NovelToon NovelToon
Bukan Janda Hina

Bukan Janda Hina

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Janda / Balas Dendam / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:235k
Nilai: 4.8
Nama Author: nita kinanti

Rissa diceraikan oleh Arvin, suaminya demi menikahi selingkuhannya yang merupakan anak atasannya. Bukannya mendapatkan simpati karena telah diselingkuhi, Rissa semakin terpuruk karena orang-orang justru lebih mendukung Arvin dengan istri barunya. Mereka bahkan tega membully Rissa di tengah keterpurukannya.

Bagaimana Rissa membalas orang-orang yang telah menyakiti hatinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nita kinanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28. Hanya Umpan

Tersenyum miring, lalu Karin menjawab, "Dia sedang ada meeting. Kenapa? Kamu ingin merayunya?"

Rasanya Rissa ingin tertawa mendengar jawaban Karin.

Mungkin seperti inilah dirinya dulu. Rissa percaya saja ketika Arvin tidak pulang saat makan malam dengan alasan lembur, padahal sebenarnya dia sedang bersama Karin. Sekarang keadaan berbalik, Arvin pamit untuk meeting padahal sebenarnya dia makan malam bersama Rissa, dan Karin percaya begitu saja.

Ingin sekali Rissa memberitahu Karin jika suaminya tercinta baru saja makan malam dengannya tetapi Rissa menahan dirinya. Belum saatnya Karin mengetahui itu semua, mungkin cukup menggodanya saja saat ini.

"Bukan aku yang merayu suamimu, tetapi dia yang merayu aku."

"Kamu terlalu percaya diri!" Bicara sambil tersenyum mengejek.

"Lihatlah cincin berlianku yang baru." Rissa memamerkan cincin berlian di jarinya kepada Karin.

"Dasar norak! Aku sudah terbiasa dengan perhiasan mahal! Oh ... Aku tahu. Kamu baru pertama kali mempunyai cincin berlian seperti itu jadi kamu merasa sudah sangat "wah", begitu? Malang sekali nasibmu!" ucap Karin semakin mengejek Rissa dan tatapan yang merendahkan.

"Kamu sudah seperti parasit. Menempel pada orang kaya untuk mengambil keuntungan bagi dirimu sendiri!"

"Bukan cincinnya yang ingin aku pamerkan, tetapi siapa yang memberikannya padaku." Rissa mengabaikan hinaan Karin kepadanya.

"Aku tidak peduli siapa yang memberikan cincin itu padamu. Tidak ada urusannya denganku!"

"Kamu yakin? Tidakkah kamu ingin pulang dan melihat tagihan kartu kredit suamimu?"

Tiba-tiba Karin membeku. Tatapan menghina yang sejak tadi dia perlihatkan kepada Rissa tiba-tiba hilang.

"Dia pernah memberiku kalung berlian kalau kamu lupa. Sampai jumpa," ucapnya seraya berjalan meninggalkan Karin dengan wajah pucat pasi.

*

Sampai di rumahnya, Karin langsung mencari Arvin tetapi rupanya suaminya itu belum pulang. Segera dia melakukan panggilan video untuk melihat dimana posisinya sekarang.

Mungkin Arvin sedang bernasib baik, setelah kepergian Rissa tadi, dia bertemu rekan kerjanya kemudian mereka ngobrol. Sehingga ketika Karin meminta panggilan video dia bisa menunjukkan jika dirinya sedang bersama rekan kerjanya.

Karin pun merasa lega setelah memastikan Arvin benar-benar meeting bersama rekannya. Dia mendapatkan kepercayaan dirinya lagi, tidak mungkin suaminya itu berani berbuat macam-macam di belakangnya.

"Dasar perempuan rendahan! Rupanya dia hanya ingin mempermainkanku!" geram Karin.

Setelah membersihkan tubuhnya, Karin berbaring di tempat tidur. Karin meraih handphone yang tadi dia letakkan di nakas sebelum dia mandi.

Karin merasa ada yang aneh karena hanya dia tinggal mandi sebentar saja ada banyak sekali pesan masuk dan juga panggilan tidak terjawab, termasuk mamanya. Karin segera menghubungi mamanya, berfikir ada yang penting sampai dia meneleponnya berkali-kali.

"Halo, ada apa Ma?" tanya Karin begitu panggilan tersambung.

"Karin, kamu sudah melihat berita-berita di akun gosip dan di internet?" jawab sang mama dengan suara bergetar.

"Belum Ma, memangnya ada berita apa?"

"Kamu lihat saja sendiri Karin." Lalu telepon terputus.

Karin tidak mengerti dengan maksud ibunya. Lalu dia membuka pesan-pesan lain yang masuk dari teman-temannya. Mereka mengirimkan foto papanya sedang berpelukan dengan seorang perempuan yang sengaja di blur wajahnya.

Karin masih belum percaya apa yang dilihatnya lalu membuka akun gosip di media sosialnya untuk memastikan.

"Beredar Foto Mesra Pengusaha Sekaligus Konglomerat Haikal Wiratama Dengan Seorang Perempuan Muda."

Karin semakin shock hanya melihat judul beritanya saja. Berusaha menenangkan dirinya, Karin menganggap foto itu editan dan hanya hoax yang disebarkan untuk mencoreng nama baik keluarganya.

Karin kembali menghubungi mamanya.

"Halo, Mama ... Jangan percaya gosip murahan. Itu hanya hoax yang disebarkan oleh saingan bisnis papa. Carilah pakar untuk membuktikan jika foto itu hanya editan," ucap Karin yakin.

Karin mendengar namanya terisak.

"Ma! Mama! Mama mendengarku kan? Kenapa Mama menangis? Berita itu tidak benar! Jangan percaya! Papa tidak mungkin berbuat seperti itu! Lagi pula, jika foto itu benar adanya, mereka hanya berpelukan, mama tidak perlu berpikir macam-macam!"

"Memangnya kalau kamu melihat foto Arvin berpelukan dengan perempuan lain yang tidak kamu kenal kamu tidak akan berpikir macam-macam?" jawab sang mama sambil terisak.

Karin tidak bisa menjawab. Dia memutus sambungan telponnya.

Karin bergegas keluar dari kamar lalu meraih kunci mobilnya. Dia ingin ke rumah orang tuanya dan berbicara langsung dengan kedua orang tuanya. Dia tidak terima rumah tangga orang tuanya yang sangat harmonis dan bahagia tiba-tiba disusupi orang ketiga yang ingin menghancurkannya.

Tidak sampai tigapuluh menit Karin sudah sampai di rumah orang tuanya. Itu karena Karin mengemudikan mobilnya dalam kecepatan yang sangat tinggi.

Karin langsung turun dari mobil dan berlari masuk ke dalam rumah orang tuanya. Karin langsung menunjukkan kamar utama, tetapi hanya ada mamanya di sana. Sepertinya kedua orang tuanya habis bertengkar hebat, terlihat dari kondisi kamar yang sangat berantakan dan banyak barang yang berserakan di lantai mungkin karena dibanting.

"Dimana papa?" tanya Karin tanpa menanyakan kondisi ibunya yang masih menangis.

"Mama sudah bicara dengan papamu Karin, dia mengakuinya. Papamu bilang dia jatuh cinta kepada perempuan itu. Dia seusiamu, bahkan mungkin lebih muda darimu."

"Tidak mungkin!"

"Itu yang papamu katakan. Dia sepertinya sudah tergila-gila dengan perempuan itu dan ingin menikahinya. Dia bahkan senang foto itu beredar karena akhirnya mama tahu semuanya."

"Cukup Ma, jangan dilanjutkan lagi! Dimana papa sekarang?!"

"Di ruang kerjanya."

Bergegas Karin menuju ruang kerja sang ayah. "Apa papa sudah gila?!" ucap Karin tanpa basa basi.

Haikal hanya menatap wajah Karin tanpa memberi jawaban.

"Apa maksud Papa? Katakan jika berita itu hanya hoax! Foto itu hanya editan!!!" teriak Karin.

Haikal membisu membiarkan Karin berteriak sepuasnya kepadanya.

"Kenapa papa tidak menjawab?! Apa itu artinya benar papa berselingkuh dengan perempuan itu?!"

Haikal masih membisu.

"Apa papa tidak memikirkan perasaan Mama?! Apa papa tidak memikirkan perasaanku?! Papa telah mencemarkan nama baik keluarga kita!"

"Berita ini akan segera hilang seperti kasusmu dulu. Papa akan mengurusnya agar tidak semakin menyebar," jawab Haikal dengan tenang.

*

Pagi harinya di dalam ruangannya, Rissa membuka internet dan juga akun-akun gosip di media sosial. Foto Haikal Wiratama yang semalam muncul di akun-akun gosip itu sudah menghilang. Rissa tidak kaget dengan hal itu. Dia sudah menduga jika Haikal pasti akan menggunakan kekuasaannya untuk menutup berita itu.

Kemudian Rissa membuka situs resmi Wiratama group. Langkah yang sangat cepat telah diambil. Mereka mengeluarkan pengumuman yang berisi peringatan kepada pihak manapun yang sengaja menyebarkan foto Haikal Wiratama maka akan dituntut ke pengadilan.

"Jadi seperti itu." Rissa tersenyum sendiri. "Kalian boleh merasa lega sekarang, tetapi foto itu hanya umpan."

1
Endang Sulistia
Luar biasa
linda
ending nda jelas apa Daniel dan Rissa happy ending atau tidak. harus lebih di tingkatkan lagi.
semangat 👍
Ni Nick Nic
iya gantung ga asik
Casudin Udin
Luar biasa
Srie Sifa
ceritanya bagus,tp kyaknya gantung y
Molive(virgo girl)♍
wow
first blood
tripple kill
langssun maniac dan savace
🙀🙀🙀
Ersa
Luar biasa
Miftahul Husna
pelajaran yg dipetik dr crita ini...jd lah pribadi yg slalu baik pd siapapun mka kebaikan akan kembali pd drimu . slalu setia pd psangan dlam keadaan suka & duka...maka kebahagiaan akan sllu bersamamu . jgn memandang sesama dr derajat martabat & hartany saja krn sejati ny kita sama .
Nur Siti
sampek lupa alurmya ...soalnya kelamaan.. gk up
🍻
sampai lupa ceritanya karna kelamaan Upnya 🤪
Nur Hikmah
seneng banget deh klo Rissa ketemu daniel
Sukliang
sjrg ngmg cinta
dulu ngmg nya sangat sakit hsti
Sukliang
anaknya karin dan arvin
Sukliang
hahahaha mett ting
Sukliang
berkorban
Sukliang
mulaiiii eng ing eng
Sukliang
ooo arvin yg anjing sialan
dan karin anjing betina
Sukliang
tolol
Shaa
ogeb koq di piara Ris🤔
ros
bertambah seru ni
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!