Pernah menyukai Pria beristri sampai membuat dirinya hamil. Membuat wanita cantik yang pernah bekerja sebagai sekretaris bernama Kinanti merasa sangat begitu menyesal.
Ia bersumpah pada dirinya sendiri tak akan pernah melakukan kesalahan yang sama.
Bagaimanakah kisah hidup Kinanti selanjutnya.
Akankah ada karma yang akan ia terima dari kesalahannya di masa lalu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Watilaras, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Teror
"Halo, mana suami ku. Dimana dia. Kenapa kamu yang mengangkat telpon ini." Tanya lagi Kinanti.
"Sebaiknya kamu jangan mengganggu. Kamu telah mengganggu kami. Sekarang suamimu sedang tertidur lelap bersama ku di sebuah hotel. Kami baru saja melalui malam yang panjang. Kami saling berpeluh dan bersautan *******. Suami mu memang luar biasa." ucap Laura berbohong. Ia sengaja mengucap kata kata itu untuk memanas manasi Kinanti.
"Jika kamu menganggap suamimu seseorang yang setia. Kamu salah, aku dan dia baru saja selesai bersenang-senang. Sudah ya, aku ingin mandi. Badan ku lengket karena keringat suami mu." Imbuh Laura lagi makin menjadi-jadi.
"Aku tidak percaya. Mas Bima sangat setia terhadap diriku. Aku tidak percaya jika Mas Bima sampai berselingkuh." tutur Kinanti dengan suara bergetar.
"Jika kamu tidak percaya. Oke, sekarang aku akan berikan kamu bukti. Matikan panggilan mu dan tunggu bukti dari ku. Selamat malam Kinanti." tutup Laura mengakhiri panggilan.
🍀🍀🍀🍀🍀🍀
Seusai menutup pangilan telepon dari Kinanti. Hati Laura terasa mendidih.
"Kamu pikir kamu siapa Kinan. Kamu bicara seolah-olah kamu adalah istri sah suami ku dan kau pasti telah berprasangka jika aku seorang pelacur. Padahal kamu sendiri yang ******. Kamu tidak tahu jika akulah istri sah Bimasena. Akulah istri pertamanya, hanya aku yang berhak atas diri Bima. Bukan dirimu. Seharusnya saat ini aku sudah menjambak mu. Atau, mengusir mu dari rumah yang saat ini kau tempati. Karena kau sendiri tidak berhak untuk tinggal di sana. Rumah itu adalah peninggalan mertuaku untuk aku dan Bima. Jika aku mau, aku bisa saja mengusir dan kau harus angkat kaki dari rumah itu. Dasar perempuan murahan, menjijikan." gerutu Laura dalam hati.
Yang saat ini sudah terpancing emosinya dan terbawa amarah.
Laura pikir, Kinanti hanyalah sekedar selingkuhan dari sang suami Bimasena.
Tapi kenyataannya, ternyata kinan lebih dari sekedar seorang selingkuhan.
Mereka ternyata sudah menikah. Dan Laura bisa pastikan, bahwa pernikahan mereka pastilah hanya pernikahan siri.
Karena Sampai detik ini, Laura masih menjadi satu-satunya istri sah Bima.
Karena Laura tadi sudah berkata ingin memberikan Kinan sebuah bukit. Laura pikir, ia benar-benar akan memberikan bukti kepada Kinan.
Laura kemudian terpikirkan sesuatu. Sambil berjalan pelan ke arah sang suami yang sudah tertidur lelap bagaikan mayat. Laura memandang sang suami dengan tatapan sinis.
"Jika aku saat ini terlihat seperti orang jahat. Kamulah yang sudah membuat aku terlihat jahat Bim. Kamu tidak saja meninggalkan aku selama setahun ini. Tapi ternyata kamu juga bersenang-senang dengan wanita lain tanpa menghiraukan tangisan anakmu ya setiap malam merindukanmu, memimpikan mu dan menangisi mu sepanjang malam. Kamu juga tidak peduli dengan semua kepedihan ku selama setahun ini. Aku hamil anak ke tiga mu sambil menguatkan anak anak mu. Dan sekarang, sudah saatnya kau merasakan apa yang aku rasakan. Kau tak merasakan bagaimana sedih dan perih nya hati ku ketika aku harus menenangkan anak-anakmu di saat mereka semua sedih karena aku tak pernah pulang. Mereka hanya rindu dengan mu. Tapi kamu melupakan anak-anakmu sendiri dan tak memperdulikannya. Awalnya aku pikir, pernikahan kita masih bisa diperbaiki karena aku memikirkan anak-anak. Dan aku rela mengorbankan kebahagiaan ku demi anak-anak. Tapi setelah melihat semua kelakuan mu yang ternyata kau sudah menikah lagi dengan wanita itu. Aku merubah semua sikap ku. Kau harus hancur Bim. Kau harus hancur bersama dengan wanita ****** itu." Desis Laura lagi penuh dendam.
Laura kemudian duduk di samping Bima. Sejenak ia nampak mengamati wajah sang suami. Seseorang yang pernah sangat ia cintai.
Seseorang yang pernah hidup penuh dengan kebahagiaan, kehangatan dan cinta.
Tapi kini semua rasa itu telah lenyap, tergantikan dengan sakit hati dan juga dendam.
Laura kemudian melepaskan kancing kemeja Bima satu persatu. Dan membuat Bima kini tidak lagi mengenakan kemejanya. Dada bidang dan tubuh kekar Bima terekspose jelas.
Setelah melucuti pakaian Bima. Laura menggeser tubuh Bima lebih ke tengah ke atas ranjangnya.
Kemudian, kini berganti Laura yang sengaja menanggalkan gaun malamnya sehingga tubuh bagian atasnya juga terekspose.
Kemudian, Laura sengaja merebahkan dan menempelkan tubuhnya yang tidak mengenakan apapun pada dada di bidang Bimasena.
Lalu, Laura meraih ponsel milik Bima dan ia mengambil beberapa gambar dirinya dan Bima dengan berpose seintim mungkin.
Setelah itu ia langsung mengirim foto tersebut ke nomor ponsel Kinanti.
"Silahkan menikmati foto kami berdua Kinan." Senyum sinis Laura pun mengembang sempurna.
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
tunggu penyesalan mu Bima😏😏😏😏😏
full like untuk-Mu 🥰
Semoga di swiss Laura dan anak2 mendptkan kebahagiaan.
Terima kasih kak Wati utk ceritanya yg menguras emosi jiwa ini.Baca karya kak wati yg ini benar2 buat tensi darah naik😁😁