NovelToon NovelToon
Garis Dua Buat Presdir

Garis Dua Buat Presdir

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Poligami / Duda / Tamat
Popularitas:758.8k
Nilai: 4.6
Nama Author: syahri musdalipah tarigan

Bijak-bijak memilih bacaan! Karena ini banyak cerita panas serta adegan yang tak terduga.

Nama aku Marsya Aulia, aku hanya anak dari keluarga yang kurang mampu. Ibu aku sedang sakit kanker paru-paru stadium akhir.

Suatu hari ibuku jatuh sakit dan harus segera dilarikan ke rumah sakit. Dokter mengatakan jika sebaiknya ibuku harus melakukan operasi pengangkatan kanker.

Aku tidak punya biaya sama sekali, hingga aku berjumpa dengan seorang wanita yang amat sangat cantik. Ia memberi sebuah bon pembayaran rumah sakit beserta uang.

Aku yang lagi bingung dengan senang hati menerima pemberian wanita tersebut.
Namun aku pikir dia ikhlas membantu, ternyata semua ada timbal baliknya.

Inilah kisah ku..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon syahri musdalipah tarigan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumah Sakit kota S

Part 28

______

Tuan Agung menghentikan mobilnya di tempat parkir Hotel mewah yang berada di kota S.

Dengan wajah yang tersenyum tuan Agung masuk dengan membawa beberapa barang belanjaannya. Ia berjalan menuju lift dan naik ke lantai 15.

Ting!

Pintu lift terbuka. Tuan Agung keluar dari lift dan berjalan menuju kamar hotelnya.

Saat menuju kamar hotelnya tuan Agung terdiam dan menghentikan langkah kakinya sembari berkata, “Kamu..”

Tak!

Tak!

Terdengar suara langkah kaki seorang pria mendekati tuan Agung, “Tuan Agung terkejut. Apa saya begitu menyeramkan di mata tuan Agung.”

Tuan Agung berjalan, “Saya tidak menyangka jika dunia ini ternyata sangat kecil. Apa kamu ke sini mengikuti saya.” Tuan Agung melihat wajah pria tersebut yang ternyata tuan muda Alexdian.

Dengan tangan yang masuk kedalam kantung celana dan wajah yang tersenyum, “Anda salah tuan. Saya ke sini karena saya sedang mengurus bisnis yang baru saya buat, dan saya ke sini ingin berjumpa dengan seorang gadis yang sangat saya kagumi.”

Tuan Agung mendekati tuan muda Alexdian dengan kening yang mengerut tuan Agung mendekatkan wajahnya, “Apa maksud dari ucapan kamu. Jangan main-main dengan saya, atau kamu…”

Dengan wajah tatapan yang sinis tuan muda Alexdian menjawab, “Atau apa tuan. Anda jangan berbohong dengan saya karena saya sudah mengetahui apa yang sedang tuan sembunyikan. Jika tuan tidak ingin kehilangan benda berharga tuan yang sudah terbangun dari mimpi panjangnya, sebaiknya tuan jangan sering-sering mengancam saya atau menekan ucapan tuan.”

Tuan muda Alexdian berbalik badan dengan wajah yang sedikit di menoleh, “Saya pamit dulu dan sampai jumpa di tempat yang tepat.” Tuan muda Alexdian melangkahkan kakinya meninggalkan tuan Agung.

Tuan Agung hanya diam dengan kedua tangan yang menggenggam sangat erat barang belanjaannya.

Tuan Agung menarik nafas pendek, “Huft! Berani sekali ia berkata seperti itu.” tuan Agung melangkahkan kakinya menuju kamarnya.

Pukul 08:00 malam tuan Agung keluar dari Hotel dan berjalan menuju parkiran mobil.

Dengan wajah yang waspada tuan Agung melirik ke kanan dan ke kiri, kemudian ia masuk ke dalam mobil dan melajukan mobilnya keluar dari parkiran Hotel.

Saat tuan Agung keluar dari Hotel tempat ia menginap.

Dari arah yang berlawanan Surya melintas secara kebetulan dan melihat wajah tuan Agung yang cukup serius melajukan mobilnya.

Surya menghentikan laju kendaraannya, “Itu 'kan Agung. Kali ini aku harus berhasil.” Surya memutar stir kemudinya mengikuti tuan Agung.

30 menit kemudian mobil tuan Agung berbelok masuk ke lingkungan Rumah Sakit yang begitu bagus.

Surya menghentikan mobilnya sambil menurunkan kaca, “Siapa yang sedang di rawat di sini.”

Saat Surya hendak ikut masuk ke dalam lingkungan Rumah Sakit. Tiba-tiba mobil Surya di tabrak dari samping dengan sangat kuat oleh mobil box.

Baammm!!

Surya di tabrak dengan sangat kuat, hingga membuat mobilnya terguling. Setelah melihat Surya tidak sadarkan diri dengan wajah penuh luka.

Mobil box yang menghantam Surya langsung pergi meninggalkan tempat kejadian. Semua pengunjung Rumah Sakit berhamburan keluar berlari menuju mobil Surya yang terguling dengan sisi badan mobil sebelah kiri yang sedikit rusak.

Tuan Agung yang baru saja siap memarkirkan mobilnya, ikut serta melihat kejadian tersebut dan datang menghampiri mobil yang sudah separuh rusak dan terbalik.

10 menit kemudian pihak berwajib datang dan segera mengeluarkan Surya dari dalam mobilnya.

Saat Surya di letakkan di atas tandu tuan Agung mundur beberapa langkah kebelakang, “Aku tidak menyangka dia bisa meninggal seperti ini.”

Pihak berwajib menyelidiki olah TKP dan mengajukan beberapa pertanyaan kepada orang yang sedang mengerubungi tempat kejadian.

“Tadi saya melihat jika pemuda ini berhenti, kemudian saat ia ingin masuk ke dalam Rumah Sakit tiba-tiba saja ada mobil box datang dari arah kiri dengan sangat kencang dan menabrak mobil ini. Yang saya heran kenapa mobil itu tidak langsung kabur, ada 5 menit berhenti baru ia pergi.” Ucap seorang pria tua menjelaskan kepada pihak yang berwajib.

Salah satu pihak yang berwajib mengerutkan keningnya dan bertanya kembali, “Apakah bapak tahu bagaimana ciri-ciri pengemudinya.”

Pria tua itu menggelengkan kepalanya, “Tidak. Ini ‘kan sudah malam dan kaca mobilnya sangat gelap jadi saya tidak bisa melihatnya.”

Salah satu petugas bertanya kembali, “Apakah ada yang tahu berapa no. kendaraannya?”

Pria tua itu menggelengkan kepalanya, “Tidak. Karena no. yang digunakannya juga tidak terlihat karena dia menutupinya dengan sebuah stiker yang berwana hitam.

Setelah mendengar perkataan itu, tuan Agung segera masuk dengan langkah yang cepat dan kedua mata yang sangat waspada tuan Agung terus berjalan cepat, tuan Agung menghentikan langkah kakinya di depan pintu lift kemudian menekan tombol lift.

Saat pintu lift terbuka tuan Agung terkejut melihat ada tuan muda Alexdian yang sedang berdiri dengan satu anak buah yang sedang berdiri di depannya.

Tuan muda Alexdian tersenyum, “Jangan berdiri saja, mari masuk tuan.”

Sambil menggelengkan kepala tuan Agung masuk, “Akhirnya kita berjumpa lagi.”

Dengan tubuh yang tegak dan kedua tangan yang masuk ke dalam kantung celana tuan muda Alexdian menjawab, “Karena saya ingin melihat gadis saya.”

Mendengar perkataan itu ekspresi tuan Agung berubah sambil menatap wajah tuan muda Alexdian, “Apa maksud kamu.”

Tuan muda Alexdian mendekatkan dirinya dan berdiri sejajar dengan tuan Agung, “Seharusnya tuan berterimakasih kepada saya. Karena saya telah menyingkirkan orang yang ingin berbuat jahat kepada tuan.”

Ting!

Pintu liftnya terbuka.

Tuan Agung melangkahkan kakinya keluar dari lift. Sedangkan tuan muda Alexdian hanya diam di dalam dengan tersenyum lebar.

“Saya mengantar kamu sampai di sini saja ya tuan. Jika suatu hari kita bertemu, saya akan mengambilnya dari tuan.”

Tuan Agung hanya terdiam dengan ke dua mata yang terus menatap tajam ke arah tuan muda Alexdian hingga pintu liftnya tertutup.

*****

Kediaman Wardani

Beft!

Beft!

Wardani mengangkat teleponnya.

📲 Ini siapa ya?

Dengan kedua mata yang membesar dan tubuh yang sempoyongan Wardani menutup teleponnya.

Dengan wajah yang masih syok dengan posisi duduk di atas sofa, “Tidak! Tidak mungkin. Itu pasti orang yang hanya ingin mengerjai saya. Tidak mungkin Surya sudah tiada.” Wardani berteriak sambil mencampakkan ponselnya.

Selama 3 hari setelah kepergian Surya Handoko. Wardani sangat murung dan tidak aktif di dunia hiburan.

Juanda penjaga pribadi sekalian Asisten pribadinya Wardani berjalan menghampiri Wardani yang sedang duduk di tepian kolam renang belakang rumahnya.

“Nona. Hari ini ada pemotretan buat cover film baru, apakah nona ingin pergi.” Juanda menundukkan kepalanya sambil berdiri di samping kursi santai milik Wardani.

Wardani menoleh ke arah Juanda, “Siapkan mobilnya karena kita akan pergi sekarang.” Wardani berdiri melangkahkan kakinya berjalan menuju kamarnya.

Saat Wardani sedang memakai baju. Wardani susah meraih kancing baju belakangnya.

Wardani membuka pintu kamarnya dan berteriak, “Juanda cepat kesini.”

Dengan cepat Juanda berlari dengan pandangan yang tertunduk ia menghadap Wardani, “Ada apa nona.”

Wardani berbalik badan, “Tolong bantu saya untuk mengancing baju ini.”

Juanda terdiam sambil menunduk, “Maaf nona saya tidak bisa.” Juanda berbalik badan.

Dengan nada yang sedikit menekan Wardani berkata, “Apa kamu ingin saya pecat, cepat bantu saya.”

Dengan wajah yang gugup Juanda berbalik badan dan terpaksa mengancing baju Wardani, “Nona apa tidak sebaiknya nona merekrut karyawan wanita untuk membantu nona.”

Wardani berbalik badan, “Tidak. Kamu jangan banyak bicara, sekarang kamu pergi tunggu saya di dalam mobil.” Wardani menutup pintunya.

Blaam!!

Juanda berjalan dengan kepala yang tertunduk.

Nona sangat pelit tidak mengizinkan karyawan wanita berada di rumahnya.

Jika ada karyawan wanita, aku tidak perlu melakukan pekerjaan wanita lagi seperti ini.

Batin Juanda yang terus melangkahkan kakinya menuju mobil yang sudah terparkir tepat di depan pintu rumah.

Bersambung....

1
Herta Siahaan
sudah suami istri masih jg pake panggilan tuan Agung ya
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
pemikiran yg silap.. 🤭🤭.. kata2 ni sy tak setuju, klau hanya dia seorg yg jdi bahan fitnah mungkin dia boleh relakn dgn berdiam diri.. tpi ada Marsha isteri kedua yg jdi bahan fitnah jg.. kejam kalau Marsha yg jdi mangsa 😅😅
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
wanita Naif🤔
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
Agal kurang faham sikit watak Marsha.. 😅😅
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
suami isteri memang serasi sma2 tukang selingkuh😂😂😂yg paling penting dua2 ngak rasa jijik😂😂😂
Mama lilik Lilik
nama ibunya aneh surtek,kenapa gak di kasih nama Surti aja biar baca nya enak,agak janggal aja dengernya/Grin/
Surati
bagus
Maya Ratnasari
maafkan saya kalo agak sotoy thor, setahu saya di dunia nyata, kalo kanker paru udah stadium akhir itu udah ngga direkomendasikan untuk dioperasi, karena sudah sulit untuk dilakukan tindakan tsb. paling kemoterapi dan radioterapi.
Praised94
jeder..... 10.000 Hektare...melebihi rumah sultan andara
sari. trg: Iya, karya pertama. Jadi maklum halunya terlalu tinggi /Facepalm/
total 1 replies
Jastiah Tia
terimalah awal dr kehancuran rumahtanggamu nyonya wardani,smga kamu kuat menhadapi majligai rumahtanggamu
Yolla
cerita yg bagus dn simple
Bis Tawo
👍
Faizan Akram
kenapa yang jadi perusak rumah tangga nya taehyung
Mugitras Hima Islam
inget ibuku... sakit kanker paru paru tapi sekarang sudah tiada 😭😭
Mifta
smg marsyah lebih tegas lagi biar tidak di tindas oleh org laen
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
Sekar Arum
mangil suami nxa jgn tuan dong
Nayaka
kurang sreg sama nama tokohnya
Denry_Den Den
Semangat terus
Siti Mas Ulah Ulah
dua 2nya,otakx pd g bener,g suami g istri podo ae,🤦‍♀️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!