NovelToon NovelToon
Kekasih Kontrak Sang Aktor

Kekasih Kontrak Sang Aktor

Status: tamat
Genre:Romansa / Tamat
Popularitas:35.5k
Nilai: 5
Nama Author: Tie tik

Kanaya merantau ke ibukota setelah lulus SMA. Dia menjadi asisten pribadi dari seorang aktor bernama Satya Ganendra yang senang memerintah sesuka hati. Selain itu, ternyata Satya juga meminta Kanaya menjadi pacar kontrak, demi mengalihkan gosip tentang kandasnya hubungan bersama sang mantan.

Lalu, bagaimanakah perjalanan Kanaya saat menjadi pacar kontrak dari Satya? Mampukah dia mempertahankan perasaan agar tidak ikut campur dalam pekerjaan ini? Atau justru Kanaya benar-benar jatuh cinta kepada sang aktor?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tie tik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Salah tingkah

"Hati-hati ya, Nak. Jaga diri selama di Jakarta. Jangan mau jika disuruh menginap di rumahnya nak Satya. Kamu harus ingat, seorang gadis tidak boleh menyerahkan diri sepenuhnya kepada pria yang belum menjadi suaminya," tutur Lasmi seraya membelai pipi putrinya, "Nak Satya, tolong jaga Naya. Jangan sampai melewati batasan yang bisa merugikan seorang gadis. Tahan, tahan dulu ya, Nak." Lasmi beralih menatap Satya saat memberikan nasihatnya.

Satya mendapatkan restu dari Lasmi setelah mengutarakan niat baiknya. Wanita paruh baya itu meminta agar lamaran resmi diselenggarakan dalam minggu ini. Dia tidak keberatan meski acara tersebut diselenggarakan sederhana di rumah pemberian Satya yang ada di Jakarta. Tentu Lasmi memiliki alasan kuat dibalik acara dadakan yang dia minta itu.

"Ibu akan naik kereta ke Jakarta tiga hari lagi. Jangan menjemput Ibu, karena kalian harus menyiapkan acara lamarannya," ucap Lasmi setelah mereka bersalaman.

Setelah berbincang selama beberapa menit di teras rumah, akhirnya mereka bertiga masuk ke dalam mobil. Lasmi mengantar putrinya dengan senyum yang manis, seakan menunjukkan jika dia sangat bahagia dengan kabar baik ini. Dia berharap Satya bisa membahagiakan putri semata wayangnya.

"Aku berangkat, Bu," pamit Kanaya sambil melambaikan tangan keluar dari jendela mobil.

Gadis cantik itu mengembangkan senyum bahagia setelah menutup kaca mobil. Dia duduk bersandar dengan tatapan lurus ke depan. Kanaya mendadak canggung dan tidak berani menoleh ke samping, di mana ada Satya di sana. Dia gugup karena berada di mobil hitam itu dengan status yang berbeda dari biasanya.

"Kenapa kamu tegang banget, Nay?" tanya Satya setelah mengamati gadis yang ada di sisinya itu, "kalau kamu tidak bisa relaks, bisa mabuk perjalanan loh," kelakar Satya tanpa mengalihkan pandangan dari wajah cantik yang sudah lama dirindukannya itu.

"Apasih! Garing!" Kanaya menjadi salah tingkah saat menatap Satya.

"Cielah, macam ABG baru jatuh cinta aja kalian ini!" goda Prayoga dari kursi kemudi.

Satya hanya tersenyum simpul mendengar ucapan managernya itu. Dia meraih tangan Kanaya dan digenggamnya dengan erat. Sorot mata Satya tidak bisa mengingkari jika memang ada perasaan yang begitu besar untuk Kanaya. Aktor tampan itu tak henti mengembangkan senyum manis saat menatap Kanaya.

"Aku tidak menyangka jika aku bisa menaruh perasaan kepada Naya. Aku merasa tenang saat berada di dekatnya. Semoga keputusan menikahi Naya bukanlah kesalahan. Dia adalah wanita yang paling mengerti bagaimana keinginanku," batin Satya saat mengamati wajah Kanaya dari samping.

Kanaya menghela napas untuk menetralkan degup jantung yang tak beraturan. Dia gugup mendapat perlakuan seperti itu dari Satya. Keringat dinginpun mulai membasahi punggung dan telapak tangannya. "Ya Tuhan, apakah semua ini benar-benar nyata? Aku akan menikah dengan Satya?" batin Kanaya. Dia masih belum percaya jika Satya memiliki perasaan yang sama dengannya.

Genggaman tangan Satya perlahan pudar seiring dengan terdengarnya suara dengkuran haluas dan napas yang berat. Kanaya menoleh ke samping dan benar saja, ternyata Satya tertidur. Kini, gadis asal Bandung itu memberanikan diri mengamati wajah tampan yang memenuhi pikirannya selama ini.

"Nay, gak usah terlalu lama dipandang, dia memang keren."

Kanaya mendengus kesal karena aksinya kepergok Prayoga dari kaca spion dalam. Dia kembali ke posisi awal setelah membenarkan posisi tangan dan jok yang ditempati oleh Satya. "Seharusnya hari ini kan ada syuting iklan, Pak. Kok bisa kalian malah pergi ke Bandung?" tanya Kanaya.

"Kamu seperti tidak kenal Satya saja. Syutingnya udah kemarin, dini hari. Pada kelabakan tuh timnya. Demi dirimu dia membuat gempar tim iklan," jelas Prayoga.

"Nekat banget dia!" gumam Kanaya seraya mengembangkan senyum tipis.

"Itu tandanya dia serius sama kamu, Naya! Dia belum tidur sejak kemarin," jelas Prayoga lagi.

"Pantas sekarang pules banget, macam orang pingsan saja," ujar Kanaya seraya menoleh ke samping.

Pembahasan mengenai pekerjaan dan asisten baru Satya menjadi bahan pembicaraan Kanaya dan Prayoga. Mereka merencanakan beberapa schedule Satya bulan depan, karena ada beberapa jadwal syuting iklan yang masuk. "Mbak Megan masih menghubungi dia gak?" Kanaya masih penasaran dengan mantan tunangan Satya itu.

"Tidak. Dia tidak pernah membahas atau menghubungi Megan. Justru Megan sering memintaku untuk membuat jadwal bersama Satya," jelas Prayoga.

"Kenapa gak Pak Yoga saja yang kencan dengan dia. Lumayan kaya dan cantik loh. Ya, awal mulanya minta didekatkan ke Satya, siapa tahu lama-lama dia naksir pak Yoga," seloroh Kanaya dengan diiringi gelak tawa setelahnya.

"Perjalanan ke Jakarta masih kurang beberapa puluh kilometer lagi loh, Nay. Mau turun di sini?" Sebuah kode jika Prayoga sedang kesal dengan gadis asal Bandung itu.

Kanaya terkekeh melihat raut wajah Prayoga dari kaca spion dalam. Terlihat jelas jika manager Satya itu tidak menyukai Megan. Perjalanan menuju Jakarta masih jauh dan selama itu pula Kanaya menemani Prayoga bicara. Dia tidak bisa tidur meski hanya beberapa menit saja. Seringkali Kanaya mengamati wajah Satya yang ada di sisinya.

"Udah sampai mana ini?" Tiba-tiba saja terdengar suara Satya hingga pembicaraan harus terhenti.

"Baru saja keluar gerbang tol," jawab Prayoga sambil mengarahkan setir mobilnya ke arah tempat tinggal Kanaya, "mampir makan gak?" tanya Prayoga saat mobil yang dikendarai berhenti di perempatan lampu merah.

"Boleh," jawab Satya seraya meregangkan otot-otot tubuhnya, "Sayang, mau makan di mana?" Satya menoleh ke samping.

Mendengar panggilan sayang dari Satya berhasil membuat Kanaya meleleh seperti keju mozzarella. Hidungnya kembang kempis serta rona merah samar-samar terlihat di pipi mulusnya. Kanaya tersipu malu dan semakin salah tingkah setelah melihat tatapan mata Satya.

"Aku ikut saja. Terserah mau makan di mana," jawab gadis cantik itu tanpa berani menatap mata Satya.

"Ya sudah, kita cari seafood saja. Aku sedang ingin makan cumi-cumi." Satya beralih menatap Prayoga.

Mobil yang dikendarai Prayoga akhirnya sampai di salah satu restoran yang biasa dikunjungi Satya. Mereka bertiga keluar dari mobil dan berjalan memasuki restoran. Satya tak melepaskan tangan Kanaya dari genggamannya. Mereka berdua bergandeng tangan sampai di tempat duduk yang kosong.

"Handphone," pinta Satya sambil mengulurkan tangan kepada Prayoga.

Satya sibuk dengan benda pipih yang ada di tangannya. Dia sibuk mengetik pesan dan tak lama setelah itu terdengar dering panggilan. Suara Maya pun terdengar di sana. Rupanya Satya sedang melakukan panggilan video dengan ibunya. Dia mengarahkan ponselnya kepada Kanaya, "Mi, aku berhasil menjemput Naya loh. Mami harus siap-siap malamar dia," ucap Satya sambil menatap layar ponselnya.

"Jika mau besok pagi Mami sudah siap melamar Naya." Suara Maya terdengar di sana diikuti dengan gelak tawa dari Satya dan Prayoga.

Lagi dan lagi Kanaya hanya mengembangkan senyum manis setelah mendengar jawaban dari Maya. Andai ini bukan di tempat umum, pasti Kanaya sudah berteriak kegirangan karena mimpi indahnya menjadi kenyataan. Cintanya tak lagi bertepuk sebelah tangan karena disambut oleh pria idaman selama ini.

"Yes, aku bukan kekasih kontraknya lagi. Setelah ini aku real menjadi calon istri Satya Ganendra. I love you, Satya!" Kanaya hanya bisa mengungkapkan ini di dalam hati.

...🌹🌹🌹🌹🌹...

Menurut kalian hubungan Kanaya ke depan bakal mulus gak? Tebak yuk!🤣

1
falea sezi
pantes mati sih karena bodoh
falea sezi
ibuknya tololl
falea sezi
wong goblok ibukne iki tolol
Titik pujiningdyah: wkwkwkwkkwk tolol y
total 1 replies
Siti Nina
ok
Bunda dinna
Happy ending..
Semoga othor selalu di beri kesehatan dan kebahagiaan..agar bisa berkarya kembali
Titik pujiningdyah: amiin ya allah. terima kasih bund
total 1 replies
Desy Aristiyanti
Luar biasa
Titik pujiningdyah: awww terima kasih kakak😍😍😍😍
total 1 replies
Nurwana
astaga ibu Lasmi... pernah nda anda pikirkan, penderitaan Naya selama ini??? demi kamu lho Naya kerja bating tulang... terus uangnya kepake sama suamimu dan anak tirimu. setelah dibebaskan malah masih pilih suami durhakanya. kelaut aja kamu ibu Lasmi.
Titik pujiningdyah: bu lasmi konslet kak🙃
total 1 replies
Neffy Fy
bahasanya garing tp knp kurang yg kasih jempol yak....
Titik pujiningdyah: jempolnya lagi linu kak
total 1 replies
aryati 471k
tetap sehat dan semangat Thor 🥰🥰
ditunggu slalu karya2nya
Titik pujiningdyah: makasih kakak😍
total 1 replies
Bunda dinna
Kanaya belum surprise yg di siapkan Satya
Bunda dinna
Sedihnya dobel2,,bsrusan sore takziyah ada tetangga yg meninggal..
Di novel juga bu Lasmi ikutan meninggal..
Sedih banget
aryati 471k
😭😭😭😭
banyak bawang nya 😭
Rita Riau
sabar dan tetap semangat ya Nay
lanjut lagi Thor 🙏
Bunda dinna
Tetap semangat Nay apa pun kondisinya
aryati 471k
kasian naya...tetap.kuat naya
semoga saja Satya g berubah
aryati 471k
thor...tega..kmrin aku smpi mewek
ternyata kena prank😀
tapi syukur deh.. walau kena prank tapi aku senang 🥰😀
aryati 471k: iya lah 😀
ngebayangkan nasib Kanaya koq tragis amat🥲
total 2 replies
Bunda dinna
Terima kasih sudah up lagi..
Semangat buat author 😍
Titik pujiningdyah: makasih bundaaaa
total 2 replies
Bunda dinna
Kena prank,,tapi syukurlah Kanaya g meninggoy..bisa gawat..
Titik pujiningdyah: wkwkwkwkwkwk
total 1 replies
Azkia Amalia
prank nya bener2 bikin deg2an thor
Titik pujiningdyah: gimana pranknya? lumayan panjang kan yaa 😂
total 1 replies
Tri Sunarni
ternyata prank to.hadeh
Titik pujiningdyah: bunda berharapnya kanaya meninggoy ap tetep hidup nih?
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!