NovelToon NovelToon
EviL Eyes

EviL Eyes

Status: tamat
Genre:Romantis / Wanita Karir / Chicklit / Tamat
Popularitas:426.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Daliyahsasmita

Tidak mudah hidup dalam dunia model, akan selalu ada persaingan dan penyingkiran. Namun semua menjadi lebih mudah saat aku menggunakan mata iblis ini.

" Sudah ku bilang jangan melihatku jika tidak ingin jatuh dalam pesonaku"

- Mai Davika

Sumber gambar : Google
Artis : Mai Davika Hoorne

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daliyahsasmita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keluarga baru Mai

Happy reading happy people 😉😉

Terimakasih sudah mampir dan meninggalkan like vote dan komentar positifnya 😘😘

POV Mai

Aku sudah berada dirumah Nenek Margaretha. Aku masih tidak menyangka dengan semua ini.

" Haruskah aku panggil Jena atau aku panggil Mai?" tanya Nenek Margaretha

" Panggil Mai saja Ma,aku masih perlu menyelesaikan suatu masalah" jelas Papa James

" Ada masalah apa?" tanya Mama Nadine

" Kan identitas nya masih Mai sayang,kita masih perlu mengurus perubahan identitas Mai" Papa James hampir saja keceplosan

" Aku tidak mau kehilangan Jena lagi,James kali ini aku akan mengikuti setiap kata-katamu" Kata Mama Nadine sambil menanggis

" Sayang, sudahlah yang terjadi biarlah terjadi dan sekarang kita sudah menemukan Jena kita" Papa James memeluk mama Nadine

" Jadi sekarang aku harus memanggilmu Kakak Mai atau Kakak Jena? Aku bersyukur akhirnya kakak yang selalu dirindukan Mama akhirnya ketemu juga" kata Stephanie sambil kemudian memelukku

Semuanya bahagia karena akhirnya mereka menemukan Jena mereka yang selama ini dianggap sudah meninggal.

" Mai ayo ikut nenek" kata nenek Margaretha

" Kemana Oma?" tanyaku

" sudah ikut saja,boleh kan James,Dine?" Tanya nenek Margaretha

" Boleh Ma" jawab Papa dan Mama serempak

" Trus aku gak ditanya Oma?" tanya Stephanie

" Kalau kamu mau kamu boleh ikut juga" jawab nenek Margaretha

" Yey, hati-hati jalannya Oma" kata Stephanie,dia memang gadis yang periang

Aku memasuki sebuah ruangan yang penuh dengan desain baju. Dan ternyata gaya desain Nenek Margaretha hampir seperti milikku,casual, sederhana dan ada unsur Vintage juga.

" Ini ruang desain Oma,Wah... besar sekali" ucapku terus terang

" Oma tidak ada keinginan buat bikinin aku sepuluh baju gitu? lebih juga boleh Oma"kata Stephanie,aku tau dia hanya bercanda

" Kamu ini,tidak pernah kesini malah minta seenaknya ya" nenek Margaretha tertawa, keluarga ini memang penuh dengan keceriaan

" Ya karena aku gak pernah kesini jadi harusnya dapat oleh-oleh yang banyak Oma" kata stephanie

" Keluarga ini penuh dengan keceriaan ya?" tanyaku tiba-tiba

" Kamu salah,sejak kehilangan kamu, keluarga kami seakan suram meskipun Papamu tidak memberi tahu kami tapi kami bisa merasakannya dan baru kelahiran Stephanie,bisa menghibur Nadine dari keterpurukannya" jelas Nenek Margaretha,aku tidak tau sedalam apa duka mereka saat kehilangan Jena tapi yang aku tau, setiap membahas tentang Jena,bukan hanya Papa dan Mama tapi nenek Margaretha juga terlihat sedih.

" Kamu mau merancang baju Mai?" tanya Nenek Margaretha

" Tidak Oma,aku masih mencerna segala penjelasan Papa James" jawabku, tunggu dulu,apa ini juga bakalan memancing pertanyaan spesifik?

" Kamu pasti terkejut ya? mengetahui bahwa kamu itu adalah cucuku?" tanya Nenek Margaretha,untung saja tidak tanya penjelasan tentang apa

" Kak,aku bakalan jadi adik yang baik jadi jangan memusingkan apapun, papa pasti bisa mengurus segalanya" Stephanie berusaha menghiburku

" Dan besok kita kembali ke Paris" ucap Stephanie

Seketika aku berfikir, apakah aku mampu menghadapi Mario? apakah aku bisa melepaskannya? Apa yang harus aku lakukan?

Segala pertanyaan berputar-putar dikepalaku, aku menemui jalan buntu. Apakah tidak ada solusi yang lebih baik? Apakah suatu hari nanti Mario akan menyerahkan aku pada Papanya untuk melancarkan rencana mereka? Kenapa aku terlahir ditengah konflik ini?

Keesokannya...

Kami berempat kembali ke Paris. Aku tidak bisa membayangkan hari esok saat aku bertemu dengannya,dengan Mon Roi (Rajaku). Belum melepaskannya saja aku sudah merasa hampa, apalagi jika benar-benar melepaskan nya.

" Mai maukah kau tinggal bersama kami dirumah?" tanya Mama Nadine

" Baiklah Ma" jawabku

Sejak mengetahui aku adalah Jena, sikap mama Nadine yang sebelumnya sudah ramah dan Hangat semakin over protektif terhadapku. Kemarin saja aku disuruh tidur dengan Mama sampai Papa James diusir dari kamarnya. Jadi akhirnya aku tidur dengan Mama dan Stephanie. Benar-benar harapan yang menjadi nyata, bertemu keluarga seperti mereka.

Dan paginya saat sarapan pun Mama menyiapkan segala macam makanan kesukaan kami,aku sampai merasa tidak enak pada Om James dan Stephanie. Aku takutnya Stephanie berkecil hati dan membenciku. Tapi untungnya dia sepihak dengan Papa jadi aku sedikit lega. Dan saat inipun aku duduk disampingnya Mama. Aku merasa bahagia bersama mereka.

Sampai Di Paris...

Kota cinta,pertama kali sampai disini aku bertanya jalan pada Mama yang tidak sengaja ku cegat waktu itu. Dan kedua kalinya sampai di Paris aku malah datang bersamanya dan kenyataannya aku adalah anak kandung Mama Nadine. Entah kebetulan atau memang Tuhan ingin mempertemukan kami kembali,aku tidak tau tapi aku hanya bisa mensyukuri segala yang telah terjadi. Kami langsung menuju rumah Mama dan Papa.

" Tapi bagaimana dengan barang-barangku di apartemen?" tanyaku

" Biar nanti Papa yang urus" jawab Papa

" memangnya Papa tidak kerja?" tanyaku

"Papa tidak bekerja dikantor sayang,tapi dirumah lewat laptop saja" jawab Mama

" Lagipula Papa itu banyak nganggurnya kak" Stephanie selalu bisa ikut nimbrung,aku suka melihatnya

" Tapi kalau ditempat kerja,panggil aku Mai saja jangan kakak" jawabku

" kalau dipikir-pikir, apartemenmu biar Papa tebus saja, Barangkali kamu masih ingin waktumu sendiri karena ini mendadakkan untukmu" terang Papa James,aku seketika berfikir bahwa aku dan Papa masih memiliki rencana untuk menghadapi Mario dan keluarga Maurer jadi aku masih memerlukan apartemen tersebut.

" Aku tidak mau berpisah lagi dengan Jena James" kata Mama Nadine,aku pun tidak tega melihatnya

" Ma,aku pasti baik-baik saja,aku akan lebih sering tidur dengan Mama daripada di apartemen" jawabku membujuk Mama

" Kamu janji ya, yasudah Mama percaya sama kamu" Mama Nadine terlihat berbinar kembali,untung saja tidak ada yang bertanya lebih lanjut

" Ma,aku juga anak Mama loh" kata Stephanie menoleh kebelakang

" iya sayang,kalau kakakmu menginap dirumah kita nanti tidur bersama oke?" tawar Mama Nadine

" Loh sayang,trus aku tidur sendirian lagi?" tanya Papa James sambil cemberut manja pada Mama Nadine

" Sayang,mengalah sedikit dengan anak apa salahnya sih?toh juga lebih intens dengan kamu" jawab Mama Nadine

" Kamu tau, selama 21 tahun yang Mama lewati,tidak pernah seharipun Mama putus harapan, Mama yakin sekali kalau kamu masih hidup dan suatu saat pasti kembali, Mama yakin semua orang berbohong pada Mama dan berusaha memusnahkan seluruh harapan Mama,tapi kamu akhirnya ketemu dan James terimakasih atas semua usahamu" Mama Nadine mulai berlinang air mata dan akupun jadi ikut menanggis melihatnya

" Sayang kau tau,aku selalu mengupayakan kebahagiaanmu , apapun jalannya dan sesulit apapun itu,aku akan menghadapinya" Jawab Papa, Bagaimana Mama tidak bahagia memiliki suami seperti Papa James yang betul-betul membuat istri dan anaknya bahagia. Aku salut dengan kesabaran dan romantisme diantara mereka, seakan cinta mereka tidak pernah pudar.

Seandainya ada yang seperti Papa didunia ini,aku berharap bisa bertemu salah satunya.

Bersambung...

thanks for reading 😘😘

1
🌼stfaiza
waaahhh gk nyangka sebagus ini🥰🥰🥰,makasih thor
Rini Haryati
ceritanya bagus
semangat thor
sukses thir
Nia Elva Melinda
omg seleenaaa my queen 😍😍
Alanna Th
ma chere : sayangku, y thor? 🤔🤭🤫🤣
Rini Haryati
keren
Rini Haryati
bagus
Daliyah Sasmita: makasih udah mampir disini juga
total 1 replies
Rini Haryati
maaf sebelumnya thor,mai udah ketemu sama orangtua kandungnya apa belum ya????
Floleanne
wooww cantikkk ny kterlaluaan bos
i'm fine💘
ko tambah nyeleneh sih ceritanya tapi gpp tetep tk baca walaupun makin kesini makin aneh sih tetep semangat pokoknya kak 💪💪😘 maaf ya kalau kata" kurang sopan atau terlalu kasar🙏🙏
Darmiati Thamrin
Makasih banyak atas karya yg luar biasanya... Aq sangat menikmatinya🙏😍😘❤️keren thor 👍
Darmiati Thamrin
Keren ceritanya.. Simple
Darmiati Thamrin
Aq suka latar ceritanya... Model dan kayanya beda dngn yg pernah ku baca
Darmiati Thamrin
Menarik... Aq suka gaya bahasa yg digunakan... Lanjut Baca thor 👍
Nuranita
cantik bnget mai davika ya Allah😘😘😘😘😘😘
Lita
koq pemperan utama....GK secantik...
peri
Legenda jenius
kok bisa gitu sih
Legenda jenius
wow kalau di web read mah bahasa Inggris semua bhs indo dikit bangat
Legenda jenius
Melik belok kelok celok nelok tuh bahasa apaan
Legenda jenius
b aja foto nya
Legenda jenius
Selena Gomez aja kalau gak si Lisa black pink yg jadi si Mai nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!