Langsung baca saja.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Askaori, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 27
Orochimaru dan Danzo mereka tak bisa tenang karena masih penasaran dengan pelaku pembantaian semua bawahan yang ditugaskan untuk mengintai gerak gerik Hiashi dan Neji. awalnya tak sebanyak itu, karena mereka berpikir akan segera menyerang para Hyuuga jadi dia menambah jumlah bawahannya ke kediaman Hyuuga. Semua itu tak pernah luput dari mata-mata Hamura yang merupakan orang kepercayaan Orochimaru dan Danzo.
Dia berhasil mendapatkan kepercayaan tersebut dengan menunjukkan loyalitasnya dan semua misi yang diembannya selalu berhasil membuatnya menjadi salah satu orang kepercayaan Orochimaru.
Dia menyeringai saat melihat raut kegelisahan di wajah kedua orang tersebut.
"Hahahaha rasakan itu"
"Bagaimana Kabuto? Apa kau berhasil menyusupkan mata-mata ke dalam kelompok Akatsuki? Aku mendengar salah satu anak si Ootsutsuki itu bergabung."
"Ha'i, aku sudah menyusupkan 1 anggotaku tinggal menunggu info darinya."
"Siapa yang kalian habisi, hingga penyamaran orang mu tidak akan ketahuan?"
"Kami berhasil membunuh Zetsu tuan, dan membuat utusanku menyamar menjadi dirinya. Mungkin sekarang mereka berada di kediaman Ootsutsuki dan tinggal menunggu info darinya saja."
"Bagus, aku suka cara kerjamu, Kabuto"
Mendengar pembicaraan Kabuto dan Orochimaru mata-mata milik Hamura dengan cepat mengetik pesan untuk dikirim ke Hamura, setelah terkirim dia langsung menghapus pesan tersebut. Melihat gelagat mencurigakan salah satu orang kepercayaannya membuat Orochimaru menatap curiga dan untung sebuah sms masuk menyelamatkan penyamarannya.
"Ada apa Darui? Kau terlihat mencurigakan."
"Bukan apa-apa Orochimaru-sama, hanya saja paket Narkotika yang kita kirim telah sampai pada si pemesan tanpa kendala sedikitpun"
"Aku kira ada apa, kerja bagus"
....
Sebelum mereka mulai pembicaraan penting sebuah sms masuk
"Berhati-hatilah pada zetsu, karena dia bukan Zetsu, dia anak buah Orochimaru yang menyamar. Zetsu yang asli telah mereka bunuh."
Hamura terkejut dan langsung menegang tidak mungkin dia membongkarnya sekarang, karena pasti dia telah memiliki rencana.
Naruto yang melihat tingkah tak biasa Daddynya mendekat dan membaca pesan tersebut.
Setelah membaca pesan tersebut, Naruto menyeringai.
"Nee-san pinjamkan aku 1 daggermu."
Tanpa banyak bertanya, Naruko memberikan 1 daggernya pada Naruto.
Naruto langsung melempar Dagger tersebut ke arah Zetsu palsu tersebut, dan Dagger yang dilemparnya langsung menancap di kepala Zetsu palsu.
Perbuatan Naruto tentu saja membuat semua anggota Akatsuki geram dan langsung marah.
"Kalian boleh membunuhku, tapi sebelum itu coba perhatikan baik-baik wajah orang itu."
Kulit silikon Zetsu palsupun terbuka meski tidak terlalu, karena penasaran Hidan mendekat dan membuka kulit silikon tersebut dan betapa kagetnya mereka saat mengetahui orang tersebut bukanlah Zetsu.
"Zetsu telah meninggal, dia dihabisi oleh anak buah Orochimaru dan mereka memasukkan penyusup ini."
Semua anggota Akatsuki kaget bukan main, mereka tak menyangka Zetsu sahabat mereka telah tiada dan itu membuat mereka bertambah marah.
"Tenanglah, kalian bisa membalasnya saat perang antara kita dan mereka, sekarang kita bahas strategi kita." ujar Hamura
Mereka pun kembali tenang dan hamura meminta para Maid untuk membawa mayat si penyusup dan di buang entah ke mana.
"Dengarkan baik-baik, kita akan menculik semua anggota keluarga Namikaze, Uchiha, Nara, dan Sabaku, kenapa aku bilang menculik bukan memberi tahu. supaya rencana kita tidak tercium oleh Orochimaru dan Danzo, setelah kalian menculik mereka, aku akan memasukkan beberapa anak buahku untuk menyamar menjadi mereka." ujar Hamura
Semua setuju dengan pendapat Hamura
"Lalu kapan kita melakukan penculikkan tersebut?" Tanya Yahiko
"Besok, kita mulai bergerak agar kita memiliki waktu 2 hari untuk mempersiapkan segalanya sekaligus memberikan waktu istirahat untuk mereka." jawab Hamura sambil menunjuk ke 7 remaja yang terlihat masih sangat lelah.
"Mungkin cuma itu yang kita bicarakan sekarang tidak usah terlalu tegang bersenang-senanglah"
"Boleh kami melihat tempat latihan mereka." ujar Konan
Indra, Ashura dan Deidara mengangguk dan membawa mereka ke tempat latihan Naruto dkk.
Sedangkan Naruto dkk lebih memilih untuk kembali tidur, ya meski mereka masih berada di ruang tengah.
Sesampainya di tempat latihan, Anggota Akatsuki memandang takjub sekaligus horror tempat tersebut.
Di tempat tersebut terdapat beberapa alat olahraga modern, boneka kayu, boken, senjata dengan peluru karet, pasir di dalam kuali besar yang di bakar, dan sebagainya, Aska gak sanggup sebutin 1 per 1 karena kebanyakan.
Yang mereka lihat baru pemandangan mata belum saat melihat orang yang menjalani latihan.
Indra memutar Video Sasuke yang tengah dilatih.
Sasuke berada di sebuah ruangan tertutup tak lama kemudian gambar Hologram mulai nampak dan menyerang Sasuke membuat Sasuke kewalahan dan meski hanya hologram rasa sakit yang diterima Sasuke adalah nyata meski tak ada luka.
"Gila, pantas saja mereka seperti monster latihannya saja segila ini." ujar Sasori ngeri
"Berapa lama mereka menjalani latihan seperti ini?" Tanya Obito yang menatap ngeri keadaan Sasuke
"1 bulan" ujar singkat Indra
Mereka semua merinding membayangkan mereka disiksa selama 1 bulan dengan latihan neraka seperti itu, tapi menurut mereka itu sepadan dengan kekuatan monster yang ketujuh remaja itu perlihatkan semalam saat menyerang kediaman Hyuuga.
...
tapi suka aja ma ceritanya hehe...