NovelToon NovelToon
Ajari Aku Untuk Mencintaimu

Ajari Aku Untuk Mencintaimu

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:52k
Nilai: 5
Nama Author: Rossanti

Davino Agata, pria dengan sejuta pesona yang mampu memikat banyak gadis. Ketampanan yang ia miliki tak membuatnya merasa sombong. Meski banyak gadis yang mengejarnya, hal itu tak lantas membuatnya berbangga diri.

Banyak yang mengira bahwa dirinya Playboy sejati, karena saking banyaknya wanita yang ia pacari dan kencani. Hal itu tak luput dari adik dan juga mama angkatnya. Karena kemauan mereka lah Davino mau berkencan dan bahkan mempacari mereka. Tapi sayangnya, tak ada satu pun di antara mereka yang mampu memikat hati Davino.

Dina Anindita Ahnal Ihsan, gadis yang mempunyai sejuta pesona. Kecantikannya sudah tak di ragukan lagi. Adik dari Fatur itu mampu memikat siapapun yang memandangnya, termasuk Davino.

Mampukah Davino Agata mendapatkan hati Dina Anindita Ahnal Ihsan? Sedang gadis itu punya prinsip. Hanya sang suami lah nantinya yang akan mendapatkan cintanya.

Bagaimana perjuangan Davino meluluhkan hati Dina? dan apakah ia akan berhasil mempersunting sang tuan putri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rossanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku titipkan dia

Sudah seminggu Davino dan Dina menikah, itu artinya sudah seminggu juga mereka tinggal di rumah orang tua Dina. Karena itu sudah waktunya bagi Davino mengajak Dina untuk pulang ke rumahnya. Kini dia termenung di dalam kamar, memikirkan bagaimana caranya dia mengatakan kepada kedua orang tua Dina kalau besok dia harus membawa putri mereka untuk tinggal bersamanya.

Dina tau kalau Davino sedang gelisah, terlihat jelas dari tatapan mata suaminya itu. Dia pun menghampiri Davino yang duduk termenung di balkon kamar mereka.

" Mas...kenapa kau melamun. apa yang sedang kau pikirkan, katakanlah padaku. Mungkin aku bisa membantumu mas...." Ucap Dina sambil memegang pundak Davino

Davino pun menoleh ke arah belakang di mana sang istri tengah tersenyum ke arahnya.

" Duduklah di sini" perintahnya sambil menepuk pahanya. Menyuruh Dina duduk di pangkuannya.

Dina pun hanya menurut, dia duduk di pangkuan suaminya dan melingkarkan tangannya di leher Davino dengan manja. Davino pun melingkarkan tangannya di pinggang Dina. Menahan istrinya itu agar tak jatuh ke lantai.

" Aku bingung Din, bagaimana caranya aku mengatakan pada keluargamu. Kalau besok kita harus pulang ke apartemen ku. Eh ralat, apartemen kita." ucapnya membelai kepala Dina yang terbalut hijab.

" Mas, bisa mengatakannya nanti pas waktunya makan siang. Mereka pasti mengerti mas, karena tidak mungkin kita tinggal seterusnya disini. Cepat atau lambat, kau pasti akan membawaku pulang ke rumahmu." jelas Dina.

" Apa kau tak keberatan jika kita hanya tinggal di apartemen Din. Tempatnya hanya kecil dan tak ada asisten pribadi lagi. Aku hanya akan menyewa tukang bersih-bersih yang tersedia di apartemen saja Din."

" Tak masalah bagiku tinggal di manapun mas, asalkan kau ada disana bersamaku. menemaniku dalam suka maupun duka. Lagian, kita hanya akan tinggal berdua. Jadi aku tak butuh rumah yang besar dan mewah. Cukup sederhana tapi begitu nyaman buat kita berdua." Dina tersenyum, menatap lekat-lekat suaminya sebelum akhirnya satu kecupan singkat mendarat di kedua pipi Davino.

"Cintai aku karena Allah, miliki aku karena Allah, sayangi aku karena Allah, bawalah aku ke jalannya Allah, bimbinglah aku agar selalu berbakti padamu mas. Ridhoi lah setiap langkahku, agar ridhoNya juga menyertai ku." Dina berucap dalam pelukan Davino, keduanya pun sama-sama menangis karena haru.

" Cintai aku juga karena Allah, miliki aku juga karena Allah, sayangi aku juga karena Allah, ridho ku selalu menyertai mu, aku akan membimbing mu ke jalannya. Kita sama-sama belajar, saling membimbing sayangku." Satu kecupan pun mendarat di kening Dina.

Keduanya sama-sama tersenyum, hal sekecil itu mampu menciptakan kebahagiaan tersendiri bagi kedua pengantin yang baru menikah satu Minggu yang lalu.

...****************...

Selesai makan siang, semua anggota keluarga Ahnal Ihsan yang sekarang bertambah lagi satu anggota yaitu Davino. Berkumpul di ruang keluarga. Saling bertanya, bercerita, dan tertawa bersama.

Dina pun menatap Davino, memberi isyarat agar suaminya itu segera mengatakan niatnya pada keluarga. Davino mengerti, dia pun mencoba mengatakan pada semua keluarga istrinya tentang niatnya yang akan membawa putri mereka untuk tinggal bersama dengan dirinya.

" Abhi, mas vino mau berbicara sama kalian." ucap Dina mengawalinya. Karena dia tau kalau suaminya itu tak sanggup mengatakannya. Takutnya akan melukai hati keluarganya.

Danu pun menatap wajah menantunya yang sedari tadi hanya tertunduk. Pantas saja dari tadi menantunya itu hahya tersenyum canggung. Di tanya pun hanya jawab seperlunya saja.

" Ada apa nak, katakanlah apapun yang ingin kau katakan. Jangan sungkan, kami sekarang adalah keluarga mu." ucap Danu. Karena Davino tepat berada di hadapannya.

" Mungkin ini berat bagi kalian semua, ini juga berat bagi Vino. Abhi, ummi, kak Fatur....Vino rencananya mau mengajak Dina untuk tinggal di apartemen kami besok. Vino janji, akan sering-sering ajak Dina untuk mampir kesini." ucapnya masih tertunduk.

" Angkat kepalamu nak, kalau mau bicara jangan menundukkan wajahmu. Kau seorang pemimpin sekarang, harus punya wibawa. dengan siapapun nantinya kau berhadapan, meski itu presiden sekalipun kau tak boleh sekalipun menundukkan wajahmu. Jangan takut, tatap wajahnya. Tunjukkan kalau kau punya wibawa, kerena sekarang kau adalah seorang pemimpin meski hanya dalam rumah tangga sekalipun."

Davino pun memberanikan dirinya menatap semua anggota keluarganya. Ini lebih menyeramkan dari pada dia harus memimpin rapat seperti biasanya.

" Boleh kan abhi, vino membawa Dina pulang ke apartemen kami." ijinnya sekali lagi, tapi kali ini dengan wajah yang sudah berani menatap lawan bicaranya.

" Kau suaminya, kemanapun kau melangkah putriku harus ikut denganmu. Kami tak punya hak melarang mu membawanya, karena kau berhak membawanya kemana pun yang kau mau. Abhi cuma meminta satu hal padamu, jagalah putri abhi, jangan pernah kau sakiti dia. Lindungilah dia sama seperti kami melindunginya. Bahagiakan dia seperti kami membahagiakannya. Jika nantinya kau sudah tak sanggup untuk membahagiakannya, jangan kau sakiti hatinya. Panggil saja abhi, abhi akan membawanya saat itu juga." Semua orang pun menangis kala itu. Bahkan asisten rumah tangga disana pun juga ikut menangis. Mereka semua begitu menyayangi Dina, karena Dina begitu baik kepada mereka.

" Dina sayang abhi, berat bagi Dina harus berpisah dari abhi, ummi, kak Fatur dan yang lainnya. Tapi, inilah jalannya abhi, maafkan Dina jika dina pernah buat salah sama abhi, jika Dina pernah menyakiti hati abhi. Baik itu secara sengaja maupun tidak Dina sengaja. Maaf, maafin Dina abhi, ummi, kak Fatur dan yang lainnya." Dina menangis dalam pelukan abhinya. Cintanya pada Danu begitu besar, begitupun sebaliknya.

" Aku titipkan Dina padamu Vin, jaga adikku seperti kami yang menjaganya dulu. Jangan pernah kau sakiti dia, karena jika kau sakiti dia, itu sama saja kau sakiti kami." ucap Fatur.

" Ummi titipkan Dina padamu nak, lindungilah dia seperti kami melindunginya. Jangan pernah sakiti Dina baik hati maupun fisiknya." Fania pun ikut memeluk putrinya yang sedang menangis dalam pelukan suaminya.

...****************...

" Begitulah orang tua, anak begitu berarti bagi mereka. Aku tau bagaimana rasanya berpisah dengan orang tua. Tapi mau bagaimana lagi, perpisahan pasti terjadi entah bagaimana caranya kita berpisah nanti. Tapi yang jelas semua pertemuan pasti akan ada perpisahan." ucap pak Vino. Air mata yang dari tadi ia tahan pun akhirnya tumpah.

Aku tak tau seperti apa kejadiannya waktu itu. Tapi, jelas aku merasakan rasa sakitnya berpisah dari orang yang begitu kita sayang. Mulut memang bisa bilang ikhlas, tapi tidak dengan hati. Sangat sulit bagi hati untuk mengikhlaskan. Apalagi aku tau betul bagaimana keluarganya begitu menyayangi Bu Dina. Terlihat jelas semuanya dari tindakan mereka. Buktinya, hanya dengan mengingat kenangan mereka saja semuanya pada menangis.

" Dina adalah mutiara bagi kami, mahkota keluarga Ihsan. Separuh nyawa bibi dan hidup paman. Ada kisah di balik cinta mereka, yang semua orang tak tau. Dina merupakan simbol kebahagiaan keluarga Ahnal Ihsan. Tonggak dalam rumah mereka, tanpa Dina mereka terpecah belah." Kata itu, kenapa? Kenapa seakan-akan mereka merindukan seseorang yang telah tiada. Dimana Bu dina? Kenapa mereka seperti sangat kehilangan.

Mas Tomy....apa yang yang kau katakan. Tolong mas jangan membuatku tambah penasaran dengan apa yang terjadi pada Bu Dina. kemanakah sebenarnya Bu dina? Tuhan dimana pun bu Dina sekarang berada, tolong jagalah dia. Lindungi dia selalu, kasihanilah mereka yang begitu mencintai Bu dina.

1
Zia Sazia
bagus
Aminah New
nangis..
Derby Rauwan
the best Thor👍👍👍👍
Derby Rauwan
llanjut
moonjuice
yah mana sambungannya thor :( rasanya kaya putus sama doi
SquigglyMunchkin
Aku terus nungguin nih, Thor :( Author sehat ya biar terus bisa berkarya!
Badai Putih
Hari ini aku mantengin HP ku karena nunggu update-an dari author :( Suka banget :( lanjutannya jangan lama-lama
Badai Putih
Maaf ya thor, baru bisa komen. Soalnya aku tidak bisa mengalihkan pandanganku dari ceritamu yang seru ini‾
༺Leͥgeͣnͫd༻ᴳᵒᵈ
Aku suka sama cara penulisannya kak author! Gampang dipahami buat para pembaca
monsoonblooms
Ah seneng banget liat author update! Mangat thor!
sharing_genes
Seharian ini mumet dan ternyata author kesayangan aku update :) Aku tak jadi mengeluh
moonstrucktraveller
thooorr.he authorrr up lge dong thorr. yg bnyakk昨沽 smangattt thorrr
love hunter
Beberapa bab ini makin bikin kepo, lanjut dong!
enjouecollectif
seru thor... perjalan akan dimulai....
Respati Wijaya
Kalau lagi buntu ide bisa istirahat dulu thor sambil denger lagu, baca cerita yang thor suka atau nonton film! Asal jangan lupa ya kalau ditungguin pembaca xixi
Windy Miller
Bang! Hayati gak bisa tidur nih gegara othor gantungin ceritanya :(
salt sand and smoothies
Yo ayo thor! aku selalu mendukungmu dalam doa hehehe
margoandme
Keluarkan semua babmu Thor! Mata ini masih kuad membacanya!
Garang Anggriawan
Tuh kan bersambung :( aku nungguinnya kaya nunggu doi yang turun dari langit #Ea sehari berasa seribu tahun‾
skyeandstaghorn
makin penasaran ni lanjutn nya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!