NovelToon NovelToon
Putra Konglomerat

Putra Konglomerat

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan
Popularitas:387.4k
Nilai: 5
Nama Author: Istiya

Namaku Rendra, aku harus menikahi Melisa putri dari Darmawan. Seorang laki-laki yang pernah aku tolong karena jatuh di jurang. Pernikahanku dan Melisa berjalan tidak sesuai keinginan karena setelah menikah aku diperlakukan tidak baik oleh istri dan mama mertuaku.
Mereka menganggapku seolah- olah aku ini adalah lelaki miskin dan menjijikkan. Namu sesuatu yanh membuatku mencintai istriku karena dia rela menyerahkan kesuciannya untukku meskipun itu karena desakan dari papa mertuaku.
Aku bahagia meskipun kebahagiaan itu tidak lama karena ternyata setelah itu istriku berselingkuh dan dia menceraikanku.
Saat aku tidak sanggup lagi aku dipertemukan dengan seorang wanita baik hati dan ternyata dia adalah ibu kandungku. aku ternyata adalah keturunan orang kaya yang mungkin kekayaan kedua orang tuaku tidak akan habis tujuh turunan.

Bagaimana nasib Melisa setelah dia tahu aku adalah orang kaya?
Apakah dia akan kembali padaku atau justru aku akan memilih wanita lain sebagai pedampingku?

Yuk ikuti kisahnya di novel aku!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Istiya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Baju Pengantin

Mendengar pengakuan Mama Arini aku kaget dan tidak percaya bahwa aku dan Ayasha satu bapak.

Ternyata masih banyak rahasia yang tidak aku ketahui.

"Mas!" Aisyah membuyarkan lamunanku dan dia tersenyum menenangkan hatiku.

"Iya sayang." Aku menoleh dan menggenggam tangannya.

Melisa memang tak tahu diri karena dia tetap mengaku bahwa Albert adalah darah dagingku Tapi kenapa aku tidak yakin kalau Albert anakku. Aku mencoba menenangkan diri dan aku mencoba berpikir positif.

"Rendra, Apakah kamu tidak merasa pernah menyentuhku sehingga kamu menolak Albert."

"Tapi jika memang dia anakku, kenapa baru sekarang kamu memberitahuku hah? " Aku begitu marah dengan kata-kata Melisa.

Plak...plak...Sebuah tamparan keras dari Mama Arini melayang di pipi kanan Melisa.

"Melisa, ingat jangan pernah ganggu putraku karena dia sudah memiliki pendamping yang jauh lebih baik darimu!" Mama marah dan menampar Melisa kembali.

"Maaf Nyonya Arini, saya berbicara kebenaran bahwa Albert adalah anak Tuan Rendra."

Melisa dan Pak Darmawan kemudian pergi meninggalkan kami. Seperti yang kami lihat Melisa pergi dengan wajah yang penuh kebencian.

"Rendra, kamu percaya Mama kan?"

"Rendra bingung Ma, Apakah Rendra harus mengakui Albert karena Rendra takut Aisyah akan kecewa dan meninggalkanku."

"Mas, sekarang aku tidak akan mengungkit masa lalumu dan aku akan menerima Mas Rendra apa adanya dengan kelebihan dan kekuranganmu." Aisyah tersenyum kemudian dia memelukku.

"Terimakasih sayang!" Aku mengecup keningnya.

Mama Arini yang melihat kami tersenyum ikut bahagia.

Akhirnya kami masuk ke ruangan Kakek Hadinata.

Aku akan mengajak Aisyah ke butik langganan Mama Arini untuk mencari baju pengantin yang akan diadakan besok di Taman Mansion Hadinata.

###

Di kediamanan Darmawan

Sampai di rumah Melisa marah-marah tidak jelas. Sampai Darmawan yang melihat tingkah putrinya hanya bisa mengelus dada.

"Melisa, tidak perlu kamu sesali karena ini sudah takdir." Darmawan menasehati putrinya

"Pa, tapi aku gak mau nantinya mereka akan menghancurkan perusahaan kita!"

"Melisa, semua ini karma buat kita yang telah menyia-nyiakan Rendra karena dulu dia miskin."

"Sudahlah Pa, tapi sekarang aku bisa memanfaatkan Albert ."

"Melisa kamu lupa siapa Albert?"

"Aku akan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan Mas Rendra kembali."

Rosa yang mengetahui putri kesayangannya marah-marah menghampirinya.

"Ini ada apa kok ribut-ribut! bukannya tadi baru bertemu dengan putra pewaris Hadinata Group.?"

"Kita baru saja bertemu dengan putra konglomerat itu Ma."

"Lalu kenapa marah-marah?"

"Dia adalah Rendra."

Mendengar nama Rendra, Rosa begitu kaget dan syok.

"Maksud kamu Babu itu?"

"Ma, jangan sebut Babu lagi, Rendra orang kaya bahkan kekayaannya berkali lipat dari kita."

Rosa terlihat tidak percaya seolah-olah Melisa berbohong.

Darmawan meyakinkan istrinya bahwa putra konglomerat itu mantan suami Melisa.

"Ma, dia memang Rendra mantan menantu kita yang pernah Papa usir karena kesalahpahaman."

"Apa?" Rosa membelalakkan matanya dan akhirnya dia pingsan.

###

Di Butik langganan Arini

Aku menyuruh Aisyah memilih pakaian yang paling baru dan paling mahal. Namun Aisyah justru memilih baju pengantin sederhana yang akan di pakai besok.

"Mas, aku pilih ini saja!" Aisyah menunjukkan kebaya putih yang menjuntai panjang dengan hiasan sederhana.

Menurutku itu bagus tapi karena harganya paling murah aku tidak menyetujuinya.

"Kenapa milih itu sayang?"

"Aku suka modelnya yang tidak terlalu berlebihan." Aisyah menjawab singkat.

Akhirnya aku menyetujuinya kemudia Aisyah juga memilihkanku jas pengantin dengan warna senada.

Saat Aisyah mencoba baju pengantin aku sempat terpana ternyata Aisyah wanita yang sangat cantik dan sempurna.

Aku menyuruh pelayan butik membungkus baju pengantin kami. Setelah dari butik aku dan Aisyah akan mampir ke sebuah restoran langganan kami untuk makan siang.

"Sayang, kamu mau makan apa?"

" Apa ajalah mas yang penting sama."

Aku memanggil pelayan dan memesan makanan.

Saat kami menunggu pesanan mataku tak sengaja menangkap dua orang yang kukenal sedang bermesraan.

B**ukannya itu Ayasha dan Roy.(Batinku.)

"Mas, kamu lihatin apa?"

"Bukannya itu Ayasha sama Roy!" Aku menunjuk ke arah mereka.

"Benar mas, aku kemaren sudah bilang kalau mereka ada main di belakang Mbak Melisa."

"Roy...ternyata itu maksud kamu dan aku tidak akan tinggal diam setelah studyku selesai aku akan menghancurkanmu." Aku mengepalkan tangan dan menatap Roy marah.

"Mas, kamu yang sabar ya!" Aisyah menenangkanku dengan senyumnya.

Aku menatap Aisyah dan tersenyum lalu aku mencium tangan Aisyah.

"Terimakasih sayang kamu selalu menguatkanku."

"Iya Mas, aku mencintaimu karena Allah."

"Sayang aku hanya ingin bertanya padamu sekali lagi tentang Albert."

Seketika aku melihat wajah Aisyah berubah namun dia langsung menatapku dengan senyum manisnya.

"Tanyakan saja dan aku akan menjawab jujur."

"Jika memang Albert terbukti anakku apakah kamu masih mau menerimaku menjadi suamimu?"

"Mas, aku sudah pernah katakan apapun masalalumu aku tidak akan membencinya dan aku akan menerimamu apa adanya termasuk menerima Albert dalam hidupmu."

aku kemudian memeluk Aisyah dengan cinta.

Saat kami sedang makan tiba-tiba Ayasha menghampiri kami dan dia tetap meminta pertanggungjawaban kepadaku atas kehamilannya.

"Mas Rendra, akhirnya kita ketemu disini." dengan sok manis Ayasha mendekatiku.

"Lepas!" Aku mengibaskan tangannya sehingga dia memasang muka melasnya.

"Mas, kamu tega memperlakukan aku seperti ini? Hiks...hiks..." Ayasha pura-pura menangis.

"Ayasha, aku tahu siapa dirimu dan jangan coba-coba mengganggu keluargaku!" ancamku

"Maksud kamu apa?"

"Anak itu anak Roy kan? anak kakak iparmu sendiri." Ayasha terlihat kaget karena aku mengetahui kebohongannya.

"Bukan tapi anak ini anakmu."

"Ayasha...Ayasha...itu tidak mungkin karena aku sama sekali aku belum pernah menyentuhmu bahkan kakakmu Melisa yang pernah aku sentuh hamil bukan karena aku apalagi kamu." Aku tersenyum merendahkan.

Aku akhirnya mengajak Aisyah pulang meninggalkan restoran. Dan aku juga mengancam Ayasha untuk menjebloskan ke penjara atas kasus penculikan Aisyah.

"Ingat Ayasha, kamu dan Roy harus mempertanggungjawabkan perbuatanmu di penjara." Aku menoleh dan mengancam Ayasha.

Aku melihat raut wajah ketakutan pada Ayasha sehingga dia langsung pergi meninggalkan kami. Kami juga akan pergi dari restoran karena selera makan yang sudah hilang.

Aku mengemudikan mobil menuju kediamanku. Saat aku memasuki gerbang mansion, ada mobil yang sepertinya aku kenal.

Aku menoleh ke arah Aisyah yang sedari tadi hanya diam.

"Sayang, sepertinya aku kenal mobil itu?"

"Mobil siap Mas?"

"Mobil Melisa."

"Mungkin dia masih ingin menekanmu lewat Albert putranya." Aisyah tersenyum padaku.

"Tapi kamu siap menghadapi segala kemungkinan yang terjadi? karena jujur aku sendiri tidak tahu Albert anakku atau bukan."

"Mas, jika benar Albert anak kamu aku siap mengasuhnya." Aisyah menggenggam tanganku sambil tersenyum.

Aku sangat bahagia mendengar Aisyah dengan ketulusannya mau menerimaku dan masalaluku.

Saat memasuki ruang tamu Aku dan Aisyah menuju ruang tamu. Di sana sudah ada Melisa dan Mama Arini serta Albert.

Melihat kedatangan kami mereka berdiri. Mama Arini menghampiriku dan beliau terlihat sangat khawatir.

"Rendra, Aisyah kamu yang sabar ya!"

"Memangnya kenapa Ma?" Aku bertanya dan memandang Mama Arini penuh selidik

Namun Mama Arini tidak menjawab beliau hanya memberikan sebuah amplop coklat padaku.

HAPPY READING

Jangan lupa terus dukung karyaku dengan like dan komentarnya ya....

1
Rainie Mahadun
arini lagi.tor melisa
Rainie Mahadun
tor cek ulang pasal nama² dlm novel ini..banyak sengat kesalahan pasal nama²
Joko Purnomo Sastrosatomo
diawal cerita tokoh sebagai orang ketiga RENDRA, kemudian tokoh kok menjadi orang pertama "AKU"?
Ivan Sumampouw
hahahahaha,,,, katanya sayang,, katanya cinta,, udah digituin tapi tidak berbuat apa2 pada Melisa hanya membiarkan saja,,, karakter penulis kelihatan dari karyanya 🤣🤣🤣
Ivan Sumampouw
msh diawal mulai jijik dgn cerita ini,,, penulis jgn terlalu dramatisir sehingga justru terlihat norak,,, banyak belajar dari penulis lain
Alfin
Luar biasa
Anonim
👍👍👍💪💪💪
Anonim
ganti istri aja Thor..😀😀😀 seru
Teddy Aktadi
Luar biasa
NiedaSofian
Nah.. kamu yg begok! Masih bodoh entah apa2 lg..Bukan aku ngak setuju kamu sama melisa.. tp ngak seru.. selalunya peran utama itu bijak,pinter, selalu menghargai pd yg setia dgnnya bukan mengabaikan aisyah dan buat aisyah terkesan jahat..begok,bodoh! Melisa patut bertemu jodoh dgn org baik yg lain dan dua2 bahagia..
NiedaSofian
Ermm.. kok mas rendra? Ibunya rendra manggil rendra mas?ermmm
NiedaSofian
Kok melisa? Bukan Aisyah
NiedaSofian
Bodo amat!
NiedaSofian
Ya si rendra ini plin plan.. Aku benci dgn watak utamanya ini..
NiedaSofian
Author kejam bangat sama Aisyah.. Author ini gimana sih? Jgn menjelekkan aisyah di depan mama mertua dan keluarga rendra la.. kasian bangat sama aisyah..
NiedaSofian
Benar.. dia tega sama kamu aisyah..Kamu tidak pantas dpt cowok seperti rendra.. author dtgkan cowok sampingan yg lebih pantas dr rendra untuk Aisyah thor ya.. sakitnya hatiku
NiedaSofian
Bodoh! Mmg melisa udah ngak lagi jahat tp rendra ngak mikir siapa yg ada waktu dirinya ssh.. ngak punya apa2.. Aisyah tidak pantas dpt lelaki seperti rendra..
Junet Net
sebenarnya novel ini menceritakan siapa?
azizan zizan: menceritakan kisah sebenar athornya sendiri yang Lenga..🤭🤭🤭🤣🤣
total 1 replies
Aim Abdul
Luar biasa
Cahyana Hadi
ceritanya jadi ngawur
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!