NovelToon NovelToon
Diantara Dua Dunia Season 1

Diantara Dua Dunia Season 1

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Mata Batin / Romansa Fantasi
Popularitas:12k
Nilai: 5
Nama Author: D.P. Auzora.

Aldi Mahendra seorang pemuda yang hidup sebatang kara, dia dari usia empat tahun hidup di jalanan. Hingga akhirnya bertemu seorang kakek yang mengangkatnya menjadi cucunya. Aldi di sekolah hingga lulus SMK, kini dia bekerja sebagai kuli panggul di pasar.

Walaupun uangnya tak seberapa tapi bisa untuk makan setiap hari, apalagi pekerjaan untuk lulusan SMK itu sedikit susah. Aldi di pandang rendah oleh siapapun hingga saat ini berusia 19 tahun dia tetap berusaha hidup di setiap gempuran ombak yang besar datang di kehidupannya.

Semua berubah ketika mendapatkan sebuah cincin merah delima, kehidupannya berubah menjadi lebih baik lagi tapi sesuatu keanehan di kedua matanya membawa dia kedalam dunia yang seharusnya tidak terjadi.

Perjalanan kota maupun di desa menjadi tolak ukur bagi pengalaman Aldi menjadi lebih berani lagi, seperti bentuk tubuhnya yang tinggi dan kekar dengan wajah tegasnya mulai terlihat dalam perjalanan hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon D.P. Auzora., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keajaiban Kedung Raja

   Pagi datang dengan membawa janji-janji. Kabut tipis dengan embun di setiap dedaunan jatuh menghilang di terpa angin pagi yang begitu sejuk sekaligus dingin. Pepohonan rindang dengan terpaan sinar mentari pagi memberikan sebuah hadiah indah bagi makhluk hidup, suara burung berkicau memberikan informasi dalam kehidupan yang sudah mulai bekerja.

Niko terbangun dengan badan panas dingin, dia menggigil hebat merasakan dingin sekaligus panas membuat badannya bergetar.

"Ko lu gak papa kan?," tanya Aldi, dia sangat khawatir dengan kondisi temannya ini.

"Ada obat gak Al?, biar gua minum," pinta Niko.

"Ada sebentar," balas Aldi, lalu mencari obat demam.

Aldi memberikan kepada Niko setelah mengambilnya. Niko langsung meminumnya, namun Niko terus teringat oleh sosok pocong tadi malam membuat dirinya merasakan nyut-nyutan di kepalanya.

"Jangan bilang adik gue kalau aku sakit," pinta Niko, dengan suara berat.

"Terus siapa yang bakal jaga lu ko!!, kalau bukan adik lu," balas Aldi.

"Aku gak mau dia khawatir Al," ucap Niko.

"Sudahlah ko, jangan egois lu. Besok kan Sabtu dan Minggu pasti libur dia," ujar Aldi, dia sangat khawatir soal kesehatan Niko yang berubah akibat tadi malam.

Aldi tak lagi memperdulikan Niko, dia memberikan pesan kepada Salma bahwa Niko kakaknya sakit sekarang.

Salma yang mendapatkan pesan dari Aldi soal kakaknya dia sangat terkejut dan bingung harus bagaimana. Teman-teman Salama yang melihatnya ikut bingung kenapa tiba-tiba menangis tersedu-sedu seperti itu.

"Sal, kamu kenapa?," tanya Dinda.

"Kakakku sakit di desa," jawab Salma dengan suara berat.

Kirana dan Sintia kini mendekat memeluk sahabatnya ini, mereka juga bingung harus membantu dengan cara seperti apa.

"Sal, kan empat hari ini libur kenapa kamu gak pulang aja!!," Kirana baru ingat soal libur.

"Oh iya lupa aku, tapi aku pulang kampung sama siapa!!," Salma sedikit bingung harus pulang sama siapa.

Tidak berselang lama suara dering ponsel terdengar. Ternyata Aldi menelfon Salma.

"Halo Salma?," suara Aldi.

"Iya halo kak," jawab Salma.

"Kamu bisa pulang gak?, kakak kamu sakit disini," ujar Aldi.

"Bisa kak, tapi aku gak tau harus balik sama siapa!! Kalau sendiri aku takut kak," balas Salma.

"Gini aja deh ajak temanmu satu nanti kebutuhan disini kakak yang tanggung," Aldi berkata pelan.

Teman-teman Salma yang mendengarkan itu ingin langsung menawarkan diri mereka tapi di hentikan oleh Salma.

"Ajak teman siapa kak?," tanya Salma.

"Temenmu yang ngobrol bareng aku kemarin tanyain mau gak?, kalau mau berangkat aja sekarang nanti uangnya kakak transfer lagi," balas Aldi.

"Soal uang masih ada kak," ujar Salma dalam panggilan telfon.

"Simpan itu uangmu biar kakak yang kasih," balas Aldi. Lalu mematikan ponselnya tanpa menunggu jawaban dari Salma.

Salma kini menenangkan dirinya, dia sedikit bingung kenapa Aldi sangat baik walaupun dulu kakaknya pernah tidak suka kepadanya tapi kini mereka malah bersama seperti keluarga besar.

"Din, kemarin kamu yang ngobrol dengan Kak Aldi di depan rumah. Bener gak?," tanya Salma.

"Iya lagi, okelah aku ikut aja." Jawab Dinda.

"Terus kita berdua gimana?," seru pertanyaan Kirana dan Sintia.

"Kalian kan gak bakal pulang ke rumah jadi jagain rumahku dulu ya nanti aku kasih oleh-oleh," pinta Salma.

"Yahh, sebenernya pengen ikut biar bisa lihat kakakmu yang tampan itu," ujar Kirana.

"Aku juga lagi, tapi gak apalah kalau jaga rumahmu," Sintia berkata.

"Jangan aneh-aneh ya Kirana. Nanti kalau libur lagi gantian yang ikut," ujar Salma.

"Nah bolehlah itu, tapi kalau libur panjang kita ikut semua aja gimana?," balas Dinda, lalu bertanya.

"Gas kalau itumah," suara kompak Kirana dan Sintia setuju.

Salma hanya menggelengkan kepalanya melihat teman-temannya yang begitu baik kepada dirinya, tidak berselang lama di tengah obrolan mereka notifikasi transfer terdengar jelas di ponsel Salma.

"Astaga banyak banget kak Aldi transfernya," ujar Salma terkejut.

Dia lupa soal kemarin Aldi meminta cek saldo rekeningnya yang ternyata ada lima puluh juta lebih dan sekarang di kasih dua juta setengah untuk pulang kampung.

"Kak, ini kenapa banyak banget kirim uangnya?," Salma langsung mengirimkan pesan untuk bertanya.

"Yang kemarin itu buat kebutuhan kuliahmu, sisanya bebas kamu apain. Kamu sudah kakak anggap seperti adik sendiri, jadi kamu harus dengerin kata-kataku," balas Aldi.

Air mata Salma turun membaca pesan Aldi, bukan soal di anggap adiknya tapi soal uang yang sangat bagi dirinya. Dinda, Kirana dan Sintia bingung melihat Salma kini menangis kembali.

Membuat mereka saling pandang penuh pertanyaan.

"Salma janji akan dengerin kata-kata kak Aldi, Salma janji akan berkuliah sungguh-sungguh," pesan Salma.

"Pinter banget adik cantikku. Sudah sekarang siap-siap buat pulang kampung, apa kamu gak kangen samaku," Aldi mengirimkan pesan dengan pertanyaan akhir membuat jantung Salma berdebar-debar.

"Kangen banget kak, ya sudah Salma siap-siap dulu. By kak Aldi sayang," pesan Salma.

"Iya, hati-hati nanti di jalan," balas pesan Aldi.

Salma memberitahukan semua kepada temannya membuat mereka juga ikut menitikkan air mata, tidak menyangka bahwa pemuda yang kemarin ngobrol dengan mereka sangat baik kepada sahabatnya.

Kemudian Salma dan Dinda pergi membersihkan dirinya, sedangkan Kirana dan Sintia menyiapkan koper untuk keduanya. Mereka saling bahu-membahu agar lebih cepat berangkat ke desa.

Sedangkan Aldi kini mengompres Niko yang panas sangat Tinggi. Hingga tiba dokter desa datang memberikan obat agar nanti di minum, lalu meminta Niko tidur di tempat lebih baik.

"Bawa kerumah aja Al, kalau pulang kan lumayan panas-panas gini," ujar Sita.

"Siap mbak," balas Aldi.

"Di rumah kamar dua masih kosong, nanti bawa ke kamar belakang aja yang sudah bersih," pinta Sita.

"Sekarang ajalah mbak biar dia istirahat disana sambil nunggu adiknya pulang," balas Aldi.

"Salma mau pulang kesini?," tanya Sita.

"Iya mbak, seharusnya libur sih," jawab Aldi.

"Ya sudah nanti biar di rumahku aja," balas Sita.

"Siap mbak," Aldi berkata.

Kemudian Aldi mengendong Niko di bawa kerumah Sita, setelah selasai Aldi kembali kerumah untuk membantu para tukangnya.

Lumayan cepatlah dengan Kang Asep dan Kang Dirman lalu empat tukang lainnya jadi lebih ringkas dalam mengerjakan rumahnya. Di tambah beberapa warga desa ikut membantu karena kemauan mereka, yang terpenting dapat makan saja tidak masalah.

Walaupun usia mereka sudah tidak muda lagi tapi soal pengalaman sangat jauh dari yang muda-muda. Aldi di minta untuk melakukan hal lainnya biar tidak ikut sebagai tuan rumah.

Aldi awalnya menolak namun akhirnya dia menerima permintaan itu, dia meminjam sabit dan cangkul untuk membersihkan perkarangan rumah yang sudah mendapatkan surat-surat balik nama.

"Lebih baik aku bersihkan perkarangan yang baru aku beli," ujar Aldi, dia suntuk jika hanya berdiam diri saja.

Dengan langkah perlahan Aldi menuju perkarangan yang cukup luas sekaligus panjang, kemudian Aldi membabat semua pohon-pohon liar hingga bersih. Aldi menyisakan pohon pisang yang ternyata sudah berbuah cukup banyak.

Aldi juga sadar kalau pohon mangganya juga berbuah sangat banyak.

"Aduh aku lupa lagi, nantilah beli buat bungkus mangga biar gak di makan kelelawar," ujar Aldi, dia berencana membungkus mangga yang berbuah banyak.

Kemudian Aldi terus melanjutkan hingga siang hari, lalu beristirahat sejenak bersama para kulinya. Dengan obrolan santai lalu menyantap makanan bersama benar-benar merasakan gugup rukun menjadi tetangga.

Setelah selesai Aldi pergi ke Kedung Raja untuk membersihkan lagi. Aldi berencana untuk membersihkan garis lurus agar lebih enak di pandang lagi. Dalam membersihkan itu Aldi merasakan kepalanya sedikit pusing, tidak tau kenapa seperti ada terkaitan dari berbagai macam ingatan.

Aldi berusaha untuk menahan dirinya agar tidak jatuh, namun rasa sakit di kepalanya tidak bisa di tahan lagi. Aldi terjatuh tepat masuk kedalam air Kedung Raja, seketika air itu berubah warna hitam seperti menyedot sesuatu yang berada dalam tubuh Aldi.

Air Kedung Raja itu berubah kembali setelah selesai melakukan hal di luar nalar manusia. Tidak ada yang melihat kejadian Aldi hanya sosok tak kasat mata di tengah pohon beringin besar sedang menunggu kesadarannya.

Aldi terbangun dari pingsannya, dia membuka mata perlahan dengan terkejut tidak merasakan sakit lagi. Kepala yang nyut-nyutan dan rasa lelah akan kepekaan terhadap energi mahluk lain kini seperti hilang seketika.

°°°°°

1
CeliaVespera.
Jaga Aldi dengan baik, saya sebagai cowok takut bener Aldi di manfaatkan kebaikannya 🤔🤔
CeliaVespera.
Kok jadi kok ikut sedih sih gua 😂😂
CeliaVespera.
Waduh, Aldi lawan dua belas orang dan di tambah satu lagi jadi tiga belas orang. keren dah pokoknya 👍
CeliaVespera.
bikin penasaran aja ini, selanjutnya gimana ini!! di gantung dong ini 😑😑
CeliaVespera.
wah siapa itu pelakunya 🤔
CeliaVespera.
Waduh kok di intai segala sih, ada apa dan siapa itu yang mengintai 🤔
CeliaVespera.
Wah siapa itu Deni, keknya suka sama Salma 🤔
CeliaVespera.
Di suruh liburan kok gak mau sih Al, gas aja ke kota santai dulu gitu 😂😂
CeliaVespera.
Julid amat tuh mulut teman-teman Aldi, tapi untungnya Aldi sabar kalau gak sabar tampar aja Al 🤣🤣
CeliaVespera.
Cantik jelita banget itu Tuan Putri namanya juga mendukung lagi Dewi Ayu, benar-benar sangat cocok Thor🥰. Tapi pas di bawah malah ada Genderuwo serem bener dah 😑😑
D.P. Auzora.: jaga mata bang nanti di marahin istri lagi 🤭😂
total 1 replies
CeliaVespera.
Gila 27 miliar, itu uang atau daun sih. Aldi kasih aku 1 miliar aja 😂😂
D.P. Auzora.: aku sampaikan ke Aldi bang nanti 🤣
total 1 replies
Indra Reza Zulkifli
thor tambah LG jngn 1 up nya ya🙏
D.P. Auzora.: dua babnya besok lagi ya saya ada keperluan malam ini, maaf. 😊🙏
total 2 replies
CeliaVespera.
Makin aneh aja ini Aldi, siapa sebenarnya Aldi ini thor jangan bikin penasaran kenapa 🤣🤣
D.P. Auzora.: hayoloh siapa Aldi sebenarnya 🤣🤣🤭
total 1 replies
CeliaVespera.
Habis cemburu sekarang malah berteman, emang ada yah wanita berbagai calon kekasih. Benar-benar hebat kamu Aldi bisa-bisanya membuat dua wanita cantik jatuh cinta kepadamu 😂😂
D.P. Auzora.: kamu sepertinya sangat suka banget dengan novelku, terima kasih ya dukungan anda 😊😊
total 1 replies
CeliaVespera.
Kakek Budi ternyata terkenal juga ya, sebenarnya siapa sih Kakek Budi ini kok sedikit aneh aja 🤔🤔
D.P. Auzora.: Banyak misteri ye kan, kita kuak nanti di setiap babnya. 🤭🤭
total 1 replies
CeliaVespera.
Bau-bau jatuh cinta inimah 🤣🤣
D.P. Auzora.: aduh gimana ya 🤣🤣
total 1 replies
CeliaVespera.
Aldi bisa sakit juga ternyata, semoga cepat sembuh Al 😊🤣🤣
bontenk90
kek nya si Aldi ini anak orang kaya yg diculik trus dibuang sama saingan bisnis ortu nya
CeliaVespera.
Tebakan Aldi hampir sama yang aku kira, sepertinya Mbak Sita menjadi tujuan utamanya. Semangat ya thor updatenya, saya sangat suka sekali bacanya 😊😊👍
D.P. Auzora.: terima kasih kak, saya tetap semangat update babnya 😊😊
total 1 replies
CeliaVespera.
Aldi baik juga ternyata, tapi sebenarnya siapa sih Aldi ini bikin penasaran aja dah 🤔🤔
D.P. Auzora.: hayoloh siapa Aldi sebenarnya 🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!