NovelToon NovelToon
Burning Passion In Love 2!

Burning Passion In Love 2!

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Misteri / Mafia / Balas Dendam / Roman-Angst Mafia / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rose_Crystal 030199

Sequel : Burning Passion In Love!

Stefano, Casanova bastard yang sangat dingin. Prioritas utama adalah membalas dendam pada keluarga Weldon.

Dengan 2 saudaranya, Stefano berlayar menjadi seperti Ayahnya. Seorang Mafia kejam dan Pengusaha sukses.

Sebuah taktik keji mengharuskan di antara 3 pria kejam maju untuk menikah dengan Putri Mr Weldon. Alhasil Stefano yang maju untuk menikah dengan gadis baru lulus SMA.

Kisah rumit yaitu : cinta, dendam, benci, pembunuh dan gairah melebur menjadi kesatuan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rose_Crystal 030199, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BPIL 2 - Broken Heart!

Selagi masih bulan Syawal Rose mau ucapin selamat hari raya idul Fitri 1441 H.

Minal aidzin walfaidzin mohon maaf lahir dan batin.

Selamat hari raya idul Fitri bagi yang merayakan.

Maaf banyak typo's bertebaran dan kesalahan dalam penulisan di bawah ini!

❤❤*Happy Reading Guy's*❤❤

Stefano menggendong Queenaia dengan perasaan menyesakan. Hatinya hancur lebur melihat Istrinya begitu lemah. Napas Istrinya terputus-putus membuatnya khawatir. Dalam mobil Stefano terus mendekap tubuh lemah Queenaia tanpa ekspresi.

Kevin mengendarai mobil bak pembalap profesional. Untuk Vernon ia lihat datar menyembunyikan ekspresi. Apa Vernon sadar Kakak mereka mencintai Queenaia? Semoga saja orang paling muda ini bisa di andalkan di balik mulut asal ceplas-ceplos. Kevin berharap Stefano baik-baik saja setelah Queenaia sakit.

"Kak aku mencium bau anyir sedikit pekat. Apa yang terjadi dengan, Queen?" tanya Vernon memecahkan keheningan.

Stefano dan Kevin memang dari tadi mencium bau anyir itu. Adik mereka begitu gila memecahkan keheningan dengan perkataan begini. Kevin melirik Stefano ingin melihat ekspresi Kakaknya. Sementara Stefano diam kaku sebelum memeriksa keadaan Queenaia.

Stefano menengang melihat tangannya ada bercak darah. Telapak tangannya terulur menyentuh pantat Istrinya. Saat di liht tubuhnya menegang tatkala darah segar melingkupi telapak tangannya. Stefano tambah tegang melihat Queenaia tambah pucat.

Vernon menegang melihat darah di tangan Stefano. Apa jangan-jangan wanita itu sedang mengandung? Dia teringat tatkala hendak meraih tangan Queenaia. Namun, Istri Kakaknya terjatuh tanpa bisa di gapai. Kalau benar mengandung apa bisa bayi tidak berdosa selamat?

Untuk Kevin diam kaku melihat darah segar melingkupi tangan Kakaknya. Apa Kakak ipar pendarahan? Apa jangan-jangan wanita kecil itu sedang mengandung? Banyak spekulasi hinggap sampai dirinya tidak bisa berkata apa-apa. Kevin hanya bisa berdoa semoga saja ada keajaiban dari Tuhan untuk Queenaia.

"Apa Istrimu sedang mengandung, Kak?" tanya Vernon hati-hati.

"...."

Stefano menegang mendengar pertanyaan Vernon. Mengandung? Tidak mungkin karena selama ini tidak pernah telat memakai alat kontrasepsi. Tunggu, selama ini Stefano memakai alat kontrasepsi hanya pada wanita sewaan. Ya Tuhan, jika benar Queenaia mengandung runtuh sudah dunianya.

Dalam perjalanan Stefano tetap diam tanpa mau menjawab pertanyaan kedua Adiknya. Hatinya begitu ngilu akan situasi menyesakan ini. Queenaia pendarahan hebat membuatnya bergetar ketakutan. Stefano sudah kehilangan kelima orang yang di sayangi. Ia tidak mau kehilangan lagi untuk yang kesekian kalinya. Sesak sekali sampai ia tidak mampu menahan diri merengkuh Queenaia lebih erat.

Hati Kevin dan Vernon merasa sesak melihat Stefano begitu menyedihkan. Tubuh kakaknya masih basah kuyup akibat tercebur ke kolam. Bisa mereka lihat Kakaknya sangat panik. Semoga saja wanita itu baik-baik saja agar Stefano tidak gila. Kevin dan Vernon juga berharap semoga Kakaknya tetap teguh pendirian.

Kevin menepikan mobil tatkala sudah sampai rumah sakit. Dia meminta Vernon membuka pintu untuk Stefano. Ia akan memarkirkan mobil sebelum menyusul, Stefano. Saat Vernon dan Stefano sudah keluar Kevin menjalankan mobil ke parkiran.

Stefano memasuki rumah sakit sembari berteriak meminta bantuan. Tidak lama bantuan datang sehingga ia rebahkan Queenaia di brankar lalu berjalan ke sisi brankar. Dia genggam tangan mungil Istrinya sembari berdoa dalam diam. Stefano terus berharap Queenaia baik-baik saja. Semoga saja ketakutan serta jawaban pertanyaan Vernon meleset jauh.

Vernon menunggu Kevin memarkirkan mobil. Dia melihat arah depan dengan pandangan sendu. Dapat di lihat dari mata hazel bahwa Stefano sangat perhatian pada Queenaia. Dapat di lihat jika Kakaknya mencintai sang Istri walau tersembunyi. Vernon berharap Kakaknya tidak lemah akan cinta serta tragedi ini.

Kevin menepuk bahu Vernon lalu melangkah masuk. Dia bernapas cukup berat akan situasi menyayat hati. Ia cukup sadar Stefano akan hancur akan tragedi ini. Semoga saja Queenaia tidak mengandung sehingga membuat Kakaknya terpuruk.

Kevin dan Vernon menepuk bahu Stefano. Mereka meringis tetkala kemeja putih Kakaknya ada bercak darah yang pekat. Bahkan bau Stefano tercium anyir akibat darah. Ya Tuhan, semoga Queenaia baik-baik saja di dalam sana. Satu kata untuk Stefano di mata Kevin dan Vernon menyedihkan.

"Kak, kami ada baju ganti. Lihat kamu penuh darah. Bisakah Kakak ganti baju dulu agar bau anyir itu menghilang," usul Kevin.

"Gantilah baumu begitu menyengat," tukas Vernon.

Stefano menggeleng lemah tanpa mau beranjak. Dia mengingat segalanya ketika Queenaia jatuh dari atas. Perut Istrinya membentur kuat pembatas balkon. Lalu bergelantung menggunakan satu tangan. Hingga terjatuh dalam dekapannya. Ya Tuhan, Stefano begitu tersiksa hingga dirinya tidak mampu bertahan.

Satu jam kemudian baru Dokter keluar dalam keadaan tegang. Mereka menunduk dalam saat Suami pasien menatap tajam. Tubuh Dokter wanita ini menegang saat Stefano mencengkeram lengan atasnya.

"Katakan bagaimana kondisi Istriku? Dia baik-baik saja bukan? Jangan membuat aku marah atau kupatahkan lehermu!" desis Stefano terasa menyeramkan.

Kevin dan Vernon menepuk bahu Stefano supaya tidak bertindak kurang ajar. Mereka melepas Kakaknya agar Dokter merasa nyaman. Kalau begini rasanya begitu sesak melihat Kakak tangguh mereka sangat menyedihkan. Baik Kevin atau Vernon berasa sesak melihat Stefano begitu terpuruk.

"Kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Namun, maafkan kami tidak mampu menyelamatkan  ...."

"Apa maksudmu, Hah? Queen-ku tidak mungkin meninggalkan sendiri. Jangan bertele-tele, Sialan!" potong Stefano penuh kemarahan.

Dokter wanita itu menggigil ketakutan di teriaki Stefano. Komisaris Demetrius ini memang di kenal sangat berbahaya jika marah. Dia menutup sedikit rapat saat ingat 1 jam berusaha penuh menghentikan pendarahan serta menyelamatkan janin itu. Tetapi, Tuhan berkehendak lain dengan mengambil sang janin tidak berdosa. Dokter yakin Stefano belum tahu Queenaia mengandung.

Kevin dan Vernon menahan lengan kekar Stefano, jaga-jaga jika lepas kontrol. Kedua pria tampan ini menegang tatkala mendengar perkataan Dokter. Siapa yang tidak selamat? Apa jangan-jangan Queenaia meninggal?

Stefano kembang kempis menatap nyalang Dokter di depannya. Sungguh dirinya begitu murka akan ucapan si bodoh menurutnya. Siapa yang meninggal? Pagi Queen baik-baik saja ia yakin itu. Stefano harap semoga Queen selamat.

"Istri Anda selamat walau keadaannya tidak kritis. Sekali lagi maafkan saya tidak berhasil menyelamatkan nyawa calon buah hati kalian. Tolong tanda tangan untuk melakukan operasi kuretase."

Stefano, Kevin dan Vernon menegang mendengar pernyataan Dokter. Tubuh Stefano berasa lemas dengan pandangan kosong. Sementara Kevin dan Vernon menunduk dalam menyembunyikan duka atas Stefano dan calon keponakan mereka.

Stefano tertawa hambar untuk menghilangkan sesak. Dia mungkin salah dengar akan pemberitahuan Dokter. Ia menyembunyikan wajahnya di telapak tangan untuk menghalau air mata. Tidak mungkin pasti salah dengar makanya Stefano bertekad bertanya.

"kuretase ya? Istri saya tidak mengandung. Anda pasti salah atau saya yang salah dengar?"

"Maafkan saya, Tuan Demetrius ini kenyataannya. Istri Anda mengandung 9 minggu. Mohon cepat isi formulir ini untuk melakukan tindakan medic."

Stefano mundur beberapa langkah sembari menggeleng kuat. Tubuhnya nyaris jatuh jika Vernon dan Kevin tidak menahanya. Dia jatuh di lantai sembari tertawa di sertai tangisan menyediakan. Bohong ini semua bohong tolong katakan ini bohong. Istrinya mengandung dan baru di ketahuinya saat sang buah hati memilih pergi. Hati Stefano hancur berkeping tanpa ada celah kehidupan.

Kevin dan Vernon merengkuh Stefano berusaha memberi kekuatan. Sebagai Adik mereka begitu terpuruk melihat Kakaknya jatuh di lubang menyakitkan. Semoga saja Stefano mampu melewati kegelapan ini. Kevin dan Vernon juga merasakan apa yang dirasakan Kakaknya.

"Kak lakukan segera agar Queenaia dapat di tangani Dokter lebih intensif," bisik Kevin dan Vernon.

Stefano berdiri untuk menuju tempat di mana mengisi formulir. Sebelum pergi ia meminta pada Dokter untuk melakukan operasi kuretase secara baik. Dia juga meminta agar Queenaia baik-baik saja. Setelah mengatakan itu Stefano berlalu begitu saja.

Kevin dan Vernon mengikuti langkah kaki Stefano. Mereka takut jika Kakak mereka berubah jadi monster. Kalau sudah begini sudah sepantasnya mereka harus segera menyusul. Harus dihentikan atau semua berakhir tragis. Kevin dan Vernon tidak akan membiarkan Stefano di tangkap polisi akibat perbuatan bengis.

****ΦΦΦ****

15 menit kemudian operasi selasai. Para Dokter bernapas lega operasi berjalan lancar tanpa hambatan. Mereka akan memindahkan Queenaia ke ruang transisi untuk memantau kondisi fisik sang pasien. Akibat pendarahan hebat itu membuat Queenaia koma. Hati mereka terasa miris melihat wanita muda ini begitu memprihatinkan.

Stefano sedari tadi berdiri sembari berjalan ke sana-sini bak setrika berjalan akhirnya berdiri tenang saat pintu ruang operasi terbuka. Dia bertanya seputar keadaan Istri serta jalannya operasi. Stefano terus bertanya akan keadaan Istrinya yang malang.

Sedari tadi Stefano berwajah sendu mengingat anaknya. Hatinya menangis memilukan mengingat kejamnya takdir. Apa ini karma telah melenyapkan ribuan nyawa? Sakit sekali sampai Stefano tidak mampu menahan kepedihan hati.

Dokter mengatakan operasi berjalan lancar. Namun, kondisi Queenaia dalam keadaan koma. Pasien harus di pindahkan ke ruang transisi untuk memantau kondisi fisik agar tidak terjadi komplikasi. Jika sudah membaik maka pindah ke ruang perawatan intensif.

Stefano menatap Queenaia penuh penyesalan tatkala sang Istri di pindahkan ke ruang transisi. Dia memejamkan mata merasa sakit luar biasa pada tubuhnya. Ia mengepalkan tangan teringat Rihana yang tega menghancurkan Queenaia. Stefano tidak akan mengampuni wanita itu telah melenyapkan anaknya dan membuat Queenaia-nya koma.

Pada akhirnya Stefano menelepon Weldon prihal Queenaia. Setelah mengatakan itu ia memutus sambungan. Dia berjalan tergesa menuju parkiran guna melenyapkan Rihana. Dia tidak akan membiarkan wanita itu mati secara damai. Stefano akan melenyapkan penuh kekejian.

Vernon dan Kevin mengikuti Stefano dalam keadaan emosi. Semoga saja kakaknya baik-baik saja walau nyatanya hanya bualan. Mereka merasa sangat miris melihat Kakaknya sangat terpuruk. Andai tidak ada orang pasti Kakaknya akan meraung histeris penuh kepiluan. Dari tadi Stefano menahan kehancuran atas meninggalnya sang buah hati.

Stefano, Kevin dan Vernon pulang ke Mansion super mewah yang ada di pusat kota New York. Dia berjalan ke kamar untuk istirahat sebentar menetralkan pikiran. Sebelum mengeksekusi Rihana maka jiwanya butuh ketenangan. Sampai kamar Stefano mengunci pintu tanpa mempedulikan Kevin dan Vernon.

Hingga Stefano tersungkur di lantai dengan tangis memilukan. Dia cengkeram dada kirinya yang terasa ngilu. Tangis menyedihkan terus keluar ketika ingat takdirnya. Rasanya sangat menyakitkan tanpa bisa di jabarkan. Cukup bersyukur kamarnya kedap suara sehingga tidak akan ada yang mendengar tangisan Stefano.

"Ya Tuhan, kenapa ini terjadi padaku? Kenapa sebelum aku bisa menyentuh perut Istriku dan memberikan kasih sayang padanya Engkau renggut dirinya? Anakku yang sangat aku inginkan dari Istriku telah tiada tanpa aku ketahui. Kenapa bisa aku tidak tahu Istriku mengandung. Andai saja aku tahu pasti semua tidak akan terjadi. Queen, anak kita telah pergi. Ya Tuhan, ini sakit sekali sampai rasanya begitu menyesakan. Tolong jangan hukum aku dengan penderitaan tiada ujung ....,

... Ayah, Ibu, Bibi, Paman dan Kaviya telah pergi, kenapa anakku juga pergi meninggalkan aku sendiri? Ayah tidak tahu kamu ada di rahim Ibumu, Nak. Ayah begitu hina sampai melakukan tindakan hina di kala Ibumu mengandung dirimu. Mungkin ini karma telah membunuh mereka secara sadis. Kenapa bukan aku yang terenggut melainkan janin begitu suci? Ya Tuhan ini begitu menyakitkan untukku. Sakit ya Tuhan sakit sekali Tuhan tolong aku. Ayah ... Ibu tolong Stef ini sangat menyakitkan untukku. Kenapa dunia sangat kejam ya Tuhan? Queen, ini sakit sekali aku tidak sanggup menerimanya ....,

.... anak kita meninggal dunia tanpa kasih sayang. Aku yakin kamu sudah tahu perihal kehamilanmu. Kamu sembunyikan agar aku tidak tahu segalanya. Queen, aku sangat menderita karena tragedi itu. Hiks, sakit sekali Tuhan ini sangat menyakitkan. Tanpa aku kecup dan elus engkau pergi, Nak. Ayah sangat terpukul, Sayang. Maafkan Ayah tidak sanggup menjaga dirimu. Maaf belum bisa membahagiakan dirimu, Nak. Maafkan Ayah belum bisa melindungi kamu dan memberikan segala kebahagiaan. Sakit ... sakit ... sakit sekali ya Tuhan. Sakit sekali aku tidak sanggup kehilangan lagi."

Stefano tambah meraung histeris meluapkan kesakitan yang ditahan sedari tadi. Dia memukul-mukul lantai sembari meneriaki kenapa? Ia terpukul akan kesakitan yang di alaminya. Stefano duduk sambil mendekap kakinya seerat mungkin. Sejatinya dia hanya pria lemah yang membutuhkan kasih sayang. Stefano sangat lemah di tutup sikap bengis nan datar tidak tersentuh.

Perlahan tetapi pasti Stefano menuju cermin. Dia teteskan obat mata agar terlihat cerah. Sekarang tujuannya hanya satu membantai Rihana tanpa ampun. Stefano begitu menyedihkan tatkala keluar dari kamar menuju ruang bawah tanah.

Kevin dan Vernon menunduk dalam tidak berani menatap Stefano. Hati mereka begitu sesak melihat Kakak mereka begitu menyedihkan. Mungkin untuk dua minggu kedepan membiarkan Queenaia tenang. Pasalnya setelah dua minggu itu Evceen datang menuntut segalanya. Pasti Stefano akan membuat Queenaia tidak terpuruk lagi akan kesakitan yang di derita. Namun, bagaimana caranya Stefano menjaga Queenaia dari Evceen? Semoga saja Kakak ipar mereka tidak terguncang menerima duka mendalam serta hadirnya Evceen.

****•'•To be Continued•'•****

Nyesek banget akunya ngga kuat tahu. Stefano pasti mengurungkan niat menyakiti Queenaia melalui Evceen.

Ini takdir rumit kayak benang kusut.

Maafkan Rose ya Say!

Rose_Crystal_030199!

1
Fina Safina
aku sekarang jadi mengerti. Tuhan itu adil, dia mengambil kedua orang tua mu lewat ayah queen itu membuatmu terluka. Dan dia menyembukan lukamu lewat queen. ibaratnya akan ada obat dari rasa sakit itu sendiri
Fina Safina
s teh mboran oh🤣
Fina Safina
s teh mboran oh😂🤣
Eka Ps
ka kapan BPIL 3
Bundanya Pandu Pharamadina
visualnya sungguh cantik mungil👍❤
Bundanya Pandu Pharamadina
nyimak🙏👍❤
Rini Haryati
ceritanya bagus
sukses
semngt
mksh
keren
gemini
Luar biasa
Jean Wonga
buat apa bilang kalo msih kjam...tkutnya dgu2rkn...mndingan lari hauh
Jean Wonga
betul kiano n anastasia sy rasa trus mgkambing hitamkn adam
Jean Wonga
jgkel bnci g pa2 asal jgn ada wanita yg mgcau rmhtangga queen thorr...evceen dtg smoga queen g mo kalah berani
Jean Wonga
betul stefano n vernon ok bget tpi kevin kurang jreng deh
Juan Sastra
gimana ceritanya peran utama kok mati...
Juan Sastra
hah sandi wara namun menikmati sekali lumatan bibir ujung ujungnya tidur bersama...hadeeehh.dahlah Queen lepaskan dan pergi saja,,bodoh sekali mau menyiksa bathin sendiri..cinta mah ggak menyakiti apalagi melukai..
Juan Sastra
ini sebenarnya bukan kisah novel berdialog namun lebih berkesan kisah curhattan dari hati ke hati..
Juan Sastra
sudah begitu banyak kisah mafia yg aku baca namun hanya di sini mafia merangkap kanibalisme...bikin mual dan jijik ..
dewi musnida
haruskah cinta yg baru saja bersemi pecah berantakan?
Sahril Banon
trus musuhnya sbnrnya gimns nie apa sudah di bntai apa
Sahril Banon
knp ya novel buatan indo klo ku baca sllu critanya kyk gini sklipun alurnya liat negri tau ko ngimna ya dlm critanya wanita ko kyk sllu di rendahkn alias sprti udah khilngn hrga dri hnya krn cinta mau sj brthan dgn orang kejam aduh.. pank apakah wanita yg ktanya surga di ats tlpak kakinya krn parut di hotmati krn mampu melahirkan manusia apakah sudah tak berarti smpai sudah di hilngkn sikp teguhnya menyerah krn cinta sklipun di skiti dah hidup dgn mnusia hrhati iblis apakah wanita sebegitu murahkah? sampai ng di hrgai lgi sklipun hnya dlm crita
Wiwikfaridotulsummeh24 Faridot
apakah kemungkinan ada burning passion in love season ke 3?? hehehe😉😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!