NovelToon NovelToon
Lucifer My Little Son

Lucifer My Little Son

Status: tamat
Genre:Pembunuhan / Anak Genius / Mafia / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:111.9k
Nilai: 5
Nama Author: 060

Ersya Melviano Ravindra, anak kecil berusia 5 tahun itu harus menjalani kehidupan yang buruk, bagai sampah tidak berguna, iapun di kucilkan oleh semua orang. Namun semenjak bertemu dengan sosok wanita cantik berhati mulia, iapun perlahan berubah menjadi sosok bocah yang kejam, sadis, psikopat, dan tak mengenal kata ampun.

"Aku bersumpah akan membalas setiap rasa sakit yang pernah aku rasakan di dunia ini! Dengan cara yang sadis dan kejam. Membunuh, menyiksa, itu semua akan aku lakukan untuk melindungi bundaku! Apapun rintangannya aku akan melewatinya"

_Ersya Melviano Ravindra

Ikuti kisahnya dengan judul: Lucifer My Little Son
S1 dari S2

Not: Cerita ini murni dari hasil pikiran author sendiri, untuk latar belakang tempat, nama tokoh, alur dan sebagainya sudah di setting. Bila ada kesamaan itu tidaklah di sengaja dan tidak ada unsur kesengajaan.
Terimakasih

Di larang unsur plagiarisme!💢

*****
BLACK BLOODED DEMON
COOL BLOODE

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 060, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

S1 Lucifer: Hancurnya Red Wolf

...Perhatian: Part ini mengandung unsur kekerasan dan kekejaman harap di skip bila tidak ingin membacanya. Part ini juga mengandung banyak kata-kata kasar!....

...*****...

"Patuh dan tunduk lah padaku" Ucap Ersya dengan datar sambil menatap tajam setiap wajah satu persatu dari para mafioso Red Wolf.

"Ba--bagaimana kami bisa tunduk dan patuh terhadap mu? Ka--kau saja hanyalah seorang anak kecil dan... Dan bukan seorang king" Tanya salah satu mafioso Red Wolf dengan gugup karena terkejut dengan apa yang lihat saat ini yang ada di hadapannya itu.

"Lucifer, kalian pasti kenal dengan namaku" Ujar Ersya datar dengan perlahan keluar dari markas Red Wolf yang mana dirinya masih setia memegang kepala king mafia Red Wolf.

"Lu--lucifer? Bagaimana mungkin kau... Kau Lucifer?" Tanya seluruh mafioso Red Wolf dengan nada tak percaya menatap wajah Ersya.

Srrraaaakkk

Bukannya menjawab pertanyaan dari salah satu mafioso Red Wolf! Ersya justru malah melemparkan pisau lipat kecilnya ke salah satu mafioso Red Wolf yang berdiri bersampingan di dekat mafioso Red Wolf yang bertanya tadi. Pisau kecil lipatnya itu pun menancap dengan sempurna di perut mafioso Red Wolf tersebut.

Melihat pisau yang dilemparkan oleh Ersya kepada rekan kerja nya, mafioso bertanya itupun seketika berjongkok memberikan hormat kepada Ersya. Karena pada akhirnya ia tidak bisa mengelak bahwa bocah kecil yang ada di depannya saat ini memanglah LUCIFER king dari seluruh king nomor dua setelah king V (Virendra).

"Mohon ampuni saya king" Lirih mafioso Red Wolf tersebut dengan menunduk hormat.

"Berdiri!" Titah Ersya.

"Baik"

"Sekarang sudah percaya? Jika masih belum percaya, aku akan membuktikan nya dengan memenggal salah satu kepala yang ada disini" Tanya Ersya kembali dengan dingin.

"Ti-tidak king, sa--saya sudah percaya dengan anda" Balas cepat mafioso Red Wolf tersebut.

"Kalau begitu kalian semua harus memilih, bergabung atau mati"

"BERGABUNG KING!!" Jawab seluruh mafioso Red Wolf dengan kerasnya begitu cepat menjawab.

"Bersumpah lah! Aku yakin kalian semua sudah tau mengenai sumpah untuk masuk kedalam klan ku" Titah Ersya kembali dengan santainya.

Tanpa bertanya, berfikir, maupun berbicara kembali. Para mafioso Red Wolf dengan cepat langsung saja berucap sumpah kepada Ersya dengan lantangnya secara bersama-sama.

"KAMI MAFIOSO RED WOLF BERJANJI DAN BERSUMPAH KEPADA KING LUCIFER BAHWA KAMI AKAN PATUH DAN TUNDUK DENGAN SEGALA MAUPUN SETIAP UCAPAN DAN PERINTAH DARI KING BLACK BLOODED DEMON! KARENA KAMI, SEKARANG ADALAH BAGIAN DARI MAFIOSO BLACK BLOODED DEMON. BILA KAMI BERKHIANAT KAMI AKAN DENGAN SUKARELA MENYERAHKAN KEPALA KAMI KEPADA ANDA KING LUCIFER TANPA ADA PAKSAAN" Teriak seluruh mafioso Red Wolf dengan kerasnya bersumpah kepada Ersya.

"Good, I like it" Kata Ersya dengan tersenyum kecil sambil menatap satu persatu wajah mantan mafioso Red Wolf, kenyataan nya mereka sudah menjadi bagian dari mafioso dirinya yaitu Black Blooded Demon.

"Sekarang ikut aku keluar" Perintah Ersya.

"Baik, King"

*****

Disisi lain....

Praaangggg

"Aw"

"Ada apa denganku? Mengapa tiba-tiba dada ku sesak! Apa yang sedang terjadi?" Gumam Zenitha pelan yang mana dirinya tak sengaja menjatuhkan gelas minum yang berada diatas meja.

Tadi... Ketika dirinya ingin minum tiba-tiba saja gelas yang ia pegang terjatuh dengan cepat dari genggamannya. Bersamaan dengan perasaan nya yang tak tenang maupun pikiran yang kacau! Karena secara tiba-tiba ia mengingat putranya saat ini yang tengah bermain diluar, dan ketika Zenitha ingin membereskan pecahan gelas tersebut tangan nya justru malah terkena ujung tajam pecahan gelas, hingga membuatnya mengeluarkan darah segar makanya tadi ia sempat merintih kesakitan.

"Ersya, putraku mengapa aku tiba-tiba merasa tidak enak memikirkannya. Apakah ia baik-baik saja?" Lirih Zenitha pelan dengan langsung saja pergi keluar tanpa mempedulikan tangan nya yang berdarah.

"Aku harus mencari putraku, perasaanku mengatakan ada sesuatu yang telah terjadi padanya" Ujar Zenitha dengan berlarian menuju taman yang didatangi Ersya saat itu.

Ketika mendatangi taman, Zenitha dapat melihat jelas para orang tua yang tengah menangis sampai sesenggukan dihadapannya saat ini. Ketika melihat itu kini perasaan nya semakin dibuat kacau! Dengan keberanian nya Zenitha bertanya kepada salah satu ibu-ibu yang ada disana.

"Permisi" Ujar Zenitha.

"I-iya?" Jawab salah satu ibu-ibu tersebut.

"Ibu maaf sebelumnya, saya hanya ingin bertanya mengapa kalian semua pada menangis? Hmmm... bolehkan saya bertanya ada apa ini sebenarnya?" Tanya Zenitha dengan sopan.

"Mereka semua menangis karena mereka semua kehilangan putra-putri nya begitu pun dengan diriku. Hikssss... Putraku juga menghilang!" Isak ibu-ibu tersebut dengan kerasnya hingga tidak dapat berhenti.

"Hilang? Mengapa bisa hilang... Apa, apa mereka semua diculik bersamaan?" Gugup Zenitha dengan kembali bertanya.

"Benar! Anak-anak yang bermain di taman ini semuanya telah hilang karena diculik. Hikssss... hikssss... Putraku bahkan juga ikut serta dalam penculikan ini. Hikssss... Mereka semua diculik" Tangis ibu-ibu tersebut.

"Ap--apaa... Tid-tidak mungkin... Ersya ku... Putraku hikssss... Putraku tidak mungkin ikut di culik bukan? hikssss... Putraku... Ersya" Lirih Zenitha pelan lalu tiba-tiba saya jatuh dan tidak sadarkan diri begitu saja hingga membuat para orang tua yang berasa disitu pun langsung saja membantu dirinya.

"Hey bangunlah! Cepat-cepat bantu wanita ini" Ucap ibu-ibu tadi dengan panik karena melihat Zenitha tiba-tiba saja tidak sadarkan diri.

"Bantu wanita ini dan sebaiknya cepat bawa saja ke rumah sakit terdekat" Kata ibu-ibu yang lainnya kepada semua orang.

*****

"King" Panggil Lucas.

"Hmm?"

"Emmm... Itu... Nona Nitha pingsan dan sekarang berada dirumah sakit! Mata-mata yang anda utus untuk menjaga nona Nitha lah yang memberitahu saya barusan king" Jelas Lucas.

"APA?! Bagaimana bisa... Mengapa ia bisa pingsan begitu saja. Katakan padaku apa yang terjadi sebenarnya" Terkejut Virendra sampai membuatnya harus terbangun dari duduk nya itu.

"King, saya sudah mencari tau mengapa nona Nitha tadi bisa pingsan di taman yang tak jauh dari rumahnya. Itu semua karena berita penculikan nya king Lucifer bersama anak-anak yang lain. Makanya ketika mendengar berita tersebut nona Nitha langsung pingsan karena mengkhawatirkan sekaligus mencemaskan king Lucifer secara berlebihan" Cerita Lucas.

"Ersya diculik?" Gumam Virendra.

"Ya king! Saya baru mendapat kabar bahwa klan mafioso Red wolf telah dikalahkan oleh king Lucifer, dan kini klan mafia Red wolf telah musnah dan berbalik nama menjadi Black blooded demon untuk para mafioso yang masih hidup! Dengan tangan nya sendiri king Lucifer membunuh king Red wolf dan kaki tangan Red wolf tanpa bantuan dari para mafioso nya. Karena para mafioso Black blooded demon masih dalam perjalanan sampai saat ini" Jelas Lucas kembali.

"Aku mengerti! Sekarang bawa aku ke rumah sakit tempat dimana Nitha berada" Pinta Virendra dengan cepat pergi begitu saja untuk menyusul atau lebih tepatnya melihat Zenitha dirumah sakit.

"Baik, king"

...*****...

...Hancurnya Red Wolf ...

1
Arwina Readers
kangen
Helena
😍😍😍
Rea Lita
aduuuh makin penasaran diriku🥺
lanjut dong ka season 2 nya
Helena: Sudah ada kak itu, kalau gak salah judulnya mommy untuk ezra
total 1 replies
arriessam
ku tunggu season 2nya Thor...
arriessam
keren
Ernadina 86
dari tadi Black Snack terus..ciki dong...pdahal tadinya Snake...ular berubah jadi ciki setelah kalah😁
XaniaaaXaviera: Ini akan tahap revisi ya kak, terimakasih sudah membaca
total 1 replies
Arwina Readers
😍😍
Arwina Readers
wuahhhh ku kira udah habis beneran, syukur masih ada season 2 nya.
semangat thor
Helena: harus baca s2 sih kak, aku juga baru tau udah ada s2 nya
total 2 replies
Arwina Readers
semangat thor
Nur Fadielach
lanjut tor
Arwina Readers
semangat update nya thorrrr
makin seru ni
Arwina Readers
seruuu
Arwina Readers
kerennnnn
Nur Fadielach
lanjut tor...
yg banyak updetx
Nur Fadielach
lanjut dong
Nur Fadielach
lanjut tor
Arwa Ingin Setia
anakku umur 2 th belum bisa ngomong jelas, masih bahasa planet.... 🤭.
Ersya sudah ngomong lancar seperti jalan tol 👍.
Xyzbca_
Kata savage-nya Suga Bts
kutu kupret🐭🖤🐭
altar ego? apa itu sebuah cake🤔
Arwina Readers
lanjut thor🔥🔥🔥🔥🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!