngikutin kamu, kalau enggak, mungkin kamu udah ngelakuin itu sama si ulet keket itu"jelasnya Risa
"Jadi kamu ngikutin aku?"
"Iya, kenapa?"tanya Risa
"Nggak kok, aneh aja kok kamu bisa punya firasat gitu"
"Iya lah udah ketahuan wanita macam gitu mah, dilihat dari cara berpakaiannya pas ketemu kamu juga, udah kelihatan kalau dia itu mau cari perhatian"
"Kamu cemburu yah"goda Ervin sambil mencolek dagu Risa
"Iya aku cemburu, kenapa emang?"ucap Risa terus terang
"Aku cinta sama kamu"ucap Ervin tiba-tiba sambil memeluk pinggang Risa, dan mereka masih belum mengenakan pakaian
"Aku udah tau"ucap Risa, Ervin yang melihat Risa tidak memakai pakaian sedikit pun jadi salah fokus, Risa pun mengikuti pandangan Ervin yang sedang memperhatikan dadanya
"Apa liat-liat"ucap Risa sambil memukul pelan pipi Ervin
"Kok kamu mukul aku sih"tanya Ervin
"Ya kamu liatnya biasa aja dong"
"Gak bisa, soalnya itu pemandangan yang sangat indah, dan tidak bisa dilewatkan"Godanya Ervin, Risa pun ingin beranjak dari duduknya tapi Ervin menahannya, dan terjadilah pertempuran mereka di pagi hari
Setelah mereka selesai dengan kegiatan panas mereka, merekapun masih terbaring dikasur, Ervin perlahan bangun dan pergi kekamar mandi, sedangkan Risa masih terbaring lemas, setelah Ervin selesai mandi diapun langsung menyuruh Risa untuk segera mandi
"Sayang"ucap Ervin
"Hmmmm"
"Kamu gak mau mandi, udah siang loh?"
"Iya kak"ucap Risa, diapun langsung bangkit dari tidurnya dan langsung pergi kekamar mandi untuk membersihkan tubuhnya
"Kak, aku gak bawa baju, baju aku juga kamu sobek pas malam itu"ucap Risa yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk
"Nih, aku udah suruh pelayanan hotel buat bawain kamu baju"ucap Ervin sambil memberikan baju dress berwarna biru
"Terus kamu, kenapa gak pake baju?"tanya Risa yang sedang berganti baju, sekarang Risa sudah tidak malu lagi jika berganti baju didepan Ervin, dia sudah mulai terbiasa
"Nggak papa, belum mau pake baju aja"ucap Ervin
"Kamu gak malu sekarang, ganti baju di depan aku?"tanya Ervin sambil tersenyum
"Nggak"ucap Risa, Ervin pun menghampiri Risa dan memeluk Risa dari belakang
"Lepasin kak, aku baru aja mandi loh"ucap Risa
"Emangnya aku mau ngapain, aku cuma mau peluk kamu"ucap Ervin
"Aku laper"ucap Risa dan diapun membalikkan badannya agar berhadapan dengan Ervin
"Sekalian aja kita pulang, terus makan di restoran bawah"ucap Ervin
"Ya udah ayo, kamu cepetan pake bajunya"
"Iya sayang"ucap Ervin, diapun langsung memakai bajunya dan merekapun turun kebawah untuk makan, setelah selesai makan merekapun langsung pulang
"Kamu mau kemana kak, udah rapih aja?"ucap Risa saat melihat Ervin sudah berganti pakaian padahal mereka baru saja datang
"Aku mau kekantor sebentar"ucap Ervin
"Mau ngapain?"
"Mau ngurus si ulet keket itu"ucap Ervin sambil mencium kening Risa
"Kamu mau pecat dia?"tanya Risa
"Kayaknya sih"
"Gak dipecat juga gak papa kak, asal jangan jadiin dia sekertaris kamu"
"Iya, nanti aku juga mau diskusi dulu sama Romi"ucap Ervin
"Ya udah aku berangkat yah"ucap Ervin
"Iya, hati-hati"ucap Risa Ervin pun segera pergi menuju kantor.
-
-
-
-
Terimakasih ya, yang udah mau mampir ke karya aku😊 semoga kalian suka sama ceritanya 🌹😊
aku tunggu novel selanjutnya....👍👍
kok gampang x sipito minjam duit tanpa kenal siapa dia...