Namanya Alesha Khalila seorang office girls di sebuah perusahaan besar yang berada di Ibukota. Dia mempunyai cowok yang bernama Dani Pratama . Alesha berpacaran sama Dani sudah lama sekali tapi setiap Alesha meminta untuk meresmikan hubungan mereka Dani selalu menghindar dan mempunyai seribu alasan untuk menolak.
Suatu hari Alesha sengaja pergi ke Bandung untuk memberikan surprise untuk sang pacar tapi sampainya di Apartemennya sang cowok. Alesha terkejut ketika membuka pintu Apartemennya, Alesha mendapatkan Surprise yang sangat menyakitkan dari sang Cowok...
Apakah Surprise yang didapatkan Alesha dari sang Cowok..
Ikuti kelanjutannya ya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tientien AQuariuzz Girllzz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 35
SELAMAT MEMBACA !!!
Hari ini Reza mulai bekerja di Perusahaannya Alesha di bagian yang memproduksi alat-alat elektronik.
" Bang Reza, nanti bawa motornya Alesha ya, katanya kemarin nggak mau bareng sama Bang Bayu sama Siska ." Ucap Alesha.
" Baik Dek! Itu lebih baik dari pada sama Bayu sama Siska, Dek. Takut ada karyawan yang melihatnya ." Jawab Bang Reza.
Setengah delapan Bang Reza pamit untuk berangkat bekerja, karena sudah tau jalannya dia langsung berangkat menuju perusahaan milik Alesha.
Dibelakangnya ada Bang Bayu sama Siska yang berangkat ke Perusahaan.
" Mbak Neti, kalau dirumah kerjanya apa ?" Tanya Alesha.
" Dulu jualan jajanan Dek, tapi setelah depan rumah buat toko yang agak besar dan warung. Jajanan Mbak nggak laku dan akhirnya tutup dan kemarin cuma kerja serabutan Dek ." Jawab Neti.
" Mbak Neti bisa masak nggak ?" Tanya Alesha lagi sambil memperhatikan Rara yang sudah bermain sama Reni, Vano sama Rama.
" Bisa sih Dek, tapi nggak tau enak apa nggak Mbak nggak tau. Dulu sih kalau jualan soto atau pecel selalu laris Dek sebelum ada toko dan warung di depan rumah ." Jawab Neti lagi.
" Oke! Kalau begitu seminggu lagi Rara ulang tahun. Mbak Neti bisa masak nanti dibantu Mbak Widya sama Bi Mira buat hidangan buat makanannya ya dan nanti kita buat nasi box untuk dibawa pulang para anak-anak yang hadir. Dek Nisa hari ini tugas kamu berkeliling mendata anak kecil di kampung kita ya Dek !" Seru Alesha membagi tugaskannya .
" Siap Kak / Dek !" Seru mereka yang dikasih tugas untuk acaranya Rara ulang tahunnya .
*************
Sedangkan di Perusahaan ALERASYNC TECH.
Bang Reza sudah diajarkan bagaimana menggunakan mesin untuk produksi alat-alat yang digunakan untuk menunjang pembuatan alat-alat elektronik.
Perusahaan ALERASYNC TECH baru menciptakan vacuum cleaner yang bisa berjalan sendiri ke tempat yang kotor, dan sekarang baru di produksi.
" Apa Reza sudah paham ?" Tanya Supervisor bagian produksi.
" Paham Bang, aku akan berusaha sebaik mungkin ." Jawab Reza dengan penuh semangat. Dia ingin membuktikan kepada warga desa bahwa anak yatim piatu juga bisa sukses.
Di dalam ruangannya Bang Bayu, baru membaca email yang masuk dari kliennya yang berada di Malaysia.
Beliau meminta untuk dibuatkan keamanan sistem di perusahaannya dan ingin memesan Vacuum cleaner yang sudah di promosikan oleh bagian pemasaran Perusahaan.
Dia menekan panggilan telpon kantor yang terhubung dengan pihak Manager pemasaran.
" Lukman, tolong kamu keruangan saya sekarang." ucap Bang Bayu.
" Siap! Tuan !" jawab Lukman Manager Pemasaran.
Bang Bayu langsung menutup telponnya, dia juga langsung menghubungi Ronald untuk ikut bergabung.
Di ruangan Pemasaran.
" Maaf semua, saya dipanggil oleh Tuan Bayu. Doakan ini kabar baik, bukan kabar buruk ." ucap Lukman.
" Semoga saja Pak ini kabar baik, dan bulan ini kita mencapai target ."Jawab Dani salah satu karyawan dibawah kepemimpinan Lukman.
" Amin amin ya robbal'alamin. Cair cair !" Seru yang lain nya. Kalau tanya kenapa mereka senang? Ya karena diperusahaan ini kalau pekerjaan mereka bagus dan mencapai target yang ditentukan oleh Perusahaan. Mereka semua akan mendapatkan bonus.
Tok tok tok
Pintu diketuk dari luar ruangan.
" Masuk !" Sahut suara dari dalam ruangan.
Masuklah Lukman dan kaget melihat disana juga ada Ronald sama Siska. Asisten sama Sekretaris Perusahaan.
" Silahkan duduk Man, aku panggil kamu seperti biasanya, karena disini kita satu tim !" Seru Bang Bayu.
Lukman hanya menganggukan kepalanya dan tersenyum terpaksa karena jantungnya nggak baik-baik. Dalam pikirannya apa ada masalah Divisinya.
Bang Bayu yang melihat raut wajah Lukman sedikit tersenyum. " Jangan tegang Man, ini berita baik bukan buruk kok. Baik aku mulai ya, baru saja aku menerima email dari Perusahaan negera sebelah. Mereka menginginkan Vacuum cleaner yang sekarang kita produksi tapi jumlahnya nggak sedikit. Apa kita bisa memenuhi target mereka atau kita tolak. Sebenarnya mereka baru rencana dan mereka minta bertemu langsung dan minta membawa contohnya. Mereka masih ingin menguji barangnya, bagaimana menurut kalian bertiga?" Tanya Bang Bayu kepada para bawahannya.
" Maaf, aku oleh bicara sebentar !" Seru Lukman.
" Silahkan Man, aku juga ingin mendengar jawaban kamu ." Sahut Bang Bayu.
"Maaf Bay, kalau aku melihat situasi sekarang, ini kesempatan kita untuk membuktikan bahwa Perusahaan kita bisa go internasional tapi kendala kita memang di produksi. Kamu kan tau tempat produksi kita masih dibilang kecil dan mesin produksi juga cuma ada tiga Bay. Apa nggak sebaiknya kita diskusikan dengan Ceo kita dulu. Dan solusi aku lebih baik buka pabrik buat produksi barang kita Bay ." Jawab Lukman.
Mereka meresapi apa yang diucapkan Lukman tadi memang benar tempat produksi relatif masih kecil banget.
" Sebentar aku akan hubungi Ceo kita, tapi kamu harus berjanji Man, nggak akan membocorkan informasi siapa Ceo kita. Karena dia nggak mau ada orang yang tau selain orang terdekatnya. Dan Siska tolong kamu panggil Manager produksi dan Manager keuangan untuk kesini!" Perintah Bang bayu ke Siska.
Siska keluar dari ruangan Bayu menuju ke mejanya dan menghubungi Manager produksi dan Manager keuangan untuk segera ke ruangan Bang Bayu.
Bang Bayu langsung mengambil laptopnya untuk dibawa ke meja Sofa tempat mereka diskusi.
" Assalamualaikum Dek !"
" Waalaikumsalam Bang. Bagaimana apa ada masalah dengan Perusahaan ?" Tanya Alesha.
Lukman kaget matanya melotot nggak percaya dengan pendengarannya bahwa Ceonya cewek dan dipanggil Dek berarti masih kecil. Tanpa Lukman sadari laptopnya sudah diarahkan ke Lukman.
" Bang Lukman kenapa ?" Tanya Alesha.
" Hah, Heh anu !" Jawab Lukman gugup dan masih kaget.
Lukman langsung memandang laptop yang sudah di hadapkan ke dirinya.
" Masya Allah !!" Lukman menggosok matanya masih nggak percaya dengan yang dia lihat. Shock sudah pasti.
" Sis, ambilkan minum dulu untuk Bang Lukman. Santai saja Abang, perkenalkan aku Alesha. Ceo Perusahaan ALERASYNC TECH tempat Abang bekerja. Dan benar umur aku memang baru dua puluh satu tahun Bang hehehe ." Jawab Alesha dan justru malah tambah kaget saja Lukman.
" Minum dulu Bang !" Perintah Siska menyodorkan segelas air putih.
" Ma maaf Bu, Nyo nya !"Seru Lukman lagi.
" Hahahaha ." Tawa semua orang menertawakan kegugupan Lukman.
Tok tok tok
Pintu di ketuk dari luar kemungkinan Manager Produksi sama Manager keuangan.
" Masuk !" sahut dari dalam.
Deg deg
Hati kedua orang yang baru masuk ke dalam ruangannya Bang Bayu.
" Maaf Tuan, apa ada masalah ?" Tanya Dimas takut, dia Manager Produksi .
" Silahkan duduk dulu Pak Dimas , Bu Olivia!" Seru Bang Bayu.
Olivia yang melihat wajah Lukman yang pucat, semakin berasumsi bahwa Perusahaan ada masalah.
" Selamat siang semuanya !" Sapa Alesha kepada mereka. Layar laptopnya Bang Bayu sudah dihubungkan dengan layar proyektur diruangannya.
semangat kk 💪💪
semangat