NovelToon NovelToon
HOLY BLOOD GIRL

HOLY BLOOD GIRL

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Petualangan / Supernatural / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:65.5k
Nilai: 5
Nama Author: julieta

Pada saat Anggela dan Arthur mengetahui jika putrinya adalah gadis berdarah suci seperti yang ada dalam ramalan segera menyegel kekuatan anaknya dan membagi dua jiwanya.Pada saat jiwa yang satunya terbunuh,setengah jiwa yang berada didunia lain beserta tubuh aslinya akan langsung kembali, membuatnya hidup kembali.Cukup lama keberadaan Isabella tersamarkan hingga pada usianya ke lima belas tahun ada sekelompok vampir dan penyihir berusaha untuk mengambil Isabella.Anggel dan Arthur berjuang sekuat tenaga untuk melindungi putrinya, namun karena kekuatan mereka tak sepadan keduanyapun tewas di tempat.The Lord yang ingin menghisap darah Isabella justru mengalami kejadian yang tak terduga dimana kekuatannyalah yang justru terserap tubuh Isabella.Kekuatan the Lord yang cukup besar tidak mampu ditahan Isabella hingga membuatnya meninggal.Akibat kejadian itu separuh jiwa Isabella yang berada didunia lain kembali dan membuatnya hidup lagi untuk membalaskan dendam atas kematian kedua orang tuanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon julieta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BERSIKAP WASPADA

Malam harinya, Isabella kembali melihat sesosok mata merah menatap tajam ke arahnya dari balik jendela kamarnya.

Awalnya Isabella berusaha acuh, tapi lama – kelamaan rasa kesal dalam hatinya pun muncul. Dia pun memberanikan diri untuk mendekat kearah jendela dan membuaknya secara perlahan.

“ Siapa kamu ?!!!....”, hardik Isabella begitu melihat lawannya lengah.

Anak buah Lucifer spontan berjingkat karena terkejut. Isabella terlihat mengamati bocah kecil seumuran dengannya dengan warna kulit merah dan dua tanduk diatas kepalanya sedang melayang diatas balkon kamarnya.

“ Makhluk apa ini ?....”, batin Isabella penasaran.

“ Meski punya dua taring, tapi dia bukan vampire karena wajahnya sangat jelek. Apa dia juga makhluk immortal seperti warewolf dan vampire ?....”, Isabella terlihat mengamati dengan seksama iblis kecil tersebut dengan kening ditekuk cukup dalam.

Seolah berpikir dan berusaha menebak mahluk seperti apa yang ada dihadapannya saat ini.

Isabella semakin dalam mengkerutkan keningnya waktu menyadari jika makhluk kecil berwarna merah itu juga memiliki ekor seperti anak panah diujungnya.

Meski dia bisa terbang, namun tak ada sayap di badannya membuat Isabella semakin penasaran.

Iblis kecil tersebut juga memandang Isabella dengan wajah aneh dan bertanya sambil memiringkan kepalanya.“ Kamu bisa melihatku ?....”.

“ Tentu saja bisa….jika tidak, kenapa aku bertanya kepadamu….”, ucap Isabella ketus.

Iblis kecil tersebut langsung menyeringai jahat, berusaha untuk menakuti Isabella tapi tak membuahkan hasil.

“ Apa yang kau lakukan ?!!!...menyeringai seperti itu membuat mukamu bertambah jelek !!!...”, ucap Isabella mengejek.

Iblis kecil tersebut langsung menekuk wajahnya begitu Isabella mengatainya jelek. Dan diapun mulai memasang wajah terseram miliknya.

Bukannya takut, Isabella malah mencubit kedua pipi iblis kecil berwarna merah tersebut hingga menggerang kesakitan.

Tak ingin semakin disiksa, iblis kecil berwarna merah tersebut segera menghilang dari hadapan Isabella dan hanya menyisakan asap tebal berwarna hitam yang membumbung tinggi keatas.

Scoth yang baru saja datang merasa heran waktu melihat Isabella berbicara seorang diri dengan jendela terbuka lebar.

Karena khawatir, diapun berjalan mendekat dan langsung bertanya “ Kamu berbicara denga siapa ?...”.

“ Entahlah….dia tak mau menyebutkan identitasnya….”, ucap Isabella sambil mengangkat dua bahunya acuh.

Mendengar hal tersebut, bukannya tenang, Scoth malah semakin kahwatir karena dia sama sekali tak merasakan apapun didalam ruangan tersebut selain dia dan matenya.

Dia juga mengedarkan pandangannya kebawah, kekiri dan kekanan. Tapi dia tak mendapati apapun disana, membuat hatinya bertambah kahwatir.

“ Apa dia juga yang kemarin malam menatapmu dari balik jendela ?....”, tanya Scoth curiga.

“ Kurasa begitu karena kedua mata merah yang terlihat sama….”, ucap Isabella masih dengan nada acuh sambil memasukkan kudapan yang ada diatas meja kedalam mulut munggilnya.

Deg….

“ Mata merah ?...”

“ Apa itu vampire ?...”

“ Kenapa aku tak bisa merasakan kehadirannya ?...”

Scoth terlihat sedikit frustasi dan mulai meragukan kemampuan yang dimilikinya selama ini.

Bagaimana mungkin, dia yang merupakan seorang Alpha Red Mood pack, raja dari para warewolf yang paling ditakuti didunia tidak bisa merasakan kehadiran vampire dikediamannya sendiri.

“ Apa dia vampire ?....”, Scoth kembali bertanya dengan tatapan penuh selidik.

“ hmmm…aku rasa bukan….”, ucap Isabella setelah mencoba berpikir sejenak.

“ Apa kamu yakin ?....”, ucap Scoth sedikit ragu.

“ Tentu saja aku yakin. Yang aku tahu, vampire itu sangatlah tampan. Tapi ini, dia sangat jelek dan kulitnya berwarna merah darah….”, ucap Isabella sambil mengunyah makanan yang ada dalam mulutnya.

“ Vampir itu tampan ?....”, ucap Scoth dengannada getir.

Melihat gadis kecilnya spontan mengangguk, api kecemburuan dalam diri Scoth perlahan mulai menyala.

Apalagi waktu Isabella bercerita dengan nada memuji jika selama dia berada di istana Eternita Edward selalu penuh perhatian, bersikap baik serta sangat lembut kepadanya.

Membuat api cemburu dalam diri Scoth semakin berkobar dengan cepat. Melvin yang biasanya gampang terpancing amarahnya jika sudah menyangkut pembahasan mengenai bangsa vampire.

Kali ini malah bagian wolfnya itulah yang berusaha untuk menenangkan Scoth. Dia tidak mau matenya ketakutan karena sikap possesif yang dimilikinya.

Melihat wajah Scoth memerah, Isabella dengan lugunya memeriksa dahi Scoth dengan punggung tangannya sambil berguman “ Tidak panas….”.

Dia melakukan hal tersebut beberapa kali dan perbuatan Isabella tersebut membuat Scoth merasa geli. Diapun segera mengangkat tubuh munggil Isabella dan membawanya kedalam pangkuannya.

“ Aku tidak sakit, hanya sedang kepikiran sesuatu saja….”, ucap Scoth beralibi.

Meski sedikit ragu, namun Scoth tetap bertanya mengenai siapa sosok yang tadi ditemui oleh Isabella dibalik jendela untuk menuntaskan rasa penasaran dalam hatinya.

Dan agar dia bisa bersikap lebih waspada lagi terhadap musuh yang tak bisa terendus oleh indera penciumannya yang super tajam tersebut.

Scoth terlihat menautkan dua alisnya beberapa saat waktu mendengar sosok yang dijelaskan oleh Isabella kepadanya.

“ Kenapa gambaran yang diberiakn oleh Isabella seperti iblis....",

" Tapi, kenapa iblis datang kemari ?..."

" Apakah mereka juga menginginkan Isabella ?....”

Dalam pikiran Scoth kembali muncul banyak pertanyaan yang masih belum bisa dia jawab dengan pasti.

Dia berencana akan mendiskusikan hal tersebut dengan tetua Otsana nanti. Sekarang yang harus dia lakukan adalah mencegah Isabella untuk menemui kembali makhluk tersebut.

“ Jika dia datang kesini lagi, acuhkan saja dia. Selama kamu tidak membuka jendela kamar, dia tak akan pernah bisa masuk….”, ucap Scoth tajam.

Hati Scoth sedikit lega waktu Isabella mengangguk dan menunjukkan sikap patuh kepada dirinya.

Sementara itu, iblis kecil yang bertugas untuk mengawasi Isabella hanya bisa berdecih kesal dari atas pohon besar yang tumbuh didepan kamar.

Meski dia tidak bisa masuk kedalam karma karena pelindung yang dibuat oleh Isabella disepanjang ruangan.

Tapi dia bisa mendengar semua percakapan yang ada di dalam kamar tersebut. Dia sama sekali tak senang melihat sikap possesif yang ditunjukkan oleh Scoth terhadap Isabella.

Meski dia tidak tahu pasti apa tujuan dari Raja Iblis menyuruhnya untuk mengawasi Isabella, tapi satu yang bisa dia yakini jika gadis kecil tersebut sangat istimewa bagi Rajanya.

Setelah Isabella tertidur, Scoth segera pergi untuk  mendiskusikan hal tersebut  dengan tetua Otsana.

Scoth segera menceritakan pertemuan anatar Isabella dengan iblis yang diduga beberapa hari ini mengawasi gadis kecilnya dari balik jendela kamar.

“ Apa anda yakin jika yang mendatangi Isabella adalah iblis anak buah Lucifer ?....”, tanya Scoth terkejut.

“ Jika melihat dari cirri – cirri yang diceritakan Isabella, sepertinya begitu….”, ucap tetua Otsana sambil menarik nafas cukup dalam.

Siapa yang tak tahu tentang Lucifer, raja iblis yang tinggal dibagian bumi paling dalam itu terkenal sebagai iblis paling kejam dan mengerikan dari semua iblis yang ada di muka bumi.

Dia bisa dengan mudah menghancurkan Red Moon Pack jika mau. Tapi, untuk saat ini dia hanya menyuruh anak buahnya untuk mengawasi Isabella.

Tetua Otsana sangat yakin jika Lucifer sedang menunggu waktu yang tepat untuk membawa gadis kecil tersebut bersamanya.

“ Besok aku akan coba bertanya kepada Isabella untuk memastikan semuanya. Mungkin kita harus memikirkan tempat persembunyian lain yang aman bagi Isabella hingga dia cukup umur untuk kamu tandai….”, ucap tetua Otsana memberi saran.

Scoth terdiam memikirkan semua ucapan tetua Otsana kepadanya. Jika Lucifer sudah mengetahui akan identitas Isabella.

Tentu gadis tersebut tak aman lagi untuk tinggal di Red Moon Pack. Apalagi raja vampire dari kerajaan Eternita juga sudah tahu.

Belum lagi ada beberapa makhluk immortal yang mulai mencurigai keberadaan Isabella setelah pelindung yang dipasang selama latihan sempat jebol.

Dan kemungkinan makhluk imoortal yang lainnya juga akan mengetahui keberadaan Isabella di Red Moon Pack sangatlah besar.

Scoth tiba – tiba teringat dengan sanga adik, Carmin. Mungkin untuk sementara waktu Isabella bisa berlatih disana.

Selain Carmin tinggal di dunia Elf, selama ini hanya bangsa Elf saja yang hampir tak pernah diusik oleh para makhluk immortal yang lainnya karena dianggap keberadaannya yang tak menonjol dan tak terlalu mengancam bagi makhluk yang lain.

Untuk itu besok pagi Scoth berencana akan mengunjungi kediaman sang adik. Sebagai Ratu Elf, tentunya sangat mudah bagi Carmin mengabulkan permintaannya.

Apalagi yang dibantunya ini adalah calon kakak iparnya, Luna dari Red Moon pack dimasa akan datang.

1
li
ini percakapan bocah 10th sm om om??? dewasa bgtt noooooooooooo
li
kok jd gini si thor bjir la
li
pedoooo
li
typo ga tu thor? masa seorang cucu menghasilkan cucu
🍁K3yk3y🍁
sebagai pria dewasa harus paham dengan kelakuan anak kecil yang polos scott
🍁K3yk3y🍁
waduhhhh
🍁K3yk3y🍁
keren thorr
🍁K3yk3y🍁
menarik ceritanya
RS
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣luntur sdh harga diri loe iblis kasian deh Bella GK takut
RS
Luar biasa
RS
padahal ceritanya bagus tapi entah blm banyak yg baca atau lupa untuk like,,
margoandme
Nulis sesuai dengan gaya kakak aja biar ga pusing~
HippySunshine
Jangan lupa makan thooooor! Habis itu ketik bab-bab baruuuu
Jantung Taman
Thor, kalau capek, istirahat dulu, minum dulu, besok kita lanjut lagi ya :) Aku selalu nunggu author kok!
DavidTheDancer
Ceritanya makin seruuuu! Semangat Thor!
indigosparkle
Kak jangan lupa jaga kesehatan, biar tetep bisa berkarya! Aku menunggumu~
Prasetya Wibowo
Thor, aku nungguin crazy up karena ceritamu sudah drive me crazy~
nengkirana
🤗
SquigglyMunchkin
Thor update crazy dong ...... author baik.. pinter... update crazy ya 😙👍👍
SongbirdGarden
Ceritanya bagus thor! Keep it up, ya!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!