NovelToon NovelToon
Ketika Takdir Yang Memilihku

Ketika Takdir Yang Memilihku

Status: tamat
Genre:CEO / Chicklit / Tamat
Popularitas:27.1k
Nilai: 5
Nama Author: Miss Mia Novita

Tidak ada yang bisa dilakukan ketika takdir sudah memilih mu. Kamu hanya bisa diam dan mengikuti alur skenario yang sudah di tetapkan.

Tepat seperti Alena atmajaya. Gadis cantik yang harus menelan pil pahit setelah kepergian bunda nya, Hidup yang dulunya bisa di bilang sempurna seketika berubah menjadi menyedihkan.

Mampukah Ale melewati semua masalah yang selalu saja datang menghampiri hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Mia Novita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Alena demam

Setelah cukup lama di sana. Kenzo membawa Alena masuk ke dalam mobilnya. Tubuhnya membiru serta gemetar, Ini pasti karna Alena sudah terlalu lama ada di bawah derasnya hujan.

"Kita pulang sekarang. Tubuh kamu dingin sekali, Al" ucap Kenzo sambil membawa tubuh wanita itu masuk dalam mobilnya. Alena hanya terdiam tanpa menjawab sepatah katapun dari perkataan Kenzo.

Mobil hitam itupun melesat membelah jalan malam ini dengan kecepatan tinggi. Di bawah rintik hujan yang masih menyiram bumi malam ini.

"Kak, Tolong jangan mengatakan apa-apa pada siapapun atas apa yang hari ini kamu ketahui" seru Alena dengan suara seraknya"Kenapa memangnya?" Kenzo sedikit melirik pada Alena dengan kening yang sedikit mengerut.

"Tidak perlu ada yang tau soal ini" lanjutnya lagi"Baiklah. Tapi satu hal hang harus kamu ingat, Ada aku yang akan selalu ada untuk menjadi tempat kamu berbagi. Karna untuk saat ini kita adalah keluarga"

Alena tak lagi menjawab perkataan Kenzo. Wanita itu hanya menatap jalanan dari arah jendela. Memainkan air yang ada di sana. Hatinya benar-benar terluka saat mendengar jika sang ayah sama sekali tidak bisa mengingatnya.

"Kenapa ayah harus lupa akan Alena. Kenapa yah" batin Alena yang terdengar sangat lirih.

Kenzo hanya melirik Alena dari kaca spion, Pria itu memilih untuk diam tak lagi banyak bertanya, Apalagi saat mengingat kejadian yang dia lihat tadi siang. Hal itu sudah membuat Kenzo paham apa yang saat ini sedang Alena rasakan.

"Kasian kamu Alena. Kenapa takdir yang di gariskan untukmu begitu rumit, Semoga suatu saat ada kesempatan untuk aku memberikan kebahagiaan yang tak pernah kamu dapatkan. Jujur saja, Melihat kamu seperti ini hatiku juga ikut merasa luka. Sakit tapi aku tak bisa apa-apa. Tidak ada yang bisa aku lakukan selain diam dan menyaksikan segalanya. Seandainya saja saat ini kamu bukan istri dari kakakku, Mungkin aku sudah membawa kamu pergi jauh"batin Kenzo sambil terus menatap Alena dari kaca spion.

40 Menit kemudian, Mobil itu sudah tiba di mansion keluarga Mera. Kenzo menghentikan mobilnya dan menekan klakson karna pagar rumah masih tertutup.

Hingga tak lama kemudian, Penjaga rumah datang dan membukakan pintu pagarnya.

"Terimakasih, Pak" ucap Kenzo sopan seperti biasanya. .

Kenzo memang memiliki sedikit kepribadian yang berbeda dengan Alkan. Jika Alkan lebih bersikap sedikit dingin dan cukup irit bicara kecuali orang yang cukup dekat dengannya. Berbeda dengan Kenzo yang selalu bersikap hangat kepada siapapun. Bahkan terhadap asisten dan juga penjaga rumah di sana.

"Terimakasih pak" ujarnya sambil mengangkat kedua sudut bibirnya seperti biasa

"Sama-sama den Kenzo" balas penjaga rumah itu.

Setelah itu, Kenzo memarkirkan mobilnya di tempat biasnya. Pria itu menoleh ke arah Alena yang ternyata sudah tertidur. Sejenak Kenzo menatap wajah wanita itu, Kedua matanya terlihat sangat sembab, Kedua tangannya juga terasa sangat dingin.

"Jangan pernah merasa sendiri, Al. Karna aku akan selalu ada buat kamu, Aku akan selalu siap untuk menjadi tempat mu berbagi rasa sakit itu" ucapnya sambil mengusap pelan rambut Alena. Menyibak beberapa anak-anak rambut yang menutupi sebagian wajahnya.

Setelah cukup lama menatap wajah Alena, Akhirnya Kenzo turun dari dalam mobilnya, Menggendong tubuh Alena dan membawa masuk ke dalam rumahnya. Setelah sampai di dalam rumah, Arseno dan juga Sinta yang melihat kedatangan Kenzo sambil menggendong Alena tentu saja merasa penasaran dengan apa yang sudah terjadi pada anak menantunya. Pasalnya, Mereka berdua pulang dengan baju yang masih basah tentunya.

"Astaga, Apa yang terjadi pada Alena, Ken?" tanya Sinta sambil berjalan mendekat pada Kenzo.

"Alena tadi kehujanan ma, Sekarang dia sudah ketiduran. Mungkin karna Alena kedinginan. Coba mama lihat, Badannya sangat dingin, Bibirnya juga membiru" seru Kenzo sambil terus membawa tubuh Alena menyusuri setiap anak-anak tangga di sana.

Sinta dan Arseno mengekor di belakang Kenzo. Setelah tiba di depan kamar Alkan, Sinta langsung membuka pintu kamar itu tanpa mengetuknya terlebih dahulu. Di dalam ternyata Alkan sedang enak-enakan tidur tanpa memperdulikan Alena yang belum pulang.

Kenzo masuk dan langsung menidurkan tubuh Alena di atas sofa panjang di sana. Tiba-tiba saja suhu tubuhnya berubah menjadi panas.

"Astaga, Ma. Alena demam. Lebih baik sekarang mama ganti bajunya Alena, Ini pasti karna dia masuk angin" ucap Kenzo sambil menatap mama dan juga papanya.

"Biar mama minta Alkan buat mengganti pakaian Alena" ucap Sinta dan langsung berjalan menuju tempat tidur Alkanna serta langsung membangunkan pria itu.

Sedangkan Kenzo yang mendengar perkataan mamanya seketika mengusap dada kirinya yang terasa begitu nyeri"Kenapa rasanya harus sesakit ini. Ya allah, Rasanya aku tidak sanggup" batinnya dan memutuskan untuk keluar dari sana.

"Kenzo ganti baju dulu ma, Pa" seru Kenzo di sela langkahnya.

Arseno hanya mengangguk sambil menatap ke arah Sinta yang sedang berusaha membangunkan Alkanna.

"Al, Bangun. Al ayo bangun" ucap Sinta sambil menepuk pipi Alkanna yang masih terlihat sangat nyenyak.

Setelah beberapa kali membangunkan, Akhirnya Alkanna membuka kedua matanya. Pria itu mengerjab beberapa saat untuk menyesuaikan pencahayaan yang masuk pada indra penglihatannya.

"Iya, Ma. Ada apa mama bangunin Al?" tanya nya dengan suara seraknya.

"Bangun dan tolong ganti kan baju Alena. Dia kehujanan dan sekarang demam karna masuk angin"

"Apa!!" balas Alkan sambil menoleh ke arah sofa

"Kamu liat, Istri kamu kehujanan kamu malah enak-enakan tidur di sini. Apa kamu tidak ada rasa kasihan sedikitpun. Ingat nak, Yang namanya penyesalan tidak akan datang di awal. Jadi mama mohon, Bersikap baiklah sedikit saja pada Alena, Perlakukan dia sebagai mana semestinya" ucap Sinta sambil mengusap kepala Alkanna.

Mendengar itu membuat Alkanna menoleh pada sang mama"Mengucapkan tak semudah melakukannya ma"

"Iya mama tau. Tapi setidaknya kamu mencoba. Jangan biarkan dirimu merasakan penyesalan untuk yang ke dua kalinya. Sekarang tolong kamu ganti bajunya Alena, Kasian dia kedinginan"

"What! Kenapa harus aku sih ma? Kan ada mama. Kenapa gak mama saja yang mengganti pakaiannya Alena" protes Alkan pada mamanya.

"Apa salahnya. Kamu itu adalah suaminya, Jadi sudah sewajarnya kamu menggantikan baju istri kamu. Mama sudah si tunggu papa di bawah, Ada hal penting yang harus kita bicarakan" ucap Sinta dan langsung pergi dari sana. Meninggalkan Alkanna yang mau tidak mau harus menggantikan pakaian Alena yang basah.

"Merepotkan saja" umpatnya sambil bangun dari duduknya. Berjalan ke arah lemari untuk mengambil pakaian Alena.

Sejenak Alkan menatap wajah wanita itu. Tangannya di angkat lalu di tempelkan pada kening Alena yang terasa panas. "Ternyata benar apa kata mama, Alena demam. Dan ini panas sekali"

1
Andariya 💖
wah..alkana Uda mulai bicara dengan Alina👍😘
Andariya 💖: ya dik, tak tunggu up nya
semangat 💪🥰
total 2 replies
Andariya 💖
kopi buat Miss miq yg Uda up....di tunggu episode berikutnya
☠ Novita ☘𝓡𝓳『⃟𝐉 zc❖ : Makasih kakria🥰
total 1 replies
Andariya 💖
semangat kak, untuk lanjut ceritanya 👍👍🥰
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
cerita yang menarik. luar biasa menguras emosi tapi karena itulah ceritanya jadi bagus😁
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
yakin sekali anda buk...
aku malah yakin kalian akan menderita setelah ini🙂🙂
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
loh... bukannya kenzo kenal sama alena.. masa sama keluarga nya dia gak tau
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
mata mu neng.. jaga tuh mata. maen lirik aja😒
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
waduh... alamat lamarannya berbelok ini mah
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
dan yang bikin aku heran kok ayahnya cepat banget nikah lagi.. belum juga setaon loh om istrimu meninggal...
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
pengen ku geprek sja nih orang 😤
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
oohhhh... sepertinya meninggalnya mama nya ale juga direncanakan sama mereka 🤔
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
dih! masak sendiri lah! punya tangan kan?
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
ya emang, tapi rasa nyesek itu gak bisa hilang dengan keyakinan itu. tetep aja masih ada🤧
ᴀɲɳɪʋᴇᴙᴤᴀʀƴ1ᵴᵼ💜⃞⃟𝓛 sha
mamah sinta ini kyknya sayang banget sm alena,sikapmya begitu lembut, semoga aja bisa selamanya begini gk berubah
ᴀɲɳɪʋᴇᴙᴤᴀʀƴ1ᵴᵼ💜⃞⃟𝓛 sha
sabar ale,semoga perihmu akan terbayar lunas dengan kebahagiaan suatu hari nanti
ᴀɲɳɪʋᴇᴙᴤᴀʀƴ1ᵴᵼ💜⃞⃟𝓛 sha
Kenzo dan alena masih saling mencintai ternyata,knp takdir tak berpihak ke mereka
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Karisma Ad🕊️⃝ᥴͨᏼᷛ
insyaallah Alkan menerima kamu Alena, moga kamu bisa sabar menghadapi cobaan ini..
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Karisma Ad🕊️⃝ᥴͨᏼᷛ
jika menangis tanpa keluarnya suara uru sangatlah amat sakit, karena tidak bisa di ucapkan oleh kata-kata..
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Karisma Ad🕊️⃝ᥴͨᏼᷛ
aku juga do'akan kamu ya, moga bisa mendapatkan apa yang kamu harapkan 🤲
Risa Virgo Always Beau
Kasihan Kenzo harusnya yang menikah dengan Alena itu dia bukan malah kakaknya Kenzo
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!