NovelToon NovelToon
Infinity

Infinity

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:58.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Canda

Elizabeth Stuart memiliki lukanya sendiri hingga enggan untuk membuka lembaran baru dalam hidupnya bersama lelaki lain. Kegagalan dalam rumah tangganya dengan sang mantan suami membuat Elizabeth memilih hidup sebagai orang tua tunggal.


Hingga suatu hari, apa yang telah ia rencanakan dan susun dengan baik hancur begitu saja dalam sekejap karena takdir berkata lain.



Hadirnya sosok lelaki yang hangat dan penuh cinta membuat Elizabeth perlahan mulai melupakan rasa sakitnya, dan belajar membuka hati.



Namun, lagi-lagi seolah takdir mempermainkan hidupnya. Sang mantan suami datang, dan memohon dengan penuh rasa cinta agar Elizabeth kembali bersamanya.


Elizabeth kini kini menjadi dilema, akankah ia lebih memilih sang mantan suami demi kebahagiaan kedua anaknya, atau justru ia lebih memilih lelaki baru yang membuatnya bangkit dan menjadi utuh kembali sebagai seorang wanita.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Canda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengintai mangsa

Seorang wanita berjalan dengan tergesa-gesa menyusuri sebuah lorong sempit, gelap, dan bau. Tempat yang tidak pernah ia datangi sebelumnya, namun demi tercapainya sebuah pembalasan ia rela melakukan itu. Dia kemudian berhenti ketika tiba di ujung lorong dan di depan sebuah pintu yang tertutup rapat. Dia terlihat mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang.

"Aku sudah di depan pintumu," ia kemudian memutus panggilan tersebut.

Tak lama pintu itu terbuka, menampilkan sesosok pria bertubuh besar dan kekar dengan wajah garang. "Lekas masuk," ucapnya dingin. Setelah wanita itu masuk ia segera kembali menutup pintunya.

"Informasi apa yang kau butuhkan?" Pria itu bertanya.

"Aku ingin Elizabeth Peony, cari informasi tentangnya. Aku akan membayar mahal untuk informasi yang kau berikan."

"Maksudmu Elizabeth Peony Stuart?"

"Tidak, hanya Elizabeth Peony."

"Sepertinya kau bodoh, di Negara ini yang bernama Elizabeth Peony, dan terkenal karena keahlian menembaknya hanya satu orang. Dan itu adalah Elizabeth Peony Stuart."

"Apa maksudmu?"

"Kau ini benar-benar bodoh ternyata. Apa kau tidak tahu? Elizabeth Peony adalah putri bungsu keluarga Stuart. Dia adik dari Alexander Stuart. Selama ini dia lebih senang memakai nama Peony karena itu untuk menyamarkan identitasnya yang sebenarnya. Peony adalah nama gadis dari Amanda ibunya. Elizabeth Peony adalah salah satu anggota Badan Intelejen Negara, dengan keahlian menembak yang mumpuni. Kau tidak akan bisa menghadapinya tanpa sokongan kekuatan besar di belakangmu."

Wajah cantik yang semula terlihat menggebu-gebu itu kini memucat. Ia tak percaya karena selama ini, ia tertipu oleh sandiwara Alexander.

"Apa kau yakin tidak sedang membodohiku?" Ia bertanya kembali untuk memastikan pendengarannya.

"Kau tahu siapa aku dengan baik Angeline. Aku tidak mungkin memberikan informasi yang tidak akurat. Kau tahu bukan, aku berkecimpung di dunia bawah tanah sudah belasan tahun, client yang kumiliki pun bukan orang sembarangan. Dan sekarang kau malah meragukanku? Kau sungguh konyol Angeline!"

Wanita itu terhempas duduk dan tubuhnya bergetar. Ia menangisi kebodohannya selama ini karena dibutakan oleh rasa cemburunya. Ia merasa gagal mendapatkan semua pria kaya yang menjadi incarannya, sungguh memalukan.

"Baiklah Greg, ini bayaranmu. Terima kasih atas informasi yang telah kau berikan. Aku akan mencarimu lagi nanti," Ia mengangsurkan sebuah amplop kepada pria di hadapannya.

Angeline berjalan keluar dari tempat itu dengan sejuta perasaan yang berkecamuk di dalam hatinya. Ia segera memasuki mobilnya dan menyusun rencana baru dalam kepalanya.

***

Hentakan suara musik di dalam Club malam memekakkan telinga setiap orang yang baru saja memasuki ruangan dengan cahaya temaram itu. Ia berjalan dengan wajah sedikit ditekuk, seumur hidupnya ia belum pernah masuk ke tempat seperti ini, bahkan dulu saat ia masih bertugas, ia selalu meminta bantuan rekannya untuk mengawasi jika ia harus masuk ke dalam sebuah club.

Ia duduk di meja bar, dengan mata sibuk memindai keadaan sekitarnya. Ia mencari keberadaan sosok seorang wanita yang merupakan teman baik masa kecil Angeline. Namun nihil, ia tak melihat keberadaan wanita itu. Saat ia akan beranjak dari duduknya tiba-tiba sebuah lengan menahannya, untuk kembali duduk.

"Mau kemana nona cantik? Perkenalkan, namaku Alvaro, aku bartender di sini. Aku baru kali ini melihatmu di sini, izinkan aku untuk membelikanmu sebuah minuman, anggap saja untuk merayakan pertemuan kita ini."

Lizzy hanya tersenyum menanggapi perkataan pria yang mengaku sebagai bartender itu, ia enggan untuk mengiyakan tapi ia juga tidak mungkin menolaknya karena mungkin saja pria itu mengenali orang yang sedang dicarinya. Lizzy memutar kursinya menghadap meja bar, ia memerhatikan sang bartender yang sedang asik meracik sebuah minuman untuknya.

"Tuan Alvaro, sudah berapa lama kau menjadi bartender?" Lizzy memulai percakapan dengan pria itu.

"Jangan panggil aku dengan sebutan Tuan nona, aku tidak setua itu. Cukup panggil namaku saja. Aku bekerja di sini sejak lima tahun yang lalu," Pria itu berkata sambil terus asik meracik minuman, ketika selesai ia meletakkanmya di depan Lizzy. "Ini kubuatkan khusus untukmu, cobalah. Ini tidak mengandung alkohol, karena aku tahu kau bukan seorang peminum, my treat." Ia mengedipkan sebelah matanya kepada Lizzy.

"Dari mana kau tahu jika aku bukan seorang peminum?"

"Itu mudah saja, aku baru pertama kali ini melihatmu di sini, dan wajahmu terlihat sangat tidak nyaman. Entah apa yang kau cari di sini, yang jelas bukan kesenangan. Karena jika kau datang untuk mencari kesenangan, wajahmu pasti akan terlihat dengan antusias."

Tubuh Lizzy menegang seketika. Kali ini ia berhadapan dengan seseorang yang cukup jeli. Sepertinya ia salah karena datang ke tempat ini seorang diri, seharusnya ia meminta bantuan kepada Alex, Daniel, atau bahkan Jacob untuk mengurangi rasa tidak nyamannya.

"Kau ternyata seorang pengamat yang baik Alvaro. Apa kau juga memiliki pekerjaan lain selain di tempat ini?"

"Tidak, aku tidak tertarik dengan pekerjaan lain. Dan karena aku terbiasa bertemu dengan banyak orang di tempat ini, aku jadi bisa belajar untuk menganalisa karakter seseorang dari mimik wajah dan perilakunya. Kurasa itu aku bisa karena terbiasa."

"Kau benar Al, segala sesuatu jika kita sudah terbiasa melakukannya maka semuanya akan terasa mudah. Apalagi kau pasti dengan senang hati mengamati wajah semua pelangganmu yang cantik cantik bukan?"

"Hey, aku pria normal nona. Pasti aku akan sangat senang jika bisa menatap wajah mereka semua dengan waktu yang lama. Tanpa perlu repot dimarahi oleh mereka."

"Kurasa kau pun seorang petualang Alvaro." Kali ini Lizzy berkata sambil menahan tawanya.

"Oh ayolah nona, aku pria normal yang memiliki wajah tampan, aku juga seorang bartender kelas atas yang sudah pasti memiliki kemampuan di atas rata-rata dalan meracik minuman, jika kau suka mencari hiburan di tempat seperti ini maka kau pun pasti akan menggilaiku."

Lizzy tertawa lepas kali ini, karena ternyata pria di hadapannya adalah seorang lawan bicara yang menyenangkan. Dan sepertinya pria itu bisa ia jadikan narasumber saat ini.

"Al, apa kau mengenali setiap pelangganmu?"

"Tentu saja nona, aku mengenali mereka semua dengan baik. Kecuali jika itu orang baru, aku hanya sekilas mengenal mereka. Seperti halnya kau dan aku."

"Apa setiap hari banyak orang baru yang datang Al?"

"Ya, bahkan sangat banyak, tapi aku bisa mengenali bahwa mereka orang baru. Karena jika dia orang yang sudah terbiasa datang ke tempat ini, ia pasti akan langsung menuju tempat favorit mereka, atau jika ternyata tempat mereka tidak kosong, mereka akan duduk di hadapanku. Tapi jika mereka orang baru, mereka cenderung akan memerhatikan sekeliling mereka dulu, itulah yang terjadi padamu barusan."

"Wow, kau cukup keren Al. Aku tak tahu jika kau memerhatikanku."

"Aku berada di belakangmu tadi sejak kau masuk ke tempat ini."

"Al, apa aku boleh bertanya sesuatu?"

"Tentu saja, bertanyalah."

"Apa kau mengenal Rachel Dorian?"

Pria yang sedang asik menata gelas-gelas di balik meja bar, menegang seketika. Wajahnya yang semula ceria kini berubah, tak ada lagi tawa di sana. Hanya menyisakan kepahitan dan putus asa.

.

.

.

.

.

**Please tinggalkan jejak kalian. Jangan lupa klik jempolnya ya. Demi keberlangsungan hidup si Author. Terima kasih** 😘😘

1
💠Rhaenyra 🈂️s
I Love You Cand
Aini Kenik
Tapi aq berharap lizzie kembali sama jacob😇😂
Aini Kenik
ehm cerita yang sangat menarik... sukaa
Yani Basith
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭 ... thor pinter banget ngaduk hatikuuuu
Yani Basith
thoooor .. bikin galau aja .. mau mihak nih ...
rike
bagus ,, bagus 👍👍👍
rike
baguuuus , mewek jadinya. puitis bgt 👍👍👍
Dwi Anggii Verina
terharu thor 😭
Fani Husniyyah
NYESEKKKKKK
Dwi Anggii Verina
suka 🤗🤗🤗
Dea Ellisa
hai thor.. aku pendatangng baru... baru baca smp bab ini tpi udh suka sekali... 😍
Yastriza Yesti
Senengnya... Pada akhirnya Lizzy memilih yang sesuai dengan hatiku. ❤ U Thor😍😍
Yastriza Yesti
Yap... kau benar sekali Daniel. Waktu adalah sang penyembuh terbaik untuk setiap luka hati👍😇😌
Edonajov Bangngu Riwu
Sedikit kecewa saja karena berakhir Lizzy dan Jakob bersatu kembali dan Daniel bisa menerima kenyataan 😭😭😭😭
Edonajov Bangngu Riwu
Lizzy bimbang dan kasian Daniel yang sdh terlanjur mengagami Lizzy
NuFi
hallo mampir yuk ke NovelKu judulnya :


1. My Innocent Girl (up)
2. I Love You Badly (masih new)

jangan lupa mampir ya guys, aku tunggu loh ya like, komen, dan juga vote okeeyyy? okey dongg wkwkk :v🙏

kenapa harus like dan komen?
-yaa karena like dan komen kalianlah yang bisa bikin Author semangat🤗

Sekian dan terimakasihh luvv🙏💛✨🤗
Amyamore
Ceritanya bagus Thor 🤗
b.e.f: (aku izin promo ya kaka author..)

👋🏻hai kaka2 readers yuk intip karya aku yang judulnya ^^RASANYA MENIKAH^^.. ada Sasha sama Mas Herdi yang siap bikin kaka2 semua baper, isinya so sweet parah plus kocak bangett aseliiii bikin ngocol perut 😂

pas banget nih buat yg kepoin gmn sih rasanya nikah tuhh..
ATAU pas juga pasangan yg mo flashback gmn awal2 nikah dulu, duhhh.. 🙊

gabung yuk sama kaka2 readers lainnya yg udah melting disana. bisa banget langsung di klik profil ini. nuhunnn..🙏🥰
total 2 replies
Ani Jayanti
sy suka..bikin degdekan...semangat thor
b.e.f: (aku izin promo ya kaka author..)

👋🏻hai kaka2 readers yuk intip karya aku yang judulnya ^^RASANYA MENIKAH^^.. ada Sasha sama Mas Herdi yang siap bikin kaka2 semua baper, isinya so sweet parah plus kocak bangett aseliiii bikin ngocol perut 😂

pas banget nih buat yg kepoin gmn sih rasanya nikah tuhh..
ATAU pas juga pasangan yg mo flashback gmn awal2 nikah dulu, duhhh.. 🙊

gabung yuk sama kaka2 readers lainnya yg udah melting disana. bisa banget langsung di klik profil ini. nuhunnn..🙏🥰
total 2 replies
Ani Jayanti
keren
Vidia_Iya
Bagussss ceritanya.. Semangat berkarya thor 💕
b.e.f: (aku izin promo ya kaka author..)

👋🏻hai kaka2 readers yuk intip karya aku yang judulnya ^^RASANYA MENIKAH^^.. ada Sasha sama Mas Herdi yang siap bikin kaka2 semua baper, isinya so sweet parah plus kocak bangett aseliiii bikin ngocol perut 😂

pas banget nih buat yg kepoin gmn sih rasanya nikah tuhh..
ATAU pas juga pasangan yg mo flashback gmn awal2 nikah dulu, duhhh.. 🙊

gabung yuk sama kaka2 readers lainnya yg udah melting disana. bisa banget langsung di klik profil ini. nuhunnn..🙏🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!