NovelToon NovelToon
Matrimonio Segreto

Matrimonio Segreto

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:651.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nidia

Sequel Married with duda

Cerita tentang seorang Alexander Constanzo (26) yang cintanya di tolak hingga dipertemukan dengan Selena Alessandra (23) seorang wanita yang angkuh dan memiliki mulut tajam. Namun Alexander jatuh hati padanya hingga melakukan cara apa pun untuk mendapatkannya. Apa yang akan terjadi jika mereka dipersatukan dalam ikatan pernikahan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nidia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 28 : Sikap Alex

Sebelum pergi bekerja Selena mengoleskan make-up di wajahnya agar lebih fresh dan menutupi matanya yang bengkak karena menangis. Ia berangkat ke tempat kerjanya tanpa sarapan. Setibanya disana Ia bergabung dengan yang lainnya. Hari ini Ia cukup lelah karena dua teman dishwashernya izin karena ada halangan. Sehingga Ia dan salah seorang teman dishwashernya yang lain yang mengerjakan semuanya ditambah lagi Ia tidak sarapan tadi pagi.

"Kenapa wajah mu pucat? apa kamu sedang sakit?" tanya Wanita disampingnya saat melihat wajah Selena pucat.

"Eh..Aku tidak sakit kok. Mungkin riasan ku saja yang membuatku jadi terlihat pucat" ujar Selena. Sebenarnya Ia sedang lapar. Namun belum waktunya untuk istirahat.

"Aku susun piring-piringnya dulu" ujar Selena membawa piring yang cukup banyak ditangannya.

"Pak Alex..." ucap kepala dapur menundukkan kepalanya memberi hormat saat melihat Alex masuk ke dapur. Siang ini Alex datang mengunjungi restoran miliknya untuk makan siang, dan pekerjaan dari kantornya akan dilanjutkannya di sini.

"Prang..." terdengar suara piring yang jatuh membuat semua orang yang ada disana menoleh ke arah sumber suara. Saat itu juga tatapan Alex bertemu dengan Selena. Keduanya tampak terkejut satu sama lain. Selena langsung membersihkan pecahan piring tersebut.

"Selena" batin Emily lalu berjalan menghampiri sahabatnya itu.

"Maaf pak saya akan membereskan kekacauan ini" ucap kepala bagian dapur berjalan cepat menghampiri Selena.

"Kamu pegawai baru kan. Apa yang telah kamu lakukan? kenapa kamu tidak becus dalam bekerja. Apa kamu tahu berapa harga piring-piring ini HAH? masalahnya kamu bukan memecahkan satu piring saja tapi ini cukup banyak" ucap kepala bagian dapur membentak Selena.

"Ma...maafkan saya Pak" jawab Selena terbata, keringatnya sudah bercucuran dari dahinya. Tubuhnya bergetar karena takut. Bahkan tanpa diundang air matanya keluar begitu saja membasahi wajahnya.

"Maafkan Dia pak, mungkin Dia sedang tidak fokus tadi" ujar Emily membela Selena.

"Kembali bekerja" ujar Alex datar membuat para pegawai yang tadinya menatap Selena yang menjatuhkan piring segera melanjutkan pekerjaannya.

"Emily..antar kan makan siang ku ke ruang kerja ku sekarang juga" ucap Alex datar.

"Ba..baik pak" jawab Emily.

"Pak..maaf atas kekacauan yang terjadi hari ini. Saya akan mencari penggantinya. Saya perhatikan Dia juga tidak cekatan saat bekerja" ucap kepala bagian dapur pada Alex yang sudah berdiri disampingnya.

"Sebaiknya kamu segera mencari penggantinya. Jangan yang seperti ini lagi" ujar Alex dingin menatap tajam ke arah Selena. Melihat Alex yang menatapnya Selena segera menundukkan kepalanya.

"Kamu..." ucap Alex menunjuk Selena.

"Ganti pakaian mu dan temui Aku di ruang kerja ku" ujar Alex datar kemudian berlalu begitu saja.

Selena langsung pergi menuju loker untuk mengambil barang-barangnya. Setelah mengganti pakaiannya Ia berjalan menuju ruang kerja Alex. Sebelumnya Ia sudah bertanya pada pegawai lain dimana ruang kerja Alex.

"Masuk" ujar Alex saat mendengar suara ketukan dari pintunya.

"Apa kamu akan berdiri disana terus" ujar Alex.

"Kenapa kamu tidak pernah mendengar perkataan ku, Apa kamu sengaja ingin membuat ku terus memarahi mu?" tanya Alex datar dan dingin. Selena hanya diam saja ditempatnya. Air matanya jatuh kembali.

"Tunjukkan tangan mu" ucap Alex dingin. Selena mengarahkan tangannya pada Alex. Ia membawanya duduk di sofa dan mengambil kotak P3K. Ia mengobati luka tangan Selena yang terkena pecahan piring. Selena meringis kesakitan saat Alex membersihkan lukanya dengan antiseptik. Sesekali Alex meniup luka sayatan di tangan Selena. Kemudian Alex memasangkan plester di luka itu.

"Aku bukan tanpa Alasan melarang mu bekerja, Aku tahu kamu butuh uang tambahan karena Aku hanya memberi mu uang belanja dapur saja. Itu juga ada alasannya. Kalau yang kamu butuhkan uang mulai besok Aku akan memberikan uang tambahan untuk mu" ujar Alex lembut menatap mata wanita di depannya lalu menghapus air mata Selena. Bukannya malah diam, Selena makin menangis tersedu-sedu.

"Ayo kamu makan dulu" ujar Alex mengambil makanan yang ada di atas meja.

"Buka mulutmu" ujar Alex mengarahkan sesendok nasi ke mulut Selena.

"Bi..biar Aku saja.." ucap Selena.

"Buka atau tidak sama sekali" balas Alex membuat Selena membuka mulutnya. Alex mengangkat kedua sudut bibirnya membentuk seulas senyum hangat. Dan itu berhasil membuat jantung Selena bergetar.

Selena bingung dengan sikap Alex yang kadang-kadang cuek dan kadang perhatian. Melihat Alex seperti ini membuatnya merasa disayangi. Ia mengunyah makanan yang ada di mulutnya dengan pelan-pelan dan sedikit malu karena Alex menatapnya.

"Ka..kamu sudah makan?" tanya Selena.

"Nanti saja..Aku belum lapar" ujar Alex. Menatap Selena makan saja sudah membuatnya kenyang.

Selena mengarahkan sendok yang ada didepannya ke mulut Alex.

"Kamu harus makan juga. Ini sudah waktunya untuk makan siang" ucap Selena membuat hati Alex menghangat karena Selena peduli padanya. Ia lalu membuka mulutnya. Tak lama kemudian makanan yang di piring sudah habis.

"Mau tambah?" tanya Alex. Dengan malu-malu Selena menganggukkan kepalanya. Alex tahu jika Selena memang memiliki porsi makan yang cukup banyak. Apalagi makanan yang mereka makan sebelumnya porsi untuk satu orang saja.

"Kamu mau makanan yang lainnya? terserah kamu mau makan yang mana saja. Kamu bebas memilihnya" ujar Alex membuat Selena kaget mendengarnya. Ia bingung dengan sikap Alex yang baik hari ini.

"Aku mau tapi kita makannya berdua" ucap Selena. Alex lalu menganggukkan kepalanya. Tak lama kemudian salah seorang pegawai mengantar makanan mereka.

Setelah selesai makan, Alex melanjutkan kerjanya. Sementara Selena hanya duduk di sofa. Alex mengatakan padanya untuk tidak pulang karena mereka akan pulang bersama.

Alex melihat ke arah sofa dimana Selena sudah tertidur. Alex lalu berjalan menghampiri Selena. Ia mengangkat tubuh Selena ala bridal style menuju kamar Alex. Ruang kerja Alex memang luas, dilengkapi dengan satu kamar dan juga ada dapurnya. Alex membaringkan tubuh Selena dengan hati-hati karena takut membangunkannya. Ia kemudian naik ke atas kasur dan bergabung tidur dengan Selena.

# jangan lupa vote, like, rate 5 dan hadiahnya ya. Supaya author makin semangat menulisnya.

Terimakasih

1
Bunda Cica
Luar biasa
pretty girl's
luar biasa
Nurul Hidayah
Kecewa
Nurul Hidayah
Lumayan
bbbingung
cerita favorit ak dimanapun gabisa move on, udah 3 kali download hapus mangatoon cuma karna cerita iniii.
Ibelmizzel
akhirny...😁😁
Ibelmizzel
senyum sendiri bacany😁😁😁
Ibelmizzel
Alex marah karna dia sayang,Alex mau istriny berubah.
Ibelmizzel
AQ mampir Thor 💪💪💪💪🌹❤️
Nidia: thx udh mampir kk😊
total 1 replies
Biduri Aura
aku suka cara Alex mengungkapkan rasa cinta ny seperti itu 😘😘😘rasa ny sweet gitu 💖💖💖💖
Mego Me
jatuh cinta dengan cerita ini...

Alex ❤️ Selena...
ceritamu sangat menarik thor..
aku suka 🥰🥰🥰❤️❤️
selamat berkarya ❤️
Rini Haryati
keren ceritanya
sukses
semangat
mksh
mantap
Devi Ratna Sari
Mampirrr
Sri Rahayu
so sweet banget cara Alex ksh surprise utk selena...hanya di novel itu kurasa...tp ikut senang ikut mbayangi seandainya itu aku...hehe halu...
Rafika Aprilyanti Alfian
aku mampir di sini thoor
Anieck
ini visualnya baru pas😍
kusyiwa hiroshi
sptnya alex sedang "mempersiapkan" selena agar pernikahannya direstui mamanya alex dan selena siap menjd menantu idaman 😅
kusyiwa hiroshi
hahhhaaa..ini namanya dunia terbalik 🤦🏻‍♀️🤣🤣
kusyiwa hiroshi
bagus krn selena akan banyak bljr utk menjd wanita yg lbh baik dan menghargai org lain.
kusyiwa hiroshi
hati yg kecewa berlebihan bisa membuat sakit pada jiwa dan terimbas pada perilaku. kelola rasa kecewamu agar tdk menghancurkan dirimu sendiri elena
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!