Dimulai Dari Penghianatan Dan Kesengsaraan
Zen Yang Memulai Perjalanan Untuk Mencari Jawaban Kenapa Dirinya Bisa Bereinkarnasi
Semakin Lama Berpetualang Semakin Banyak Juga Misteri Yang Ada Pada Zen terkuak
Aku Adalah Makhluk Yang Akan Mengguncang Alam Dewa Dan Menjadi Pemimpin Para Dewa
Aku Adalah Makhluk Yang Akan Menjadi Sumber Dari Rasa Takut Para Iblis
Aku Yang Akan Menjadi Kaisar Dari Para Naga
Aku Yang Akan Menggucang Semesta Dengan Kekuatan, Tekad Dan Perkembangan Kekuatanku Yang Sangat Cepat
Tidak Ada Batasan Bagi Diriku, Dengan Bantuan Banyak Teman Zen Mampu Mencapai Puncak Kekuatan Dan Mendapat Jawaban Dari Pertanyaan Yang Selalu Ada Dibenaknya
Inilah Perjalananku
-Perjalanan Sang Penguasa -
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eternal Darkness, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 28
'Sial, siapa sebenarnya orang ini'
'memalukan sekali, padahal aku seorang pangeran dari kekaisaran dewa perang, tetapi aku tak dapat bergerak hanya karena orang ini'
'Gawat, Orang ini tak main-main'
Saat ini di pikiran para jendera, Pangeran Lan, Pangeran Wang sangat banyak yang dipikirkan... hampir seluruhnya yang dipikirkan hanya Siapa orang didepan mereka ini
Bahkan Xu Mei, dan Xu Xia cukup terkejut dengan kekuatan Zen yang sesungguhnya, mereka berdua awalnya mengira akan terjadi pertarungan yang berakhir kekalahan pada pihak Zen, tetapi pihak pangeran juga akan mengalami kerugian yang cukup besar
'Hanya kutu basi saja banyak bacot, jika aku mau dalam 2-3 tahun mungkin aku akan memiliki kekuatan untuk meratakan kekaisaran dewa perang'
Aku terus menekan mereka dengan tekanan seorang kultivator ranah Emperor lapisan 1, ditambah aura kegelapan, aku bisa melihat mereka merasakan sedikit ketidaknyamanan pada tubuh mereka seolah-olah ada sesuatu yang ingin lari dari dalam tubuh
Karena kasian aku melepas aura kegelapanku dan melemahkan tekanan sebanyak 50% agar mereka dapat berbicara
"Bicara atau mati"
Jika orang lain melihat ini maka aku lebih banyak memiliki peran sebagai penjahat dibandingkan menjadi korban
"Ba-baik tuan"
"Namaku Zen"
^^^"ba-baik pendekar Zen, sebelumnya terima kasih atas rasa kasihan pendekar kepada kami, saya disini akan menyampaikan permintaan maaf atas nama jenderal dan pangeran Lan"^^^
"Bukankah kukatakan sebelumnya, aku memberi kalian 3 pilihan sebelumnya, kau tak dapat meminta maaf saja melainkan harus melakukan salah satu dari 3 pilihan yang kusebut tadi sebagai permintaan maaf"
"Jika keberatan akan kulakukan pilihan kedua untuk kalian". Aku bisa melihat Xu Wang yang ingin menunjukkan rasa keberatannya menjadi diam kembali, bertarung melawan Zen hanya mencari kematian
dengan mudah menjatuhkan 5 kultivator ranah raja bukanlah hal mudah, hanya dengan ranah yang lebih tinggi kau bisa melakukannya
"Tapi Pendekar Zen, apa anda tidak takut kalau kekaisaran dewa perang akan memburu anda karena melakukan tindakan ini". Salah seorang jenderal dengan tubuh gemuk disana melakukan pengancaman secara tidak langsung kepada Zen
"Sungguh bodoh, menurutmu kekaisaran akan mengetahui aku melakukan tindakan ini jika kalian semua mati disini". Dalam sekejab jenderal itu terdiam dan berkeringat dingin sambil berharap orang dihadapannya tidak marah dengan ucapan dirinya sebelumnya
tetapi karena Zen mengetahui arti dari ucapan jenderal yang seperti melakukan pengancaman secara tidak langsung, Zen memilih diam dan menunggu Yiyi pergi dari sini
Dan situasi saat ini mendukung Zen
"Kak Wei, Kak Xia, Bagaimana jika kuajak berkeliling rumah ini"
"Baiklah Adik Yi"
"Ayo". Setelah itu mereka bertiga meninggalkan kami di ruang tamu, tetapi aku bisa melihat Xu Mei maupun Xu Xia memiliki sedikit rasa ketertarikan kepada rumah ini
'mungkin desain rumah ini sedikit berbeda dengan di dunia luar'. Yang aku tau dari ingatan tubuh ini hanyalah desain dari kekaisaran, jika sebuah sekte atau rumah-rumah rakyat aku tak pernah melihatnya
"Karena Yiyi telah pergi aku tak akan sungkan lagi, dimulai dari kau". Aku menatap jenderal dengan tatapan membunuh karena sebelumnya melakukan pengancaman secara tidak langsung terhadapku
Aku menjentikkan jariku dan setelahnya tubuh jenderal itu meledak menjadi gumpalan darah
"Selanjutnya siapa, memilih ikut jenderal ini, atau memilih salah satu dari 3 pilihan yang kusebut sebelumnya"
keempat jenderal yang tersisa berdiskusi kepada pangeran Lan dan Wang setelah kuberi waktu
Keempat jenderal itu lebih memilih melaksanakan salah satu 3 pilihan dariku sedangkan pangeran hanya bisa terdiam ketakutan
Membunuh orang memang dirinya pernah, tetapi membuat seseorang menjad gumpalan darah dirinya mustahil melakukannya, bahkan kultivator aliran hitam sekalipun akan kesusahan melakukan tindakan Zen sebelumnya yang terkesan sadis
"Kami memilih mencari serpihan gelas kaca yang pecah sebelumnya". Salah satu jenderal itu mengutarakan hasil diskusi mereka, menurut para jenderal pilihan ke 1 lebih cepat dikerjakan, tidak membahayakan nyawa dan cukup mudah
"kalau begitu mulai lah mencari, aku akan mendatangi Yiyi"
Aku meninggalkan mereka pada ruang tamu untuk melihat Yiyi
Ketika aku mencari-cari ternyata Yiyi, Xu Mei, Xu Xia sedang ada di kamar Yiyi, entah apa yang dilakukan oleh mereka, tetapi jika dilihat dari jauh mereka seperti bercerita
"Permisi, Aku ikut gabung dong, para jenderal dan pangeran itu sedang sibuk dan tidak ingin diganggu, kalian sedang apa?". Entah mengapa rasanya aku seperti tidak disambut dengan baik oleh para tuan putri, Mereka berdua menatapku dengan pandangan menusuk
"Masuk ke kamar seorang perempuan semudah itu, bukankah ini bisa dinamakan pelanggaran". Xu Xia memandangiku dengan tatapan merendahkan, tetapi itu benar sekali, laki-laki macam apa yang masuk ke kamar wanita tanpa permisi, Itu Aku
tapi karena aku sering melakukannya, aku hanya mendengarkan ucapan Xu Xia tetapi tidak mempedulikannya sama sekali
"Tidak apa-apa kalau Tuan Zen masuk kekamarku, lagi pula aku juga sering masuk ke kamar Tuan Zen secara diam-diam". Yiyi berusaha menghentikan pertikaian yang mungkin dapat terjadi bila dilanjutkan
Lagi pula Yiyi baru saja merasakan rasanya berbicara dengan seorang wanita, karena itu dirinya mengucapkan itu
"Kalau Yi sendiri yang bilang begitu maka maafkan ucapanku tadi Tuan Zen". Xu Xia menundukkan kepalanya ke arah Zen untuk meminta maaf tanpa peduli bahwa dirinya adalah Tuan Putri dari kekaisaran dewa perang
"Ya, Kalau begitu Nona Xia, apakah anda ingin menginap di kamar ini, para jenderal dan pangeran yang ada di ruang tamu tak akan bisa menyelesaikan tugas mereka hari ini, dan lagi hari sudah sore, jadi kalau Nona Xia Dan Nona Mei ingin, saya bisa menyiapkan 2 kasur lagi di kamar Yiyi". Aku takkan melepaskan mereka berdua hari ini, jika aku melepaskan mereka bisa dipastikan ketika malam nanti Yiyi akan menyelinap ke kamarku, Dan jika Yiyi memiliki teman sekamar bisa dipastikan dia tak akan menyelinap ke kamarku
"Yah tak apa, lagi pula ini sudah sore hari, Dik Xia ingin tidur di kamar Yi?". Xu Mei memandangi Xu Xia dengan tatapan bertanya
"Baiklah kalau Kak Mei juga tidur disini". Xu Xia setuju dengan ucapanku yang menyuruhnya menginap sementara disini
"Baiklah kalau begitu selama bersenang-senang". Aku menjentikkan jari-jariku dan muncullah 2 buah kasur, 2 buah lemari yang sama seperti milik yiyi
"Untuk pakaian kalian berdua bisa ambil di lemari yang baru saja kukeluarkan, ukurannya dijamin persis, dan jangan tanyakan bagaimana hal itu terjadi"
"Jika ingin mandi/berendam kalian bisa pergi ke belakang rumah, bilang saja pada Yiyi jika butuh sesuatu". Setelah itu aku meninggalkan ketiga wanita cantik ini dikamar, Untuk para jenderal dan pangeran akan kubiarkan mereka tidur di kursi saja
ada angka (1),berarti paket pemula lebih dari satu dong?
inilah banyak kesalahan pada para MC
diatas ada keterangan MC suka baca novel reinkarnasi dan system , udah tau lah gimana cara gunain sistem nya tapi ini apa ??? hahhh 😞 ngk konsisten