NovelToon NovelToon
Suami Khayalan

Suami Khayalan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Fantasi / Romansa Fantasi
Popularitas:146.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Marimar

Kisah Jerry, Eza dan Nilo seorang wanita 21 tahun yang sangat suka sekali berdiam diri di Rumah dan memiliki ilusi yang sangat kuat.
Bahkan Nilo bisa menceritakan bagaimana rupa suaminya itu, bagaimana mereka menikah, bagaimana mereka melewati malam pertama dengan begitu detail. Namun itu semua hanyalah khayalan Nilo.

Nilo tersesat antara kehidupan nyata dan imajinasinya.

Akankah Nilo tersadar dan bagaimana Nilo menemukan cinta sejatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marimar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

eps. 28

Eza memperhatikan Nilo yang terdiam meremas jari-jarinya. Matanya menyelidik pada kotak coklat yang kini telah Nilo letakkan pada dasboard mobil.

Eza menaikkan sebelah alisnya seolah ia tahu sesuatu tanpa berbicara terus memacu mobilnya membelah jalan yang cukup lengang.

Tidak begitu lama Eza memberhentikan mobilnya di depan Mal Anda. Dia turun dan segera membukakan pintu untuk istrinya keluar dari mobil tapi Nilo seakan tak merasakan mobil yang ia tumpangi telah berhenti bahkan tidak melihat Eza yang sudah membuka pintu di sebelahnya.

“Beb, sayang.” ucap Eza dan menggerak - gerakkan tangan di depan mata Nilo.

“Ehh.” Nilo tersadar dan sedikit terkejut melihat Eza sudah berada di sebelahnya. Nilo melihat sekeliling untuk memastikan ada dimana ia sekarang.

“Kamu melamun?” tanya Eza sedikit menjauh dari Nilo. Nilo membuka kakinya segera turun dan mendekat pada Eza “Ngapain kesini?” tanya Nilo memandang gedung tinggi menjulang tampak ramai orang-orang keluar masuk dari pintu kaca.

Eza meraih tangan kanan Nilo dengan kanan kiri “ Ayo " katanya sembari melangkah dengan menggandeng tangan Nilo.

Sementara Nilo memperhatikan tangannya yang sedang bertaut dengan tangan Eza sambil berjalan mengikuti langkah Eza.

“Jika kau berpikir ingin melepas tangan mu, sebaiknya segera kau lupakan.” intimidasi Eza mengetahui Nilo merasa tidak nyaman.

Nilo tahu apa maksud suaminya itu, jika dia membantah Eza akan melakukan hal yang tidak Nilo bayangkan, sejauh ini Nilo hanya membayangkan nasib buruk akan menimpa ayah dan ibunya, 20% saham pun kini sudah menjadi saham menantu mereka menunjukkan Eza tidak main-main dengan ultimatum yang sering dia katakan.

Nilo menghela napas saat memasuki pintu Mal, membiarkan beberapa pasang mata melihat tangan mereka yang saling bertaut seakan menunjukkan mereka adalah sepasang kekasih.

Ya udah sih Nilo, suami kamu itu tampan berbadan ideal apa lagi yang kamu inginkan. Suara hati Nilo dari sisi iblis.

Untuk apa tampan saja, jika terus memaksakan kehendaknya walau ia tau akan menyakiti orang-orang di sekitarnya. Bantah suara hati Nilo dari sisi malaikat.

Heh sebenarnya kau ini malaikat atau iblis juga. Suara hati Nilo terus bergelut membuat Nilo menggelengkan kepalanya agar hatinya berhenti menimbulkan suara-suara yang semakin membuat dirinya bingung.

“Kapan terakhir kali dirimu memanjakan diri?” tanya Eza melihat sebuah salon dan spa di depannya.

“Kemarin.” jawab Nilo cepat tanpa mencerna apa yang di maksud oleh suaminya itu, yang ia pikirkan adalah tidur bermalas-malasan di kamar adalah memanjakan dirinya.

Eza menghentikan langkahnya, Gurat kerut di antara alis Eza muncul sambil melirik Nilo yang berada di sampingnya “Kapan?” tanya Eza mengingat dia mengurung Nilo kemarin mana mungkin Nilo sempat pergi spa tanpa sepengetahuan Nilo.

“Ya kemarin, kau kan tidak mengijinkan aku keluar, jadi aku bisa tidur dan bermalas-malasan di kamar.” cakap Nilo lalu matanya terfokus pada salon dan spa yang berada di depannya.

Plok. Eza menepuk jidatnya mendengar jawaban Nilo dan mengetahui Nilo sangat ingin masuk ke dalam sana melihat Nilo yang terus melihat tempat memanjakan diri para wanita itu.

Eza kembali melangkahkan kakinya hingga melewati tempat kesukaan para wanita yang sedang ramai itu. “Jangan harap kau bisa ke sana.” ucap Eza menjelaskan pada Nilo, ia tidak mengijinkan Nilo ke tempat yang sedang Nilo perhatikan “Siapa yang mau menunggu hingga berjam-jam.” lanjut Eza.

“Siapa juga yang ingin kesitu.” jawab Nilo sembari melenggang dan memutar kepalanya melihat ke arah lain. Walau dalam hatinya sedang menangis, rasanya terakhir kali dia spa 1 tahun yang lalu itu pun di ajak oleh Gizz, ia terlalu malas untuk keluar dari rumah. Jarang-jarang Nilo bisa melihat Salon dan spa dan sangat di sayangkan, ia hanya melewati itu begitu saja.

Eza tersenyum smirk.

Menyeringai mendengar ucapan Nilo yang tidak sesuai dengan isi hatinya. Eza berbalik dengan tangan yang masih bertaut dengan Nilo.

“Kenapa?” Nilo geram berpikir mereka akan kembali tanpa melakukan apapun disini membuat Nilo merasa percuma telah melangkahkan kakinya beberapa saat di mal ini “membuatku lelah saja.” tambah Nilo.

Seketika senyum Nilo terukir di wajahnya karena kini ia berada di surga wanita.

“Tunggu di sini !” Eza meminta Nilo duduk di ruang tunggu spa itu.

Aaaaa... aku terlalu bagus memandangnya, ku pikir dia mengijinkan aku bermanja di sini, ternyata malah aku yang menunggunya. gerutu Nilo kesal dengan mengerucutkan bibir dan melipat kedua tangannya.

“Nona silahkan ke sini.” seorang therapist menghampiri Nilo dan menuntun Nilo masuk lebih jauh ke dalam untuk memulai serangkaian treatment.

Mata Nilo bertemu dengan mata Eza saat hendak masuk ke ruangan khusus spa, terlihat sekali wajah Eza sedang mengejek Nilo melalui senyumnya.

“Selamat menikmati Nona.” ucap seorang wanita pemilik salon dan spa itu,Viona.

Nilo hanya tersenyum membalas ucapan wanita cantik itu yang sedang berdiri di dekat Eza.

“Dia cantik, kau pintar mencari istri.” ucap Viona yang sudah mengenal Eza sebelumnya, mereka sudah saling kenal karena beberapa kali bertemu.

Eza memegang kerah baju dengan kedua tangannya tampak ia sedang menyombongkan diri, nyatanya itu sesuatu yang dia dapat dari perjodohan yang merupakan kekasih dari temannya sendiri.

“Kau juga tidak kalah cantik Vi.” ucap Eza sembari mengikuti langkah Viona untuk duduk di ruang tamu khusus.

“Ah kau bisa saja.” wajah Viona bersemu mendengar ucapan Eza. Kini mereka sedang duduk bersama, Viona meminta pelayan untuk mengantarkan beberapa makanan ringan dan minuman untuk tamu spesial hari ini.

“Apa kau masih sering bertemu suami Divine?” tanya Viona setelah menyesap minuman miliknya.

“Ah terakhir kali sepertinya sudah seminggu atau 2 Minggu yang lalu, kami makan bersama.” jawab Eza dan terngiang kembali adegan Jerry berpelukan dengan Nilo di depan matanya, dengan cepat Eza mengambil minuman di depannya dan menegaknya hingga tandas.

“Kau baik saja Za?” Bingung Viona melihat Eza yang langsung menegak minumannya sampai habis, lalu memanggil pelayan untuk mengantar minuman lagi.

“Aku hanya haus Vi, tidak perlu berpikir terlalu jauh.” ujar Eza.

“Oh.” Viona mengangguk mengiyakan ucapan Eza.

Viona dan Eza pun berbincang-bincang sembari membunuh waktu hingga 5jam berlalu.

Nilo telah selesai, 5 jam ia gunakan untuk treatment surgawi yang sangat menyenangkan itu.

“Sudah?” tanya Eza melihat Nilo tiba tak tampak ada perubahan pada diri Nilo namun menghabiskan waktu 5 jam.

“Iya sudah!” jawab Nilo bingung melihat ekspresi wajah Eza yang tampak tak mengerti.

Baru kali ini Eza mau menunggu wanitanya berada di salon, selama ini ia hanya memberikan kredit card dan membiarkan mantan-mantannya itu pergi sendiri.

“Kau butuh menyentuh kulit dan rambutnya untuk merasakan perubahannya.” ucap Viona menjelaskan. Karena Nilo memang tidak mengubah gaya rambutnya, ia menyukai tatanan rambut yang baru di buat oleh Eza pagi tadi.

“Ah baiklah, aku akan menyentuhnya di rumah nanti.” Eza menyeringai ke arah Nilo.

1
Yasmin Risno
cerita author bkin aku pusing......
olle
kak up nya jangan tersendat2 dong penasaran bgt sm ceritanya sy sih lebih like nilo jerry
Fabro Os
makasih kak dah up lagi....
Fabro Os
Evan kembar g, sih kak?
💜⃞⃟𝓛ㅤ ᴀʀᴜɴᴀ
ya Allah Thorrrrr
kangen banget aku Ama Nilo
penasaran aku gak ilang² lho Thor Ama novelmu ini
setiap up adaaaa aja misterinya😁
Jan lama² ya Thor up nya aku setia nunggu lho😚
Olle Riu Olle
penasaran happy ending nya thor, jangan lama2 dong up nya
Shalwa Sabil
lanjut thour
💜⃞⃟𝓛ㅤ ᴀʀᴜɴᴀ
ampun dah Thor...
kelakuan Evan... jadi suka akunya sama doi🤭
Jerry kemana Thor? kangen juga ama cerita si Deddy satu ini😁
Iniaku: Follback kak
total 1 replies
Shalwa Sabil
lanjut thour
Fabro Os
makasih kak dah up lagi.....
Irsa Arini
lha langsung aja tidak pakai trik dulu kamu evan
D'wie author
Waduh,siapa tuh cewek? Jgn khayalan jg kyk J dulu ya! Trs Gou itu siapa ya? Jgn2 anak Gara sama Divine.Hmmm...🤔
D'wie author
Eza, itu Nilo putrimu yg kau abaikan. Kau tak tahu Nilo hamil Krn perbuatanmu, dasar lelaki menyebalkan.
D'wie author
Kasian ya Jerry, hatinya mati sepeninggal Nilo. Tempo hr jg aq gk rela Nilo mati,kasian Jerry soalnya.
D'wie author
Baru tw kisah anak Nilo dilanjutin.😌
Nouna Jumie
🤣🤣🤣🤣 Evan berguru dlu sama papah mertua wkwwk
Gitaemutz
hahaha
Shalwa Sabil
waduh evan2..lanjut kak...penasaran kpn evan bisa nembus nilo...hhhh
Shalwa Sabil
lanjut thour
Marfuad Namlia
jangan d bikin pusah thoor nilo ama evan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!