NovelToon NovelToon
CERITA KITA

CERITA KITA

Status: tamat
Genre:Komedi / Bad Boy / Tamat
Popularitas:853.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Lisa

Reysha, gadis SMA yang menyelinap ke sekolah lain dengan menyamar sebagai instruktur cheerleader karena kecintaanya pada cheerleader. Disana dia justru bertemu Lukar, cowok yang pernah mempermainkannya lewat sebuah taruhan cinta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bersembunyi

Baru saja Reysha dan Lukar chat di hape. Cowok itu sudah nongol di ruang tamu.

"Kalian mengadakan reuni di sini? Kenapa aku yang jadi tuan rumah tidak tahu," tanya Reysha menyindir. Dua cowok itu hanya tersenyum tipis. Nyengir lebih tepatnya. Akhirnya Reysha harus membuatkan satu lagi minuman untuk Lukar.

"Tadi kau bilang lagi di bengkel, Dik. Kok sekarang bisa muncul di sini?" kalimat pertama dari Lukar membuka perbincangan mereka.

"Iya," jawab Diko singkat. Dia tidak mau terlalu panjang menjelaskan. Karena saat ini dia lagi tertangkap basah sedang berbohong. Rupanya mereka punya janji tapi Diko membatalkan dan dia malah kesini.

Dan Lukar, darimana dia tahu rumah Reysha.

Bibir Reysha hanya terdiam saat melihat mereka berdua canggung. Tangannya bersidekap. Memikirkan cara apa yang membuat ini bisa berakhir dengan cepat. Tidak mungkin langsung mengusir mereka bukan. Walaupun di usir juga, apa mereka bakal nurut? Kemudian Reysha meninggalkan mereka berdua dan masuk ke kamar.

Ada pesan dari Lukar yang mungkin sudah sedari tadi di kirim. Tapi Reysha sudah sibuk dengan kedatangan tamu tak di undang. Sudut bibirnya terangkat saat membaca balasan pesan Lukar.

"Lebih baik kita bertiga keluar. Jangan mengadakan pesta reuni di sini. Aku tidak nyaman," kata Reysha berterus terang saat sudah berganti pakaian.

Mereka berdua mengangguk. Setelah pamit ke Ibu, mereka bertiga keluar. Di luar Igo sudah selesai mencuci motor. Ternyata Lukar bawa motor dan Diko membawa mobil. Reysha sempat mikir, mau ikut siapa ini..

"Kita berdua ikut mobil Diko saja. Biar motorku di tinggal di sini." tanpa persetujuan yang lain Lukar langsung memberi komando.

"Ya," jawab Reysha secepatnya. Untung saja Lukar kasih ide brilian. Kalau tidak dia harus memilih untuk ikut siapa. Dan itu sangat tidak nyaman.

"Mas, titip motorku ya," kata Lukar yang rasanya sudah kenal lama dengan Igo. Padahal ke rumah Reysha aja baru pertama kali ini.

"Ini kunci motornya." Igo menatap motor gede yang terpajang di depannya. Reysha kasih kode 'Awas jangan di pakai' ke Igo. Tapi Lukar sudah kasih wewenang,

"Bawa aja gak apa-apa mas, kalau memang mau keluar. Ini STNK-nya." Lukar menyodorkan STNK ke Igo. Tampang Igo langsung bergembira ria. Reysha menghela nafas dan menatap Lukar seakan berkata, 'Kalau ada apa-apa aku tidak bertanggung jawab'. Lukar tergelak lihat Reysha menatapnya tajam. Diko yang melihat interaksi ini jadi sedikit terusik.

Akhirnya...

Daripada harus berdua saja dengan salah satu dari mereka, memang lebih baik begini. Reysha duduk di belakang. Lukar hendak mengikutinya. Tapi Diko menarik lengan Lukar, menyuruhnya duduk di bangku depan. Tidak mungkin membiarkan Lukar dan Reysha berdua. Pikir Diko mungkin seperti itu. Terpaksa Lukar menurut. Kalau tidak bisa saja Diko memaksanya naik motor sendiri.

Mereka menuju Alun-alun kota yang tidak jauh dari rumah. Reysha sengaja mengarahkan mereka ke sana. Karena dia tidak mau terlalu intens keluar dengan mereka. Diko mencari tempat parkir. Setelah berhasil menemukan tempat yang pas, Lukar keluar dari mobil terlebih dahulu.

Saat Reysha hendak membuka pintu, tiba-tiba Lukar masuk lagi ke mobil lewat pintu belakang yang akan di lewatinya.

"Jangan keluar," cegah Lukar. Bola mata Reysha menatap Lukar tidak mengerti. Padahal Diko sudah turun tadi. Dia kembali pada posisi duduknya tadi.

"Ada apa?" Lukar meletakkan jari telunjuk di atas bibirnya. Ada suara cewek di luar sana yang sangat di kenal Resyha. Dia Fista.

"Kamu kesini Dik?" tanya Fista surprise. Benar juga hari ini Fista ada disini bersama anak cheer yang lain. Ini kegiatan yang sudah menjadi tradisi bila akan ada lomba. Mungkin mereka juga sudah tahu ada kompetisi juga. Mereka akan sering latihan di luar juga. Untuk menstabilkan mental tampil di depan publik mereka.

"E...iya." Diko terpaksa berbohong. Karena di dalam mobilnya ada Reysha. Fista akan mempermalukan dirinya dan Reysha bila melihat gadis itu, apalagi turun dari mobil yang sama di tumpanginya.

"Kenapa kau juga masuk kesini?" tanya Reysha sembari melirik Lukar yang duduk di sebelahnya. Kan bisa aja dia tunggu di luar bareng Diko. Tidak perlu bersembunyi juga. Karena yang bikin runyam itu kemunculannya bukan Lukar.

"Aku tidak mau mengganggu mereka." Lukar kasih alasan. Padahal Lukar niat berduaan sama Reysha. Mumpung ada kesempatan. Makanya dia sengaja masuk mobil lagi.

"Sepertinya kamu sama teman, di dalam mobil seperti ada orang." tangan Lukar otomatis langsung meraih kepala Reysha dan menenggelamkannya ke bawah bersamaan dengan dirinya supaya tidak ketahuan Fista.

" Tidak. Aku sendirian."

Deg,

deg,

deg,

deg.

Suara detak jantung seseorang terdengar lebih keras dan juga berpacu lebih cepat daripada biasanya. Bagaimana tidak, tanpa sadar mereka bersembunyi dengan lengan Lukar yang merengkuh kepala Reysha lalu turun ke bahu. Reysha mencoba mundur tapi ternyata dia sudah mepet pada badan mobil. Tak ada lagi ruang untuk Reysha memperlebar jarak antara mereka.

Diko dan Fista masih ada di depan badan mobil. Posisi yang memungkinkan dia bisa melihat bila ada seseorang yang keluar dari pintu kanan ataupun kiri. Tidak ada lagi jalan bagi Reysha selain bersembunyi di dalam mobil.

Saat ini kepala Lukar masih melihat ke arah Fista dan Diko. Mencoba untuk melihat situasi. Set! Tiba-tiba kepala Lukar bergerak. Wajah mereka berhadapan. Dan Reysha jadi semakin tak bisa bergerak banyak lagi. Tubuh Reysha jadi kaku. Dia juga sibuk mengatur nafas. Bola mata nya kebingungan mencari obyek yang mampu mengusir rasa debaran di dadanya. Ke kanan, ke kiri. Ke bawah, ke atas. Kemana aja pokoknya tidak menatap Lukar.

Aaaaarggghhh!

Ingin rasanya Reysha berteriak. Mengusir rasa gugupnya yang mulai menjadi. Tersungging senyum di bibir Lukar yang mulai menyadari posisi mereka berdua saat ini. Reysha terlihat cute dengan kegugupannya. Meskipun begitu dia tidak melepaskan lengannya yang memeluk bahu Reysha.

"Kamu gugup?" tanya Lukar menyebalkan. Bagaimana  bisa pertanyaan itu yang dia lontarkan saat ini dan pada posisi ini. Reysha tak menjawab.

"Aku juga gugup," ujarnya lalu tersenyum. Reysha agak tenang dengan pengakuan Lukar barusan. Dilihat dengan seksama ternyata cowok di depannya itu cakep. Seperti yang di jabarkan cewek-cewek yang selalu mengaguminya.

Apa hanya aku yang buta selama ini? Saat dia masih menjadi penipu, aku juga tidak pernah mengira dia menawan. Makanya semakin banyak orang yang menatapku tidak suka. Lantaran cowok cakep ini mendekatiku. Mungkinkah selama ini semuanya tertutup karena masih ada secuil Diko di hatiku?

Rahangnya kuat, alisnya tebal dengan sorot mata yang tajam tapi masih menyiratkan kehangatan. Ternyata bola mata itu kecoklatan bukan berwarna hitam seperti yang terlihat biasanya. Bibirnya juga terukir dengan indah dan...What?!! Wow, wow, wow. Apa yang ku pikirkan? Bodoh! Bodoh! Kenapa aku mempelajari wajahnya seperti ini. Tidaaaaakkkk!! ( Reysha )

"Kamu memindai seluruh wajahku," ujar Lukar tersenyum dan dengan tatapan menggoda.

Tuinggg!! Rupanya Lukar memperhatikan saat Reysha mencoba mempelajari wajahnya. Ini membuat Rey kembali tidak tenang. Wajahnya sedikit memerah.

1
pawon ngebul
kakak othor akuh kecewa g ama lukar😩
LisA: 😁😁😁😁😁
total 1 replies
pawon ngebul
kakak othor q suka semuaaa karyamu tapi tidak yang satu ini
gamu thor pokoknya reysa hrs sm lukar
sedih smpe trauma liat judul ni gmw baca gy uda kadung baper😩
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah bahagianya kalo hubungan direstui.. Akhirnya Reysha bisa bahagia juga..🤲🤲🤲👍👍
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk Ternyata Ugi takut kena tikung..🤣🙏🤣
Qaisaa Nazarudin
Kalo Lukar bersikap Tegas untuk menolak Perjodohan itu,Dengan alasan penolakan dia udah punya Cewek,juga gak bakalan terjadi lho perjodohannya,Tapi nyatanya Lukar juga diam bae..
Qaisaa Nazarudin
Nah kan udah ku duga..Ini Pesta Ultahnya Cewek ganjen..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Jangan bilang ini pesta ultahnya Fista ceweknya Diko..
Qaisaa Nazarudin
Yalah mending trrbuka kayak Lukar, Dari pada Pengecut kayak kamu..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Ehem ehem suap suapan..Diko HATI mu masih aman kan? Gak kebakar kan?? 🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
😂😂😂Namanya juga anak cowok kan pa..gak luka ya lebam...🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwk mampos gak tuh..Siapa aja juga akan dapat menebak permainan kalian,kalangan pertemanan kalian malah menembak Mantan salah satu teman sendiri,ufah pasti ada apa2 nya..Orang BODOH aja yg hak paham oermainan kayak gitu..Good job Reysha..👏👏👏👍👍👍💪💪
Qaisaa Nazarudin
Lha emangnya apa sangkut pautnya,kerja sambilan dengan pihak sekolah,Kan diluar jam sekolah,gak ada larangan nya Lho..
Qaisaa Nazarudin
Tega banget mempermainkan perasaan Cewek,Coba tempatkan kakak/adik perempuan kalian diposisi tu cewek,Gimana rasanya..
Qaisaa Nazarudin
Aku lebih demen baca novel ALUR nya ANAK SEKOLAHAN,Serasa balik lagi ke sekolah..heee..hak ada mikirin biaya hidup kayak Alur cerita dewasa..
fitra andriyani
jodo e ugi
fitra andriyani
rani menggunakan kekuasaan bpk e
fitra andriyani
ugi lebih jentel
aliya
bagus..suka..
Maya Sari Niken
bab ini agak bingung
fifid dwi ariani
trus sukses
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!