NovelToon NovelToon
LAKI-LAKI DI PERSIMPANGAN JALAN

LAKI-LAKI DI PERSIMPANGAN JALAN

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:52.7k
Nilai: 5
Nama Author: Diyah Palupi

Assalamualaikum sahabat
Salam bahagia...
Kisah romantis dibumbui dengan kisah-kisah yang lucu, seru dan menyebalkan. Yuk nikmati kisahnya...
Cekidot...


Adalah Dio, seorang mahasiswa semester akhir. Cerdas, ganteng penuh tanggung jawab. Idola para mahasiswi. Sifatnya yang terlalu baik, membuat mahasiswi banyak yang GeEr. Gelar Sholeh melekat padanya karena kesehariannya.

Sofi adalah seorang gadis yang mandiri, cerdas dan lembut. Kehidupannya penuh dengan Lika-liku yang sungguh menakjubkan. Banyak peristiwa aneh yang dialami berkat kesholehahannya. Sofi berasal dari keluarga sederhana. Bersama ibu dan kakak satu-satunya. Hidup damai dan bahagia. Ayahnya sudah meninggal saat usia Sofi lima tahun.

Rubby gadis manja, berasal dari keluarga tajir. Papahnya seorang pengusaha yang sukses. Semua yang diinginkan pasti dikabulkan. Keras kepala, mau menang sendiri. Mungkin karena anak tunggal dan orang tuanya kaya raya.

Iqbal, seorang dokter spesialis anak, dia cerdas, ganteng, menarik, Sholeh. Dia mencintai Sofi.

Noval, kakak Sofi yang mencintai keluarga. Orangnya sabar, baik dan penyayang.

Siapa yang dipilih Dio?
Siapakah jodohnya?
Apakah keduanya...?
Yuk simak kisah selengkapnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diyah Palupi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28. Alexa mengakui kesalahannya

Rubby dan Sofi sampai di kantor. Suasana kantor kacau. Ketika seseorang masuk ruang kantor Rubby, banyak tikus busuk dan hidup. Baunya memenuhi ruangan. Rubby sengaja dihentikan di depan sama Sofi. Ada keributan di dalam

"Hiiii, menjijikkan....siapa yang jail..." kepala bagian marah-marah.

"Ndak tahu Pak, saya tidak masuk ruang Bu direktur."

"Clining servis mana???"

"Ya Pak, siap..."

"Kamu bersihkan ruang Ibu Rubby secepatnya... sampai bersih dan wangi..."

"Baik Pak...siap."

Dua clining servis segera membersihkan ruangan. Mereka membawa peralatan. Penyemprot, pengepel, pengharum ruangan.

Dalam waktu dua jam, ruangan kantor sudah bersih.

Setelah situasi sudah aman dan terkendali, sekertaris langsung menjemput Bu Rubby.

"Maaf Bu, ada keributan di dalam."

"Sebenarnya ada apa?"

"Kerusuhan, entahlah. Siapa yang membuat gaduh."

"Coba kita lihat dari cctv di ruangan saya. Sofi, ayo kita lihat."

Sofi dan Rubby langsung masuk ruangan. dilihatnya memori cctv..Waktu dilihat sesuai dengan peristiwa yang terjadi.

Jreng

jreng

jreng

Ada seseorang masuk ruangan. Difokuskan pada pelakunya dan di-zoom.

"Sepertinya aku kenal dengan perempuan ini."

"Betul Rub... coba di-zoom..."

"Hah....Alexa...??? Apa maksudnya???"

"Rubby... ini apa???"

Sebuah amplop berwarna coklat tersegel. Rubby membuka isinya. Sebuah kertas dan beberapa foto tersebar di atas meja.

"Haaaa.....???"

Rubby dan Sofi matanya membelalak. Raut wajah Rubby seketika memerah. Giginya gemerutuk. Sofi menenangkan Rubby.

Sofi mencoba menghubungi Dio, melalui WA.

[Assalamualaikum mas Dio]

[Wa Alaikum salam Dik Sofi, ada apa??]

[Maaf, mengganggu sebentar. Bisa ke kantor pusat sebentar?]

[Ada masalah apa?]

[Penting banget, kalau bisa secepatnya Mas.]

[Baiklah, aku langsung ke sana]

Dio langsung menuju ke kantor pusat. Setelah berpamitan dengan sekretaris. Ada urusan penting. Mobil Pajero sport warna putih melaju kencang. Pikiran Dio tidak tenang.

Sebenarnya ada apa. Tumbenan Sofi wa penting. Ada apa dengan Rubby???

Sementara itu di ruangan Rubby. Sofi menenangkan Rubby. Rubby menangis sejadi-jadinya. Melihat foto-foto yang ada di dalam amplop. Hatinya meradang. Rubby cemburu dan sakit hati. Kepercayaan pada Dio seketika ambyar.

Mobil yang dikendarai Dio sampai di kantor pusat. Setelah parkir, Dio bergegas menuju ruang kantor Rubby.

Kakinya terhenti, manakala dilihat semua orang di kantor memandang penuh rasa curiga.

Apa sebenarnya yang terjadi? Suasana jadi tidak nyaman. Biasanya para karyawan kantor sangat hormat padanya.

Dio mengetuk pintu beberapa kali. Selang beberapa menit, Sofi membuka pintu.

"Assalamualaikum."

"Wa Alaikum salam."

Sofi menyilakan masuk Dio. Di kursi tamu Dio melihat Rubby menunduk sambil menutupi wajahnya. Jilbab warna merah marun terlihat jelas, menutupi wajahnya. Terdengar Isak tangis. Sofi diam membisu.

Di atas meja berjajar foto-foto mesra bersama Alexa. Layaknya sepasang kekasih yang sedang jatuh cinta. Dio mengambil semua foto dan dimasukkan dalam amplop.

"Dik, kamu percaya dengan foto-foto murahan itu???"

Rubby masih menunduk dan tangisnya makin kencang. Sofi mendekati dan mencoba menenangkan.

"Aku mau cerita, sejak awal bekerja di sini, Alexa mencoba mendekati aku dik. Tapi, aku selalu menolak dengan halus. Entah ngajak makan siang, pulang kerja bareng. Bahkan dia selalu bawa makan untukku. Tapi semua aku bagikan sama teman-teman ."

Dio menghentikan bicaranya, dia mencoba meyakinkan Rubby. Rubby masih terdiam, tapi sudah tidak menangis lagi.

"Sampai aku pindah di kantor cabang, dia selalu mendekati aku. Aku berusaha menolak terus."

"Terus foto-foto ini apa maksudnya mas???"

Sofi meminta penjelasan.

"Iya, foto-foto ini???" sela Rubby.

"Coba kalian perhatikan, foto ini hasil editan."

Dio mengeluarkan foto dari dalam amplop. Dilihat satu persatu.

"Demi Allah Dik, aku tidak serendah itu. Aku masih punya iman. Aku tak akan mengkhianati kepercayaan yang kamu tanamkan Dik."

"Aku masih belu,m percaya, sebelum Alexa mengakui semuanya."

Rubby tiba-tiba keluar dan membanting pintu.

Brraaakkkk.

"Rubby...."

Sofi mengejar Rubby. Dio diam terpaku. Pikirannya melayang pada Alexa. Diambil ponsel dari saku. Nomer Alexa dipencet.

Nada sambung terus, Alexa tidak mengangkat.

Ayo mbak...angkat ponselnya. Ini sangat penting, menyangkut harga diriku. Alexa...tolong angkat.

"Assalamualaikum...."

"Wa Alaikum salam, kita bisa bertemu mbak. sangat penting."

"Ada apa? tumben nyari saya? Kangen yaaa..."

"Ini penting mbak. Ketemu di Chiken Resto ya. Sekarang. saya tunggu."

"Baiklah, saya langsung ke sana."

Klik. Ponsel ditutup. Dio menghubungi Sofi via WA.

[Sof, kamu sama Rubby sekarang menuju Chiken Resto dekat kantor ya...]

[Baik mas, kami langsung ke sana.]

[Oke, saya tunggu.]

Dio langsung menuju Chiken Resto dekan kantor. Dulu pernah ketemu di sana bersama Iqbal, Rubby dan Sofi.

Hanya butuh waktu lima belas menit untuk sampai di lokasi. Setelah memarkir mobil, Dio langsung masuk. Rupanya Alexa sudah datang lebih dulu.

"Hallo, apa kabar sayang...."

Alexa sak akrab, sok baik, menganggap Dio adalah kekasihnya.

"Assalamualaikum mbak. Maaf."

Dio berusaha bersikap wajar, seperti biasa. Dia tak ingin terlihat aneh dan mencurigakan. Dio ingin membuktikan bahwa semua foto yang dikirim kepada Rubby adalah salah..Editan.

"Mau pesan apa sayang..."

Alexa bersikap manis.

"Es lemon tea aja, aku masih kenyang. minum aja mbak."

"Oke, aku orange jus, sama Chiken steak spesial. Mbak...ini pesanannya."

"Mbak, ada masalah apa, kamu dengan Rubby??"

Blaaaaaaar....

Wajah Alexa langsung berubah merah. Matanya jadi jelalatan, tidak tenang.

"Apa maksud semua ini mbak...!! Ingin menghancurkan hubunganku dengan Rubby???"

Sementara di suatu tempat di pojok tidak terlihat, Sofi dan Rubby menyaksikan semua. Diam-diam Sofi merekam mereka berdua.

"Di....Dio, dengar penjelasan saya dulu Dio."

"Aku akan menuntut kamu!!!"

"Hah.... menuntut aku????"

"Iya,. menuntut kamu!!"

Suasana Chiken Resto semakin ramai. Banyak orang yang ingin makan, atau sekedar ngobrol, diskusi.

Nyali Alexa makin ciut. Ancaman Dio seperti skak Matt. Tiba-tiba Alexa mendekati Dio dan bersujud.

"Eh, apa-apaan ini mbak. Jangan seperti itu."

Dio menjauh dari Alexa.

"Dio, saya minta maaf.... saya minta maaf. Jangan laporkan saya pada polisi."

"Jadi, semua tidak benar kan???"

"Iya, semua hanya editan. Semua kulakukan karena, aku mencintaimu Dio."

"Mbak, saya akan memaafkan kamu, kalau bisa menjelaskan semuanya pada Rubby."

"Hah....! Maksudnya ???"

"Jelaskan semuanya pada Rubby."

Plok

plok

plok

Rubby dan Sofi bertepuk tangan. Kedua mata Rubby dan Sofi menatap tajam pada Alexa. Kedatangan keduanya mengejutkan Alexa.

"Hah... Ibu Rubby???"

"Jadi, semua ini adalah pekerjaanmu???"

Alexa menubruk kaki Rubby. Dia bersujud dan memohon maaf kepada Rubby. Semua perbuatannya diakui. Rubby mengangkat Alexa dan memeluknya.

"Mbak, terima kasih, mbak sudah mengakuinya. Yang terpenting sekarang, saya percaya, Mas Dio tidak serendah itu. Saya makin mencintai mas Dio."

"Dik, terima kasih. Sudah percaya pada saya." tegas Dio.

"Alhamdulillah, Rubby. Akhirnya semua jadi jelas." tambah Sofi.

Sofi memeluk Rubby. Keduanya menangis tergugu. Alexa merasa bersalah.

Hari berganti, keesokan harinya Alexa menghadap ke ruang kantor Rubby. Alexa menyerahkan surat pengunduran diri. Dia merasa malu sekali.

Bersambung

🌸🍃🌸🍃🌸🍃🌸🍃🌸🍃🌸🍃🌸🍃🌸

Terima kasih teman-teman NT.

Maafkan saya, baru nulis lagi. Kemarin berduka. Kucing kesayangan kami mati.

Okey, jangan lupa tinggalkan jejak ya.

Kutunggu like, komentar, rate dan vote ya.

Terima kasih

1
Diyah Kusno
ceritanya asyik banget.
cinta segitiga
cinta dalam diam
kavena ayunda
g rela bgt dapet rubby mending sofi
syafridawati
aku mampir dengan like dan fav semangat salingbdukung ya di novelku lelakimu makasih
🤍
Semangat
🤍
Boom like akak.. Lanjut up na..
RN
like yang tertinggal hadir
feedback totok pembangkit kk
Protocetus
main ke novelku mbak
Bagus Effendik
kak diyah aku datang lagi mendukung mu
Diyah Kusno
Terima kasih bunda....
Puan Harahap
Rukunnya Dio, Rubby n Sofi serta anak anak mereka.

⚘⚘⚘Pria Idola n Menikahi
pria Urakan⚘⚘⚘⚘
Diyah Kusno: biar jadi teladan ya Bun...
tidak semua yang berpoligami itu tidak baik
total 1 replies
Puan Harahap
hadir 10 like thor, semangat

⚘⚘⚘Pria Idola n Menikahi
pria Urakan⚘⚘⚘⚘
Puan Harahap
hello kk thor, terlihat di favorit saya, dan ketinggalan 10 bab, pria idola mampir kk thor

⚘⚘⚘Pria Idola n Menikahi
pria Urakan⚘⚘⚘⚘
Puan Harahap
mantap kk thor
Bagus Effendik
maaf kak baru bisa hadir semangat selalu
Bagus Effendik
sementara jadi tim hadir dulu kak
Bagus Effendik
kasihan Rubby

swmangat kakak ku
Bagus Effendik
senengnya nama Bagus ada dimana mana
Bagus Effendik
ayok semangat kak
Bagus Effendik
kak aku datang lagi lanjutkan kak
Diyah Kusno: terima kasih....
total 1 replies
Diyah Kusno
Alhamdulillah sudah up lagi

maaf...

makasih admin

semoga menghibur
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!