NovelToon NovelToon
Diculik Cinta

Diculik Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:527.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Vie Junaeni

Nyari ide itu susah lho, so please jangan plagiat!

Aliyah memutuskan untuk lari dari rumah karena perjodohan yang ayahnya buat tanpa persetujuannya.
Sialnya, saat berada di bank untuk menguras tabungannya, ia terjebak dalam sebuah perampokan bersenjata.

Salah satu perampok yang bernama Alex tak sengaja menampakkan wajahnya di hadapan Aliyah dan membuat gadis itu langsung merasa jatuh cinta pada pandangan pertama.

Saat para perampok itu butuh beberapa sandera untuk terbebas dari kejaran polisi, ide gila di pikiran Aliyah pun muncul. Gadis itu ingin diculik oleh kawanan Alex, sekaligus akan membuatnya terhindar dari perjodohan.

Apa jadinya jika gadis cantik tapi sangat ceroboh seperti Aliyah menyerahkan diri pada si perampok untuk diculik, dan mampukah Aliyah mendapatkan cinta dari seorang perampok yang baru saja ia kenal?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vie Junaeni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 28 - Kematian Tuan Sahid

"Silo diculik, ya?"

Pertanyaan anak itu membuat Aliya dan Alex menoleh bersamaan dan saling menatap.

"Shiro, gak diculik, kok."

Aliya mencubit pipi anak itu dengan gemas.

"Telus kenapa Silo gak dibawa pulang?"

"Nanti juga dibawa pulang, tapi udah malam, jadi kita nginep di sini," sahut Aliya.

"Silo lapel."

"Ih ni bocah ngeselin ya..." Alex menoleh pada Shiro dan Aliya dengan tatapan kesal.

"Aku juga lapar, cari makan, yuk!" pinta Aliya.

Kriuk, kriuk...

Suara perut lapar Alex terdengar dan langsung membuat Aliya dan Shiro tertawa bersamaan.

"Ya kan, lapar... ayo ah cari makan!" ajak Aliya.

Alex tak bisa lagi membantah, ia akhirnya mengikuti langkah gadis itu menuju ke dalam restoran di dekat penginapan itu.

Nafsu makan anak empat tahun itu cukup membuat Aliya dan Alex terkejut. Satu porsi bubur dengan sup ayam habis dia lahap.

Dut...

"Suara apa itu dan bau busuk apa ini?" keluh Alex.

Shiro mengangkat tangannya seraya meringis.

"Maafin, silo ya om, ante, silo mau pup," ucap anak kecil itu.

Alex langsung menatap tajam ke arah Aliya seraya menutup hidungnya.

"Kau antar dia, cepat!"

"Baiklah, ayo Shiro!"

Aliya menggendong anak itu menuju ke kamar mandi.

***

Satu jam kemudian saat mereka berada di kamar penginapan, Shiro sudah terlelap di atas ranjang empuk itu.

"Apa uang itu sudah kau dapatkan, Jae?"

Suara Alex yang sedang menelepon seseorang terdengar oleh Aliya.

"Baiklah, besok aku kembali, lebih cepat lebih baik, semoga anak ini lupa dengan wajahku dan Aliya," ucap Alex lalu menutup ponselnya.

"Bukankah anak kecil tidak bisa berbohong, lalu kalau pas dia ditanya dan ingat wajah kita bagaimana?" tanya Aliya mulai panik.

"Kita pergi dari kota ini," sahut Alex datar.

"Astaga, ini kejahatan pertama bagiku dan kau sudah membuatku menjadi buronan, kau menyebalkan," ucap Aliya sambil memukul punggung Alex berkali-kali.

"Aawww sakit!"

"Jadi, bagaimana sekarang?"

"Tidurlah, kita lihat besok anak ini ingat atau tidak," ucap Alex.

"Maksudmu kita mengantar anak ini pada orang tuanya terus bilang, halo Tuan dan Nyonya Gold, ini anak kalian kami kembalikan, begitu?"

"Hahaha... kau lucu sekali, dan benar-benar idiot!"

"Lantas bagaimana, aku benar-benar gemetar ini?"

"Kau lupa dengan supir di rumah itu, lalu aku juga punya orang dalam yang bekerja sebagai pembantu di sana, mereka lah yang akan memberi kabar, dasar idiot!" Alex menoyor dahi depan Aliya.

"Orang dalam? Ada saja di manapun kau beraksi pasti ada orang dalam. Ya sudahlah aku tidur saja," ucap Aliya.

Gadis itu membaringkan tubuhnya di samping Shiro lalu terlelap. Alex kembali tersenyum melihat keduanya.

"Sudahlah, apa yang aku bayangkan ini benar-benar mengganggu saja," lirihnya.

Pria itu lalu menarik selimut menutupi tubuh Aliya dan Shiro.

***

Pagi itu, Aliya terbangun dengan wajah sumringah, ia begitu bersemangat untuk menjelajahi pulau, namun Alex melarangnya.

Pria itu ingin bergegas kembali pulang karena Jae sudah menghubunginya memberi kabar mengenai uang tebusan. Wajah Aliya terlihat muram. Pandangannya masih tak mau berpaling memandangi Pulau Ceria yang menjauh.

Setelah meninggalkan Shiro bersama asisten rumah tangga yang bersekongkol dengan Alex, laki-laki itu pun pergi melajukan mobilnya menjauh. Sejumlah uang masuk ke dalam rekeningnya.

"Apa yang ingin kau beli?" tanya Alex yang sedari tadi saling terdiam satu sama lain bersama Aliya.

"Aku tak ingin apa-apa, bisa kau antar aku bertemu Ayahku?" pinta Aliya.

"Baiklah," sahut Alex.

Sesampainya Aliya dan Alex di rumah sakit tempat ayahnya dirawat, ia menemukan sesuatu yang tak dia harapkan sebelumnya. Kondisi ayahnya tengah kritis.

"Apa yang terjadi?" bisik Alex pada Suster Amanda, orang bayarannya.

"Aku tak tahu, waktu aku tinggal tadi tubuhnya stabil bahkan ia sudah sadar, dan kondisinya baik-baik saja, lalu saat aku kembali tubuhnya sedang kejang-kejang, dan kritis," sahut Amanda.

"Kenapa sampai kau tinggal?" geram Alex seraya berbisik.

"Maafkan aku, Lex."

Suster Amanda menundukkan kepalanya, ia takut melihat tatapan mata Alex yang tajam.

"Ayah... bertahanlah Aliya mohon..." ucap Aliya.

Tuan Sahid menyentuh pipi Aliya seraya tersenyum.

"Maafkan A-ayahmu yang... be-reng-sek ini," ucap Tuan Sahid dengan nada tertahan.

"Tidak Ayah tidak brengsek hanya menyebalkan, ku mohon Ayah harus sehat, nanti siapa yang harus kumarahi lagi," ucap Aliya dengan isak tangis yang meluap-luap memeluk ayahnya.

"I-tu, suamimu bi-sa kau mara-hi."

Tuan Sahid mencoba tertawa menunjuk Alex.

"Tapi Ayah, dia itu bukan..."

Tuan Sahid mengulurkan tangannya meminta tangan Alex untuk ia genggam. Alex menuruti pria itu.

"Ber-jan-jilah, kau a-kan menjaga, pu-tri ku..."

Alex menganggukkan kepalanya, " Aku berjanji."

Napas Tuan Sahid terhenti kemudian seiring dengan genggaman tangannya yang terlepas dari Alex.

"AYAAAAH...!!!" Aliya berteriak seraya menangis sejadi-jadinya memeluk ayahnya.

Alex memerintahkan suster Amanda untuk memanggil dokter. Ia juga bergegas menuju ruang penjaga keamanan untuk melihat rekaman cctv rumah sakit. Baginya kematian ayah Aliya terasa mencurigakan.

Benar saja saat melihat rekaman cctv rumah sakit tersebut secara paksa, Alex melihat sosok misterius yang diduga seorang pria memakai topi, masker dan kacamata hitam sehingga tak bisa dikenali masuk ke ruang perawatan Tuan Sahid. Lalu sosok misterius yang mengenakan jaket hitam bergambar elang di punggung itu lalu pergi.

Suster Amanda yang baru saja masuk ke dalam ruang perawatan itu lalu ke luar dari ruangan dengan panik memanggil seorang dokter mengenai keadaan Tuan Sahid yang kejang-kejang.

"Aku harus mencari tau siapa orang itu," gumam Alex.

*******

To be continue...

Mampir juga ke Novelku lainnya.

- Pocong Tampan

- With Ghost

- 9 Lives

- Kakakku Cinta Pertamaku

- Forced To Love

Vie Love You All...

1
Rui
👍
Santyyna
🤣🤣🤣 berawal diculik mlh jdi keluarga
Nur Adam
smgt untuk krya mu thoor yg menghibur
Nur Adam
smgt untuk krya mu thoor
Ran Aulia
👍
a y a
semangat terus kak vie nulis novel yang menghibur, sukses yaaa
✨Susanti✨
semangat terus berkarya kakak, sukses ya
✨Susanti✨
semangat terus kak dalam berkarya,, sukses ya
Wati Simangunsong
lahh, trus brian bgimna thu critanya
Wati Simangunsong
jdi edie ank buah abraham dlu
Wati Simangunsong
slah kau abraham mlukai darah daging mu sndri,, mnyesal lah kau s umur hdupp
Wati Simangunsong
smga aliya baik2 saja dan ad org baik yg menolong dia
Wati Simangunsong
x nie kk vie hebatt deh buat cerita actions
Wati Simangunsong
akhirnya sah jga
Wati Simangunsong
aku yakinn amirr ,,hbis nie loe akn skor dr kantor
Wati Simangunsong
mati z kau amir jllekk
Wati Simangunsong
kau trnya laki2 lbih brengsekk dr alex amirkhan,, ku hrap alex cpt2 dtg
Wati Simangunsong
jngn trbuai alex ,,ad gadis org yg menangis nnti
Wati Simangunsong
ku hrap kau amir berubah pikirann
Wati Simangunsong
abraham ayah dr marie sengklekk itu.. itu psti krn abraham tdk tau mngenai aliyah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!