NovelToon NovelToon
I Choose To Love You

I Choose To Love You

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 5
Nama Author: Cut Ria

Katanya jodoh itu adalah cerminan diri.
Tapi ... mengapa pria ini begitu egois dan ketus?

Dinda Gandis (25) desainer baju pengantin, mendapat kesempatan kedua setelah menerima donor jantung milik seorang wanita muda yang kini mengubah hidupnya.

Satu pertemuan tak terduga mengubah takdir keduanya dengan tak terduga.

Johan B. Bastian (33), pengacara sukses yang penuh misterius, terus terusik dengan sifat Dinda yang membawanya pada sosok wanita yang ia cintai dulu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cut Ria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28

Seiring bergulirnya waktu Johan tumbuh menjadi remaja pintar yang berprestasi. Dan dihari ini diruang baca papanya Brian ia tengah meminta persetujuan untuk mengambil kuliah bergengsi diluar negri dijurusan Hukum.

Brian terdiam memandang surat undangan dari universitas luar negri itu.

Brian/"apa kau tak ingin mengikuti jejakku menjadi abdi negara??"

Johan/"tidak!!" ucapnya tegas.

Brian/"berikan alasan logis!!"

Johan/"saya tidak ingin menjadi bayang-bayang anda!!"

Brian tersenyum licik. Ia tau putra keduanya ini memiliki pendirian yang tegas, ia tau bahwa selama ini Johan terbebani dengan nama besar Brian Bastian yang seorang Jendral besar yang sudah pasti menjadi sorotan.

Brian/"jika itu pilihan mu, maka aku tidak akan ikut campur, begitu juga dengan segala finansial!!"

Johan/"saya tidak keberatan untuk hidup mandiri!!" ucapnya tegas.

Brian/"baiklah, aku harap kau bisa memberikan hal terbaik dari keputusanmu ini" dan seketika Brian menandatangi surat undangan itu, dan melepaskan Johan kedunia bebas.

Lalu berlahan Johan mengambil kertas itu dari atas meja kerja papa Brian yang menatapnya sendu.

Johan/"terima kasih pak!!"

Brian/"kapan kau akan memanggilku "papa" ??"

Sesaat suasana hening melanda keduanya.

Johan tak bergeming, Brian pun seolah mengerti putra kedua ini masih belum bisa menerima dirinya sebagai papanya.

Brian/"sudah laah!!" ujarnya

Johan paham, dan ia pun pamit untuk keluar dari ruang baca Brian. Ketika diluar ruangan terlihat asisstennya Ari berdiri menunggu Johan.

Ari melihat dengan khawatir pada Johan. Tapi hal sebaliknya ia tersenyum memperlihatkan kertas undangan yang telah ditandatangani oleh Brian Bastian yang mengijinkan Johan untuk kuliah diluar negeri.

Ari/"kau hebat!!" ujarnya dengan memberi tos layaknya seorang sahabat pada Johan.

Johan/"terima kasih kak ari!!" ucapnya haru pada sosok yang telah menjadi kaka angkatnya selama ini dalam menjalani hidup bak militer.

🍃🍃🍃

Disisi lain Irana kesal mendengar putranya Tommy kembali gagal masuk kedalam akademi Akpol. Ia sangat berharap Tommy bisa lulus di Akpol agar mengikti jejak suaminya dan juga ayahnya terdahulu.

Dan hatinya bertambah kesal ketika mendengar Johan lulus undangan di universitas luar negri. Namun juga merasa lega karena anak yang ia benci itu akan keluar dari rumahnya.

Tommy pulang dan langsung masuk kekamar adiknya Johan yang tengah mengepak barang untuk persiapan keberangkatannya keluar negeri beberapa hari lagi.

Tok..tok..dan berlahan pintu itu terbuka. Dan terlihat Tommy masuk dengan santai.

Tommy/"kau akan pergi!!"

Johan tak menjawab ia hanya mengangguk, dengan trus merapikan buku-buku yang akan ia simpan karena ia akan pergi dalam waktu yang cukup lama.

Tommy/"kau hebat bisa membuat papa begitu percaya pada semua keputusanmu!!" ucapnya seraya merebahkan diri kasur adiknya.

Johan tak bergeming. Ia masih terus melanjutkan menyusun buku-bukunya.

Tommy/"kali ini aku gagal lagi!!" ujarnya menelangsa jauh melihat kearah jendela.

Johan terhenti, mendengar perkataan kakaknya yang kembali gagal untuk kedua kalinya mengikuti tes Akpol. Johan tau bahwa itu semua keinginan nyonya Irana, pada kenyataannya Tommy menyukai dibidang sains, dan Tommy cocok jadi dosen bukan polisi.

Johan/"berhentilah!!" ujarnya dingin.

Tommy tertawa kecut.

Tommy/"kau tau apa?? nyonya Irana akan mengila jika aku berhenti!!"

Johan terdiam. Ia tau benar bahwa selama ini Tommy terus menjadi tumbal ambisi nyonya Irana untuk mengalahkan dirinya yang paling ia benci.

Johan/"ikut aku jika berubah pikiran!!"

Tommy/"terima kasih untuk tawaranya!!" ujarnya bersimpati.

Dan kembali suasana hening menghinggapi kedua remaja itu yang sibuk dengan pikiran masing-masing.

Tiba-tiba kak ari masuk dengan membawa kotak kardus kosong.

Ari/"kau disini?? bagaimana soal piskotes kemarin?? apa yang kau tak bisa??" ucapnya serius, karena selama ini kak ari dengan serius mengajarkan semua ilmu kemiliteran pada Tommy.

Tommy/"yaa sejujurnya itu soal mudah, hanya aku lebih suka ilmu pasti 1+1\= 2, itu jelas bukan ilmu nalar dan strategi yang membuatku pusing!!" celetuknya ngeyel.

Johan tertawa tertahan mendengar ucapan Tommy, ia pun setuju dengan Tommy.

Tommy/"benarkan mr. Jo??" ucapnya mencari dukungan.

Dan seketika keduanya tertawa lepas, sehingga membuat kak Ari menarik nafas panjang, ia benar-benar kalah untuk pikiran kedua anak majikannya yang memiliki kepintaran dibidang masing-masing.

Tommy/"malam ini sebaiknya kita berpesta dibar Claudy!!"

Johan kembali mengangguk mengiyakan. Tapi tidak dengan Ari yang notabene seorang perwira yang dilarang keras untuk masuk kedunia malam.

🍃🍃🍃

Malam harinya terlihat dua motor besar melintas dengan saling bersaing mengejar finish ketempat tujuan. Tommy dan Johan memiliki hobby yang sama, pencinta motor ninja. Dan balapan itu pun terjadi disepanjang jalan raya ibu kota yang terlihat agak lengang dijam 11 malam.

Dan ketika sampai di tujuan mereka terlihat wajah kemenangan dari Tommy yang mengalahkan Johan untuk kesekian kalinya.

Tommy/"kau yang bandar (toke bayar)!!"

Johan mengangguk sedikit kesal karena kembali kalah. Lalu keduanya masuk dengan santai dan dari pintu depan sudah terdengar hentakan musik dengan nada keras yang mengguncang jantung dan memekakkan telinga.

Tapi keduanya malah menikmati hal itu, dunia malam menjadi hiburan keduanya setelah berusia 17tahun, dan itu rutin mereka lakukan setiap 1 bulan sekali sebagai pelepas penat.

Suasana hingar bingar pun trus bergulir hingga jam menunjukkan pukul 3 dini hari. Terlihat Tommy sedikit lelah, ia duduk berdekatan dengan Johan yang masih menikmati suasana itu dalam diamnya.

Tommy/"aku ingin pulang!!" ucanya keras kehadapan Johan karena bersaing dengan kencangnya musik yang memekakkan telinga.

Johan mengangguk, ia paham bahwa waktu mereka untuk pulang. Dan mereka pun bersamaan beranjak bangun dan keluar dari ruangan berisik itu.

Johan melihat Tommy berjalan agak sempoyongan. Dan ia menghampiri kakaknya itu segera.

Johan/"kau baik-baik saja??"

Tommy mengangguk seraya meraih kunci motornya dan menaikinya segera seraya memakain helm. Namun Johan seolah khawatir ia meraih lengan kakaknya.

Johan/"sebaiknya aku telfon kak ari untuk menjemputmu!!"

Tommy/"hey!! aku baik-baik aja!! ayo pulang!!" ujarnya yang telah menghidupkan mesin motornya dan berlahan berjalan keluar dari parkiran bawah gedung itu meninggal Johan yang masih terlihat cemas.

Dan tak berselang lama, Johan pun mengikuti kakaknya dari belakang yang terlihat melajukan kendaraan terlalu cepat dibatas wajar kecepatan motor dijalan raya. Johan berusaha mengejar dengan pasti mengikuti kakaknya yang mulai menyelip diantara truk besar yan bebas berjalan dimalam hari.

Johan/"apa dia gila??" gumam Johan dalam hati yang dengan tajam melihat gerak laju motor Tommy yang tak karuan.

Hingga terlintas mobil ambulan yang melaju kencang, sehingga membuat Tommy yang melaju kencang pun mengerem secara mendadak.

Ciiiiiittttt.. suara rem mengepit roda ban motor yang tengah melaju kencang..

Hingga Didetik itu terdengar suara hantaman keras

Brrraaakkkk..Tum...

Hingga didetik itu Tommy dan motornya terjungkal jatuh menghantam jalan raya dan tubuh Tommy terseret jauh hingga 5 meter.

Johan/"Tommyyyyyyyy!!" pekiknya histeris dari dalam hlem, melihat kecelakaan kakaknya didepan mata. Ia pun memelankan laju motornya didekat kejadian dan menghentikan motornya seketika seraya membuka hlemnya dan berlari kencang meraih tubuh kakaknya yang telah bersimbah darah.

Johan/"TOMMY !! kau baik-baik saja??" ujarnya gugup dan panik karena melihat tatapan mata Tommy seolah melayang.

"Tommy?? tetap sadaaar!!" ucapnya furstasi dan marah. Dan seketika beberapa orang datang menghampiri mereka.

Johan dengan segera meraih handphonenya, namun seketika ia menjadi amnesi lupa akan password pada handphone sendiri karena panik yang melanda dirinya.

Johan/"SIALl!!!" ujarnya marah.

Dan orang-orang pun membantu Johan dan Tommy untuk dibawa kerumah sakit terdekat.

1
inchieungill
perlahan bukan berlahan.
inchieungill
hati tenang
ione
Luar biasa
Putri Purwanti
Biasa
Dara
Wah....Author ngendorse juga rupanya ya👍😂😂😂😂
arfan
up
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ¢ᖱ'D⃤ ̐NuR❗☕𝐙⃝🦜
Karya yang sangat luar biasa keren,cerita yang sangat bagus dan selalu terkenang......
Lis Ha
suka banget sama ceritanya,,, semangat terus thor
Rini Haryati
,bagus
sukses
semangat
mksh
Febrysofia Dejesus
aku udah bca kelnjutanya...pengacara topan...bagus banget ceritanya
Mariana Frutty
Mariana Frutty
🥺
Mariana Frutty
✖️
Susanti Deliana
happy ending ya thor
Ris Andika Pujiono
ini mah de best di NT
Ris Andika Pujiono
aku terharu. Kakak author pintar
Halimah Tusahdiah
baik
Ris Andika Pujiono
keren nih keknya ceritanya 🥰🥰🥰🥰
Daudia Ramadani
👍👍👍
dream
Ter Love....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!