NovelToon NovelToon
Ibu Sambung Untuk Anakku

Ibu Sambung Untuk Anakku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Romansa Modern / Pertemuan tak terduga / Ibu Pengganti / Cinta Seiring Waktu / Identitas Tersembunyi / Romansa
Popularitas:157.2k
Nilai: 5
Nama Author: Emje

Pertemuan yang berujung pada takdir

"Elea Anindhiya Dilla, gue mohon jadilah ibu sambung untuk anak gue!" kalimat yang terlontar dari mulut seorang Ardhana Kavin. Tak ada kesan romantis seperti dalam sinetronnya.

Haruskah Elea bahagia? tapi hatinya tak merasakan getaran apapun. Salahkan jika ia menginginkan pernikahan yang dilandasi dengan cinta?

"Gue mohon, demi anak gue!"

Deg,

Elea meremas ujung jilbabnya. Inikah karma atas dosa yang ia perbuat?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Emje, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Canda Berujung Petaka

...I.B.U.S.A.M.B.U.N.G.U.N.T.U.K.A.N.A.K.K.U...

...Lihat! tanpa malunya aku memuji, mengangumi, dan menyebutmu dalam tiap narasi...

...Membuat frasa hanya antara kamu dan aku...

...Menggoreskan tiap lengkungan kata agar berbentuk kita...

...Merengkai sebuah alenia agar menjadi aksara...

...Hingga membuat kisah yang katanya berakhir indah...

...~ Elea Anandhiya Dilla...

***

Malam semakin larut, angin berhembus riang. Menggerakkan horden untuk ikut menari bersama.

Dibalik dinginnya angin malam, Elea masih terlelap dengan gelisah.

Pakaian Elea yang basah telah berganti dengan yang baru. Bukan ia yang mengganti dan tentu saja bukan Ardha, tapi Mama Nira.

Perempuan itu rela meninggalkan pesta karena merasa khawatir dengan menantu baru.

Cila yang telah ngantuk dan tertidur setelah melihat keberadaan Bunda. Gadik kecil itu meringkuk diatas kasur dengan sang Oma.

Sedang Ardha, meski mengantuk tapi laki-laki itu tak mengindahkan dan tetap menjaga Elea.

Ardha duduk disamping tubuh Elea yang terbaring dan menjadikan tangan sebagai tumpuan.

Tap,

Ardha tersentak karena ternyata ia sempat tertidur. Menggelengkan kepala dan tangannya pun terulur untuk kembali mencek suhu tubuh Elea.

Sedikit menurun dari sebelumnya, Ardha mengganti kompres dengan air yang baru dan dengan hati-hati meletakkan kembali didahi Elea agar tidak terlalu membasahi jilbab yang Elea pakai.

Sebenarnya Mama Nira tak memakaikan jilbab pada Elea, namun Ardha bersikeras untuk memakaikan Elea penutup kepala dengan alasan takut jika tiba-tiba ada yang datang.

Tik tik tik

Jarum terus bergerak, memindahkan detik ke menit, menit ke jam dengan putaran porosnya.

Hingga disela lelahnya, Ardha juga ikut berlarut dalam posisi duduk dan tak sadar jika seseorang yang ia tunggu telah sadar.

Elea membuka kelopak mata dan melihat Ardha yang sedang menelungkupkan wajah dibalik kedua tangan.

Saya serakah dan berharap untuk mengingnkanmu!

Saya mencintaimu, suamiku

Kamu adalah orang yang Tuhan kirim untuk membimbing saya.

Kamu adalah orang yang berkali-kali menyelamatkan saya

Mengeluarkan saya dari lubang keterpurukan

Iya, kamu adalah takdirku

Imamku

Kita akan membaik bersama

Elea mengelus rambut Ardha dengan lembut, ia ingat sekarang, saat ia bunuh diri, wajah Ardha muncul dengan cahaya yang besar.

Menarik alam bawah sadarnya agar segera bangun.

Iya, tangan Ardha menggenggam erat tangan Elea. membawa wanita itu agar melompat pada sebuah lubang hitam.

Sama seperti mimpinya saat itu. Ardha juga datang dengan kuda terbang dan membawa Elea melalui sebuah heksagram.

Dan tadi, Elea juga melihat Ardha dibalik cahaya hitam yang mengaburkan pandangannya. Ardha juga yang menariknya untuk menerobos lubang besar dengan bau yang menyengat bagi Elea.

Iya, sekarang Elea yakin bahwa Ardha adalah takdirnya dan tak akan ia berikan pada wanita lain.

Lihat! tanpa malunya aku memuji, mengangumi, dan menyebutmu dalam tiap narasi

Membuat frasa hanya antara kamu dan aku

Menggoreskan tiap lengkungan kata agar berbentuk kita

Merengkai sebuah alenia agar menjadi aksara

Hingga membuat kisah yang katanya berakhir indah

Pagi menyongsong, cahayanya membias masuk melalui kaca jendela yang dilapisi horden tipis.

Ardha telah bangun setengah jam yang lalu dan sudah menyelesaikan sholat subuh yang dulu jarang ia kerjakan.

Melirik sebentar ke arah tempat tidur sembari melipat sajadah.

Elea masih terlelap, meski suhu panasnya telah menurun.

Ardha bersiap untuk menuju lokasi syutting, pagi ini terasa ada yang kurang karena tak ada Elea yang menyiapkan pakaian serta ocehan perempuan itu di pagi hari.

Sebelum berangkat, Ardha duduk disamping ranjang. Mencium dahi serta hidung Elea dengan lembut lalu diakhiri dengan usapan pelan.

“lo hadir sebentar tapi mampu membuat perubahan di hidup gue.”

“Perempuan jutek yang banyak omong sekarang berubah menjadi perempuan manis namun tetap banyak omong.” ucap Ardha sambil mengangkat sudut bibirnya.

“Gue pamit! Jangan kangen!” Ardha terkekeh geli dengan perkataannya sendiri. Untung Elea tak menyadari apa yang ia ucapkan.

Ardha melangkahkan kaki menuju pintu, membuka dan menutup perlahan agar tak mengganggu istirahat Elea.

Sebelum benar-benar pergi, Ardha tak lupa untuk meminta Mama Nira menjaga Elea.

“Tolong janga Elea mah!” pinta Ardha sambil memohon.

“Kamu pikir Mama akan membiarkan menantu kesayangan Mama sendirian?”

Mama Nira mengomel karena permintaan Ardha. Tanpa Ardha minta pun Mama Nira akan menjaga dan merawat menantunya

Ardha menyengir dan berpamitan pada Mama Nira.

“Dulu aja bilangnya ga mau,” gerutu Mama Nira sambil menatap punggung Ardha.

Didepan pagar, telah terparkir mobil yang dikemudi oleh Fatih.

Sembari berjalan, Ardha sesekali menguap hingga matanya berair. Tidur larut dan bangun pagi membuat tubuhnya sedikit sakit.

“Lo kurang tidur?” Tanya Fatih saat Ardha baru saja menghempaskan bokong dikursi belakang.

“Kurang libur!” sahut Ardha dengan padat dan jelas.

Fatih mencebik mendengar sahutan Ardha yang menyebalkan.

“Habis syutting lo pulang duluan, gue mau ketemu Sovia.” Ujar Ardha kembali setelah mobil berjalan.

Dibalik kaca spion, Fatih melihat ke arah Ardha sambil bertanya “Lo jangan macam-macam! Ngapain ketemu Sovia?”

“Mau selingkuh!” jawab Ardha dengan wajah datarnya.

“Lo kalo selingkuh mikir-mikir bego!”

Fatih dengan polosnya menanggapi ocehan tak bermutu dari Ardha.

“Lo tenang aja, gue akan main halus dan ga akan ketahuan.”

“Yakin lo mau nyelingkuhin istri lo yang adem gitu?”

“Dia itu….” Ardha menjeda sejenak sambil membayangkan wajah Elea “Ga cantik, ga manis, cerewet, banyak omong, berisik,”

Sebuah candaan agar tak terlalu serius, dan sebuah candaan agar ia tak terlalu mengantuk.

Namun candaan Ardha dianggap serius oleh Fatih. Laki-laki itu mencengkram setir mobil dengan kuat. Membenarkan kembali pemikirannya untuk mengambi Elea dari Ardha.

1
Neli Susanti
klo g salah bersirobok,, bukan bersibobrok
🙏🙏
Neli Susanti
bawa power bank dong Elea,, mass tiap ada keadaan mendesak HP nya kehabisan daya terus
✌️✌️✌️
Neli Susanti
tp loe bukan calon istrinya Ardha
🤣🤣🤣
Neli Susanti
Sheryl pegawai nya Elea thor
Suyatno Galih
dr bab awal sy br komen di sini, cerita dan fakta kl sdh kelihatan yg di cari wl ngumpet pasti tanya ke org2 la kl di cerita yg di cari hilang cm liat sekitar gak ada usaha lagi. intinya sepintar apapun peran utama di buat bodoh, Gedeg g
Firginira Hidupku
lanjut dong thor,lagi seru-serunya,masa berhenti tanpa ending
Yuyun Haryanto
GK usah dijelaskan Thor saya lbh suka jalan cerita nya drpd ceritain adegan sexnya.
Yuyun Haryanto
JD nangis baca kisah masa lalu elea.
Yuyun Haryanto
kayaknya yg bikin postingan di aplikasi merah asistennya di Fatih deh
Kenar Okalina
Kecewa
Yanti Sumiati
lanjut dong lagi seru, dan gimana keadaanya bang arda
Diah Darmawati
lanjutt thorr pas sayang2 e 🥰
Firginira Hidupku
lanjut dong masa mentok sampai di situ
Tiniewiniebitie Mimie Pisae
semoga bang ardha baik" saja... semngt thor selalu dtunggu up nya
Tiniewiniebitie Mimie Pisae
selalu ditunggu up nya ka
semangat
Tiniewiniebitie Mimie Pisae
cari terus bang,,, mbk elea nya
Tiniewiniebitie Mimie Pisae
cpt mas cari mbk elea nya
Tiniewiniebitie Mimie Pisae
cpt dong tolong in Elea
ida rohman
sedikit banget thor, ditunggu episode selnjutnya
Safni Mardesi
berati hp arda di ambil si ulat bulu...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!